25.7 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 241

Polres Rokan Hulu Bongkar Dua Kasus Modus Ilegal Pertalite

0

Mediaistana.com

ROKAN HULU — Sat Reskrim Polres Rokan Hulu mengungkap dua kasus penyalahgunaan pengangkutan dan niaga BBM bersubsidi jenis Pertalite yang diduga melibatkan jaringan pelangsir lintas provinsi. Pengungkapan disampaikan dalam konferensi pers di Lobi Mapolres Rohul, Minggu (07/12/2025) siang, dipimpin Waka Polres Kompol I Made Juni Artawan, S.I.K., M.H., didampingi jajaran perwira serta awak media.

Dalam penyampaiannya, Waka Polres mengungkap bahwa kedua kasus tersebut menunjukkan pola serupa,para pelaku berasal dari Sumatera Utara dan memanfaatkan celah distribusi di SPBU kawasan Rokan Hulu untuk melangsir BBM bersubsidi, kemudian dijual kembali dengan harga lebih tinggi di wilayah Padang Lawas.

Kasus Pertama, tangki Mobil Dimodifikasi, BBM Disuling di Lokasi Tersembunyi. Pengungkapan terjadi pada Jumat (05/12) di Jalan Pesantren II, Dusun Pasir Putih Timur, Kecamatan Rambah. Setelah Kanit Tipidter Sat Reskrim, IPDA Andi Mohammad Raihansyah Farhat, S.Tr.K menerima informasi adanya pelangsir BBM di SPBU Kota Pasir Pengaraian.

Tim yang bergerak ke lokasi menemukan sebuah Toyota Rush putih yang mencurigakan karena berulang kali mengantre BBM Pertalite menggunakan barcode tidak sesuai identitas kendaraan. Setelah diikuti, mobil tersebut masuk ke sebuah gang kecil dan berhenti di pekarangan rumah warga.

Di lokasi, polisi mendapati seorang pria berinisial PL (28 tahun) tengah menyuling Pertalite dari tangki mobil yang sudah dimodifikasi dengan kran untuk memudahkan pemindahan BBM ke jerigen. Tiga jerigen 40 liter dan satu jerigen 10 liter berisi Pertalite ditemukan sebagai barang bukti.

Pelaku inisial PL mengaku membeli Pertalite dari SPBU setempat dan akan membawanya ke Sibuhuan, Padang Lawas untuk dijual kembali seharga Rp20.000 per liter, hampir dua kali lipat dari harga subsidi.

Polisi turut mengamankan saksi yang berada di lokasi, yakni inisial KL, warga Padang Lawas. Seluruh barang bukti berupa jerigen, selang, corong, barcode, uang tunai Rp4.630.000, serta kendaraan langsung disita.

Selanjutnya kasus kedua, Kelompok Pelangsir Motor yang dibekuk di Talikumain. Pengungkapan dilakukan pada Sabtu malam (06/12) oleh Polsek Tambusai setelah Kapolsek Iptu Kristian Hadinata Sirait, S.E menerima laporan masyarakat soal ramainya aktivitas pelangsir di depan SPBU HSL Talikumain.

Kanit Reskrim Polsek Tambusai Aipda Marta Kusuma bersama tim langsung turun ke lokasi dan menemukan tiga pria sedang menyalin Pertalite dari motor ke jerigen di pekarangan rumah seorang warga di Jalan Tuanku Tambusai – Talikumain.

Ketiga orang tersebut berinisial BH (49), MS (23), dan PH (24)

Mereka mengaku berasal dari Sumatera Utara dan membeli Pertalite dari SPBU HSL dengan harga Rp10.000 per liter, lalu menjualnya kembali di Padang Lawas sebesar Rp18.000 per liter.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita becak motor, dua sepeda motor Honda Verza, satu Honda CB150R, dan empat jerigen berisi Pertalite.

Dua pengungkapan ini menunjukkan pola yang sama, yakni Pelaku berulang kali mengantre di SPBU. Kemudin kendaraan digunakan sebagai alat penampung bergerak, BBM hasil pengisian disuling ke jerigen di titik yang mereka anggap aman. Seluruh BBM subsidi dibawa lintas provinsi, ke Padang Lawas untuk dijual kembali dengan harga tinggi. Adapun Motif seluruh pelaku ialah ekonomi.

