29.1 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 235

Tuhan,Benarkah Kau Mendengarku?Poster Dan Trailer Resmi Di Rilis

0

Jakarta, Mediaistana.Com-Rabu (10/12/2025) Official Poster dan Trailer Film drama religi berjudul Tuhan, Benarkan Kau Mendengarku?, Resmi dirilis Oleh Rumah Produksi Paragon Pictures bersama Ideosource Entertainment karya terbaru Sutradara Jay Sukmo.

Film ini menceritakan tentang perempuan yang mempertaruhkan harga diri anaknya dan masa depannya yang diuji dari segala arah oleh keluarga, lingkungan,bahkan dirinya sendiri,”ujar Robert Ronny selaku Produser.

Film yang dibintangi Aktris dan Aktor ternama seperti Revalina S.Temat, Gunawan Sudrajat, Megan Domani, Annisa Kaila, Roy Sungkono, Risma Nilawati, Dhawiya Zaida, Daniella sya, Alex Abbad, Sheila Kusnadi, Venly Arauna, serta Ustadzah Shofwatunnida.

Sebuah Film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? Merupakan kolaborasi antara Indonesia dengan Malaysia bersama Astro Shaw turut didukung oleh Netzme, KMIF, WOW Multinet Pictures,serta Virtuelines Entertainment.

Kisah dalam film drama religi ini mengisahkan perjuangan dan pengorbanan seorang Istri bernama Sarah yang diperankan oleh Revalina S. Temat, yang diuji dari segala arah ketika ia harus menampung dirumahnya mantan suaminya Satrio diperankan oleh (Gunawan Sudrajat)beserta istri mudanya Annisa diperankan (Megan Domani), suatu keputusan yang membawa konsekuensi besar, suatu fitnah yang merusak nama baiknya, tekanan sosial dari para tetangga, serta hubungan dengan sang putri Laila diperankan oleh (Annisa Kaila) yang kian memburuk.

Sarah semakin terjepit diantara pilihan, persepsi orang serta harga dirinya dengan kehadiran Dimas diperankan oleh (Roy Sungkono), Sarah berada dititik terendah hidupnya dan harus memilih apakah ia harus bangkit atau tenggelam, perjalanan yang penuh luka dengan penuh keberanian, film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? Merupakan penguat bagi para perempuan khususnya para Single Mother yang mereka tidak pernah berjalan sendirian.

Saksikan Film Drama Religi “Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? “Mulai tayang di seluruh bioskop Indonesia 29 Januari 2026.

Pilwu Desa Kedokan Agung Dan Desa Cangkingan Berjalan Sukses, Camat Kedokan Bunder Ucapkan Selamat

0

Pilwu Desa Kedokan Agung Dan Desa Cangkingan Berjalan Sukses, Camat Kedokan Bunder Ucapkan Selamat

Pesta demokrasi pemilihan kepala desa / Kuwu di wilayah kecamatan Kedokan Bunder, diantaranya desa Kedokan agung dan desa Cangkingan berjalan sukses, terlihat di beberapa TPS di dua desa tersebut masyarakat menjalankan hak pilihnya dengan tertib, ini membuktikan kinerja Panpilwu dan forkopimcam Kedokan Bunder, dan yang terlibat dalam pelaksanaan di lapangan berjalan dengan baik.

Camat Kedokan Bunder, Roshadian Purnama SH dengan di dampingi para stafnya mengapresiasi panitia pemilihan Kuwu dan semua yang terlibat dalam pelaksanaan Pilwu tersebut.

Selain itu juga camat Roshadian Purnama. SH mengucapkan terimakasih kepada masyarakat desa Kedokan Agung dan masyarakat desa Cangkingan, yang telah datang ke TPS guna menjalankan undangan untuk mengikuti pemilihan kades/Kuwu dengan tertib.

” Kami atas nama forkopimcam kecamatan Kedokan Bunder mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang sudah melaksanakan untuk mengikuti pemilihan kuwu dengan tertib, dan kondusif, “ucapnya.

