26.7 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 230

‎Keakraban Babinsa Dengan Warga,Tumbuhkan Kekompakan Serta Kemanunggalan

0

‎Keakraban Babinsa Dengan Warga,Tumbuhkan Kekompakan Serta Kemanunggalan

‎Ngawi – Menjalin Keakraban kepada warga binaan merupakan tugas pokok Babinsa. Salah satunya yaitu dengan melakukan komunikasi sosial dalam menciptakan interaksi serta kekompakan antara Babinsa dan Warga binaannya. Inilah yang dilakukan oleh Babinsa Serka Andik Winarno dalam menjalin keakraban dan Melaksanakan Komsos dengan Warga, Minggu (14/12/2025).

‎Serka Andik Winarno dalam kegiatan Komsosnya mengatakan, kegiatan ini untuk mencerminkan rasa kemanunggalan TNI khususnya Babinsa kepada masyarakat wilayah binaannya. Tujuan Komsos ini juga untuk mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan, dengan adanya interaksi komunikasi Babinsa dengan warga akan dapat mempererat hubungan TNI dan Rakyat.

‎Dengan kegiatan komsos yang dilaksanakan oleh Babinsa, semoga dapat diterima positif oleh masyarakat. Keberadaan Babinsa yang selalu memantau wilayah binaannya, maka Babinsa akan tahu permasalahan di wilayahnya. Sehingga jika ada permasalahan dengan cepat dapat diatasi dan diselesaikan.

Menembus Lumpur dan Medan Ekstrim,TNI–Polri Antar Logistik dari Pidie ke Desa Terisolir Aceh Tengah

0

Pidie — Lumpur tebal, sisa longsoran tanah, jalan terputus, dan sunyi pegunungan tak mampu menghentikan langkah kemanusiaan. Demi memastikan bantuan tiba ke tangan masyarakat yang terisolir, Tim Gabungan TNI–Polri dari Kodim 0102/Pidie, Brigif TP 90/Yudha Gama Dharma (YGD), dan Polres Pidie, mempertaruhkan tenaga dan keselamatan mereka menembus medan ekstrem dari Kabupaten Pidie menuju Kabupaten Aceh Tengah.Sabtu (14/12/2025).

Menggunakan sepeda motor trail dinas, rombongan ini bergerak perlahan namun pasti, melintasi jalur berlumpur bekas longsor yang nyaris tak bisa dikenali sebagai jalan. Misi kemanusiaan ini dilakukan untuk mengantarkan logistik bagi warga Desa Rusip, Kecamatan Pameu, Kabupaten Aceh Tengah wilayah terpencil yang terisolir akibat banjir bandang dan longsor besar yang melumpuhkan infrastruktur utama.

Sinergitas TNI–Polri dalam misi ini menjadi bukti nyata kehadiran negara di tengah penderitaan rakyat. Ketika kendaraan roda empat tak lagi mampu melintas dan jalur logistik lumpuh total, motor trail menjadi satu-satunya harapan. Dengan ransel di punggung dan bantuan diikat kuat di bagian belakang motor, para personel bergerak menantang alam demi satu tujuan: rakyat tidak boleh dibiarkan kelaparan.

Sejumlah pejabat dan personel turut turun langsung dalam misi penuh risiko ini. Di antaranya Danbrigif TP 90/YGD Kolonel Inf Hulisda Melala, Danyonif TP 854/DK Letkol Inf M. Fachri Prawira, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, personel Koramil 17/Geumpang Kodim 0102/Pidie, personel Brigif 90/YGD, Yonif TP 854/DK, serta personel Polres Pidie. Mereka berdiri sejajar, tanpa sekat pangkat, menyatu dalam satu barisan kemanusiaan.

Logistik yang dibawa bukan sekadar barang, melainkan simbol harapan bagi warga yang terisolir berhari-hari. Beras, mie instan, minyak goreng, air mineral, roti kering, hingga ikan asin diangkut dengan penuh kehati-hatian agar tetap aman hingga tujuan. Setiap guncangan motor di medan licin menjadi ujian ketangguhan dan komitmen.