Berdasarkan perbuaannya, Para pelaku dijerat Pasal 55 UU RI No. 22 Tahun 2001 tentang Migas sebagaimana diubah dalam UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja dengan ancaman Hukuman penjara hingga 6 tahun dan Denda hingga Rp60 miliar.

Waka Polres Rokan Hulu, Kompol I Made Juni Artawan, S.I.K, M.H menegaskan bahwa praktik pelangsir BBM bersubsidi tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mengganggu ketersediaan bahan bakar bagi masyarakat.

“Kami akan terus melakukan penindakan tegas. BBM bersubsidi diperuntukkan bagi masyarakat, bukan untuk diperjualbelikan demi keuntungan pribadi,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di SPBU untuk mencegah penyimpangan lebih luas.

Kegiatan konferensi pers selesai pada pukul 14.15 WIB dan berlangsung aman serta kondusif.

(Humas Polres Rohul/Samiono)

39 KPPS Dan 33 Saksi Dari Masing -Masing Calon, Dari 11 TPS Desa Cangkingan Di Bekali Bimtek

0

39 KPPS Dan 33 Saksi Kuasa Calon, Dari 11 TPS Desa Cangkingan
Di Bekali Bimtek

Indramayu_mediaIstana.com
Menjelang Pemilihan Kuwu (Pilwu) serentak di Kabupaten Indramayu, Desa cangkingan, Kecamatan Kedokan bunder, menggelar bimbingan teknis (bimtek) untuk pelaksanaan pemungutan pilwu yang akan bertugas di 11 TPS pada 10 Desember 2025.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 15.00 WIB itu berjalan khidmat di Aula kantor kecamatan Kedokan bunder.
Minggu ( 7/12/2025).

Hadir langsung sebagai pemateri bimtek, Sekmat Awan gunawan, Di dampingi Edi tarmudi, Ketua Panitia pilwu desa cangkingan, beserta anggotanya.

“Kami pastikan proses Bimtek ini berjalan dengan lancar, apa yang di sampaikan oleh pak sekmat, Insyaallah bisa di mengerti dan di pahami oleh semua peserta bimtek yang hadir, ujar Edi Tarmudi.

Acara sebelum nya dibuka oleh ketua panitia pilwu desa cangkingan Edi tarmudi, peserta bimtek sangat antusias mendengarkan apa yang sudah di sampaikan dan di paparkan oleh nara sumber sekmat Kedokan bunder, Awan gunawan.

Ia menyampaikan bahwa bimtek ini menjadi sangat krusial mengingat banyaknya kasus sengketa pilkades di daerah lain yang bermula dari kesalahan prosedur di TPS.

“Netralitas dan pemahaman aturan menjadi kunci utama,” ujar Awan gunawan.

Sebanyak 11 TPS telah terbentuk di Desa cangkingan dengan total 39 KPPS dan 33 saksi kuasa dari masing masing calon, yang baru saja dilantik. Mereka yang akan bertugas pada hari pemilihan nanti.

Ketua Panitia Pilwu Desa cangkingan,Edi Tarmudi mengapresiasi kehadiran seluruh anggota bimtek yang membuat suasana semakin kondusif.

Iyons74

Forkopimda Pidie Jaya Dampingi Gubernur Jatim Salurkan Bantuan

0

Meureudu – Jajaran Forkopimda Pidie Jaya dalam penyambutan kunjungan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, beserta rombongan pada Sabtu, 6 Desember 2025.

Kunjungan tersebut berlangsung di Gedung MTQ Gampong Mayang Cut, Kecamatan Meureudu, sebagai bagian dari agenda peninjauan langsung serta penyerahan bantuan untuk masyarakat terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Pidie Jaya.

Kehadiran Gubernur Jawa Timur bersama rombongan menjadi bentuk nyata solidaritas antardaerah dalam membantu percepatan pemulihan pascabencana.