Kami juga tidak lupa menyampaikan selamat kepada calon kades/Kuwu yang terpilih, semoga kedepan kita bisa membangun desa kita bersama- sama, dan kepada yang belum terpilih tetap berlapang dada,tetap semangat bersama untuk membangun desa masing-masing, saling mendukung untuk membangun kecamatan Kedokan Bunder yang hebat, “pungkasnya.

Perlu di ketahui, panitia pemilihan Kuwu ( Panpilwu) desa Kedokan Agung dan desa Cangkingan telah selesai menggelar rekapitulasi hitung sementara suara untuk pemilihan Kuwu 10 Desember 2025 seluruhnya.

Berdasarkan hasil rekapitulasi hitung suara di desa Kedokan Agung dengan 15 TPS,
Dengan Calon nomor urut:

1.H.SAMSUNAHAR : 2719 suara 49,8 persen dari total suara dah.

2.NALINDA : 98 suara atau 1.8 persen.

3.H.KASDI : 2638 suara atau 48,5 persen.

Dilanjutkan dengan desa Cangkingan dengan 11 TPS,

Nomor urut,
1.KARDI 69 suara, 1 persen

2.KADIKA 1558 suara, 30 persen.

3.DIDI WAHYUDI 2249 suara, 43 persen.

Total suara masuk 3904
Tidak hadir ( blangko) 1401,suara
Dengan Jumlah daptar pemilih tetap (DPT) 5305.

Disisi lain, Kapolsek Kedokan Bunder, IPDA. Eryana SH, saat di temui dalam kesibukan yang sedang mengawal dan memonitor kegiatan Pilwu mengatakan,

“Saya selaku Kapolsek bersama anggota dengan di bantu dari koramil 1608,
Berkomitmen dan terus berupaya menciptakan kamtibmas dari mulai tahapan awal, sampai pengundian nomor dan saat calwu melakukan kampanye keliling, KRYD
Juga kita tingkat kan dengan melakukan himbauan kepada masyarakat, Operasi miras hingga operasi lainnya, kami ingin Pilwu ini berjalan lancar, tertib dan kondusif, “ucap kapolsek.

“Alhamdulillah, pesta demokrasi pemilihan Kuwu ini berjalan lancar, tidak ada gangguan, kami tetap akan melaksanakan kamtibmas, walaupun penghitungan suara telah selesai, kami terus monitor keliling desa sampai benar-benar kondusif, ” Ucap IPDA. Eryana. SH

Iyons74. Kabiro Indramayu*

Sat Lantas Polres Rohul Perkuat Pengamanan Lalu Lintas Lewat Strong Point

0

Mediaistana.com

Rokan Hulu — Satuan Lalu Lintas Polres Rokan Hulu terus mengintensifkan berbagai kegiatan rutin sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah Kabupaten Rokan Hulu. Pada Rabu, 10 Desember 2025.

Pegamanan dilakukan melalui Strong Point Pagi dan Patroli R2 Tim Raicet, Sat Lantas juga melaksanakan Patroli Blue Light Siang untuk memastikan situasi lalu lintas tetap aman, tertib, dan terkendali sepanjang hari.

Kegiatan Strong Point Pagi dilaksanakan serentak mulai pukul 06.30 hingga 07.30 WIB dengan melibatkan 45 personel yang ditempatkan di 14 titik strategis, termasuk Bundaran Tugu Ratik Togak, Simpang Pawan, Simpang Jalan Persatuan, kawasan sekolah, hingga U-turn pertokoan. Kehadiran petugas di titik-titik tersebut bertujuan meminimalisir potensi kemacetan, mencegah kecelakaan, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang memulai aktivitas pagi. Kegiatan ini merupakan rutinitas harian yang menjadi prioritas Sat Lantas dalam menjaga stabilitas lalu lintas pada jam sibuk.

Berlanjut pada pukul 10.00 WIB, Unit Turjawali Sat Lantas melaksanakan Patroli R2 Tim Raicet di seputaran Kota Pasir Pengaraian. Dipimpin Ipda Ade Eki Saputra, S.H., bersama enam personel lainnya, patroli menggunakan kendaraan roda dua ini menyisir berbagai ruas jalan padat aktivitas guna melakukan deteksi dini terhadap potensi pelanggaran maupun gangguan lalu lintas. Patroli ini dilakukan secara rutin karena terbukti efektif menjangkau lokasi yang sulit diakses kendaraan besar serta memberikan respons cepat terhadap dinamika situasi di lapangan.