Tak berhenti di sana, perjuangan belum usai saat jalur motor terputus total. Berdasarkan informasi dari tim di lapangan, personel masih harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih empat kilometer, menyusuri jalur pegunungan dan sisa longsoran, demi menjangkau perkampungan sasaran.

Di tengah keterbatasan dan ancaman alam, misi ini menjadi potret keteguhan pengabdian aparat negara. Bukan sekadar operasi logistik, tetapi sebuah kisah tentang empati, keberanian, dan pengorbanan. Saat alam menguji, TNI–Polri hadir sebagai garda terdepan harapan menembus lumpur, menantang sunyi, demi memastikan masyarakat terdampak bencana tetap bertahan dengan penuh harapan.

Setibanya di lokasi, kedatangan Tim Gabungan TNI–Polri disambut dengan antusias oleh masyarakat Desa Rusip yang terdampak banjir bandang dan longsor. Warga menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas kepedulian serta perjuangan personel TNI–Polri yang telah bersusah payah menembus medan ekstrem demi mengantarkan bantuan logistik. Bagi masyarakat, kehadiran TNI–Polri di tengah kondisi sulit tersebut menjadi bukti nyata bahwa negara senantiasa hadir dan tidak meninggalkan rakyatnya dalam keadaan apa pun. []

Proyek Jalan APBD 2025 di Batuboy Dihentikan Ahli Waris, Diduga Belum Ada Ganti Rugi Lahan

0

Namlea – Pekerjaan pembangunan jalan menuju pemakaman Desa Batuboy, Kecamatan Namlea, yang dikerjakan oleh CV Parlan Pratama Konstruksi dengan menggunakan dana APBD Tahun Anggaran 2025, menuai kontroversi. Proyek tersebut dihentikan oleh ahli waris pemilik lahan karena diduga belum ada penyelesaian ganti rugi.

Ahli waris almarhum Yohanis Limba, yakni Hency Limba, mengatakan pihaknya terpaksa melakukan pemalangan lokasi proyek lantaran hingga kini belum ada kejelasan terkait pembayaran ganti rugi atas lahan milik keluarga Limba yang digunakan untuk pembangunan jalan tersebut.

“Kami sangat terpaksa menghentikan pekerjaan ini karena sampai sekarang tidak ada penyelesaian kewajiban ganti rugi dari pihak terkait,” ujar Hency Limba saat dihubungi melalui telepon seluler, Sabtu 13/12/2025

Hency mengaku merasa tertipu oleh Pemerintah Desa Batuboy. Menurutnya, sebelumnya pihak desa meminta izin untuk membuka akses jalan menuju pemakaman dengan alasan akan dikerjakan secara swadaya masyarakat. Atas dasar itu, keluarga Limba mengizinkan penggunaan lahan tanpa meminta ganti rugi.

“Waktu itu kami beri izin secara cuma-cuma karena disebutkan hanya swadaya masyarakat, bukan proyek pemerintah,” jelasnya.

Namun belakangan diketahui bahwa pekerjaan tersebut merupakan proyek pemerintah yang dibiayai dengan anggaran negara, sehingga menurutnya seharusnya terdapat anggaran pembebasan atau ganti rugi lahan.

“Kalau ini proyek pemerintah dan memakai APBD, berarti ada anggaran pembebasan lahan. Tidak boleh sepihak seperti ini, apalagi tanpa keterbukaan,” tegas Hency.