Turut hadir Ketua TP PKK Aceh Marlina Usman, Sekda Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono, Kepala BPBD Jatim Gatot Soebroto, Kepala Bappeda Aceh T. Ahmad Dadek, Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, serta unsur Forkopimda Kabupaten Pidie Jaya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan di Posko Bencana Kompleks Kantor Bupati Pidie Jaya. Selanjutnya, Gubernur Jatim bersama rombongan meninjau posko pengungsian di Gedung Pante Geuchik Geulima, termasuk meninjau dapur umum yang telah beroperasi untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyerahkan bantuan berupa satu truk logistik berisi makanan, sarung, dan mukena untuk didistribusikan kepada warga terdampak banjir dan longsor. Peninjauan juga dilanjutkan ke beberapa titik di Gampong Beurawang dan Gampong Meunasah Lhok yang termasuk wilayah paling terdampak banjir.

Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan komitmen Pemprov Jawa Timur untuk memperkuat semangat kebersamaan dan membantu mempercepat pemulihan bagi masyarakat Aceh, khususnya di Kabupaten Pidie Jaya.

Kegiatan pendampingan oleh Kapolres Pidie Jaya dan Forkopimda menjadi bagian dari sinergi pemerintah daerah, TNI–Polri, serta seluruh pihak dalam memastikan penyaluran bantuan berlangsung lancar dan tepat sasaran. []

Polsek Kedokan Bunder Gelar Rajia Miras Jaga Kondusifitas Pilwu 2025

0

Polsek Kedokan Bunder Gelar Razia Miras Jaga Kondusifitas Pilwu 2025.

Indramayu,mediaIstana.com
Polsek Kedokan Bunder, Polres Indramayu, Polda Jabar meningkatkan patroli Menjelang pemilihan kuwu (Pilwu) serentak 2025. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggelar patroli malam yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kedokan Bunder IPDA, ERYANA. SH Sabtu malam (6/12/2025).

Patroli yang dimulai pukul 22.00 WIB ini menyasar C-3, tawuran, geng motor, Narkoba, Miras, serta tindak pelanggaran hukum lainnya di wilayah hukum Polsek kedokan bunder.

Dalam operasi tersebut, Polisi berhasil mengamankan sebanyak puluhan botol minuman keras berbagai merek dari seorang pemilik warung cafe berinisial (S) di Desa cangkingan.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif menjelang Pilwu serentak, Rabu, 10 Desember 2025.

Kapolres Indramayu AKBP, Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kapolsek Kedokan Bunder, IPDA. ERYANA, SH menegaskan, penindakan terhadap peredaran miras merupakan bagian dari strategi menjaga kondusifitas tahapan Pilwu.

Pilwu adalah moment penting, dan sangat krusial, kami ingin memastikan tidak ada hal yang mengganggu jalannya proses demokrasi, termasuk peredaran miras yang bisa memicu kerusuhan dan gangguan kamtibmas, ujarnya,Sabtu (06/12/2025).

Selain melakukan penindakan, Polisi juga berdialog dengan warga dan memberikan imbauan untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

Edukasi mengenai potensi gangguan Kamtibmas, termasuk bahaya miras dan ajakan untuk waspada terhadap C-3 dan tawuran serta geng motor, turut disampaikan.

“Patroli dialogis ini juga dilakukan sebagai sarana untuk mempererat kedekatan antara Polri dengan masyarakat, sekaligus mengajak warga untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga ketertiban di wilayah hukum Polsek kedokan bunder,” jelas Kapolsek.

IPDA. ERYANA, SH Berharap masyarakat tetap menjaga persatuan meskipun memiliki perbedaan pilihan politik.

Kami berharap warga tetap mengutamakan kerukunan. Perbedaan pilihan itu wajar, namun keamanan lingkungan harus menjadi prioritas bersama.mari kita wujudkan Pilwu yang aman, damai, dan tertib, tegasnya.

Sementara Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno, kembali mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melapor jika menemukan potensi gangguan kamtibmas.

“Apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU via WhatsApp 081999700110 atau call center 110,” pungkasnya.

Iyons74. Kabiro indramayu*

Peduli Bencana Aceh, Persaudaraan Aceh Seranto Dan Grup Sabena Salurkan Bantuan Sembako

0

Mediaistana.com

Aceh Timur — Persaudaraan Aceh Seranto (PAS) bekerja sama dengan Grup Sabena menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang terdampak bencana di Aceh. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan akibat musibah tersebut.minggu 7 Desember 2025

Dalam kegiatan penyaluran yang dilakukan di beberapa titik lokasi terdampak, ketua umum persaudaraan Aceh seranto( PAS) H Akhyar Kamil SH bersama ketua Grup Sabena bos pon membagikan paket sembako berisi beras, minyak, gula, mie instan, dan kebutuhan pokok lainnya. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat solidaritas antarwarga Aceh, baik yang berada di tanah kelahiran maupun di perantauan.