Tidak berhenti di situ, pada pukul 12.30 WIB Sat Lantas Polres Rohul kembali menggelar Patroli Blue Light Siang yang menyasar kawasan pusat aktivitas masyarakat, seperti Pusat Perbelanjaan Wahdana dan Kantor Pegadaian. Patroli yang dilaksanakan Bripka Elvi Asri, Brigadir Polin Sinaga, dan Briptu H. Tarigan ini bertujuan menekan angka pelanggaran, mencegah kecelakaan, serta memastikan kelancaran arus lalu lintas pada jam istirahat dan perpindahan aktivitas masyarakat. Kehadiran personel di lokasi rawan pada siang hari juga bertujuan memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan Polri.

Dari rangkaian kegiatan tersebut, situasi lalu lintas di wilayah hukum Polres Rokan Hulu terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Arus kendaraan berjalan lancar, potensi pelanggaran dapat ditekan, serta kesadaran masyarakat terhadap pentingnya disiplin berlalu lintas semakin meningkat.

Pelaksanaan rutin berbagai kegiatan pengamanan lalu lintas ini juga memperkuat hubungan positif antara Polri dan masyarakat, sekaligus menjadi bentuk nyata komitmen Sat Lantas Polres Rohul dalam memberikan pelayanan terbaik.

Kasat Lantas Polres Rokan Hulu, AKP Suheri Sitorus, S.H., M.H., menegaskan bahwa seluruh kegiatan tersebut merupakan upaya berkelanjutan untuk mewujudkan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

Dengan hadirnya personel setiap hari di titik-titik rawan dan kawasan padat aktivitas, Polres Rokan Hulu memastikan bahwa seluruh aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan tanpa hambatan berarti.

(Humas Polres Rohul/Samiono)

Polisi Bikin Jembatan Darurat di Agam Yang Sempat Terbawa Arus Sungai

0

Mediaistana.com

Kabupaten Agam – Jembatan darurat yang menghubungkan antardesa di Nagari Salareh Aia, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), hanyut terbawa arus saat terjadi banjir. Polda Sumbar dan Riau kini membangun kembali jembatan darurat tersebut.

Jembatan darurat itu dibuat dari batang pohon kelapa yang disusun dua baris melintang di atas sungai selebar sekitar 6 meter. Dengan bantuan alat berat, anggota Samapta Polda Sumbar dan Polda Riau bergotong royong membuat jembatan darurat tersebut.

Pada Senin (8/12/2025) kemarin, jembatan darurat sudah terhubung kembali. Warga kini bisa beraktivitas kembali dengan menggunakan jembatan darurat tersebut.

Dua batang pohon kelapa diikat dengan kuat supaya jembatan darurat tidak mudah tercerai berai. Batang pohon itu menghubungkan dari ujung ke ujung sebagai akses darurat warga.

Sebagai informasi, beberapa jembatan darurat di Nagari Salareh Aia sempat terbawa arus sungai yang kembali meluap akibat debit air yang tinggi. Pada Minggu, 7 Desember 2025 lalu, arus sungai usai hujan deras menyeret jembatan darurat yang dibangun pasca-bencana banjir bandang.

Aliran air di hilir sungai, tepatnya di Nagari Salareh Aia, mengalir deras sebelum akhirnya turun hujan. Personel Polda Riau dan Sumbar pun sudah siaga di sungai untuk membantu warga.

Tim BKO Polda Riau tampak membantu warga menyeberangi sungai. Warga lanjut usia (lansia) dan anak-akan tampak digendong sampai ke seberang.

Personel BKO Polda Riau ikut turun membersihkan lumpur dan material yang memenuhi rumah warga. Ekskavator diturunkan untuk mengeruk lumpur dan sisa kayu dan bangunan.

(Samiono)

AIR TERJUN GUNGKOL BUTUH PERHATIAN AGAR DAPAT DI JADIKAN DESTINASI WISATA

0

Salah satu tempat wisata yang diketahui  tidak tereksplor  dengan baik adalah Air Terjun Gungkol yang berada di kawasan Gunung Kom Phong ( gunung pesawat ) Kampung Long Keluh Kecamatan Kelay.