Atas dasar itu, pihak keluarga ahli waris memutuskan untuk menghentikan sementara pekerjaan proyek hingga ada kejelasan dan penyelesaian ganti rugi lahan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Hency juga menegaskan bahwa tindakan mereka memiliki dasar hukum, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA), khususnya Pasal 18, yang menyatakan bahwa hak atas tanah dapat dicabut untuk kepentingan umum dengan pemberian ganti rugi yang layak. Ketentuan tersebut diperkuat dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Batuboy, CV Parlan Pratama Konstruksi, maupun instansi terkait di Kabupaten Buru belum memberikan keterangan resmi terkait penghentian proyek dan tuntutan ganti rugi tersebut..(Ahmad)

Tak Kenal Waktu, Satgas Gulbencal Kebut Progres Jembatan Gantung Blang Awe Siang dan Malam Hari

0

Pidie Jaya – Demi mempercepat pemulihan mobilitas dan aktivitas masyarakat pasca banjir bandang Pidie Jaya, Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodim 0102/Pidie bersama Tim Vertical Rescue Kementerian Pertahanan Republik Indonesia tidak mengenal waktu terus mengebut pengerjaan jembatan gantung Blang Awe siang dan malam hari.Sabtu (13/12/2025)

Semangat pengabdian tanpa batas dan tidak mengenal waktu ditunjukkan dengan kerja lembur hingga larut malam demi memastikan akses vital masyarakat segera kembali normal pasca bencana.

Pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan desa Blang Awe, kecamatan Meureudu, dengan desa Seunong, kecamatan Meurah Dua, dikebut siang dan malam. Jembatan ini menjadi urat nadi penghubung dua desa yang sangat dibutuhkan warga untuk menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial sehari-hari.

Ketua Tim Vertical Rescue, Dadan, menegaskan bahwa percepatan pengerjaan menjadi prioritas utama.
“Pekerjaan ini harus kami kebut agar jembatan cepat rampung. Ini adalah akses vital masyarakat Blang Awe dan Seunong, sehingga kami rela bekerja lembur hingga malam hari demi kepentingan warga,” ujarnya.

Ia juga mengharapkan dukungan dan kesabaran masyarakat selama proses pembangunan berlangsung. “Kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat. Semakin cepat rampung, semakin cepat pula jembatan ini bisa dimanfaatkan kembali untuk aktivitas sehari-hari,” tambahnya.

Sementara itu, Babinsa Desa Blang Awe, Sertu Saifullah, yang terus berada di lokasi pengerjaan, menjelaskan pentingnya jembatan tersebut bagi warga.
“Tanpa jembatan ini, masyarakat Blang Awe harus memutar sejauh kurang lebih 8 kilometer untuk menuju Desa Seunong. Karena itu, jembatan ini memang sangat dinantikan dan menjadi kebutuhan mendesak masyarakat,” jelasnya.

Dengan semangat kebersamaan, kerja keras tanpa mengenal waktu, serta sinergi TNI dan Tim Vertical Rescue, pembangunan jembatan gantung Blang Awe diharapkan segera rampung dan kembali menghidupkan denyut aktivitas masyarakat Pidie Jaya.[]

Libur Natal dan Tahun Baru, Wisatawan Melonjak di Body Rafting Citumang Pangandaran

0
oplus_32
oplus_32

Pangandaran – Destinasi wisata Body Rafting Citumang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mengalami lonjakan signifikan jumlah wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Wisata alam berbasis sungai ini kembali menjadi primadona wisatawan lokal maupun luar daerah yang ingin menikmati liburan bernuansa petualangan dan alam terbuka.

Sejak awal libur Nataru, antrean wisatawan terlihat mulai dari area parkir hingga pintu masuk lokasi wisata. Pengunjung memanfaatkan momen libur panjang untuk mencoba sensasi body rafting di aliran sungai Citumang yang terkenal dengan airnya yang jernih dan pemandangan alam yang masih asri.

Edi polhut Menegaskan kepada awak Media“Lonjakan pengunjung mulai terasa sejak beberapa hari terakhir menjelang Natal. Kami perkirakan puncak kunjungan akan terjadi hingga menjelang Tahun Baru,” ujar salah satu pengelola Wisata Citumang, Sabtu 13 Desember 2025

Petugas Siaga , Keamanan Diperketat.

perawat kesehatan dari puskesmas Parigi.

