Mediaistana.com || Kabupaten Bogor, Jabar
Perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 tahun 2026 akan digelar dengan konsep yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya terpusat di kawasan Tegar Beriman, kali ini rangkaian kegiatan akan dimulai dari Pendopo Bupati Ipik Gandamana, Kecamatan Nanggung, dan dilanjutkan menuju Citalahab.
Perubahan konsep ini bukan tanpa alasan. Kecamatan Nanggung dipilih sebagai titik awal karena memiliki nilai historis penting sebagai cikal bakal berdirinya Kabupaten Bogor. Pemerintah Kabupaten Bogor ingin mengangkat kembali akar sejarah tersebut sekaligus memperluas dampak perayaan ke wilayah yang selama ini belum menjadi pusat kegiatan.
Setelah rangkaian kegiatan di Nanggung dan Citalahab, agenda akan dilanjutkan dengan Rapat Paripurna yang digelar secara sederhana. Hal ini dilakukan sebagai bentuk efisiensi, tanpa mengurangi makna dan kekhidmatan peringatan hari jadi.
Selain mengusung nilai sejarah, perayaan HJB ke-544 juga diharapkan menjadi momentum untuk berbagi rezeki dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah Bogor Barat. Dengan dipusatkannya kegiatan di kawasan tersebut, pelaku UMKM, pedagang lokal, hingga sektor pariwisata diharapkan ikut merasakan dampak positif.
“Ini bukan hanya perayaan seremonial, tapi juga upaya pemerataan ekonomi dan penguatan identitas sejarah Kabupaten Bogor,” ujar salah satu perwakilan panitia.
Persiapan HJB ke-544 pun dilakukan dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, melibatkan berbagai unsur masyarakat, perangkat daerah, hingga komunitas lokal. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan perayaan yang lebih inklusif, meriah, namun tetap sederhana dan bermakna.
Dengan konsep baru ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap perayaan Hari Jadi Bogor tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan, menggali potensi wilayah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.