25.1 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 204

Panen Raya Jagung di Bekasi, Kapolri Salurkan Alsintan dan Sembako untuk Kelompok Tani dan Masyarakat

0

Panen Raya Jagung di Bekasi, Kapolri Salurkan Alsintan dan Sembako untuk Kelompok Tani dan Masyarakat

Bekasi Jawa Barat-mediaistana.com

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani dalam rangkaian kegiatan panen raya jagung serentak kuartal IV yang digelar di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Total sebanyak empat unit alsintan diserahkan kepada kelompok tani penerima manfaat.

Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Kamis (8/1/2026). Empat unit alsintan yang diberikan terdiri atas dua unit hand tractor dan dua unit pompa air untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian.

Selain bantuan alsintan, Kapolri juga menyalurkan bantuan sosial berupa 1.000 paket sembako yang diperuntukkan bagi kelompok tani dan masyarakat di sekitar lokasi panen raya. Paket sembako tersebut berisi beras 5 kilogram, gula 1 kilogram, tepung terigu 1 kilogram, kecap 1 botol, saus 1 botol, teh 2 kemasan, susu kaleng 1 buah, minyak goreng 2 kilogram, serta mi instan 4 bungkus.

Dalam kegiatan yang sama, Polri turut menggelar bakti kesehatan bagi 500 orang dengan sasaran kelompok tani dan masyarakat sekitar. Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan gigi, serta pemeriksaan laboratorium.

Kegiatan panen raya jagung serentak kuartal IV ini dihadiri Kapolri bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto. Panen raya tersebut menjadi salah satu penanda capaian swasembada pangan jagung di Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, serta sejumlah pejabat utama Polri, antara lain Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada, Asisten SDM Kapolri sekaligus Kasatgas Ketahanan Pangan Irjen Anwar, dan Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho.

Adapun total luas lahan jagung yang memasuki masa panen pada kuartal IV tercatat mencapai 39.096,13 hektare. Dari jumlah tersebut, panen raya serentak dilaksanakan di lahan seluas 1.191,28 hektare yang tersebar di 36 polda.

Kapolri menegaskan komitmen Polri untuk terus berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan swasembada jagung pada tahun 2026 guna meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Mediaistana reporter Maulana

Kapolri-Ketua Komisi IV Pimpin Panen Raya Jagung Serentak, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

0

Kapolri-Ketua Komisi IV Pimpin Panen Raya Jagung Serentak, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Bekasi -mediaistana.com

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Panen Raya Jagung Serentak sebagai wujud nyata komitmen dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan di perkebunan jagung Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, pada Kamis, 8 Januari 2025.

Panen raya jagung ini merupakan bagian dari peran aktif Polri dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna menjaga ketersediaan pangan nasional serta mendukung program strategis pemerintah di bidang pertanian.

Kegiatan panen raya dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigir Prabowo dan Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Siti Hediati Hariyadi serta dihadiri oleh Menteri Pertanian RI, Direktur Utama Perum Bulog, Pejabat Utama Mabes Polri, Irwasum Polri, Asisten SDM Kapolri, Asisten Logistik Kapolri, Kepala Divisi Humas Polri, dan Kapolda Metro Jaya.

Selain dilaksanakan secara langsung di Kabupaten Bekasi, kegiatan panen raya jagung serentak ini juga diikuti secara daring oleh para Kapolda dan Kapolres jajaran dengan melibatkan (Forkopimda) setempat di lokasi panen jagung di wilayahnya masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, Asisten SDM Kapolri dalam laporannya menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 Polri telah melakukan upaya serius dan berkelanjutan dalam mendukung ketahanan pangan melalui program penanaman jagung secara nasional.
“Sepanjang tahun 2025, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan telah melaksanakan penanaman jagung dengan total luas mencapai 651.196,35 hektare di berbagai wilayah Indonesia,” ujar As SDM Kapolri.

Ia menjelaskan, upaya tersebut menjadi bagian dari kontribusi nyata Polri dalam memperkuat sektor pertanian nasional, sekaligus memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.

“Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi jagung nasional, tetapi juga untuk mendukung kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan,” lanjutnya.