Air terjun Gungkol ini di jadikan sarana air bersih bagi masyarakat Long Keluh karena airnya jernih. Oleh karena itu warga Long Keluh memasang pipa agar dapat menyalurkan airnya ke rumah – rumah untuk dimanfaatin sebagai air minum dan kebutuhan lainnya.

Sangat disayangkan jika air terjun gungkol ini tidak diperhatikan dan hanya di jadikan sebagai sarana air bersih bagi masyakarat, tapi tidak di manfaatin sebagai kebutuhan lainnya berupa pemanfaat permandian bagi wisatawan lokal atau dari luar Berau untuk menikmati kejernihan air yang berada di bawah gunung Kom Phong itu.

Kabupaten Berau memiliki sumber wisata  yang sangat banyak. Salah satunya air terjun Gungkol. Akan tetapi perhatian dari Pemerintah Daerah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata belum melakukan eksplor  ke air terjun ini.

Sudah saatnya obyek – obyek wisata yang belum pernah di jamah, dilirik untuk diperbaiki. Karena jika di lupakan keberadaannya, warga Berau tidak akan mengetahui kalau di salah satu kampung yang jauh dari ibukota kabupeten memiliki potensi SDA untuk di eksploitasi baik di ibukota kabupaten maupun ke provinsi. Bahkan kalau bisa, turis  asing pun harus tahu.

Hal ini dibutuhkan perhatian dari berbagai pihak. Terutama pemerintah kampung maupun pemerintah daerah.

Saat mewawancarai Kepala Kampung Long Keluh Paulus Elisai melalui telepon selular menjelaskan bahwa keberadaan air terjun gungkol belum di ketahui banyak orang. ” Kami hanya manfaatin air terjun itu untuk air bersih dan dimanfaatin untuk pembangkit tenaga air agar bisa membuat jaringan listrik.” Kata Paulus Elisai kepada Media Istana.

Saat di tanyain Media Istana apakah air terjun tersebut di manfaatin warga kampung untuk mandi – mandi, Paulus Elisai menjawab, benar.!!!

Akan tetapi Media Istana juga menyarankan agar air terjun Gungkol itu di rawat dan kalau bisa, ranting – ranting pohon serta dahan – dahan pohon yang jatuh dekat jaringan pipa air bersih, di singkirkan agar air terjunnya terlihat bagus.

” Semoga saja dengan di perbaiki air terjun gungkol dan dikelola dengan baik, bisa membuat para pecinta air terjun mau datang ke tempat kami. Sehingga kampung kami lebih dikenal lagi oleh masyarakat luar. ” Ungkap Paulus Elisai.

” Dengan adanya air terjun ini, kampung kami dapat mengelola keuangannya dari hasil tiket masuk. Dengan begitu dapat meningkatkan pendapatan kampung.” Tambah Paulus Elisai

Aroel mandang

Polres Jakarta Utara menggelar Apel Pengamanan Jelang Aksi Demo Warga Sunter Jaya Di BPN Utara

0

Jakarta, Mediaistana.com- Rabu (10/12/2025) Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz, memimpin apel kesiapan untuk mengantisipasi rencana aksi unjuk rasa warga paguyuban Masyarakat Sunter Jaya,Aksi unjuk rasa tersebut untuk menyampaikan aspirasi ke Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Utara, Apel Pengamanan Kesiapan bertempat di halaman Mapolres.

Pengamanan yang terdiri dari jajaran Polri, unsur masyarakat,hingga organisas kemitraan keamanan, keseluruhan personel yang diterjunkan sebanyak 247, Kekuatan personel ini disiapkan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman dan tertib.

Pentingnya menjaga stabilitas keamanan, terlebih Bertepatan dengan peringatan Hari Hak Asasi Manusia yang juga menjadi momentum sejumlah kelompok lain yang menggelar aksi di wilayah Jakarta,”jelas kapolres.

“Kami tidak menginginkan situasi kembali menjadi rusuh dan mengganggu kenyamanan masyarakat,Karena itu kami meminta seluruh personel bergerak cepat bila muncul potensi gangguan,” ujar Kombes Pol Erick Frendriz.

