BerandaPEMERINTAHANPerkuat Ketahanan Pangan Nasional, Elang Tiga Hambalang Resmi Bentuk Satuan Petani

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Elang Tiga Hambalang Resmi Bentuk Satuan Petani

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Elang Tiga Hambalang Resmi Bentuk Satuan Petani

Bogor – mediaistana.com — Semangat memperkuat ketahanan pangan Indonesia mulai digaungkan dari Hambalang. Pada 3 Agustus 2026, Elang Tiga Hambalang secara resmi membentuk Satuan Petani Elang Tiga Hambalang sebagai sayap organisasi yang bergerak di bidang pemberdayaan petani, peningkatan produktivitas pertanian, serta penguatan ekonomi masyarakat pedesaan.

Dalam pembentukan tersebut, H. Amir Mirza resmi dipercaya menjabat sebagai Ketua Umum Satuan Petani Elang Tiga Hambalang. Ia akan memimpin gerakan organisasi ini bersama Roby Ardiansyah sebagai Sekretaris Jenderal dan Natalie Margareth Van sebagai Bendahara Umum.

Pelantikan dan penetapan kepengurusan berlangsung di Hambalang dan dihadiri langsung oleh Ketua Umum Elang Tiga Hambalang, Safrizal; Sekretaris Jenderal Elang Tiga Hambalang, Ganda Satria Dharma; jajaran pengurus organisasi, tokoh masyarakat, serta para undangan.

Susunan Kepengurusan Inti Satuan Petani Elang Tiga Hambalang:

– Ketua Umum: H. Amir Mirza
– Sekretaris Jenderal: Roby Ardiansyah
– Bendahara Umum: Natalie Margareth Van

Safrizal: Pembentukan Satuan Petani Merupakan Langkah Strategis

Ketua Umum Elang Tiga Hambalang, Safrizal, menyampaikan bahwa pembentukan Satuan Petani merupakan langkah strategis organisasi dalam memperkuat peran petani sebagai penopang utama ketahanan pangan dan perekonomian nasional.

Menurut Safrizal, petani memiliki kedudukan yang sangat penting dalam menjaga ketersediaan pangan bagi seluruh masyarakat. Oleh karena itu, petani membutuhkan wadah organisasi yang mampu menghimpun aspirasi, memberikan pendampingan, memperkuat kelembagaan, serta membantu meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Pembentukan Satuan Petani Elang Tiga Hambalang merupakan wujud komitmen organisasi untuk hadir bersama petani. Organisasi ini harus bekerja nyata, menyusun program yang terukur, dan memberikan manfaat langsung kepada petani di berbagai daerah,” ujar Safrizal.

Ia menegaskan bahwa Satuan Petani tidak boleh hanya menjadi pelengkap struktur organisasi. Kepengurusan yang telah dibentuk harus segera melakukan konsolidasi serta menyusun program yang menjawab berbagai persoalan di sektor pertanian. Program tersebut diharapkan mencakup pendampingan kelompok tani, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, akses terhadap sarana produksi, pemanfaatan teknologi, pengembangan usaha pertanian, serta perluasan jaringan pemasaran hasil panen.

Ganda Satria Dharma: Petani Harus Menjadi Kekuatan Pembangunan Nasional

Sekretaris Jenderal Elang Tiga Hambalang, Ganda Satria Dharma, menyatakan bahwa petani harus ditempatkan sebagai salah satu kekuatan utama dalam pembangunan nasional.

Menurutnya, Indonesia memiliki sumber daya pertanian yang sangat besar. Namun, potensi tersebut harus didukung dengan sumber daya manusia yang berkualitas, kelembagaan petani yang kuat, penerapan teknologi yang tepat guna, serta akses pasar yang memberikan keuntungan secara adil.

“Petani tidak hanya bertugas menghasilkan pangan. Petani merupakan penjaga kehidupan masyarakat dan bagian penting dari kedaulatan bangsa. Karena itu, aspirasi dan kepentingan petani harus dihimpun, diperjuangkan, serta diwujudkan melalui program-program yang nyata,” kata Ganda Satria Dharma.

Ia menjelaskan bahwa Satuan Petani Elang Tiga Hambalang diharapkan menjadi rumah bersama bagi para petani dari berbagai wilayah di Indonesia. Melalui organisasi ini, para petani dapat membangun jaringan, bertukar pengetahuan, mengembangkan usaha, memperoleh pendampingan, serta menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi — mulai dari keterbatasan permodalan, tingginya biaya produksi, ketersediaan pupuk dan benih, dampak perubahan iklim, harga hasil panen, hingga sistem distribusi dan rantai pemasaran yang masih panjang.

Ganda Satria Dharma juga menekankan pentingnya melibatkan generasi muda dalam pembangunan sektor pertanian. Pertanian harus dikembangkan sebagai sektor yang modern, produktif, dan bernilai ekonomi tinggi agar dapat menarik minat generasi muda untuk terjun ke dalamnya.