Babinsa Koramil Parigi.

binmas Polsek Parigi.

karang taruna desa Bojong.

Untuk mengantisipasi membludaknya wisatawan, pihak pengelola meningkatkan kesiapsiagaan dengan melibatkan pemandu wisata, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta juru parkir. Pengamanan difokuskan pada kelancaran arus pengunjung, keselamatan wisata air, serta ketertiban di area parkir dan pintu masuk wisata.

“Kami mengutamakan keselamatan. Jumlah wisatawan yang turun ke sungai kami atur secara bergilombang, disesuaikan dengan kondisi debit air,” tambahnya.

Setiap wisatawan diwajibkan mengenakan perlengkapan keselamatan standar, seperti helm dan pelampung, serta didampingi pemandu berpengalaman selama aktivitas body rafting berlangsung.

Waspada Cuaca Akhir, TahunMengingat cuaca akhir tahun yang cenderung tidak menentu, pengelola juga secara rutin memantau kondisi cuaca dan debit air sungai. Apabila debit air meningkat akibat hujan di hulu, aktivitas body rafting akan dihentikan sementara demi menghindari risiko kecelakaan.

Sementara itu, petugas keamanan setempat mengimbau wisatawan agar selalu mematuhi aturan dan arahan pemandu.

“Kami mengajak seluruh pengunjung untuk tidak memaksakan diri dan tetap mengutamakan keselamatan saat berwisata,” ujar petugas di lokasi.

Pangandaran – Destinasi wisata Body Rafting Citumang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mengalami lonjakan signifikan jumlah wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Wisata alam berbasis sungai ini kembali menjadi primadona wisatawan lokal maupun luar daerah yang ingin menikmati liburan bernuansa petualangan dan alam terbuka.

Sejak awal libur Nataru, antrean wisatawan terlihat mulai dari area parkir hingga pintu masuk lokasi wisata. Pengunjung memanfaatkan momen libur panjang untuk mencoba sensasi body rafting di aliran sungai Citumang yang terkenal dengan airnya yang jernih dan pemandangan alam yang masih asri.

Edi polhut Menegaskan kepada awak Media“Lonjakan pengunjung mulai terasa sejak beberapa hari terakhir menjelang Natal. Kami perkirakan puncak kunjungan akan terjadi hingga menjelang Tahun Baru,” ujar salah satu pengelola Wisata Citumang, Sabtu 13 Desember 2025

Petugas Siaga , Keamanan Diperketat.
perawat kesehatan dari puskesmas Parigi.
Babinsa Koramil Parigi.
binmas Polsek Parigi.
karang taruna desa Bojong.

Untuk mengantisipasi membludaknya wisatawan, pihak pengelola meningkatkan kesiapsiagaan dengan melibatkan pemandu wisata, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta juru parkir. Pengamanan difokuskan pada kelancaran arus pengunjung, keselamatan wisata air, serta ketertiban di area parkir dan pintu masuk wisata.

“Kami mengutamakan keselamatan. Jumlah wisatawan yang turun ke sungai kami atur secara bergilombang, disesuaikan dengan kondisi debit air,” tambahnya.

Setiap wisatawan diwajibkan mengenakan perlengkapan keselamatan standar, seperti helm dan pelampung, serta didampingi pemandu berpengalaman selama aktivitas body rafting berlangsung.

Waspada Cuaca Akhir Tahun

Mengingat cuaca akhir tahun yang cenderung tidak menentu, pengelola juga secara rutin memantau kondisi cuaca dan debit air sungai. Apabila debit air meningkat akibat hujan di hulu, aktivitas body rafting akan dihentikan sementara demi menghindari risiko kecelakaan.

Sementara itu, petugas keamanan setempat mengimbau wisatawan agar selalu mematuhi aturan dan arahan pemandu.
“Kami mengajak seluruh pengunjung untuk tidak memaksakan diri dan tetap mengutamakan keselamatan saat berwisata,” ujar petugas di lokasi.

