POLAM-INDONESIA MENDUKUNG VISI KAPOLRI JENDERAL POLISI SUYUDI ARIO SETO:

 

“POLISI BERSAMA MASYARAKAT”

Jakarta — Indonesia, 3 Oktober 2026. A.Andar Karepesina (Direktur Eksekutif Politik Anak Muda Indonesia) disingkat POLAM-INDONESIA, menyampaikan dukungan terhadap arah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, khususnya gagasan “Polisi Bersama Masyarakat” sebagai program kerja yang menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Suyudi menyampaikan bahwa program “Polisi Bersama Masyarakat” diarahkan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat penegakan hukum yang adil. Ia juga menekankan pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat dan respons cepat terhadap persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Masyarakat sebagai Pusat Pelayanan

Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi pelayanan kepolisian. Hubungan polisi dan masyarakat tidak hanya dibangun ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga melalui pencegahan, komunikasi, pelayanan, dan penyelesaian persoalan secara cepat sesuai kewenangan.

Bagi POLAM-INDONESIA, pendekatan tersebut dapat menjadi ruang untuk memperkuat kepercayaan publik melalui pelayanan kepolisian yang responsif, profesional, transparan, dan berkeadilan.

Fokus Tugas dan Arah Transformasi

Dalam menjalankan tugasnya, Polri memiliki mandat untuk:

1. Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

2. Memberikan pelayanan kepolisian yang cepat dan mudah diakses.

3. Memberikan kepastian serta penegakan hukum yang adil sesuai peraturan perundang-undangan.

4. Melindungi dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

5. Mencegah berbagai bentuk gangguan keamanan dan tindak pidana.

6. Menindak tindak pidana sesuai kewenangan dan hukum yang berlaku.

7. Memperkuat komunikasi serta kemitraan antara polisi dan masyarakat.

8. Melakukan evaluasi dan pembenahan internal agar pelayanan kepada publik semakin efektif.

Suyudi sendiri menyatakan bahwa pada awal kepemimpinannya akan dilakukan konsolidasi internal dan evaluasi terhadap program yang telah berjalan. Program yang masih baik akan dilanjutkan, sedangkan bagian yang membutuhkan perbaikan akan dibenahi.

Polri dan Pembagian Kewenangan

POLAM-INDONESIA juga memandang pentingnya pelaksanaan tugas berdasarkan kewenangan masing-masing lembaga negara.

Polri harus fokus pada mandat utamanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, melakukan pencegahan serta penegakan hukum sesuai kewenangan.

Sementara berbagai urusan publik yang menjadi kewenangan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan institusi negara lainnya tetap harus dijalankan oleh institusi masing-masing sesuai tugas dan fungsi yang ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan.

Dengan demikian, sinergitas antarlembaga tetap diperlukan tanpa mengaburkan batas kewenangan.

POLAM-INDONESIA: Polisi Harus Hadir Bersama Masyarakat

POLAM-INDONESIA menilai bahwa keberhasilan semangat “Polisi Bersama Masyarakat” pada akhirnya akan terlihat dari bagaimana masyarakat merasakan kehadiran polisi dalam kehidupan sehari-hari.

Polisi yang hadir di tengah masyarakat, mendengar persoalan warga, memberikan pelayanan secara cepat, bertindak sesuai hukum, serta membangun komunikasi yang baik merupakan bagian penting dari hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat.

Polisi bersama masyarakat bukan sekadar slogan, tetapi arah kerja yang menuntut kehadiran, pelayanan, perlindungan, pencegahan, dan penegakan hukum yang berorientasi pada kepentingan publik.

POLAM-INDONESIA berharap kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dapat memperkuat hubungan kelembagaan Polri dengan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepolisian di seluruh Indonesia.

POLAM-INDONESIA

Untuk Persatuan – Untuk Indonesia

“Polisi Bersama Masyarakat — hadir, melayani, melindungi, dan menegakkan hukum sesuai kewenangan.”

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!