28.5 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 281

Bakamla RI dan JCG Gelar Pertemuan di Manila Dialogue 2025

0

Bakamla RI dan JCG Gelar Pertemuan di Manila Dialogue 2025

Jakarta -MEDIA ISTANA Manila – Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla., menggelar pertemuan bilateral dengan Vice Commandant for Operations Japan Coast Guard (JCG) Vice Admiral Hiroaki Kanosue, guna memperkuat kerja sama di bidang keamanan dan keselamatan maritim. Pertemuan dilaksanakan di sela sela Manila Dialogue on the South China Sea 2025, di Filipina, Jumat (7/11/2025).

Pada pertemuan tersebut turut membahas mengenai peningkatan kapasitas personel, pertukaran informasi, hibah kapal, program master graduate, serta rencana latihan bersama dengan Japan Coast Guard.

Kepala Bakamla RI menegaskan bahwa kolaborasi dengan JCG merupakan bagian penting dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan keselamatan laut. Dalam kesempatan itu, kedua lembaga juga merencanakan peninjauan perkembangan proyek hibah kapal patroli dari Jepang kepada Indonesia, yang nantinya akan memperkuat aset patroli Bakamla RI.

Lebih lanjut, JCG menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pelatihan teknis bagi personel Bakamla RI. Kerja sama antara kedua belah pihak yang telah terjalin sejak penandatanganan nota kesepahaman pada 2019 ini diharapkan semakin mempererat hubungan strategis antara Indonesia dan Jepang.

HAMDAN

Geuchik Farel Terpilih Sebagai Ketua Forum Geuchik Idi Rayeuk.

0

Aceh Timur–Mediaistana.com
Muhammad Akbar atau yang akrab disapa geuchik farel (kepala desa.Red.), kecamatan Idi Rayeuk, kabupaten Aceh Timur
terpilih secara aklamasi Sebagai Ketua Forum Geuchik Kecamatan Idi Rayeuk,bertempat
di Aula kantor Camat setempat, Jum’at (6/11).

Muhammad Akbar atau yang akrab disapa Geuchik Farel terpilih secara demokrasi yang dihadiri oleh 31 perwakilan desa.

Dari 35 desa kecamatan Idi Rayeuk yang hadir dari pemilihan ketua forum geuchik hanya 31 desa sejumlah Geuchik yang hadir dalam pemilihan, menunjuk dirinya sebagai Ketua Forum Geuchik Kecamatan Idi.

Camat Idi Rayeuk M.Hasbi mengharapkan kepada Ketua Forum Geuchik terpilih untuk dapat menyatukan seluruh Geuchik dalam Kecamatan Idi Rayeuk.

“Ketua Forum Geuchik terpilih diharapkan dapat menyatukan serta mengkoordinir seluruh keuchik di idi, sebagai penyambung aspirasi dari para Geuchik, dengan camat,” ujar M.Hasbi.

Selain itu, camat mengharapkan Forum Geuchik menjadi wadah meningkatkan silaturahmi antar sesama para Geuchik dalam rangka membahas program kerja dan program ungulan serta inovasi desa demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Forum Geuchik terpilih farel mengucapkan terima kasih atas dukungan para Geuchik yang telah menunjuk dan memilih dirinya menjadi Ketua Forum Geuchik Kecamatan Idi Rayeuk.

”Kami mengharapkan dukungan dan masukan dari teman-teman para geuchik dalam rangka mendukung kinerja Forum Geuchik kedepan serta dalam rangka mengambil kebijakan guna memajukan gampong,” ujar geuchik geuchik farel.

Selain itu,geuchik Farel juga berharap kedepan dapat terus meningkatkan kekompakan dan kebersamaan antar sesama Geuchik khususnya dalam Kecamatan Idi.

“Ini merupakan amanah kawan-kawan yang telah mempercayai saya untuk. memimpin idi rayeuk 5 tahun kedepan periode 2025-2030.

Masih lanjutnya juga mengatakan Setiap kegiatan yang akan di laksanakan oleh forum akan di putuskan dalam musyawarah 35 desa nantinya,juga setiap kegiatan akan di koordinir oleh ketua bidang masing-masing.Pungkasnya geuchik Farel.

Geuchik Farel nomor urut 2 unggul 18 suara dalam kegiatan pemilihan ketua forum dengan mengalahkan dua kandidat lainnya yaitu geuchik Usman nomor urut 1 dengan perolehan suara 12 dan nomor urut 3 dengan perolehan 1 suara.