Perwakilan Persaudaraan Aceh Seranto menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud nyata komitmen mereka untuk selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan. Sementara pihak Grup Sabena menegaskan dukungan mereka terhadap kegiatan sosial yang memberikan dampak langsung bagi korban bencana.

Warga penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan, terutama di tengah kondisi sulit yang mereka hadapi.(MN)

Camat Dan Kuwu Sekabupaten Indramayu Punya Tanggung Jawab Kelola Sampah

0

Perda NO 4 TH. 2025, Camat Dan Kuwu Se Indramayu Punya Tanggung Jawab Kelola Sampah

Indramayu_mediaIstana.com
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Indramayu menyebut bahwa pengelolaan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Pemerintah kecamatan hingga desa dan kelurahan juga memiliki peran dan kewajiban yang sama.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala DLH Kabupaten Indramayu, Dedi Agus Permadi, melalui Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Endi Wahyadi.

Endi menyebut, saat ini Kabupaten Indramayu telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2025. Perda tersebut mengatur tentang pengelolaan sampah di wilayah Indramayu.

“Di dalam Perda tersebut dijelaskan mengenai tugas dan wewenang, baik pemerintah daerah, kecamatan, kelurahan, maupun desa,” kata Endi di Indramayu, Sabtu (6/12/2025).

Endi menjelaskan, berdasarkan perda tersebut, tanggung jawab pengelolaan sampah tidak hanya dibebankan kepada pemerintah daerah melalui DLH. Pemerintah kecamatan, kelurahan, dan desa turut memiliki tugas dalam penyelenggaraannya.

Di tingkat kecamatan, camat bertugas menyelenggarakan pengelolaan sampah di wilayahnya. Tugas itu meliputi meningkatkan kesadaran masyarakat, memfasilitasi kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah bersama desa dan kelurahan, hingga lembaga pengelola sampah.

“Termasuk juga melakukan koordinasi dan sinkronisasi program kerja antarlembaga, masyarakat dan dunia usaha dalam pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Serta melakukan perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan penanganan sampah,” jelasnya.

“Artinya camat juga memiliki tugas dalam pengelolaan sampah, bukan hanya kami di DLH,” terang Endi.

Sementara di tingkat kelurahan, lurah bertugas menyelenggarakan pengelolaan sampah di wilayahnya, mulai dari meningkatkan kesadaran masyarakat, memfasilitasi pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah bersama lembaga pengelola sampah RT dan RW, hingga melakukan koordinasi dengan kecamatan.

“Serta melakukan perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan penanganan sampah,” kata Endi.

Tugas serupa juga diemban oleh kuwu atau kepala desa. Kuwu bertugas menyelenggarakan pengelolaan sampah di wilayah desa yang dipimpinnya.

Tugas tersebut meliputi meningkatkan kesadaran masyarakat, memfasilitasi kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah bersama lembaga pengelola sampah di desa.

Selain itu, kuwu juga memiliki tugas melakukan koordinasi dengan RT dan RW dalam penyelenggaraan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah di tingkat lingkungan.

Sejauh ini, DLH Indramayu terus melakukan sosialisasi Perda tentang Pengelolaan Sampah ke seluruh kecamatan. DLH menurunkan delapan orang fasilitator untuk memberikan pemahaman langsung kepada aparat desa.

“Saat ini masih berjalan sosialisasi ke 31 kecamatan. Pihak kecamatan mengundang perwakilan dari setiap desa untuk mendapat pemaparan langsung dari fasilitator kami,” ujar Endi.

Iyons74. Kabiro indramayu*<img //mediaistana.com

Camat Dan Kuwu Se Indramayu Punya Tanggung Jawab Kelola Sampah. yu

0

Perda NO 4 TH. 2025, Camat Dan Kuwu Se Indramayu Punya Tanggung Jawab Kelola Sampah

Indramayu_mediaIstana.com
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Indramayu menyebut bahwa pengelolaan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Pemerintah kecamatan hingga desa dan kelurahan juga memiliki peran dan kewajiban yang sama.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala DLH Kabupaten Indramayu, Dedi Agus Permadi, melalui Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Endi Wahyadi.