H. Amir Mirza Siap Jalankan Amanah demi Kesejahteraan Petani

Ketua Umum Satuan Petani Elang Tiga Hambalang, H. Amir Mirza, menyatakan kesiapannya menjalankan amanah yang diberikan dengan penuh tanggung jawab. Ia berkomitmen membangun organisasi yang solid, profesional, transparan, serta berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan petani.

“Kami siap menjalankan amanah ini dengan membangun Satuan Petani Elang Tiga Hambalang sebagai organisasi yang hadir, bekerja, dan berjuang bersama masyarakat petani,” ujar H. Amir Mirza.

Langkah awal yang akan dilakukan antara lain memperkuat konsolidasi internal, menyusun program kerja nasional, memetakan potensi pertanian di setiap daerah, serta membentuk kepengurusan secara bertahap di seluruh Indonesia. Struktur organisasi direncanakan akan menjangkau tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa dan kelurahan.

H. Amir Mirza menegaskan bahwa setiap jenjang kepengurusan harus mampu memahami karakteristik, kebutuhan, dan potensi pertanian di wilayah masing-masing. Dengan demikian, program organisasi dapat disusun berdasarkan kondisi nyata yang dihadapi petani, bukan sekadar berdasarkan kepentingan administratif.

Dorong Teknologi, Permodalan, dan Pemasaran yang Lebih Baik

Satuan Petani Elang Tiga Hambalang akan mendorong pemanfaatan teknologi pertanian untuk meningkatkan efisiensi produksi, kualitas hasil panen, serta daya saing petani. Penggunaan peralatan pertanian modern, teknologi pengolahan pascapanen, sistem informasi harga, pemasaran digital, dan pengembangan produk bernilai tambah menjadi bagian penting dari arah kebijakan organisasi.

Selain itu, Satuan Petani akan berupaya membangun kerja sama dengan pemerintah, koperasi, lembaga keuangan, perguruan tinggi, pelaku usaha, penyuluh pertanian, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas akses petani terhadap permodalan, pelatihan, sarana produksi, teknologi, serta jaringan pemasaran yang lebih luas dan menguntungkan. Organisasi juga akan mendorong terbentuknya pola kemitraan yang sehat, transparan, dan saling menguntungkan antara petani dengan pelaku usaha maupun lembaga pendukung sektor pertanian.

Membangun Gerakan yang Berakar dari Tingkat Desa

H. Amir Mirza menilai bahwa kekuatan utama Satuan Petani Elang Tiga Hambalang harus dibangun dari tingkat desa sebagai wilayah yang berhubungan langsung dengan kegiatan pertanian. Kepengurusan di tingkat desa dan kelurahan diharapkan mampu melakukan pendataan potensi pertanian, menghimpun kebutuhan petani, serta membantu pelaksanaan program pemberdayaan secara langsung.

Sementara itu, kepengurusan di tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, dan nasional akan menjalankan fungsi koordinasi, pengembangan kebijakan organisasi, kemitraan, serta penyampaian aspirasi secara berjenjang. Melalui struktur ini, Satuan Petani Elang Tiga Hambalang diharapkan menjadi organisasi yang kuat secara nasional namun tetap berakar pada kebutuhan petani di tingkat paling bawah.

Dari Hambalang untuk Petani Seluruh Indonesia

Pembentukan Satuan Petani Elang Tiga Hambalang menjadi bagian dari komitmen Elang Tiga Hambalang dalam mendukung pembangunan pertanian dan ketahanan pangan Indonesia. Gerakan yang dimulai dari Hambalang ini membawa semangat untuk membangun petani yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera.

Di bawah kepemimpinan H. Amir Mirza, Roby Ardiansyah, dan Natalie Margareth Van, Satuan Petani Elang Tiga Hambalang diharapkan dapat berkembang menjadi organisasi petani yang profesional, terbuka, dan konsisten menjalankan program pemberdayaan. Organisasi ini juga ditargetkan menjadi motor penggerak peningkatan produktivitas pertanian, penguatan ekonomi desa, regenerasi petani, serta pengembangan usaha berbasis pangan.

Pembentukan kepengurusan ini sekaligus menegaskan bahwa pembangunan pertanian bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan organisasi masyarakat, dunia usaha, akademisi, generasi muda, dan seluruh elemen bangsa. Dari Hambalang, Satuan Petani Elang Tiga Hambalang menyatakan kesiapannya untuk bergerak bersama petani dalam mewujudkan pertanian yang maju, ketahanan pangan yang kuat, serta Indonesia yang mandiri dan berdaulat.

Narasumber: Ganda Satria Dharma, Sekretaris Jenderal DPN Elang Tiga Hambalang

Maulana — Reporter mediaistana.com

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!