Hadir pada pemilihan ketua Forum Geuchik tersebut,Kasi Pemerintahan Kecamatan Idi, mantan ketua forum geuchik idi Rayeuk,para Geuchik serta PJ geuchik yang ada di wilayah Kecamatan Idi Rayeuk Aceh Timur.(TN)

Polres Blitar Ungkap 12 Kasus Selama Operasi Sikat Semeru 2025

0

Polri,BLITAR||Mediaistana.com – Polres Blitar berhasil mengungkap 12 kasus tindak kriminal selama pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2025 yang berlangsung selama dua belas hari, mulai 22 Oktober hingga 2 November 2025. Dari hasil operasi tersebut, sebanyak 12 tersangka berhasil diamankan. Jumat(07/11/25).

Kasus-kasus yang berhasil diungkap meliputi lima kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), satu kasus pencurian dengan kekerasan (curas), satu kasus pencurian hewan (curwan), serta satu kasus yang melibatkan perguruan silat dengan pelaku anak di bawah umur.

Selain itu, terdapat dua kasus pencurian dengan pemberatan (curat), masing-masing berupa pencurian keju dan pencurian sound system oleh pelaku anak.
Sementara itu, dua kasus lainnya merupakan pencurian ringan (cingan), yaitu pencurian tabung LPG dan pencurian kotak amal di wilayah Sutojayan yang telah diproses melalui hukum tipiring.

Salah satu kasus menonjol dalam operasi ini adalah pencurian sepeda motor Suzuki Smash di wilayah Kecamatan Garum. Dua pelaku berinisial K (34), seorang tukang tebang kayu, dan S (45), seorang sopir, ditangkap setelah keduanya kedapatan membawa kendaraan milik korban. Barang bukti berupa satu unit sepeda motor Suzuki Smash warna merah berhasil diamankan petugas.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku melakukan aksinya dengan merusak lubang kunci kendaraan menggunakan kunci T. Keduanya dijerat Pasal 363 Ayat (1) ke-5 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Kapolres Blitar menyampaikan, keberhasilan Operasi Sikat Semeru 2025 ini merupakan bentuk keseriusan jajaran kepolisian dalam menekan angka kejahatan dan menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Blitar.

Lapor Pak Kapoldasu, Daerah Labuhanbatu Ngeri X Transaksi Diduga Narkotika Sabu Dan Pil Inex. 

0

MediaIstana.com Labuhanbatu||-jum’at 07/11/2025 Elemen masyarakat daerah Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara menilai daerah Kabupaten Labuhanbatu menjadi lumbung tumbuh suburnya bisnis transaksi Narkotika diduga jenis sabu dan pil extase disebut Inex, bahan kimia yang membuat orang hilang ingatan dan kewarasan jiwa akibat mengkonsumsi bahan Narkotika tersebut.

Bahkan, sebelumnya masyarakat daerah Kabupaten Labuhanbatu, sudah melakukan aksi unjuk rasa didepan Mabes Polri di Jakarta pusat, meminta kepada aparat penegak hukum Polri, dengan tuntutan untuk secepatnya memberantas dan menindak secara tegas kepada oknum pelaku bisnis transaksi diduga narkotika jenis sabu dan pil ekstase didaerah Kabupaten Labuhanbatu.

Mirisnya, tuntutan masyarakat daerah Kabupaten Labuhanbatu di Mabes Polri Jakarta pusat, kemaren, belum ada hasilnya. Pasalnya, dari pantauan awak media dibeberapa titik didaerah wilayah hukum Polres Kabupaten Labuhanbatu, masih banyak terlihat aktivitas, bisnis transaksi diduga jenis Narkotika sabu dan ekstasi. Seperti halnya bisnis transaksi diduga sabu tersebut didaerah Padang Bulan Kelurahan Padang Bulan, Kelurahan Pulo Padang, sekitarnya, Kelurahan Padang Matinggi sekitarnya ,Kelurahan Aek Paing sekitarnya masuk wilayah Kecamatan Rantau Utara Labuhanbatu . Dan, jalan baru by pas disebut lokasi ” Lidi Lidi “, Kelurahan Ujung Bandar, daerah Sigambal Kelurahan Sigambal sekitarnya Kecamatan Rantau Selatan Labuhanbatu . Selanjutnya daerah, desa Pondok Batu dan Aek Nabara serta daerah desa Gunung Selamat juga desa Kampung Dalam sekitarnya masuk wilayah Kecamatan Bilah Hulu Labuhanbatu. Selanjutnya, basis transaksi diduga narkoba jenis sabu tersebut masuk desa Kampung Padang disebut Bandarnya Inisial Ganda dan desa Tanjung Haloban disebut insial Aji, serta daerah Kelurahan Negeri Lama sekitarnya masuk wilayah Kecamatan Bilah Hilir Labuhanbatu disebut mafia bandarnya diduga insial KS. Daerah wilayah Ajamu Kecamatan Panai Hulu Labuhanbatu disebut insial Kojek dan Heru. Dan, daerah Kecamatan Panai Hilir Labuhanbatu disebut sebut insial BW. Daerah desa janji disebut insial Wd, desa Tebing Linggahara Baru sekitarnya insial Tbk, yang masuk wilayah Kecamatan Bilah Barat.

