BerandaBeritaPedagang Batu Akik Pasar Komplek Mengeluh Sepi akibat Sepi nya Pengunjung pasar.

Pedagang Batu Akik Pasar Komplek Mengeluh Sepi akibat Sepi nya Pengunjung pasar.

 

Mediaistana.com, Jakarta Utara(6/6/2026).

Pedagang Batu akik di pasar komplek Kel. Rawa Badak Jakarta Utara tepat nya di lantai II, saat ini mengalami penurunan drastis, pasal nya para peminat batu akik di sekitar wilayah tersebut sudah jarang.

Batu akik dan aksesoris yang terbuat dari kayu dan besi monel seperti gelang akar Bahar, tasbih dan ring cincin juga kalung yang bahan dasar nya terbuat dari aloy, monel dan perak itu di jual dengan harga murah, harga yang di bandrol dari harga Rp.25000 rupiah untuk pemasangan ring cincin sampai berkisar Rp 100.000 Rupiah keatas.

Saat ini pasar tersebut terlihat sepi, penurunan drastis para peminat batu akik dan permata di pasar tersebut terlihat berkurang. “Saat ini tidak seperti dulu, kalau dulu suasana nya ramai sekali.Saya dulu nyari uang buat biaya hidup makan minum dan kebutuhan lain nya bisa kekejar, tapi kalo sekarang sulit sekali.” Ujar Yanto salah satu pedagang Batu akik di pasar komplek tersebut.

Sepi nya para pengunjung pasar tersebut sangat terlihat dari kosong nya lapak lapak di pasar tersebut, bahkan suasana pasar itu terlihat langgeng dari pengunjung. Dampak tersebut membuat para pedagang seperti nya sulit untuk bisa membayar kios mereka.”Mungkin bisa jadi akibat sudah banyak nya pedangang batu yang online di sosmed melalui akun tiktok, Ig dan FB mereka.Pengaruh nya sangat kuat sekali buat para pedangan pasar, temen temen yang punya toko online memasang harga sama seperti kami dan bisa langsung di antar ke tempat melalui kurir paket online, itu juga salah satu yang membuat pedangang disini sering mengeluh mengalami penurunan secara drastis.” Ujar Yanto kembali.

Keluhan ini bukan cuma di alami oleh para pedangang batu akik saja tapi oleh pedangang pedangan pasar lain nya pun juga sama.

Semerbak nya dagangan online di sosmed membuat para pedangang pasar menjadi prihatin, dan ini harus di cari solusi terbaik nya oleh pemerintah agar pedangang pasar kembali dapat menjalani usaha nya seperti dulu lagi, keseimbangan antara pedangang online dan pedangang pasar tradisional harus bisa di Carikan jalan keluar nya.( Red).

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!