29 C
Jakarta
BerandaInfoPolisi Mengajar di Pelosok Cianjur, Wujud Nyata Pengabdian untuk Pendidikan

Polisi Mengajar di Pelosok Cianjur, Wujud Nyata Pengabdian untuk Pendidikan

mediaistana.com

Cianjur, 17 April 2026 – Dedikasi seorang anggota kepolisian kembali menjadi sorotan. Di tengah keterbatasan akses pendidikan di wilayah pelosok, seorang Bhabinkamtibmas Polres Cianjur menunjukkan kepedulian nyata dengan turun langsung menjadi tenaga pengajar bagi anak-anak di daerah terpencil.

Adalah Bripka Bayu Angga Kusumanegara, anggota Polsek Mande, yang secara sukarela mengajar Bahasa Inggris di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Jihad, Kampung Gunung Jantung, Desa Leuwikoja, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur.

Aksi sosial ini bermula dari keprihatinannya terhadap kondisi sekolah yang mengalami krisis tenaga pengajar. Minimnya jumlah guru serta akses yang sulit membuat proses belajar mengajar tidak berjalan optimal.

Sejak tahun 2022, Bripka Bayu rutin mengajar siswa kelas 5 dan 6 dengan materi dasar Bahasa Inggris. Kegiatan ini dilakukan tanpa imbalan, murni sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Perjalanan menuju lokasi sekolah pun tidak mudah. Ia harus menempuh waktu hampir dua jam dengan medan jalan yang terjal dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk terus berbagi ilmu.

Kehadiran Bripka Bayu menjadi angin segar bagi pihak sekolah. Di tengah keterbatasan fasilitas dan jumlah tenaga pengajar yang minim, kontribusinya sangat membantu keberlangsungan pendidikan bagi puluhan siswa di wilayah tersebut.

Selain mengajar, ia juga turut berupaya membantu peningkatan fasilitas sekolah secara bertahap, termasuk mendorong adanya bantuan listrik dan perbaikan sarana belajar.

Program ini merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri melalui kegiatan “Police Goes to School”, yang tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia, khususnya di daerah terpencil.

Bripka Bayu berharap, kehadirannya dapat memberikan motivasi bagi anak-anak di pelosok agar tetap semangat belajar dan tidak tertinggal dari siswa di perkotaan.

“Pendidikan adalah kunci masa depan. Anak-anak di desa juga berhak mendapatkan kesempatan yang sama,” ujarnya.

Langkah kecil ini menjadi bukti bahwa pengabdian tidak selalu harus besar, namun harus nyata dan berdampak bagi masyarakat.

(fiqi)

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!