Disisi lainnya , dugaan adanya bisnis narkotika jenis sabu tersebut didaerah kota Marbau Kelurahan Marbau dan desa Marbau Selatan masuk wilayah hukum Kecamatan Marbau Kabupaten Labuhanbatu Utara. Dan, daerah desa Pulo Jantan wilayah hukum Kecamatan NA IX – X Kabupaten Labura dan disebut sebut terkenal selaku yang diduga pemasok narkotika jenis sabu didaerah Labura yang berinisial H. L.

Selain, bisnis transaksi diduga narkotika sabu tersebut, diwilayah hukum Kabupaten Labuhanbatu. Ada juga bisnis transaksi Narkotika diduga jenis Pil Ekstase. Dari data yang dihimpun wartawan, bisnis Ekstase tersebut berasa dilokasi Tempat Hiburan Malam (THM) diwilayah Kelurahan Lobu Sona dan Kelurahan Ujung Bandar Kecamatan Rantau Selatan dan THM dijalan By pas disebut Illusion masuk wilayah Kecamatan Rantau Utara.

Sebab, bisnis transaksi diduga Narkoba didaerah Kabupaten Labuhanbatu dan Kabupaten Labuhanbatu Utara ini, tidak ada hentinya dan tidak ada habisnya. Walaupun berulangkali masyarakat bersama mahasiswa melakukan aksi demo terkait maraknya peredaran narkotika yang diduga jenis sabu dan pil ekstase dikota Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu tersebut, tidak membuat para oknum selaku pelaku bisnis transaksi narkotika itu berhenti melakukan aktivitas jual beli narkoba diwilayah hukum . Malah, dari pantauan , bisnis narkotika semangkin menjadi tiada berhenti siang dan malam.

By ( Dariter Ritonga)

POLRES BOGOR GELAR KEGIATAN “JUMAT CURHAT”

0

POLRES BOGOR GELAR KEGIATAN “JUMAT CURHAT”

Polres bogor-mediaistana. Com

Bogor, 7 November 2025 – Dalam rangka mempererat hubungan dan komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat, Polres Bogor melaksanakan kegiatan rutin “Jumat Curhat” pada Jumat (7/11/2025) pukul 09.00 WIB bertempat di Ruang Mediasi Polres Bogor.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kabag Logistik Polres Bogor KOMPOL Ari Trisnawati Setyoningsih, S.Pd., M.M, dengan didampingi sejumlah pejabat utama Polres Bogor, di antaranya Kasat Binmas AKP Nimrod, S.H., Kaur Yanmin Sat Intelkam IPDA Deni Hadi Priatna, S.H., Piket Pamapta IPDA Hari Setiono, S.H., KBO Binmas IPDA Sigit Wahyudi, A.Md.Kep., S.E., M.M., Kanit Gakum IPDA Ferdhyan Mulya, S.H., Ka SPKT IPDA Empu Sugema, S.H., serta Bhabinkamtibmas Desa Bantarkuning Polsek Cariu AIPTU R. Hidayat dan dua personel Sat Binmas Polres Bogor.

Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, serta saran secara langsung kepada jajaran kepolisian. Salah seorang warga, Dede Saputra dari Desa Bantarkuning, Kecamatan Cariu, menyampaikan apresiasi atas kegiatan Jumat Curhat yang dinilainya sebagai wadah positif untuk mempermudah komunikasi antara warga dan pihak kepolisian. Ia juga menanyakan mengenai layanan SKCK online yang tidak dapat diterbitkan di tingkat Polsek.

Menanggapi hal tersebut, pihak Polres Bogor menjelaskan bahwa Polsek tidak memiliki akses ke sistem database kepolisian secara lengkap, sehingga tidak dapat melakukan verifikasi data pemohon secara menyeluruh. Oleh karena itu, penerbitan SKCK menjadi kewenangan Polres atau Polda agar proses verifikasi berjalan sesuai prosedur dan keamanan data tetap terjamin.

Sementara itu, warga lainnya, Jenih Irawan dari Desa Bantarkuning, juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polres Bogor atas terselenggaranya kegiatan Jumat Curhat yang sangat membantu masyarakat. Ia menanyakan mengenai bentuk kerja sama antara Polri dengan Jasa Raharja. Dalam tanggapannya, perwakilan Polres Bogor menjelaskan bahwa Polri dan Jasa Raharja memiliki kerja sama yang erat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang keselamatan berlalu lintas, penanganan korban kecelakaan, serta peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan di jalan raya. Sinergi ini diharapkan terus berlanjut demi memberikan pelayanan yang lebih baik dan humanis kepada masyarakat.