Endi menyebut, saat ini Kabupaten Indramayu telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2025. Perda tersebut mengatur tentang pengelolaan sampah di wilayah Indramayu.

“Di dalam Perda tersebut dijelaskan mengenai tugas dan wewenang, baik pemerintah daerah, kecamatan, kelurahan, maupun desa,” kata Endi di Indramayu, Sabtu (6/12/2025).

Endi menjelaskan, berdasarkan perda tersebut, tanggung jawab pengelolaan sampah tidak hanya dibebankan kepada pemerintah daerah melalui DLH. Pemerintah kecamatan, kelurahan, dan desa turut memiliki tugas dalam penyelenggaraannya.

Di tingkat kecamatan, camat bertugas menyelenggarakan pengelolaan sampah di wilayahnya. Tugas itu meliputi meningkatkan kesadaran masyarakat, memfasilitasi kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah bersama desa dan kelurahan, hingga lembaga pengelola sampah.

“Termasuk juga melakukan koordinasi dan sinkronisasi program kerja antarlembaga, masyarakat dan dunia usaha dalam pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Serta melakukan perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan penanganan sampah,” jelasnya.

“Artinya camat juga memiliki tugas dalam pengelolaan sampah, bukan hanya kami di DLH,” terang Endi.

Sementara di tingkat kelurahan, lurah bertugas menyelenggarakan pengelolaan sampah di wilayahnya, mulai dari meningkatkan kesadaran masyarakat, memfasilitasi pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah bersama lembaga pengelola sampah RT dan RW, hingga melakukan koordinasi dengan kecamatan.

“Serta melakukan perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan penanganan sampah,” kata Endi.

Tugas serupa juga diemban oleh kuwu atau kepala desa. Kuwu bertugas menyelenggarakan pengelolaan sampah di wilayah desa yang dipimpinnya.

Tugas tersebut meliputi meningkatkan kesadaran masyarakat, memfasilitasi kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah bersama lembaga pengelola sampah di desa.

Selain itu, kuwu juga memiliki tugas melakukan koordinasi dengan RT dan RW dalam penyelenggaraan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah di tingkat lingkungan.

Sejauh ini, DLH Indramayu terus melakukan sosialisasi Perda tentang Pengelolaan Sampah ke seluruh kecamatan. DLH menurunkan delapan orang fasilitator untuk memberikan pemahaman langsung kepada aparat desa.

“Saat ini masih berjalan sosialisasi ke 31 kecamatan. Pihak kecamatan mengundang perwakilan dari setiap desa untuk mendapat pemaparan langsung dari fasilitator kami,” ujar Endi.

Iyons74. Kabiro indramayu*<img ://mediaistana.com_

‎Wabup Garut Apresiasi Kesiapan Desa Pangauban dalam Lomba Sri Baduga Jabar 2025

0

‎Wabup Garut Apresiasi Kesiapan Desa Pangauban dalam Lomba Sri Baduga Jabar 2025

Garut, Mediaistana.com – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menyambut Tim Klarifikasi Lapangan Evaluasi Kinerja Desa Anugerah Gapura Sri Baduga Jawa Barat (Jabar) 2025 di Desa Pangauban, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jum’at (5/12/2025).

‎Kedatangan tim klarifikasi ini merupakan bagian dari proses penilaian lomba yang mengusung tema “Lomba Sri Baduga sebagai media penggerak pemberdayaan, kreativitas, dan inovasi masyarakat serta pemerintahan desa, kita tingkatkan kesejahteraan dan keswadayaan masyarakat Desa.”

‎Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Garut menyampaikan apresiasi kepada Kepala Desa Pangauban dan seluruh masyarakat atas kontribusi mereka dalam mendukung pembangunan desa. Ia juga menyampaikan sambutan hangat kepada Tim Penilai dari Provinsi Jawa Barat.

