NARKOBA MENGINTAI, MUTU SCHOOL BANGKITKAN KEBERANIAN PELAJAR: GALI POTENSI, SELAMATKAN MASA DEPAN!

NARKOBA MENGINTAI, MUTU SCHOOL BANGKITKAN KEBERANIAN PELAJAR: GALI POTENSI, SELAMATKAN MASA DEPAN

MEDAN ( MediaIstana) — Lebih dari 100 pelajar SMP Muhammadiyah 7 Medan mengikuti edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui kegiatan “Menggali Potensi Diri agar Terhindar dari Penyalahgunaan Narkoba” bersama Komunitas Duta Pelajar Anti Narkoba, Minggu (6/9/2026). Kegiatan di Gedung Perguruan Muhammadiyah Medan Perjuangan ini menekankan pentingnya mengenali potensi diri, membangun karakter, memilih lingkungan pergaulan yang sehat, dan berani menolak narkoba demi menyelamatkan masa depan generasi muda.

Kegiatan tersebut diikuti oleh pengurus Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan pengurus masing-masing kelas. Para peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, tetapi juga didorong untuk mengembangkan potensi melalui kegiatan positif sebagai salah satu bentuk ketahanan diri menghadapi berbagai pengaruh negatif.

Tiga pemateri, yakni Siti Rahmatul Adawiyah, Ridwan Manaf, dan Alanis Humairah, memberikan penguatan kepada peserta mengenai pentingnya membangun kepercayaan diri, mengenali kemampuan dan minat, menjaga pergaulan, serta mengambil keputusan yang dapat melindungi masa depan.

Mewakili Kepala Sekolah, Selamet Untung Suropati selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, menegaskan bahwa sekolah memiliki tanggung jawab bukan hanya meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga membangun karakter dan ketahanan diri peserta didik.

“Pelajar harus mengenali potensi dirinya dan mengisinya dengan kegiatan-kegiatan positif. Ketika anak-anak memiliki tujuan hidup, lingkungan yang baik, dan aktivitas yang produktif, mereka akan memiliki kekuatan untuk mengatakan tidak terhadap narkoba,” ujar Selamet.

Ia menambahkan, pencegahan penyalahgunaan narkoba perlu dilakukan melalui pendekatan yang melibatkan sekolah, keluarga, dan lingkungan pergaulan. Pelajar harus diberikan ruang untuk berkembang sehingga memiliki aktivitas, prestasi, dan cita-cita yang menjadi modal untuk menolak pengaruh negatif.

“Masa depan anak-anak kita terlalu berharga untuk dipertaruhkan dengan narkoba. Potensi mereka harus diarahkan, bakat mereka harus dikembangkan, dan karakter mereka harus diperkuat,” tegasnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi pelajar untuk belajar berorganisasi dan mengambil tanggung jawab. Naura Viola Lubis dipercaya sebagai Ketua Panitia, sementara Ashika Adisya Sapphire bertugas sebagai Sekretaris Panitia.

Rangkaian acara dipandu oleh Mukaffi Zaidan dan Queen Alifa Nabiga sebagai pembawa acara. Kegiatan diawali dengan pembacaan Al-Qur’an oleh Athalla Zahran Fahrezqi, dengan Adira Rizqillah sebagai saritilawah.

Keterlibatan pelajar dalam kepanitiaan menjadi bagian dari pesan utama kegiatan: pencegahan narkoba tidak cukup dilakukan melalui penyampaian informasi, tetapi harus dibarengi dengan penguatan karakter, kepemimpinan, kreativitas, dan kesempatan bagi pelajar untuk mengembangkan potensi dirinya.

Bagi MUTU SCHOOL — SMP Muhammadiyah 7 Medan, pengembangan potensi diri merupakan salah satu cara membangun benteng dari dalam diri pelajar. Anak-anak yang memiliki tujuan, lingkungan positif, dan ruang untuk berprestasi diharapkan lebih mampu menghadapi tekanan pergaulan dan berbagai risiko yang dapat mengancam masa depan mereka.

Pesan yang dibawa dalam kegiatan tersebut pun jelas: masa depan pelajar bukan untuk narkoba. Masa depan adalah untuk prestasi, cita-cita, karya, dan kontribusi.

Melalui kegiatan ini, MUTU SCHOOL memperkuat komitmennya untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya mencetak siswa berprestasi secara akademik, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki karakter kuat, mampu menjaga diri, dan berani menentukan masa depannya sendiri.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!