Dorong Ekonomi Masyarakat

Lonjakan wisatawan di Citumang turut membawa dampak positif bagi perekonomian warga sekitar. Pedagang makanan, pemandu lokal, hingga pelaku UMKM merasakan peningkatan pendapatan selama libur Nataru.

Dengan kesiapan pengelola dan dukungan aparat keamanan, Wisata Body Rafting Citumang diharapkan tetap menjadi destinasi favorit yang aman, nyaman, dan berkesan bagi wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru.

 

Alma Loka Buka Cabang di Sejumlah Kota Jabar, Utamakan Rekrut Mantan Narapidana

0

Mediaistana.com – Sabtu 13 Desember 2025 – CIAMIS, – Sebuah terobosan sosial dilakukan perusahaan kuliner asal Jawa Barat, Alma Loka, yang membuka lowongan kerja dengan persyaratan unik. Dalam ekspansi pembukaan cabang di sejumlah kota di Jawa Barat, Alma Loka justru mengutamakan mantan narapidana sebagai karyawan.

Alma Loka merupakan brand kuliner di bawah naungan PT Kinangga Loka Almahyra yang bergerak di bidang katering dan kedai makanan dengan konsep harga ekonomis dan cita rasa berkualitas. Saat ini, Alma Loka tengah membuka kebutuhan tenaga kerja untuk seluruh cabang yang akan beroperasi di berbagai wilayah Jawa Barat.

Direktur PT Kinangga Loka Almahyra, Syamsahril Arrasid, S.H., saat ditemui di Polres Ciamis, menjelaskan bahwa sebagian pemilik saham Alma Loka berasal dari Yayasan Bakti Anak Negeri. Yayasan tersebut selama ini dikenal konsisten melakukan pembinaan terhadap narapidana dan mantan narapidana.

“Karena latar belakang itu, kami berkomitmen menjadikan Alma Loka sebagai wadah bagi para mantan warga binaan pemasyarakatan yang baru bebas, agar mereka bisa kembali bekerja, memenuhi kebutuhan hidup, dan menata masa depan yang lebih baik,” ujar Syamsahril.

Saat ini, Alma Loka telah beroperasi di dua unit cabang, yakni Cabang Ciamis yang berlokasi di Jalan Ir. H. Juanda No. 143, serta Cabang Tasikmalaya yang berada di Jalan Cilembang, depan Masjid Al Mahfudz, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

Selain itu, Alma Loka juga tengah mempersiapkan pembukaan cabang baru di sejumlah kota lainnya, seperti Garut, Cirebon, Banjar, Kuningan, dan Majalengka. Ekspansi tersebut diperkirakan akan membutuhkan banyak tenaga kerja dengan berbagai posisi.

“Lowongan yang tersedia antara lain kepala cabang, kepala dapur, juru masak, waitress, SPG, marketing, hingga posisi lainnya. Semua terbuka untuk umum, namun kami mengutamakan mantan narapidana yang bebas bersyarat,” jelasnya.

Melalui program ini, PT Kinangga Loka Almahyra berharap dapat menyerap tenaga kerja mantan narapidana sebanyak mungkin, sekaligus membantu mereka kembali diterima di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kanit Tipidum Polres Ciamis, Ipda Andi, menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran Kedai Alma Loka di Kabupaten Ciamis. Ia menilai program yang mengutamakan mantan warga binaan lapas tersebut merupakan langkah positif yang patut didukung.

“Ini program yang sangat baik. Perlu dukungan dari masyarakat agar mereka yang pernah berbuat salah bisa kembali meniti kehidupan yang lebih baik dan tidak mengulangi kesalahan,” ujarnya.

Media istana.com

David Tasti

Tong Pengolahan Emas Dilarang Beroperasi di Luar WPR, Minta Tong di Widit dan Dava Segera Dibongkar

0

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Gunung Botak, Kabupaten Buru, Dr. Jalaludin Salampessy menegaskan bahwa seluruh tong pengolahan emas dilarang keras beroperasi di luar Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). Tong-tong yang saat ini masih beroperasi di belakang Desa Widit dan Desa Dava, Kecamatan Wailata,, dan di kecamatan Lolongguba serta Kecamatan Waipao diminta segera dibongkar, dan apabila terdapat perlawanan, pelaku dapat dikenakan sanksi pidana.