‎Ia mengakui bahwa jika dibandingkan dengan desa-desa lain di Jawa Barat, Desa Pangauban mungkin belum sejajar dengan para nominator unggulan. Namun, ia menilai capaian Desa Pangauban tetap memiliki nilai kebanggaan tersendiri.

‎”Tapi bagi kami, kalau Desa Pangauban berhasil memperoleh penghargaan, bagi saya sendiri adalah sebuah kebanggaan sekaligus kelegaan karena saya bisa menunjukkan kepada kepala desa lain bahwasanya ketika seorang Kades bisa bercengkrama dengan warganya, bisa bekerja dengan programnya maka akan ada rezeki yang akan didapat,” ujar Putri Karlina.

‎Wakil Bupati menekankan bahwa isu lingkungan masih menjadi tantangan besar, terutama di wilayah pedesaan. Meski demikian, ia percaya Desa Pangauban mampu menunjukkan bahwa pengelolaan lingkungan dapat dilakukan dengan baik, termasuk di desa penyangga seperti Pangauban.

‎”Apalagi Desa Pangauban cukup desa penyangga dan hari ini kalau Desa Pangauban tidak rapih, mungkin yang akan kena efek yang di bawahnya,” tambahnya.

‎Ia berharap Desa Pangauban tidak hanya memberikan kebanggaan bagi warganya, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Garut.

‎”Kami sangat membutuhkan masyarakat dan kepala desa yang menjunjung kebersamaan dan bekerja sesuai program. Saya berharap Tim Penilai bisa melihat bahwa kami membutuhkan Desa Pangauban, bukan hanya untuk pembangunan di sini, tapi untuk memberikan contoh,” tutupnya.

‎Ia menambahkan bahwa capaian positif tersebut diharapkan dapat memperkuat komitmennya dalam mendorong kepala desa lainnya agar mengikuti jejak positif yang telah ditunjukkan Desa Pangauban.

Sumber : (Diskominfo Garut)

Komandan Korem 062/Tn, Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E., M.M., Tinjau Lokasi Bencana Tanah Longsor

0

Bandung, Mediaistana.com – Komandan Korem 062/Tn, Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E., M.M., Didampingi Dandim 0624/Kab. Bandung Letkol Kav Samto Betah,S.Hub.Int., meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor yang terjadi RT. 06. RW .07 dan RW 09 di Kampung Condong, Desa Margaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung yang mengakibatkan 4 rumah tertimbun longsor, Jum’at (5/12/2025).

Bencana alam tersebut, akibat terjadi hujan dengan intensitas yang cukup tinggi. Danrem meninjau ke lokasi bencana sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat TNI AD terhadap musibah yang menimpa masyarakat, dengan kerugian korban jiwa 3 orang hilang tertimbun longsor, 1 orang luka ringàn dibagian kepala dirawat di RS. Nambo dan materiil 4 rumah tertimbun longsor.

Setibanya di lokasi, Danrem menerima paparan dari unsur pemerintah daerah, aparat kewilayahan, serta tim penanggulangan bencana terkait kondisi terkini dan langkah-langkah penanganan darurat yang telah dilakukan. Beliau juga menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah tersebut dan memastikan bahwa jajaran TNI, khususnya Kodim 0624/Kabupaten Bandung Korem 062/Tn, siap membantu.

Dalam keterangannya, Danrem menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur terkait guna mempercepat proses penanganan bencana.
“TNI akan selalu hadir untuk membantu masyarakat. Kami bersama unsur pemerintah daerah, BPBD, Polri serta relawan terus berupaya melakukan langkah-langkah percepatan penanganan di lapangan, baik dalam pembersihan material, pendataan, maupun dukungan bagi warga terdampak,” ujar Danrem.

Selain meninjau titik longsoran, Danrem juga menyempatkan diri berdialog dengan warga terdampak, memberikan motivasi, serta memastikan kebutuhan mendesak telah mendapatkan penanganan awal.

Danrem mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi memicu bencana susulan.
“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Kami mengajak masyarakat untuk mengikuti arahan aparat di lapangan dan segera melapor jika melihat tanda-tanda bahaya,” pungkas.

Kunjungan ini menjadi wujud nyata komitmen Korem 062/Tn dalam membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadapi bencana alam, peran TNI dalam operasi kemanusiaan di wilayah.