Melalui panen raya jagung serentak ini, Polri menegaskan perannya tidak hanya sebagai institusi penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga sebagai bagian dari solusi strategis nasional dalam menghadapi tantangan pangan ke depan.

Polri berharap sinergi yang terbangun antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat guna mewujudkan kemandirian pangan nasional yang tangguh dan berkelanjutan.

Mediaistana reporter Maulana

Gerak Cepat Imigrasi Maluku, Negara Hadir Menjawab Isu WNA di Namlea: Menjaga Marwah Hukum

0

Editorial oleh: Drs. Muz Latuconsina, MF.

Di tengah derasnya arus informasi media sosial yang kerap kali lebih cepat dari verifikasi, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku menunjukkan satu hal penting: negara tidak diam. Dengan gerak cepat, terukur, dan profesional, Imigrasi Maluku hadir meluruskan isu yang sempat memantik kegaduhan publik terkait keberadaan tiga warga negara asing asal China di Kabupaten Buru.

Isu yang beredar—menuding para WNA tersebut ilegal dan dikaitkan dengan rencana aktivitas tambang emas di Gunung Botak—ternyata tidak lebih dari narasi liar yang tak berpijak pada fakta. Dalam waktu singkat, Imigrasi Maluku melakukan pemeriksaan langsung, bukan sekadar klarifikasi di atas kertas, melainkan pengecekan faktual terhadap dokumen keimigrasian sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Pada Kamis malam, 8 Januari 2026, pukul 19.10 WIT, di Kantor Harmoni Law Farm, Namlea, dua pejabat Imigrasi Maluku turun langsung ke lapangan. Andreas Agustinus dan Olando Kappuw melakukan verifikasi menyeluruh terhadap paspor dan visa tiga WNA yang didatangkan oleh PT. Wangshuai Indomining. Hasilnya tegas dan terang: seluruh dokumen sah, visa berlaku, dan tidak ditemukan satu pun pelanggaran administrasi keimigrasian.

Langkah ini bukan sekadar respons teknis, melainkan cermin kehadiran negara dalam menjaga ketertiban, sekaligus menjawab keresahan masyarakat dengan data dan fakta, bukan asumsi. Imigrasi Maluku menunjukkan bahwa pengawasan orang asing di Indonesia berjalan dalam sistem yang jelas, terkontrol, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Lebih dari itu, klarifikasi ini juga menjadi penegasan penting: isu keimigrasian tidak boleh dicampuradukkan dengan spekulasi sektor lain, termasuk tambang Gunung Botak, tanpa dasar hukum yang jelas. Negara bekerja berdasarkan aturan, bukan tekanan opini.

Editorial ini patut menempatkan Imigrasi Maluku sebagai contoh institusi yang sigap, terbuka, dan profesional. Ketika ruang publik riuh oleh tuduhan, Imigrasi menjawab dengan kerja nyata. Ketika kepercayaan publik diuji, negara hadir melalui tindakan.

Kini, bola ada di tangan kita bersama—masyarakat dan media—untuk lebih bijak menyaring informasi, tidak mudah terprovokasi, dan memberi ruang bagi aparat bekerja sesuai koridor hukum. Karena pada akhirnya, ketertiban dan keadilan hanya bisa berdiri kokoh di atas kebenaran.

Imigrasi Maluku telah bergerak cepat. Negara telah hadir. Polemik pun seharusnya usai.(Tim)

Tim Sepak Bola Desa Rejowinangun Kemiri Wakili Purworejo Melaju di Liga Desa 2025-2026 Jawa Tengah

0

PURWOREJO | Mediaistana.com Usai meraih Juara I Liga Desa Tingkat Kabupaten Purworejo Tahun 2025-2026, Tim Sepak Bola Desa Rejowinangun Kecamatan Kemiri siap berangkat dan bertanding mewakili Kontingen Liga Desa Kabupaten Purworejo di babak zona penyisihan Liga Desa 2025-2026 Jawa Tengah, yang akan berlangsung di Lapangan Lesmana Kecamatan Ajibarang Banyumas pada 7-8 Januari 2026.

