28 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 265

SATU BUAH RUANG KELAS SDN 005 MEHALA’AN DI DUGA DI KERJA ASAL-ASALAN .

0

Mamasa media istana com , di temukan sekolah SDN 005 mehala’an Desa mehala’an kec. Mehala’an kab. Mamasa di duga di kerja asal-asalan yaitu ruang kelas sekolah tersebut di kerja dan tidak di selesaikan sesuai peruntukannya selasa 19/11/2025 di temui kepala sekolah MasPeri , S. Pd di ruang kerjanya .

Mengatakan ruang kelas di kerja sejak tahun 2024 yang lalu sampai sekarang tidak ada penyelesaian sesuai peruntukannya yaitu lantai ruangan kelas tidak di lantai dengan tehel dinding sekolah bagian belakang sudah pasangan batu tidak di pelester , dinding bagian depan sudah di pelester tidak cat begitupun kuseng jendela sudah terpasang juga tidak di cat dan kaca jendela tidak terpasang ,,,Ujarnya

Ketika Masperi di kompirmasi media ini , terkait dengan ruang kelas bangunan sekolah tersebut mengatakan pekerjaan ruang kelas itu bukan swakelola tetapi di pihak ke tigakan gambar pekerjaan ruang kelas saya tidak perna melihat begitupun anggaran pekerjaan ruang kelas tersebut saya juga tidak tau karna papan kegiatan tidak perna terpasang selama ini ,,,tegas Masperi

Sekolah SDN 005 mehala’an di kerja sekarang secara keseluruhan satu yunit dan Masperi kepala sekolah di sekolah tersebut ingin membenahi ruang kelas tersebut yang dianggap tidak selesai tetapi sala-satu pejabat dari Kewangan bagian ased atasnama Soleman melarang Masperi mengatakan Masperi tidak bisa sentu ruang kelas itu karna pekerjaan yang ada di sekolah MasPeri Swakelola dan tidak ada hubungannya ruang kelas yang dianggap tidak selesai itu ” Ungkapnya .

Terkait dengan pekerjaan satu ruang kelas di SDN 005 mehala’an dari kepala seksi pendidikan dasar kab. Mamasa Martono ,S. Pd bertindak sebagai pelaksana tehnik kegiatan (PTK) di sekolah saat itu menghubungi lewat pia telpon sala-satu konsultan Rio selaku konsultan di pekerjaan ruang kelas tersebut tidak mau bahkan mara kalau bangunan ruang kelas tersebut dianggap mangrak .

Dengan keterangannya mengatakan keadaan ruang kelas itu memang sudah seperti itu karna anggaran tidak cukup karna bangunan ruang kelas itu rehap tetapi karna dianggap tidak sesuai kalau di rehap saja makanya sekalian di lakukan bangun baru walaupun anggarannya tidak cukup makanya ruang kelas itu seperti itu sebatas berdiri pasang dinding atap dan Masi banyak kurang kelengkapan lainya ” Ucapnya .

(Nurdin).

PULAU MARATUA SURGA MUTIARA DIUJUNG TIMUR BERAU

0

Pratasaba Resort : Sepenggal Surga di Pulau Maratua Sajikan Mahakarya Liburan Di Akhir Tahun

Di tengah hamparan laut biru dan gugusan pulau tropis yang memesona di Kepulauan Maratua, hadir Pratasaba Resort sebagai destinasi yang menawarkan kemewahan, kenyamanan, dan harga yang tetap ekonomis.

Resort ini menghadirkan kombinasi sempurna antara fasilitas berkelas dan pengalaman liburan yang menyatu dengan panorama laut jernih khas Maratua, menjadikannya pilihan ideal bagi wisatawan yang mencari kenyamanan tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Pratasaba Resort sering disebut sebagai sepenggal surga di Pulau Maratua. Dengan lokasi yang berdiri tepat di bibir pantai berpasir putih, setiap langkah pengunjung disambut pemandangan alam yang menakjubkan. Laut berwarna turquoise, langit biru yang seolah tak berujung, serta hembusan angin pesisir menjadikan suasana resort begitu damai dan menyembuhkan.

Sebagai salah satu ikon akomodasi premium yang tetap ramah di kantong, Pratasaba Resort menghadirkan fasilitas lengkap yang dirancang untuk memanjakan setiap tamu. Kamar bernuansa kayu alami menawarkan kenyamanan modern berpadu sentuhan tradisional.