Massa dari wilayah Jakarta Utara diharapkan tidak terprovokasi pihak lain, mengingat pada kejadian sebelumnya pernah terjadi gesekan yang melibatkan warga setempat,”ungkap Kapolres.

Wakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP James H. Hutajulu, menyampaikan bahwa aksi warga Sunter Jaya diperkirakan diikuti sekitar 1.000 peserta, Polres menyiapkan pola pengamanan yang mengedepankan pelayanan dan pendampingan penuh selama perjalanan massa menuju BPN hingga kembali ke titik awal,Pengawalan dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi provokasi yang bisa memicu kericuhan,Prinsipnya, pelayanan unjuk rasa dilakukan untuk menjamin kegiatan berjalan aman,” jelasnya.

Kegiatan apel tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polres serta komponen masyarakat seperti Pemuda Pancasila, Grib Jaya, BPPKB, Banser, FBR, Kokam, FKDM, Senkom, hingga pengemudi ojek daring,Kegiatan berlangsung tertib hingga selesai.

Kombes pol Erick Frendriz selaku Kapolres Metro Jakarta Utara  berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah serta memastikan setiap warga dapat menyampaikan pendapat secara aman sesuai koridor hukum yang berlaku.

Dandim 0616/Indramayu Dampingi Danrem 063/SGJ Kunjungan Kerja Penasehat Presiden Bidang Pertahanan

0

Dandim 0616/Indramayu Dampingi Danrem 063/SGJ dalam Kunjungan Kerja Penasehat Presiden Bidang Pertahanan di Kabupaten Indramayu

Indramayu –mediaIstana
Komandan Kodim 0616/Indramayu, Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han., turut mendampingi Danrem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., dalam rangka kunjungan kerja Penasehat Presiden Bidang Pertahanan, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman, di wilayah Kabupaten Indramayu. Rabu, 10 Desember 2025.

Kunjungan kerja ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat silaturahmi, meningkatkan koordinasi pertahanan wilayah, serta meninjau pengamanan Objek Vital Nasional di lingkungan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU VI Balongan.

Penasehat Presiden Bidang Pertahanan hadir bersama rombongan yang terdiri dari Mayjen TNI (Purn.) Aby Ismawan, Kolonel (Purn.) Sadputri Adinuroho, serta Sespri UKP RI Letkol Cke Januar.

Setibanya di Makodim 0616/Indramayu, rombongan disambut oleh Danrem 063/SGJ, Dandim 0616/Indramayu, Bupati Indramayu, Kapolres Indramayu, dan unsur Forkopimda lainnya. Dalam ramah tamah tersebut, dibahas situasi pertahanan wilayah, tingkat soliditas TNI–Polri, serta peran perangkat kewilayahan dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

Selanjutnya, rombongan bergerak menuju PT KPI RU VI Balongan, di mana kedatangan disambut langsung oleh General Manager Yulianto Triwibowo. Di lokasi tersebut, rombongan menerima pemaparan mengenai profil kilang dan kontribusinya terhadap ketahanan energi nasional, dilanjutkan pemeriksaan kesehatan, serta diskusi mendalam terkait pengamanan Objek Vital Nasional dan koordinasi lintas instansi.

Kunjungan berlangsung hangat dan konstruktif, sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI–Polri, dan pihak industri dalam memperkuat keamanan wilayah sebagai bagian dari ketahanan nasional.

Iyons74

Pemprov Maluku dan Risiko Membenturkan Ahli Waris Lahan di Gunung Botak dengan Koperasi

0

Oleh: Muz Latuconsina

Langkah Pemprov Maluku memasang patok atau titik koordinat di Wilayah Kaku Lea Bumi/Gunung Botak bagi 10 pemegang IPR koperasi menimbulkan pertanyaan serius: apakah tindakan administratif ini memperhatikan proses penyelesaian lahan dengan para ahli waris? Faktanya, hingga kini, penyelesaian lahan antara ahli waris dan koperasi belum rampung. Pemasangan patok sebelum masalah hak atas tanah diselesaikan sama artinya dengan sengaja membenturkan dua pihak yang seharusnya duduk bersama dalam musyawarah.