Keberangkatan Kontingen Liga Desa Kabupaten Purworejo tersebut, dilepas langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo dr Tolkha Amaruddin Sp THT MKes, didampingi Asisten Pemerintahan Ahmad Jainudin SIP MM dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPPPAPMD) Kabupaten Purworejo Laksana Sakti AP MSi, bertempat di Ruang Bagelen Kantor Bupati Purworejo, pada Rabu (7/1/2026).

Pj Sekda pada kesempatan ini menyampaikan selamat atas capaian yang diraih oleh Tim Sepak Bola Desa Rejowinangun, dan berhak mewakili Kabupaten Purworejo ke tingkat provinsi. Selanjutnya ia berharap, tim dapat bertanding secara maksimal dan meraih prestasi terbaik untuk mengharumkan nama Desa Rejowinangun dan Kabupaten Purworejo.

“Jangan pernah menyerah, tetap fokus dan terus berjuang. Siapkan mental, semangat dan fisik yang baik untuk mendapatkan hasil maksimal,” ujarnya.

Pj Sekda juga menekankan kepada para pemain, untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kesehatan dan tak lupa untuk berdoa agar mendapatkan hasil terbaik. Ia juga meminta kepada pendamping dan official untuk terus membersamai, mendampingi, serta memberikan motivasi kepada para pemain selama mengikuti pertandingan.

Sementara itu, Kepala DPPPAPMD Kabupaten Purworejo, Laksana Sakti, menjelaskan bahwa Liga Desa 2025-2026 bertujuan mempererat silaturahmi dan persatuan nasional melalui olahraga sepak bola. Selain itu, juga menjadi wadah untuk menggali potensi dan bakat muda di desa.

“Soft Launching Liga Desa telah dibuka oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, di Banyubiru pada 20 November 2025,” ungkapnya.

Sakti menambahkan, babak penyisihan akan dibagi menjadi empat zona, di mana Kabupaten Purworejo masuk di Zona A, tergabung bersama Kabupaten Banyumas, Kebumen, Cilacap, Purbalingga, Temanggung, Wonosobo dan Banjarnegara.

“Pemenang dari masing-masing zona akan bertanding di babak semifinal dan grand final yang direncanakan berlangsung di Boyolali pada 12 dan 13 Januari 2026,” pungkasnya. (Joko)

Sumber: Prokopim

Program BBGRM Resmi Di Tutup, Kuwu PJ Desa Kedokan Agung, Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati Indramayu

0

Penutupan Kegiatan BBGRM Resmi Di Tutup, Kuwu PJ, Desa Kedokan Agung, Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati Indramayu

Indramayu-mediaistana. com
Penutupan Program ‘Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat’ ( BBGRM) resmi di tutup, acara ini di laksanakan bertempat di Aula desa Kedokan Agung, kecamatan Kedokan Bunder, kabupaten Indramayu, jabar
Kamis, (8/01/2026).

Hadir dalam acara penutupan tersebut,
Kuwu Pj. Desa Kedokan Agung, Badruddin, S. Ip
Kabid KPMD/BPMD kabupaten Indramayu, Harun Hermawan, Sekmat kecamatan Kedokan Bunder, Iwan Hermawan, Kapolsek Kedokan Bunder IPDA. Eryana, Ketua BPD beserta jajaran, perwakilan RT, BPP UPTD kecamatan Kedokan bunder dan warga desa Kedokan Agung.

Dalam sambutannya Kuwu Pj, Badruddin menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Indramayu Luky hakim,

“Atas nama Kuwu Pj, dan masyarakat Desa Kedokan Agung, saya ucapkan terimakasih kepada bapak Bupati Indramayu Luky hakim, atas bantuan program BBGRM yang sudah kita laksanakan, semoga bapak Bupati Luky Hakim senantiasa di berikan kesehatan, dan bisa memimpin, untuk membangun Indramayu yang lebih maju, ”ujarnya.