Restoran resort menyajikan berbagai hidangan laut segar serta menu pilihan yang menggugah selera. Di luar penginapan, tersedia spot terbaik untuk snorkeling dan diving yang langsung mengantar wisatawan ke keajaiban bawah laut Maratua.

Kawasan perairan sekitar resort dikenal sebagai rumah bagi penyu, pari manta, dan terumbu karang warna-warni yang membentang luas. Keindahan bawah laut ini menjadi daya tarik kuat yang membuat wisatawan selalu ingin kembali menikmati Maratua.

Bagi pencinta petualangan, Pratasaba Resort menjadi pintu gerbang menuju destinasi wisata kelas dunia seperti Danau Haji Buang, Goa Halo Tabung, Goa Gantung, dan Pulau Kakaban yang terkenal dengan ubur-ubur tak menyengat. Setiap destinasi menghadirkan eksplorasi alam yang menantang dan pengalaman berlibur yang lengkap.

Dengan keramahan khas pesisir, Pratasaba Resort menyambut wisatawan lokal maupun mancanegara. Para tamu dapat menghubungi manajemen untuk kebutuhan reservasi, informasi paket wisata, dan berbagai aktivitas liburan lainnya.

Pelayanan profesional dan harga yang tetap bersahabat menjadi komitmen resort ini dalam menyempurnakan pengalaman menginap.

Menjelang liburan akhir tahun, Pratasaba Resort mengajak para sahabat, kerabat, dan keluarga untuk menikmati momen spesial di bulan Desember. Liburan bersama orang terkasih di tengah lanskap Pulau Maratua tidak hanya memberikan kehangatan, tetapi juga menghadirkan ketenangan yang sulit ditemukan di tempat lain.

Sebagai bagian dari perkembangan pariwisata Berau, Pratasaba Resort turut mendukung pemberdayaan masyarakat lokal serta mengedepankan konsep wisata berkelanjutan.

Pulau Maratua bukan sekadar destinasi, melainkan ruang pelarian yang menghadirkan keheningan, kenyamanan, dan pengalaman yang tak terlupakan.

Pratasaba Resort hadir sebagai gerbang menuju surga kecil itu tempat di mana setiap tamu datang sebagai pelancong dan kembali pulang dengan membawa kenangan berharga.

By : aroel mandangan dan teguh SH

 

Satgas PKH Bongkar Tambang Timah Ilegal, Panglima TNI Turun ke Lokasi

0

Jakarta -MEDIA ISTANA (Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Jaksa Agung ST Burhanuddin meninjau dua lokasi tambang timah ilegal yang berhasil disita Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (19/11/2025).

Dalam peninjauan tersebut, dilaporkan bahwa Satgas PKH Halilintar berhasil menertibkan kegiatan tambang ilegal di dua titik, yakni di Desa Lubuk Lingkuk dan Desa Lubuk Besar. Berdasarkan hasil digitasi citra, kawasan tambang di Desa Lubuk Lingkuk diketahui berada di dalam kawasan hutan dengan luas bukaan mencapai 262,85 hektar.

Di hadapan awak media, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan bahwa operasi penertiban ini merupakan tindak lanjut dari terbitnya Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025. “Tim Penertiban Kawasan Hutan setelah mendapatkan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025, terus melanjutkan kegiatan dan pada hari ini, kita menemukan kegiatan-kegiatan ilegal terhadap pelanggaran hukum yang akan kita tindaklanjuti,” kata Menhan di lokasi tambang ilegal.

Awalnya, wilayah tersebut hanya memiliki izin untuk penambangan pasir kuarsa. Namun dalam perkembangannya, ditemukan adanya kandungan timah di area berizin tersebut sehingga memicu aktivitas penambangan ilegal yang tidak sesuai dengan peruntukan awal perizinan.

Sementara menanggapi temuan tersebut, Menteri ESDM menegaskan bahwa izin pengelolaan pasir kuarsa akan kembali ditarik ke pemerintah pusat. “Bahwa ini izinnya pasir kuarsa. Pasir kuarsa ini izinnya itu kita limpahkan ke daerah, tapi dengan kejadian begini saya pulang langsung membuat aturan untuk izin pasir kuarsa ditarik lagi ke pusat supaya tertib, supaya kekayaan kita dapat kita kelola dengan baik,” jelas Menteri ESDM.

