Polres Buru menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-118 tahun 2026, Kamis (20/5/2026), di Lapangan Apel Polres Buru, Namlea. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIT tersebut berlangsung dengan tertib, khidmat, dan aman hingga selesai sekitar pukul 08.25 WIT.
Upacara dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Buru, AKP Ardiansyah R.H, S.Sos selaku Inspektur Upacara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat utama Polres Buru, di antaranya Kabag Ren, Kabag SDM, Kabag Logistik, Danki Brimob Kompi III Subden A Pelopor Namlea, para Kasat, Kasi, serta seluruh perwira staf Polres Buru.
Peserta upacara terdiri dari gabungan personel berbagai satuan kerja, meliputi staf Polres, Sat Intelkam, Sat Reskrim, Sat Narkoba, Sat Samapta, Polairud, Sat Lantas, hingga personel Satbrimobda Maluku.
Rangkaian upacara berlangsung sesuai tata tertib yang berlaku. Kegiatan diawali dengan pengalihan pasukan dan penghormatan kepada Inspektur Upacara, dilanjutkan pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila dan UUD 1945, serta penyanyian lagu “Satu Nusa Satu Bangsa” dan “Andhika Bhayangkari”.
Upacara kemudian ditutup dengan pembacaan doa.
Dalam amanat yang dibacakan Inspektur Upacara, disampaikan pesan Menteri Komunikasi dan Digital mengenai sejarah berdirinya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908. Organisasi yang didirikan oleh dr. Sutomo bersama para pelajar STOVIA tersebut disebut sebagai pelopor pergerakan nasional yang berhasil menumbuhkan semangat persatuan bangsa di tengah keberagaman suku dan budaya.
Momentum Hari Kebangkitan Nasional dinilai menjadi tonggak penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia, karena menandai perubahan pola perjuangan dari perlawanan fisik menuju gerakan pemikiran dan persatuan demi menjaga kedaulatan serta martabat negara.
Secara keseluruhan, pelaksanaan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Polres Buru berjalan lancar, aman, dan kondusif.