Di sisi lain kabid BPMD, Harun Hermawan membeberkan terkait anggaran dan bangunan yang sudah berjalan di desa Kedokan Agung,

“Terima kasih saya sampai kan, kepada masyarakat desa Kedokan Agung, yang telah ikut mensukseskan program BBGRM secara bergotong royong,
Sehingga program bantuan BBGRM Th. Anggaran 2025 ini berjalan lancar.
Dikatakan kembali menurut Harun,

Laporan kegiatan bulan bakti gotong royong masyarakat, tahun Anggaran 2025 desa Kedokan Agung kecamatan Kedokan bunder,

1.pagu anggaran Rp. 351.042.500

2.Digunakan untuk pembangunan jalan lingkungan,
-12 lokasi
-Total panjang 1,175.M
-lebar 1.2/1, 5/1,8 M
-Ketebalan 10 cm

3.Ada dukungan dari beberapa Dinas/instansi lain seperti,
-Dinas perhubungan pemasangan PJU 10 titik ( gang. H. Dasman)

-Dinas Perkim-20 bunga pucuk merah dan 20 pot.

Dan yang terakhir dari bank
BJB cabang Indramayu dengan jumblah bantuan uang tunai, Rp.
7.500.000,- “Pungkasnya.

Iyons74

Satgasus KPK Tipikor Riau soroti Dugaan Salah Sasaran Program Rumah Layak Huni di Rohil

0

ROKAN HILIR | Pelaksanaan program Rumah Layak Huni (RLH) di Kabupaten Rokan Hilir kembali menjadi sorotan. Satuan Tugas Khusus (Satgasus) KPK Tipikor Provinsi Riau mengungkap dugaan ketidaktepatan sasaran penerima bantuan yang dikelola Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).

 

Ketua Satgasus KPK Tipikor Riau, Julianto, turun langsung ke lapangan untuk meninjau salah satu unit RLH yang berlokasi di Jalan Satria Tangko, Bagan Timur, Kecamatan Bangko, Kamis (8/1/2026). Hasil peninjauan tersebut memunculkan tanda tanya besar terkait kriteria penerima bantuan.

 

Di lokasi, satu unit rumah bantuan tampak berdiri megah di atas lahan yang sangat luas. Lahan tersebut bahkan terlihat telah melalui proses stacking atau pembersihan menggunakan alat berat, yang mengindikasikan kebutuhan biaya tidak kecil.

 

“Kita menemukan rumah bantuan ini dibangun di atas lahan luas milik penerima. Kondisi ini patut dipertanyakan, apakah penerima benar-benar masuk kategori masyarakat berpenghasilan rendah sebagaimana tujuan program RLH,” ujar Julianto

 

Menurutnya, kondisi tersebut kontras dengan realitas di sekitarnya. Masih banyak warga lain di kawasan yang sama justru tinggal di rumah dengan kondisi jauh dari layak, namun belum tersentuh bantuan pemerintah.

 

Satgasus KPK Tipikor Riau juga mengendus adanya dugaan keterlibatan oknum tertentu dalam proses penentuan penerima bantuan. Julianto menyebut, tidak tertutup kemungkinan oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ikut bermain dalam proses pengusulan penerima RLH.

 

“Ada indikasi oknum LSM yang ikut terlibat dalam praktik tidak sehat ini. Jika benar, tentu sangat mencederai rasa keadilan dan tujuan utama program bantuan sosial,” tegasnya.

 

Atas temuan tersebut, Satgasus KPK Tipikor Riau mendesak Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program RLH. Evaluasi diminta tidak hanya pada aspek administratif, tetapi juga pada proses verifikasi dan validasi calon penerima bantuan.

 

“Kami meminta Bupati Rokan Hilir dan Kapolres Rokan Hilir untuk menindaklanjuti temuan ini secara serius. Program bantuan rakyat harus tepat sasaran, bukan dinikmati oleh pihak yang secara ekonomi tergolong mampu atau dijadikan ladang kepentingan oleh oknum tertentu,” pungkas Julianto.***

Polsek Air Buaya Gelar Panen Raya Jagung Kuartal I di Desa Awilinan

0

Polsek Air Buaya menggelar panen raya jagung Kuartal I yang berlangsung di Desa Awilinan, Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru, Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Panen raya tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang, SH, SIK, MM, Wakil Bupati Buru Sudarmo, Dandim 1506/Namlea Letkol Harubertus Purwanto, Wakapolres Buru Kompol Akmil Djapa, Kapolsek Air Buaya Thamrin Buton, serta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Buru. Turut hadir pula unsur Forkopimcam, para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan kelompok tani setempat.

Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang dalam sambutannya menyampaikan bahwa panen raya jagung ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya di wilayah pedesaan. Menurutnya, Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Melalui program pertanian seperti ini, kami berharap dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat serta mendorong pemanfaatan lahan produktif secara optimal,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Wakil Bupati Buru Sudarmo memberikan apresiasi kepada Polsek Air Buaya dan jajaran Polres Buru atas inisiatif dan pendampingan yang telah dilakukan kepada para petani. Ia menilai kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat merupakan langkah strategis dalam memperkuat sektor pertanian daerah.

“Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan seperti ini karena sejalan dengan program peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan petani,” katanya.

Kapolsek Air Buaya Thamrin Buton menjelaskan bahwa lahan jagung yang dipanen merupakan hasil kerja sama antara Polsek Air Buaya dengan kelompok tani setempat. Penanaman jagung ini telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu dengan pendampingan dan pengawasan rutin, sehingga hasil panen pada Kuartal I ini dinilai cukup memuaskan.

Kegiatan panen raya ditandai dengan pemetikan jagung secara simbolis oleh Kapolres Buru bersama Wakil Bupati Buru dan unsur Forkopimda. Suasana kegiatan berlangsung penuh keakraban dan semangat kebersamaan, mencerminkan kuatnya sinergi antara aparat dan masyarakat.

Dengan adanya panen raya jagung ini, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat Desa Awilinan dan wilayah Kecamatan Air Buaya secara umum untuk terus mengembangkan sektor pertanian, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Buru.(Syam.AS)

Pemuda Muhammadiyah Soroti Tuduhan Keterlibatan Oknum Polisi dalam Aktivitas Tambang di GB

0

Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Maluku, Syamsul Sampulawa, SP, angkat bicara menanggapi pemberitaan salah satu media online yang memuat pernyataan Ketua Aliansi Mahasiswa Bupolo (AMB), Viki Besan, terkait dugaan keterlibatan oknum anggota kepolisian berinisial IPDA MNU dalam aktivitas penambangan di wilayah gunung botak.

Dalam pemberitaan tersebut, AMB menuding IPDA MNU diduga membiarkan praktik penambangan berlangsung serta menerima imbalan dari para penambang. Bahkan, oknum tersebut disebut sebagai perwira pengendali (padal) di Pos Longsoran dan Kapuran, yang dinilai memiliki kewenangan langsung dalam pengawasan aktivitas di lapangan.

Menanggapi hal itu, Syamsul Sampulawa menilai persoalan ini tidak bisa dilihat secara sepihak tanpa membedah akar masalah tata kelola aktivitas penambangan yang selama ini berlangsung.

“Pernyataan AMB tentu harus dihormati sebagai bentuk kontrol publik. Namun, kita juga perlu jujur melihat fakta di lapangan. Menurut informasi yang kami peroleh, aparat di lapangan tidak serta-merta bisa melarang aktivitas masyarakat karena para penambang telah mengantongi kartu tanda anggota koperasi,” kata Sampulawa, Kamis (8/1/2026).

Menurutnya, keberadaan kartu koperasi tersebut kerap dijadikan dasar legitimasi oleh para penambang untuk tetap beroperasi, sehingga menempatkan aparat keamanan pada posisi dilematis.

“Kalau sudah membawa atribut koperasi, aparat tidak bisa langsung bertindak represif. Ini menunjukkan ada persoalan sistemik, bukan sekadar menyalahkan individu,” ujarnya.

Meski demikian, Sampulawa menegaskan bahwa jika benar terdapat dugaan penerimaan imbalan oleh oknum aparat, maka hal itu harus diusut secara serius oleh institusi terkait.

“Kalau ada dugaan pelanggaran etik atau hukum oleh oknum aparat, maka mekanisme internal Polri harus bekerja. Jangan sampai isu ini dibiarkan menggantung dan menurunkan kepercayaan publik,” tegasnya.

Ia juga mendorong agar pemerintah daerah dan aparat penegak hukum membuka secara transparan legalitas koperasi yang dijadikan tameng aktivitas penambangan tersebut.