HAMDAN A.md

MARAK ROKOK ILEGAL, APARAT TUTUP MATA

0

Akhir – akhirnya banyak rokok ilegal beredar bak jamur di Kabupaten Berau.

Rokok ilegal ini berasal dari gudang peracikan yang berada di kelurahan air putih Samarinda. Kemudian di distribusikan kedaerah -daerah.

Rokok ilegal ini menggunakan cukai palsu untuk menghindari bayar pajak. Namun anehnya setelah mengetahui bahwa rokok itu palsu, ada oknum – oknum yang melindunginya. Tak terkecuali di Kabupaten Berau.

Gudang – gudang rokok pun bertebaran di beberapa titik di kota Tanjung Redeb dan teluk Bayur. Gudang tempat penampungan rokok ilegal ini, tidak ada papan nama. Hal ini untuk menghindari intaian aparat.

Jika dibiarkan, akan menguntungkan pengusaha itu sendiri demi menghindar pembayaran pajak.

Modus yang dilakukan oleh pengusaha rokok berlabel toko sembako adalah memakai mobil yang muat rokok ilegal tiba subuh hari. Kemudian dipindahkan ke gudang yang tidak memiliki papan usaha. Lalu distribusinya pun secara diam – diam kemudian ditawarkan ke pembeli sembako yang sudah menjadi langganannya.

Mendapat informasi dari masyarakat tentang keberadaan gudang penyimpanan rokok ilegal di kawasan penduduk, Karang Ambon, mendapati dalam gudang tersebut ada kegiatan yang dilakukan oleh pekerja.

Saat di tanya oleh awak media istana siapa pemiliknya, pekerjanya bungkam tidak mau menjawab. Namun ketika ditanyai ke warga sekitar, salah seorang warga menjawab ” tidak tahu siapa pemiliknya.

Penulis ( aroel Mandang )

 

KAMPUNG RANTAU PANJANG CANANGKAN KAKAO SEBAGAI KOMODITI UNGGULAN

0
oppo_0

Sejauh mata memandang saat memasuki wilayah kampung rantau panjang. hanya terlihat lahan kosong yang ditimbuni pohon pohon dan semak belukar. Selain ini nampak bekas bekas galian tambang batubara koridor yang sudah di tinggalkan pemilik tambang.

Saat menyambangi ibu Kepala Kampung Rantau Panjang, Rachmawati Supriady S.pd, di kantornya dengan di dampingi oleh staf kantor membenarkan jika kampung ini masih banyak lahan kosong.

Namun saat di tanya oleh media Borneo terkini perihal apakah ada lahan untuk percetakan sawah, ibu Rachma mengatakan ” tidak ada.” Karena kampungnya kebanyakan bergunung sehingga sulit untuk percetakan sawah.” Ujarnya

” Akan tetapi ada kelompok tani yang menanam padi tapi tidak banyak.” Lanjutnya

Ditambahkannya lagi. ” Ada kelompok tani yang lagi berusaha menanam coklat dan kelapa sawit. Tanaman coklat akan di jadikan tanaman komoditi ke depan. ”

LAMPU PENERANGAN JALAN KURANG, JALAN MASUK KAMPUNG GELAP.

sepanjang jalan masuk kampung rantau panjang di warnai gelapnya jalan. Karena lampu penerang yang di anggarkan oleh Pemkab Berau melalui Dishub Berau belum sepenuhnya memaksimalkan anggaran penerangan lampu jalan. Yang di maksimalkan adalah penerangan lampu kota Tanjung Redeb, Sementara ada kampung yang dekat dengan kota Tanjung Redeb harus di anaktirikan. Kalaupun dipasangi lampu jalan, kepala kampung harus bersurat lagi ke dishub.

Hal ini di sampaikan oleh Bu Rachma saat di tanya belum ada lampu jalan saat masuk kampung hingga di gapura kampung.

Bu Rachma menyampaikan bahwa ada petugas dishub kabupaten datang mensurveinya.

” Kami di minta untuk bersurat lagi ke dishub agar bisa dipasang lampu jalan ” ujarnya.

penulis ( aroel Mandang )

Dinas Koperasi UKM Aceh Timur Disorot Diduga Belum Bayar Transport Peserta Bimtek KDMP 

0

 

Aceh Timur–Mediaistana.com

Kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) peningkatan kompetensi SDM bagi pengurus Koperasi Desa Merah Putih KDMP di Kabupaten Aceh Timur yang dilaksanakan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Aceh Timur selama tiga hari terhitung dari tanggal 12-14 bulan 11-2025 di gedung serbaguna SKB sudah selesai terlaksana.