Hadir pada peninjauan tersebut Bupati Kab. Bandung (Dr. H.M. Dadang Supriatna, S.Ip.,M.Si). Kabankesbangpol Kab. Bandung, Kasilogrem 062/Tn, Pasiter Korem 062/Tn, Kapenrem 062/Tn, Dantim Intelrem 062/Tn, para relawan TNI, Polri, BPBD, PMI dan masyarakat yang membantu pencarian korban.

Sumber : (Penrem 062/Tn).

Pemdes Hargosari Laksanakan Ujian Perades Dalam Formasi Kasi Kesejahteraan 

0

Ngawi – Pemerintah Desa Hargosari, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, menggelar ujian penjaringan dan penyaringan perangkat desa untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Seksi (Kasi) Kesejahteraan pada Sabtu, 06 Desember 2025. Kegiatan berlangsung di Aula Desa Hargosari dan diikuti oleh tujuh peserta.

Proses seleksi berlangsung dalam pengawasan ketat jajaran Forkopimcam Sine, serta diperkuat unsur pengamanan dari TNI, Polri, dan Linmas guna memastikan situasi aman dan kondusif.

Pelaksanaan seleksi perangkat desa ini berpedoman pada:

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang mengatur penyelenggaraan pemerintahan desa termasuk mekanisme pengangkatan perangkat desa.

Regulasi turunan Permendagri Tahun 2024 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa, yang menegaskan bahwa proses penjaringan wajib dilakukan secara transparan, objektif, akuntabel, profesional, dan bebas intervensi.

Dengan landasan hukum tersebut, Pemerintah Desa Hargosari memastikan bahwa seleksi berjalan sesuai asas keadilan, keterbukaan, dan akuntabilitas publik.

Pemerintah Desa Hargosari bekerja sama dengan tim penyusun soal serta tim penguji independen, menerapkan sistem seleksi yang ketat. Seluruh peserta wajib mengikuti ujian komputer dan praktik, yang menjadi instrumen utama penilaian kelayakan calon perangkat desa.

Kepala Desa Hargosari, Sumono, menegaskan komitmen pihaknya dalam menjamin integritas pelaksanaan seleksi.

“Seluruh proses sudah kami lakukan secara transparan, mulai dari pembentukan panitia, sosialisasi, pembekalan, hingga penetapan peserta ujian. Dalam sebuah kompetisi pasti ada yang menang dan kalah. Siapapun yang terpilih nanti, saya berharap bisa bersinergi dengan pemerintah desa. Bagi peserta yang belum berhasil, semoga tetap lapang dada karena seluruh proses sudah diserahkan sepenuhnya kepada tim penguji,” ujarnya.

Ketua Panitia Penjaringan Perangkat Desa Hargosari, Yasid Khoirul Anwar, menyampaikan hasil ujian secara terbuka dan memberikan pesan kepada seluruh peserta.

“Bagi peserta yang belum berhasil, jangan berkecil hati—banyak kesempatan lain untuk sukses. Semua peserta sudah berusaha maksimal. Untuk peserta yang memperoleh nilai tertinggi, selamat. Setelah dilantik nanti, amanah dan tanggung jawab justru semakin besar. Mari kita terima hasil ini dengan lapang dada,” tegasnya.

Hasil Nilai Ujian Perangkat Desa Hargosari 2025

1. Widya Nurrosidati – 78.1

2. Siti Nuraini Amaliyah – 69.6

3. Kharisma Romdlotus S. – 68.4

4. Gilang Anggara – 43.2

5. Yuni Wulandari – 41.9

6. Fazri Hertin Apriani – 32.9

7. Setiyo Nugroho – 18.9

Dengan nilai tertinggi 78.1, peserta Widya Nurrosidati resmi ditetapkan sebagai pemenang seleksi dan berhak menjabat sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Desa Hargosari.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Desa Hargosari beserta perangkat desa, Tim penguji dan Panitia Penjaringan, Forkopimcam Sine, Unsur TNI–Polri, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Tokoh masyarakat dan tamu undangan,Seluruh peserta ujian

Pelaksanaan seleksi ini diharapkan mampu menghasilkan aparatur desa yang kompeten dan berintegritas, sehingga dapat memperkuat tata kelola pemerintahan Desa Hargosari ke depan.