“Negara tidak boleh kalah oleh praktik-praktik abu-abu. Legalitas koperasi, izin tambang, dan peran aparat harus dibuka secara terang agar tidak ada pihak yang dikorbankan,” pungkas Sampulawa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait tudingan yang dialamatkan kepada IPDA MNU.(Cs.As)

Peran TNI dalam Ketahanan Pangan Mendapat Apresiasi Presiden

0

Peran TNI dalam Ketahanan Pangan Mendapat Apresiasi Presiden

Jakarta -MEDIA ISTANA (Puspen TNI). Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri acara Panen Raya sekaligus Pengumuman Swasembada Pangan Indonesia yang diikuti sekitar 5.000 petani dan penyuluh pertanian secara luring serta lebih dari 2 juta petani secara daring. Kegiatan ini terpusat di Halaman Kantor Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Dalam sambutannya, Presiden RI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petani, penyuluh pertanian, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi nyata dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. “Hari ini kita mencatat suatu kemenangan. Tidak ada bangsa yang merdeka kalau makan tidak tersedia untuk rakyat. Tidak mungkin bangsa merdeka kalau tergantung bangsa lain,” ucap Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa percepatan pencapaian swasembada pangan melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya, berkat persatuan dan kerja keras seluruh elemen bangsa. “Memang saya beri target 4 tahun swasembada beras swasembada pangan, terima kasih seluruh komunitas pertanian di Indonesia, saudara bekerja keras, saudara bersatu, saudara kompak. 1 tahun kita sudah swasembada, 1 tahun kita sudah berdiri di atas kaki kita sendiri, 1 tahun kita tidak bergantung pada bangsa lain,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden RI juga menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada sejumlah tokoh atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung pencapaian swasembada pangan tahun 2025. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 1 dan 2 TK Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Jasa dan Satya Lencana Wirakarya.

Dari jajaran TNI, sebanyak 29 personel menerima tanda kehormatan atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung percepatan pencapaian swasembada pangan nasional. Di antaranya Kepala Staf Umum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, Komandan Kodiklat TNI Letjen TNI Mohammad Naudi Nurdika, Komandan Kodiklat TNI AD, Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat, Pangdam II/Sriwijaya, Pangdam III/Siliwangi, Pangdam V/Brawijaya, Pangdam IX/Udayana, Pangdam XXII/Tambun Bungai, Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Laut, Panglima Komando Armada Il, Komandan Lanud R. Suryadi Suryadarma dan jajaran TNI lainnya, yang dinilai berperan aktif dalam merumuskan kebijakan, mengoordinasikan langkah strategis, serta mengoptimalkan peran satuan jajaran TNI guna memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan Indonesia.

HAMDAN Bima

Mako Polsek Geger Berwajah Baru, Kapolres Madiun Resmikan Secara Simbolis

0
Oplus_131072

Madiun media istana.com

– Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., meresmikan renovasi Markas Komando (Mako) Polsek Geger yang berlokasi di Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Kamis (8/1/2026). Kegiatan peresmian tersebut berlangsung di Mapolsek Geger dan dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Cabang Madiun Ny. Nossy Kemas, Waka Polres Madiun, pejabat utama Polres Madiun, Kapolsek jajaran, unsur Muspika Kecamatan Geger, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta personel Polres Madiun dan Polsek Geger.

Kapolres Madiun melakukan pemotongan pita secara simbolis dan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti peresmian sebagai tanda diresmikannya renovasi Mako Polsek Geger, kemudian meninjau langsung sejumlah ruangan dan fasilitas yang telah direnovasi untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Oplus_131072

Dalam sambutannya, Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara menyampaikan bahwa renovasi Polsek Geger merupakan upaya peningkatan sarana dan prasarana guna menunjang pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolsek Geger beserta seluruh personel atas terwujudnya pembangunan tersebut serta berpesan agar bangunan Polsek Geger senantiasa dijaga dan dirawat dengan baik.

Sementara itu, Kapolsek Geger AKP Hafiz Prasetia Akbar, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., M.Sc. menjelaskan bahwa Polsek Geger memiliki nilai sejarah sejak berdiri pada tahun 1916 pada masa kolonial dan kini menjadi pusat pelayanan masyarakat.

Renovasi Mako Polsek Geger ini diharapkan mampu menciptakan kenyamanan bagi masyarakat serta meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepolisian di wilayah Kecamatan Geger dan sekitarnya.

(Tukiyo)