 

Akan tetapi, pihak panitia dalam hal ini Dinas Koperasi UKM Aceh Timur, belum tuntas melakukan pembayaran uang transportasi para peserta bimtek yang melibatkan 1 pengurus KDMP perwakilan setiap desa Aceh Timur.

 

Awalnya para peserta diberikan janji manis oleh pihak panitia, di mana uang tersebut akan dicairkan ke rekening peserta setelah kegiatan bimtek selesai dilaksanakan,Kamis (20/11/2025)

 

Akan tetapi, sejauh ini hanya sebagian saja yang direalisasikan pihak panitia. Sontak saja, kondisi membuat para peserta angkat suara menyoroti pihak panitia yang melakukan kegiatan terkesan tergesa-gesa tanpa persiapan yang matang.

 

“Kepada panitia, minta tolong kasihani kami ada anak kecil butuh susu tiap hari. Sedangkan kami sudah meninggalkan pekerjaan beberapa hari karena ikut kegiatan bimtek,”keluh salah satu peserta kepada media ini yang hingga sampai sekarang belum ada pencairan dana pelatihan tersebut.

 

“Jelas kami merasa kecewa kepada panitia. Padahal, animo kami sangat tinggi ikut kegiatan bimtek demi KDMP kami kedepan,” ucapnya lagi.

 

Tak hanya itu, Akun WA di group pengurus KDMP angkatan II, mengungkapkan, mengapa para peserta bimtek diwajibkan harus memiliki rekening BSI agar proses pencairan uang harian dan uang transportasi bisa dicairkan.“Kami juga bingung kenapa mesti BSI, 

 

“Kami berharap kepada instansi terkait atau panitia penyelenggara agar segera merealisasikan dana bimtek kami sebagai peserta.

 

Saat media ini menghubungi PLT dinas koperasi dan UKM melalui telepon WhatsApp dan pesan WhatsApp belum ada tanggapan hingga berita ini ditayangkan jika nantinya ada tanggapan dari dinas terkait maka media ini segera menayangkan berita tanggapan tersebut.

Gotong Royong, Perangkat Desa Keude Blang Wujudkan Lingkungan Bersih Dan Nyaman

0

 

 

Aceh Timur-Mediaistana.com 

Kepala Desa Keude Blang bersama seluruh perangkat desa melaksanakan kegiatan gotong royong pada Kamis (20/11/2025) di kawasan Desa Keude Blang, Kecamatan Idi Rayeuk. Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.30 WIB dan berfokus pada pembersihan lingkungan desa guna menciptakan suasana yang bersih, indah, dan nyaman bagi masyarakat.

 

Keuchik Keude Blang, Usman Musa—yang akrab disapa Keuchik Man—menyampaikan bahwa gotong royong ini merupakan bentuk nyata sinergitas antara kepala desa dan seluruh perangkat desa.

 

“Gotong royong seperti ini tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan sosial dan meningkatkan kepedulian bersama. Ini adalah budaya yang harus terus kita hidupkan,” ujarnya.

 

Kegiatan berjalan lancar dan penuh kekompakan, mencerminkan semangat kebersamaan yang terus dijaga sebagai bagian dari tradisi masyarakat desa.(MN) 

 

 

Kolaborasi Unsur Laut dan Udara, Tangkap Dua Kapal Pembawa Pasir Timah Ilegal

0

Jakarta -MEDIA ISTANA (Puspen TNI). TNI kembali menunjukkan kemampuan operasi bersama yang solid, profesional, dan terintegrasi melalui Latihan Integrasi TNI Tahun 2025, yang digelar di perairan Belinyu, Bangka Belitung, Rabu (19/11/2025). Pada demonstrasi operasi laut tersebut, unsur TNI Angkatan Laut KRI Surik-645 dan KRI Alamang-644 menjadi bagian utama skenario latihan yang menyimulasikan penindakan pelanggaran di laut. Latihan ini turut ditinjau langsung oleh Menteri Pertahanan didampingi Panglima TNI, yang menyaksikan dari dekat pelaksanaan operasi laut terpadu sebagai salah satu agenda puncak latihan.