Penegasan tersebut disampaikan Salampessy, saat membuka Sosialisasi Teknis bagi 10 koperasi pemegang Izin Pertambangan Rakyat (IPR) di Gren Darah Hotel, Namlea, Jumat (12/12).

“Kami tegaskan, tidak ada lagi aktivitas tong pengolahan emas di luar WPR. Tong-tong yang masih beroperasi di belakang Desa Widit dan Dava dan di Kecamatan Lolongguba serta Waiapo harus segera dibongkar. Jika ada yang melawan atau mengabaikan perintah ini, maka akan diproses secara pidana,” tegas Salampessy.

Ia menjelaskan bahwa penataan kawasan Gunung Botak kini memasuki tahap pengawasan ketat, terutama terhadap aktivitas pengolahan emas ilegal yang berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan dan konflik sosial. Pengolahan hanya diperbolehkan di dalam WPR dan dikelola oleh koperasi pemegang IPR sesuai mekanisme hukum.

Dalam arahannya, Salampessy juga menekankan bahwa koperasi memiliki tanggung jawab penuh untuk mengawasi wilayah kerja masing-masing, termasuk memastikan tidak ada lagi tong-tong ilegal yang beroperasi di luar kawasan yang telah ditetapkan.

“Gunung Botak sudah ditata secara legal. Tidak boleh ada aktivitas liar. Semua harus tertib, terkontrol, dan berada dalam koridor hukum,” ujarnya.

Satgas juga mengungkapkan bahwa terdapat delapan jalur akses rawan yang wajib dikawal untuk mencegah masuknya bahan, alat, maupun aktivitas pengolahan ilegal ke kawasan Gunung Botak. Pengamanan jalur-jalur tersebut akan dilakukan bersama aparat keamanan dan koperasi.

Salampessy menambahkan bahwa proses penertiban sejauh ini mendapat dukungan luas dari masyarakat.

“Masyarakat mendukung penuh langkah ini. Mereka ingin Gunung Botak dikelola secara aman dan tidak lagi merusak lingkungan maupun tatanan sosial,” katanya.

Pemerintah daerah berharap penertiban ini menjadi titik balik pengelolaan Gunung Botak agar menjadi contoh tambang rakyat yang tertib, aman, dan berkelanjutan. Sosialisasi teknis akan terus dilakukan hingga seluruh koperasi benar-benar siap menjalankan pengelolaan sesuai aturan dan mampu menjaga kawasan dari aktivitas ilegal.( AS/CS)

Sat Lantas Polres Rokan Hulu Pasang Rambu Peringatan di Jalan Amblas Lintas Rokan–Banjar Datar

0

Mediaistana.com

ROKAN HULU — Satuan Lalu Lintas Polres Rokan Hulu bersama Polsek Rokan IV Koto dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rokan Hulu melakukan peninjauan serta monitoring kondisi jalan amblas di Jalan Lintas Rokan–Banjar Datar, tepatnya di Bukit Teratak, Desa Cipang Kiri Hilir, Kecamatan Rokan IV Koto, Jumat (12/12/2025) sore.

Peninjauan lapangan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Rokan Hulu AKP Suheri Sitorus, S.H., M.H, didampingi Kapolsek Rokan IV Koto IPTU Dodi Ripo Saputra, S.H., M.H. Kegiatan ini melibatkan personel Satlantas Polres Rokan Hulu, personel Polsek Rokan IV Koto, serta staf PUPR Kabupaten Rokan Hulu.

Kegiatan ini merupakan respons cepat atas peristiwa longsor yang terjadi pada Kamis (11/12/2025) akibat tingginya curah hujan di wilayah tersebut.

