29.4 C
Jakarta
BerandaInfoPolres Buru Pastikan Stok Bahan Pokok Jelang Idul Adha 2026 Aman,

Polres Buru Pastikan Stok Bahan Pokok Jelang Idul Adha 2026 Aman,

 

Lima Distributor Utama Didata.Polres Buru melakukan pendataan dan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) terhadap distributor bahan pokok di Kabupaten Buru guna memastikan ketersediaan pangan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026 tetap aman dan terkendali.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (21/5/2026) pukul 09.00 WIT itu menyasar sejumlah distributor utama di wilayah Kota Namlea dan sekitarnya.

Dari hasil monitoring lapangan yang dilakukan jajaran Polres Buru, diketahui saat ini terdapat lima distributor utama yang menguasai jalur distribusi bahan pokok di Kabupaten Buru.

Komoditas yang dipantau meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, susu, telur hingga ayam potong.

Kelima distributor tersebut yakni CV Ida Jaya, CV Oreba, CV Andika Pratama, PT Rahmat Utama (RH Mart), dan SV Gema Rezeki.

Hasil pendataan menunjukkan, stok bahan pokok di Kabupaten Buru secara umum masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat selama satu bulan ke depan menjelang Idul Adha.

Distributor SV Gema Rezeki milik Jhon Tuhuteru tercatat memiliki stok beras terbesar mencapai 6.603 karung, Sarimi 3.000 karton, tepung terigu 3.249 karung dan gula pasir 764 karung. Selain itu, distributor tersebut juga menyediakan telur, ayam, bawang merah dan bawang putih.

Sementara PT Rahmat Utama (RH Mart) memiliki stok tepung terigu terbesar yakni 7.104 karung dan Sarimi sebanyak 1.306 karton. Sedangkan CV Andika Pratama tercatat memiliki stok minyak goreng sebanyak 1.000 karton dan beras mencapai 1.700 karung.

Untuk CV Oreba yang mendistribusikan bahan pokok ke wilayah Waeapo, Waelata dan Buru Utara Barat, masih memiliki stok gula pasir 492 karung, minyak goreng 254 karton dan Sarimi 855 karton.

Namun stok tepung terigu di distributor tersebut saat ini kosong.

Dari hasil pemantauan Polres Buru, hanya CV Ida Jaya yang sementara tidak memiliki stok barang di gudang. Kondisi tersebut disebabkan pihak distributor belum melakukan pemesanan barang dari pemasok.

Polres Buru juga mencatat mayoritas pasokan bahan pokok ke Kabupaten Buru berasal dari Surabaya dan Ambon melalui jalur laut menggunakan kapal tol laut dan kapal kontainer swasta yang bersandar di Pelabuhan Laut Namlea setiap dua minggu sekali.

Selain memastikan ketersediaan stok, Polres Buru turut melakukan pengawasan guna mengantisipasi potensi penimbunan bahan pokok maupun permainan harga menjelang hari besar keagamaan.

Secara umum, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terkait ketersediaan pangan di Kabupaten Buru masih terpantau aman dan kondusif. Hingga kini belum ditemukan adanya indikasi penimbunan bahan pokok oleh distributor maupun pelaku usaha lainnya.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!