Dalam demonstrasi ini, kedua unsur KRI dilibatkan sebagai komponen yang merepresentasikan kesiapan TNI secara menyeluruh dalam menghadapi berbagai ancaman di laut. Kehadiran Menhan dan Panglima TNI menjadi bentuk dukungan langsung terhadap peningkatan kesiapsiagaan, interoperabilitas, dan sistem komando terpadu dalam pelaksanaan operasi gabungan.

Pada skenario latihan, kedua KRI melaksanakan pelayaran sebagai bagian dari operasi gabungan TNI di wilayah Bangka Belitung. Sistem komando terpadu yang terhubung dengan pos-pos kendali latihan lintas matra mendeteksi dua kontak sasaran yang diduga melakukan pelanggaran, KM Carly (kapal kayu) dan SPOB Tarsus Alfa 07 berupaya melarikan diri dari pemeriksaan unsur TNI AL, dengan dukungan sistem kendali operasi terpadu TNI, segera melaksanakan peran tempur bahaya kapal permukaan dan melakukan intercept untuk menghentikan pergerakannya.

Setelah tembakan peringatan diberikan, KRI Surik-645 dan KRI Alamang-644 melaksanakan prosedur pemeriksaan dan penggeledahan, termasuk pengerahan skoci untuk mendekati kapal sasaran. Unsur udara TNI turut memperkuat operasi dengan melaksanakan pengawasan udara, manuver taktis, dan menurunkan pasukan untuk mempercepat pelaksanaan Visit boarding search and seizure (VBSS). Dari hasil VBSS, ditemukan indikasi kuat bahwa kedua kapal membawa muatan pasir timah ilegal yang diduga akan diselundupkan keluar daerah.

Seluruh hasil pemeriksaan dilaporkan berjenjang kepada Pos Komando Latihan Integrasi TNI, mencerminkan sistem komando yang terkoordinasi antar matra. Selanjutnya, kedua kapal diserahkan kepada Pangkalan TNI AL Bangka Belitung (Lanal Babel) untuk proses lanjutan, sementara muatan yang ditemukan dilimpahkan kepada instansi terkait, yaitu ESDM Babel.

Pelaksanaan Latihan TNI Terintegrasi tahun 2025 ini menegaskan bahwa TNI, sebagai satu kesatuan kekuatan pertahanan negara, siap menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan NKRI dan melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari segala ancaman.

HAMDAN A.md

Bukit Kapur Bersama Lawan Narkoba RT hingga Kecamatan Hadiri Penerangan Hukum Kejari Dumai

0

Dumai,-Mediaistana com.

Kejaksaan Negeri Dumai melalui Seksi Intelijen menyelenggarakan kegiatan Penerangan Hukum di Aula Kantor Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Kejaksaan atas tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini, khususnya maraknya penyalahgunaan narkoba yang tidak hanya merusak masa depan seseorang, tetapi juga merusak kehidupan keluarga dan menimbulkan berbagai kejahatan sosial. Pelaksanaan kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan tugas Kejaksaan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia. Narasumber yang hadir adalah Randi Ahyad Sarwandi, S.H., M.H., selaku Kasubsi I Intelijen Kejaksaan Negeri Dumai Rabu,(19/11/2025)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Bukit Kapur, Kasi Trantib Kecamatan Bukit Kapur, para Lurah se-Kecamatan Bukit Kapur, para Kasi Trantib se-Kecamatan Bukit Kapur, Ketua Forum RT se-Kecamatan Bukit Kapur, serta Ketua LPMK. Kehadiran seluruh unsur pemerintahan ini menunjukkan kesadaran bersama bahwa ancaman narkoba adalah ancaman yang nyata dan dekat—bahkan bisa muncul di lingkungan terdekat. RT sebagai pemerintahan paling dekat dengan warga memegang peranan penting dalam deteksi dini, pembinaan lingkungan, dan penyampaian informasi mengenai bahaya narkoba yang menjadi pemicu berbagai kejahatan sosial seperti pencurian, kekerasan, perkelahian, hingga penyalahgunaan wewenang.

Dalam materinya, narasumber menekankan bahwa narkoba bukan sekadar zat berbahaya, tetapi racun kehidupan. Ia merusak mimpi, menghancurkan keluarga, menghilangkan masa depan, dan seringkali menyeret seseorang ke perbuatan kriminal demi memenuhi kebutuhan akan zat tersebut. Narasumber menjelaskan bahwa peningkatan kasus narkoba sangat erat kaitannya dengan meningkatnya angka kejahatan sosial di masyarakat. Oleh sebab itu, pemahaman dan kewaspadaan masyarakat adalah benteng pertama untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaannya.

