29.2 C
Jakarta
BerandaBertaNEGARA JANGAN KALAH: BONGKAR MAFIA OBAT KERAS DAN NARKOTIKA DI BEKASI–CIKARANG

NEGARA JANGAN KALAH: BONGKAR MAFIA OBAT KERAS DAN NARKOTIKA DI BEKASI–CIKARANG

Mediaistana.com – Rabu 21 Januari 2026 – Bekasi -: Cikarang Jawa Barat Peredaran obat keras dan narkotika di wilayah hukum Bekasi–Cikarang telah mencapai titik darurat nasional. Ini bukan lagi persoalan kriminal biasa, melainkan kejahatan terorganisir yang menggerogoti masa depan generasi bangsa secara terang-terangan.

Ketika tramadol, hexymer, excimer, dan narkotika beredar bebas di lingkungan pemukiman, kawasan industri, bahkan dekat sekolah, maka yang dipertaruhkan bukan hanya hukum—tetapi wibawa negara.

Pernyataan tegas Sekjen Maung Garuda Nusantara (MGN), Roby Nabia S.H, yang mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk berani menangkap aktor utama dan pengendali jaringan, adalah tamparan keras bagi sistem penegakan hukum yang selama ini dinilai tumpul ke atas.

HUKUM JANGAN JADI SANDIWARA
Penangkapan pengedar kecil dan pemakai hanyalah kosmetik hukum. Selama bandar besar, aktor intelektual, dan jaringan pembiaya tidak tersentuh, maka penegakan hukum hanyalah sandiwara untuk meredam opini publik.
Redaksi menilai, mustahil jaringan sebesar ini berjalan tanpa:
Alur distribusi yang rapi
Modal besar
Perlindungan dari pihak tertentu
Maka wajar jika publik bertanya:
siapa yang dilindungi, dan mengapa aktor besarnya selalu lolos?

BEKASI–CIKARANG BUKAN ZONA AMAN MAFIA
Bekasi dan Cikarang adalah kawasan strategis nasional. Jika wilayah ini dibiarkan menjadi sarang mafia obat keras dan narkotika, maka negara secara tidak langsung membiarkan generasi mudanya dirusak dari dalam.
Ini bukan sekadar pelanggaran hukum, ini adalah kejahatan terhadap masa depan Indonesia.

TUNTUTAN Sekjen Roby nabia SH.,dengan tegas menyatakan:
A.PH wajib membongkar jaringan hingga ke akar-akarnya, bukan berhenti pada pelaku lapangan
Tangkap dan adili bandar besar serta aktor intelektual, tanpa pandang bulu
Usut dan tindak tegas oknum aparat atau pihak mana pun yang membekingi
Buka proses penegakan hukum secara transparan kepada publik
Tidak ada alasan, tidak ada kompromi.

INI UJIAN KEBERANIAN NEGARA
Jika negara gagal menghadapi mafia obat keras dan narkotika, maka negara sedang kalah oleh kejahatan.
Jika aparat ragu bertindak, maka rakyat berhak curiga.
Seperti ditegaskan Roby Nabia S.H, hukum harus menyasar otak kejahatan, bukan hanya kaki tangannya. Negara tidak boleh tunduk, aparat tidak boleh takut, dan mafia tidak boleh diberi ruang hidup.

Bekasi–Cikarang menunggu bukti, bukan janji.
Rakyat menunggu tindakan, bukan retorika.
Tangkap aktor besarnya.
Bongkar jaringannya.
Pulihkan wibawa negara.
Mediaistana.com
Mahdani Lubis.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!