Ahli waris berhak mendapatkan kepastian atas tanah leluhur mereka, bukan sekadar menerima koordinat yang ditentukan pemerintah. Sementara itu, koperasi memiliki IPR yang sah di atas kertas, tetapi legitimasi mereka di mata masyarakat adat masih bergantung pada kesepakatan dengan para ahli waris. Memaksakan pemasangan titik koordinat dalam kondisi ini berisiko menimbulkan konflik baru, karena setiap garis yang ditandai di lapangan dapat dianggap melewati atau meniadakan hak seseorang.

Pemerintah provinsi memang memiliki kewenangan untuk menertibkan ruang fisik, namun menjadi mediator dalam sengketa lahan adat membutuhkan pendekatan berbeda. Ini bukan sekadar urusan administratif; ini menyangkut martabat, sejarah, dan hak-hak komunitas adat. Tanpa penyelesaian yang jelas dengan para ahli waris, pemerintah justru berperan dalam menciptakan ketegangan antara masyarakat dan koperasi, bukannya memfasilitasi solusi.

Seharusnya, pemasangan patok atau titik koordinat dilakukan setelah penyelesaian lahan dengan ahli waris selesai. Dengan cara itu, pemerintah tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat adat, menghormati hak para ahli waris, dan menciptakan landasan yang damai untuk pembangunan. Sebaliknya, jika dipaksakan sebelum ada kesepakatan, tindakan ini hanya akan menjadi simbol benturan kepentingan, bukan kemajuan.

Pemerintah yang bijak memahami bahwa pembangunan yang damai bukan diukur dari rapi atau teraturnya patok di lapangan, tetapi dari harmonisasi antara aturan negara dan legitimasi adat. Di Gunung Botak, titik koordinat hanyalah angka di peta jika persetujuan adat dan kesepakatan ahli waris diabaikan—dan itu akan menjadi kegagalan besar Pemprov Maluku sebagai mediator.(Ahmad)

Cegah Ancaman Banjir di Teluk Kaiely, Ketua LSM LEP Desak Cabut Izin Penebangan Kayu PT HTI

0

Ketua LSM Lembaga Ekologi Pembangunan (LEP) Buru, Chairul Syam, mendesak pemerintah untuk segera mencabut izin penebangan kayu PT Hutan Tanam Industri (HTI) milik Feri Tanaya di wilayah belakang Teluk Kaiely — Kecamatan Teluk Kaiely, Kabupaten Buru, terutama di area sekitar desa Seith, Pela, Walapia, Kaiely, dan Masarte. Desakan ini muncul akibat meningkatnya kekhawatiran masyarakat mengenai dampak ekologis dari pembalakan hutan yang dinilai tidak terkendali.

Chairul Syam menegaskan bahwa aktivitas penebangan intensif di kawasan hulu dan perbukitan berpotensi menyebabkan degradasi ekosistem, hilangnya tutupan hutan, menurunnya kemampuan tanah menyerap air hujan, serta meningkatnya risiko erosi. Kombinasi faktor ini, menurutnya, dapat memicu banjir bandang dan longsor, terutama saat curah hujan tinggi atau cuaca ekstrem.

Ia mengingatkan bahwa pola deforestasi seperti ini telah terbukti memperburuk risiko bencana ekologis di berbagai daerah Indonesia. Meskipun Maluku memiliki karakter geografis berbeda, kerusakan hutan yang berlanjut tetap dapat menciptakan ancaman serius bagi masyarakat di sekitar Teluk Kaiely.

Chairul juga menyoroti keberadaan sebuah tongkang yang mengangkut sekitar 5.000 m³ kayu Meranti — diperkirakan mencapai ± 920 batang — dari Pelabuhan Masarete, Kecamatan Teluk Kaiely. Jika kayu tersebut berasal dari areal penebangan perusahaan milik Feri Tanaya, ia menilai hal itu mengindikasikan bahwa pembalakan berlangsung pada skala besar dan tidak dapat dianggap sebagai aktivitas biasa.