Untuk menggugah kesadaran masyarakat, narasumber menyampaikan sebuah pantun yang mendapat perhatian dari seluruh peserta:

Ke pasar lama membeli jala,
Pulang dibawa dalam keranjang.
Jauhi narkoba sebelum sengsara,
Sebab ia pemicu kejahatan yang datang menyelinap tanpa terang.

Pantun tersebut menjadi pengingat bahwa narkoba tidak pernah datang membawa kebaikan—ia selalu hadir membawa kerusakan, baik pada diri sendiri maupun lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, Randi Ahyad Sarwandi, S.H., M.H. mengajak seluruh peserta untuk menjaga diri, keluarga, dan lingkungan dari ancaman narkoba. Beliau menyampaikan bahwa aparat penegak hukum tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. “Ketika kita saling menjaga dan saling mengingatkan, lingkungan kita akan menjadi tempat yang aman, damai, dan layak bagi generasi penerus untuk tumbuh dan bermimpi,” ujarnya.

Kejaksaan Negeri Dumai berharap bahwa kegiatan ini bukan hanya memberikan pemahaman hukum, tetapi juga membangkitkan rasa peduli, rasa cinta, dan rasa tanggung jawab masyarakat terhadap lingkungannya. Dengan mengenali hukum dan memahami bahaya narkoba, masyarakat dapat bersama-sama menciptakan suasana aman, tertib, dan bebas dari kejahatan sosial di Kecamatan Bukit Kapur.

Kegiatan Penerangan Hukum ini menjadi bukti komitmen Kejaksaan Negeri Dumai untuk hadir di tengah masyarakat, mengedukasi, dan mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga Kota Dumai dari bahaya narkoba dan dampak sosial yang mengikutinya.**(A H S)

Tasyakuran Hari Bakti Kementerianan Imigrasi Dan pePermasyarakatan ke-1

0

Dumai,Mediaistana.com
Kegiatan Tasyakuran Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ke-1 Tahun 2025 dilaksanakan secara virtual yang terpusat dari Aula Ismail Saleh, Kanwil Kementerian Hukum Riau pada Rabu (19/11).

Rutan Dumai mengikuti kegiatan tersebut secara serentak dari Aula Rutan Dumai bersama jajaran Imigrasi Kelas I TPI Dumai, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Dumai, unsur Aparat Penegak Hukum (APH) Kota Dumai, perwakilan Forkopimda Kota Dumai, serta berbagai mitra kerja yang selama ini berkolaborasi dalam mendukung pelaksanaan tugas keimigrasian dan pemasyarakatan di wilayah Dumai. Tahun ini, peringatan Hari Bakti mengusung tema “Satu Langkah, Satu Semangat, Satu Pengabdian untuk Bangsa.”

Sebagai wujud apresiasi atas dukungan dan kontribusinya di bidang pelayanan kesehatan bagi warga binaan dan kegiatan kemitraan lainnya, Dinas Kesehatan Kota Dumai dan Puskesmas Bumi Ayu menerima piagam penghargaan sebagai mitra kerja terbaik Rutan Dumai. Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi.

Karutan menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan tidak terlepas dari kolaborasi lintas sektor.

“Sinergi dengan para mitra, termasuk Dinas Kesehatan dan Puskesmas Bumi Ayu, menjadi bagian penting dalam meningkatkan layanan dan memastikan keberlanjutan program pembinaan. Tema ‘Satu Langkah, Satu Semangat, Satu Pengabdian untuk Bangsa’ menjadi pengingat bahwa kita bergerak bersama untuk tujuan yang sama,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan terpusat mencakup sambutan pimpinan, doa bersama, serta pemotongan tumpeng, yang diikuti secara khidmat oleh seluruh satuan kerja di wilayah Riau. Dengan terselenggaranya tasyakuran ini, diharapkan kerja sama antara Rutan Dumai, instansi penegak hukum, pemerintah daerah, serta seluruh mitra strategis dapat semakin kuat dalam mendukung tugas pelayanan, penegakan hukum, dan pengayoman bagi masyarakat.*(AHamzahS)

Rilis,Rutan Dumai