Kapolsek Rokan IV Koto IPTU Dodi Ripo Saputra menjelaskan bahwa amblasnya badan jalan disebabkan oleh kondisi tanah berpasir yang mudah terkikis air hujan. Akibat kejadian tersebut, badan jalan mengalami kerusakan dengan lebar sekitar tiga meter, panjang kurang lebih lima belas meter, dan kedalaman sekitar dua meter.

“Untuk sementara, jalan masih dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, mengurangi kecepatan, serta mematuhi rambu-rambu peringatan yang telah dipasang,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Rokan Hulu AKP Suheri Sitorus menegaskan bahwa pihaknya telah memasang rambu peringatan serta melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mencegah terjadinya kecelakaan di lokasi rawan tersebut.

“Kami telah memasang rambu-rambu peringatan dan melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar titik jalan amblas agar arus kendaraan tetap berjalan aman dan lancar,” jelasnya.

Lebih lanjut, AKP Suheri Sitorus menyampaikan bahwa Polres Rokan Hulu terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk percepatan penanganan.

“Kami bersama PUPR Kabupaten Rokan Hulu dan PUPR Provinsi Riau telah menyiagakan alat berat di lokasi. Perbaikan darurat akan segera dilakukan agar akses transportasi masyarakat tetap terjaga dan risiko lanjutan dapat diminimalkan,” tegasnya.

Saat ini, alat berat berupa grader, bomag, dan backhoe loader telah disiagakan di lokasi. Rencana penanganan meliputi penimbunan badan jalan yang amblas, pemasangan cerucuk kayu, pelebaran badan jalan ke sisi kiri, serta pembuatan saluran air baru guna mencegah pengikisan lanjutan.

Polres Rokan Hulu mengimbau masyarakat dan seluruh pengguna jalan agar tetap waspada saat melintas di jalur tersebut, terutama saat hujan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

(Humas Polres Rokan Hulu/Samiono)

Respon Cepat Dandim 0616/Indramayu Memberikan Bantuan Kepada Gadis Penderita Tumor

0

Respon Cepat Dandim 0616/Indramayu, Memberikan Bantuan Kepada Gadis Penderita Tumor

Indramayu_mediaIstana.com
Komandan Kodim (Dandim) 0616 Indramayu Letnan Kolonel ARM Tulus Widodo, SE. M.han telah memberikan bantuan uang tunai sebesar 11 juta Rupiah kepada Adinda Keysa Agustina (14) warga Blok 3 Karang Baru, Desa Widasari, Rt/02 Rw/03 Kec. Widasari, Kab. Indramayu, Adinda merupakan salah satu siswi NU Widasari yang mederita tumor di lututnya. Jumat 12/12/2025.

Bantuan itu dilakukan untuk sebagai bentuk kepedulian TNI AD terhadap rakyatnya dengan harapan untuk mengurangi beban, bantuan diberikan untuk keperluan biaya operasi bagi Keysa dengan harapan bisa kembali sehat. Dalam kesempatan itu Dandim menyebut, bantuan itu dilakukan demi keberlangsungan kehidupan Keysa agar bisa menjalani kehidupan dan proses pendikan dengan lancar.

“Bantuan ini sebagai bentuk dukungan TNI terhadap rakyat di sekitarnya, dengan bantuan ini diharapkan Adinda Keysa kembali sehat,” Harapanya.

Sementara, Sukardi selaku orangtua Keysah menyampaikan rasa terimakasih kepada Dandim Indramayu karena sudah meringankan beban yang ia alami selama ini, selama ini ia berharap bahwa kesehatan putrinya akan segera membaik.

“Kami ucapan terima kasih sebesar besarnya kepada Dandim, mudah mudah dengan bantuan ini kami bisa melakukan operasi putri kami,” Katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Keysa menderita penyakit tumor sejak lahir, awalnya terlihat seperti tahi lalat, namun lama kelamaan bintik itu semakin membesar. Baru ketahuan sekira tahun 2023 lalu berupaya melakukan pengobatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

Ia berharap pemerintah Kabupaten Indramayu memberikan perhatian bagi keluarga kecilnya agar bisa melanjutkan pendidikan bagi keysa.