Menurutnya, peristiwa bencana besar yang melanda Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat pada akhir 2025 harus menjadi peringatan keras bagi Maluku untuk tidak mengulangi kesalahan pengelolaan hutan yang sama.

Pengiriman kayu dalam volume besar dari Masarete, ujar Chairul, menegaskan bahwa potensi deforestasi sistematis tengah berlangsung. Tanpa pengawasan dan penegakan hukum ketat, kerusakan ekologis dapat terus berkembang dan menciptakan kerentanan lingkungan jangka panjang.

Chairul Syam menyatakan bahwa pemerintah dan instansi terkait perlu segera menerapkan langkah konkret berupa:

Moratorium dan pencabutan izin penebangan, Audit dan penilaian dampak lingkungan, Rehabilitasi kawasan hutan kritis, Konsolidasi perizinan dan dokumentasi aktivitas perusahaan, Serta pelibatan masyarakat dalam pengawasan.

Ia menekankan bahwa tuntutan LEP Buru bukan sekadar kritik, tetapi alarm penting agar Maluku tidak mengalami bencana ekologis serupa dengan yang terjadi di berbagai daerah lain akibat deforestasi.

Demi keselamatan jangka panjang masyarakat di Teluk Kaiely dan sekitarnya, Chairul Syam mengingatkan bahwa langkah tegas harus diambil sekarang. Kerusakan yang terlihat kecil hari ini, menurutnya, dapat berubah menjadi bencana besar jika pemerintah tidak segera menghentikan aktivitas penebangan oleh perusahaan terkait.

Chairul Syam juga menegaskan bahwa LEP Buru akan menyiapkan dan mengajukan laporan resmi kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Jakarta sebagai bentuk tindak lanjut atas temuan dan kekhawatiran yang mereka suarakan di tingkat daerah.(AS)

Mobil SiGAPP Go Public – Masyarakat Madiun Makin Mudah Urus Perpanjangan SIM dan SKCK

0
Oplus_131072

Madiun media istana.com

– Polres Madiun hari ini mengoperasikan inovasi layanan keliling terbarunya, Mobil SiGAPP Keliling, yang membawa layanan terpadu (Tiga Pintu) langsung kepada masyarakat. Pelayanan Publik Kepolisian ini dipusatkan di Lapangan Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Rabu (10/12/2025).

Mobil SiGAPP Keliling dirancang untuk mendekatkan layanan kepolisian yang cepat, mudah, dan akuntabel kepada warga, khususnya bagi mereka yang jauh dari kantor Polsek atau Polres Madiun. Layanan yang diintegrasikan dalam mobil ini meliputi:

Oplus_131072

1. Perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM)

2. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)

3. Layanan SPKT untuk penerbitan Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan.

AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., Kapolres Madiun, dalam keterangannya menegaskan bahwa inovasi ini merupakan wujud nyata implementasi Program Presisi Polri yang mengedepankan pelayanan prima.

“Mobil SiGAPP Keliling adalah komitmen kami untuk mewujudkan pelayanan yang seamless (tanpa hambatan) bagi masyarakat. Filosofi ‘Go Public’ berarti kami menjemput bola. Warga tidak perlu lagi menghabiskan waktu, tenaga, dan biaya transportasi yang besar hanya untuk mengurus perpanjangan SIM, SKCK, atau bahkan Surat Kehilangan. Cukup datang ke lokasi SiGAPP, dan semuanya beres di tempat,” tegas AKBP Kemas Indra Natanegara.

Kapolres Madiun juga menekankan bahwa kualitas pelayanan di mobil keliling ini sama dengan yang ada di kantor induk. Kehadiran layanan SPKT di mobil ini, khususnya untuk surat kehilangan, bertujuan agar warga dapat segera mengurus dokumen penting yang hilang tanpa harus melalui birokrasi yang panjang.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Madiun untuk memanfaatkan fasilitas ini. Kepercayaan publik kepada Polri sangat bergantung pada kecepatan dan kemudahan layanan yang kami berikan. Pastikan dokumen pribadi Anda selalu terbarukan, dan mari kita jaga ketertiban bersama,” tambah Kapolres Antusiasme masyarakat terlihat jelas saat mereka berbondong-bondong memanfaatkan layanan one stop service ini.

(Tukiyo)