Probolinggo, Mediaistana.com
Satuan Lalu Lintas Polres Probolinggo melalui Unit Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas, Kamsel, menggelar pengukuhan anggota baru Polisi Cilik, Pocil. Kegiatan berlangsung di SDN Wangkal 2, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Sabtu, (20/6/2026).
Pengukuhan dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel, Aiptu Ery K. Sejumlah siswa-siswi SDN Wangkal 2 resmi dikukuhkan menjadi anggota Pocil. Mereka tampil mengenakan seragam lengkap dengan sikap sempurna.
Acara tersebut turut disaksikan oleh kepala sekolah, dewan guru, serta para orang tua atau wali murid SDN Wangkal 2. Lapangan sekolah dipenuhi rasa bangga dari para wali yang menyaksikan anak-anaknya dilantik.
Pocil bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler. Para anggota dibina untuk menanamkan disiplin, etika berlalu lintas, kemampuan Peraturan Baris-Berbaris, PBB, dan penguasaan 12 gerakan pengaturan lalu lintas.
Materi pembinaan juga mencakup wawasan kebangsaan. Anak-anak diajarkan mencintai seni budaya Nusantara serta melestarikan budaya lokal Kabupaten Probolinggo sebagai bentuk karakter bangsa.
Aiptu Ery menyampaikan tujuan dibentuknya Pocil. Pocil adalah contoh kecil dengan dampak besar bagi keselamatan. Dari anak-anak, pesan tertib berlalu lintas akan menyebar ke keluarga, lingkungan rumah, hingga desa, ujarnya.
Pasca pengukuhan, Pocil SDN Wangkal 2 resmi menyandang status sebagai duta Kamseltibcarlantas. Tugas mereka sederhana namun penting: mengingatkan teman sebaya dan orang tua untuk selalu memakai helm, memasang sabuk pengaman, serta tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara.
Dalam praktiknya, Unit Kamsel menyampaikan materi dengan metode yang mudah dipahami anak. Materi meliputi arti lampu lalu lintas, cara menyeberang jalan yang aman, dan bahaya balap liar. Semua diajarkan melalui praktik langsung dan yel-yel Pocil.
Para orang tua menyambut baik program ini. Salah satu wali murid mengaku senang melihat perubahan anaknya. Anak jadi lebih disiplin. Pulang sekolah langsung mengingatkan ayahnya untuk memakai helm, tuturnya.
Kepala SDN Wangkal 2 juga menyampaikan apresiasi kepada Polres Probolinggo. Menurutnya, keberadaan Pocil membantu membentuk karakter siswa agar lebih disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap keselamatan bersama.
Menutup kegiatan, Aiptu Ery berpesan kepada seluruh anggota Pocil. Kalian memang bukan polisi sungguhan, tetapi kalian adalah polisi yang benar. Jaga diri sendiri, jaga teman, dan jaga keselamatan di jalan, pesannya.
Polres Probolinggo berkomitmen memperluas program Pocil ke sekolah-sekolah lain. Ke depan, setiap kecamatan ditarget memiliki Pocil agar budaya tertib berlalu lintas tumbuh sejak bangku sekolah dasar.
Acara pengukuhan ditutup dengan yel-yel Pocil yang kompak dan sesi foto bersama. Senyum ceria serta salut sempurna dari anak-anak menjadi penegas bahwa keselamatan berawal dari hal-hal kecil.