“Selama ini hanya melakukan pengobatan, dan kini berencana melakukan operasi di Solo,” Pungkasnya.

Iyons74

Misi Kemanusiaan di Sumbar Tuntas, Kapolda Riau Apresiasi Dedikasi Personel

0

Mediaistana.com

Pekanbaru – Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyambut 308 personel yang kembali usai menjalankan misi kemanusiaan di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Irjen Herry Heryawan menyampaikan apresiasi atas dedikasi personel yang tulus dalam melaksanakan tugas kemanusiaan tersebut.
“Dari lubuk hati yang paling dalam, saya atas nama pribadi dan institusi mewakili Bapak Kapolri, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang telah mengemban tugas dengan penuh dedikasi, keberanian dan ketulusan hati yang sangat luar biasa,” ujar Irjen Herry Heryawan di Mapolda Riau, Kota Pekanbaru, Jumat (12/12/2025).

Ia menilai, para personel tersebut telah menunjukkan nilai-nilai kemanusiaan yang paling hakiki, sekaligus contoh positif dalam melestarikan nilai Budaya Melayu.

“Bahwa orang Melayu adalah orang yang memiliki DNA untuk membantu sesama kita, terutama yang terdampak bencana,” kata dia.

Herry Heryawan menyebut, anggota Polri bukan hanya penjaga dan pemelihara keamanan dan ketertiban di masyarakat (kamtibmas). Lebih dari itu, personel Polri hadir sebagai penjaga kemanusiaan.

“Kita hadir bukan saja pada saat keamanan terganggu, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan respons cepat kehadiran kita dalam situasi tanggap darurat,” katanya.

Herry Heryawan menyampaikan bahwa penugasan ini bukan hanya sekadar operasi teknis, melainkan sebuah misi kemanusiaan yang menuntut kesabaran, kepekaan, empati serta kemampuan bekerja dalam situasi yang penuh keterbatasan.

“Saya tahu rekan-rekan setiap hari capek, saya melihat di media sosial dan kita bekerja bukan untuk dilihat oleh publik,” katanya.

Kapolda juga memuji personel BKO yang menunjukkan ketulusan dan keikhlasannya dalam menjalankan misi kemanusiaan tersebut. Tugas yang diemban ini juga menjadi portofolio bagi para personel.

“Nilai-nilai ini sejalan dengan jati diri bangsa yang selalu bergotong-royong saling membantu. Saya sekali lagi bangga melihat bagaimana rekan-rekan bekerja sama dengan TNI, Basarnas, Pemda dan masyarakat lokal di sana. Inilah wujud nyata dalam whole of society roads dalam menghadapi bencana,” jelasnya.

Ia menambahkan, respons cepat, koordinasi rapi dan cara bertindak profesional yang dilakukan personel Polda Riau ini telah menunjukkan wajah Polri yang humanis.

“Saya terharu kepada rekan-rekan semua. Rekan-rekan setelah ini akan saya berikan penghargaan setelah ini,” tuturnya.

Seperti diketahui, Polda Riau mengirimkan ratusan pasukannya untuk diperbantukan dalam misi kemanusiaan dalam bencana galodo di Kecamatan Pelambayan, Kabupaten Agam, Sumbar. Selama 14 hari menjalankan tugas kemanusiaan tersebut, personel Polda Riau tidak hanya membantu proses evakuasi jenazahm tetapi juga membantu dalam pemulihan wilayah dan psikologis masyarakat yang terdampak bencana.

Polda Riau juga mengirimkan bantuan logistik, peralatan berupa sekop, cangkul, dan angkong untuk pemulihan wilayah Palembayan. Tak hanya itu saja, Polda Riau juga telah menghubungkan komunikasi masyarakat yang sempat terputus dengan menghadirkan Starlink.

(Samiono)