Mediaistana red maulana Mansur

Babinsa Koramil Timika Latih Baris-Berbaris Siswa SMA Taruna Mimika

0

Jakarta -MEDIA ISTANA Timika – Babinsa Koramil 1710-02/Timika, Sertu Tumpak Marpaung memberikan pelatihan baris-berbaris kepada siswa SMA Taruna Mimika sebagai upaya menanamkan disiplin, kekompakan, dan semangat kebangsaan sejak dini, bertempat di halaman SMA Taruna Timika Jln Soter Emas, Kelurahan Kamoro Jaya, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Jumat (7/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut diikuti dengan antusias oleh para siswa. Dalam pelatihan itu, Babinsa memberikan materi dasar baris-berbaris, meliputi gerakan di tempat dan berjalan, seperti sikap sempurna, penghormatan, serta langkah tegap.

Sertu Tumpak Marpaung mengatakan, pelatihan ini bertujuan membentuk karakter siswa agar memiliki sikap disiplin dan tanggung jawab, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. “Latihan PBB bukan sekadar gerakan fisik, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan semangat juang di kalangan pelajar,” ujarnya.

Melalui kegiatan pembinaan semacam ini, sinergi antara TNI dan lembaga pendidikan di Kabupaten Mimika diharapkan terus terjalin dalam mendukung pembentukan generasi muda yang tangguh dan berjiwa nasionalis. (Pendim 1710/Mimika)

HAMDAN

Operasi Sikat Semeru 2025: Polres Madiun Tekan Kejahatan, 11 Kasus Terungkap

0
Oplus_131072

 

Madiun,media istana.com

– Polres Madiun berhasil mengungkap 11 kasus tindak pidana selama pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2025 yang berlangsung pada 22 Oktober hingga 2 November 2025.

Operasi ini menyasar berbagai kejahatan jalanan, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan pemberatan (curat), serta kejahatan konvensional lainnya.

Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara menyampaikan bahwa dari operasi tersebut, Polres Madiun berhasil mengungkap 8 kasus curat dengan 9 tersangka, 2 kasus curanmor dengan 2 tersangka, serta 1 kasus kejahatan jalanan dengan 2 tersangka.

Oplus_131072

“Beberapa kasus yang kami ungkap termasuk kategori menonjol karena terjadi secara cepat dan viral di masyarakat,” ungkap Kapolres dalam konferensi pers di Mapolres Madiun, Jumat (7/11/2025).

Salah satu pengungkapan yang menjadi perhatian publik adalah kasus pencurian dengan pemberatan di sebuah minimarket. Pelaku yang merupakan residivis lintas daerah berhasil ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian, dengan barang bukti berupa uang tunai Rp13 juta, rokok hasil curian, dan sejumlah barang bukti lainnya.

Selain itu, Polres Madiun juga berhasil mengungkap kasus pencurian burung yang sempat viral di media sosial. Pelaku diketahui beraksi di sejumlah lokasi di wilayah Madiun dan sekitarnya.

Oplus_131072

Kapolres mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak meninggalkan hewan peliharaan di tempat terbuka untuk mengurangi potensi terjadinya tindak kejahatan.

Seluruh tersangka kini dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

AKBP Kemas Indra Natanegara menegaskan bahwa Polres Madiun akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan operasi kepolisian guna menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Madiun.(Reporter:tukiyo)

GEBRAK Sulbar Apresiasi Yanduan Polda Sulbar: Polri Semakin Terbuka dan Maksimal Layani Masyarakat

0

Mamuju — Gerakan Barisan Rakyat Anti Korupsi (GEBRAK) Sulbar memberikan apresiasi terhadap pelayanan Yanduan (Pelayanan Pengaduan Masyarakat) Polda Sulbar yang dinilai semakin terbuka, responsif, dan mempermudah masyarakat dalam menyampaikan laporan, baik secara langsung maupun melalui layanan pelaporan online.

Ketua GEBRAK Sulbar, Idham, menilai keberadaan layanan Yanduan, termasuk jalur online, sangat membantu masyarakat yang ingin melaporkan oknum polisi nakal tanpa rasa takut atau kesulitan.

“Laporan online yang disiapkan Polda Sulbar sangat mempermudah masyarakat untuk menyampaikan aduan, termasuk terhadap oknum polisi nakal. Kami juga menilai respon pelayanan Yanduan sangat baik — petugasnya menerima laporan dengan ramah dan memberikan penjelasan yang mudah dipahami,” ujar Idham di Mamuju, Kamis (6/11/2025).

Idham menambahkan, tidak ada institusi lain yang seterbuka Polri dalam menerima kritik dan saran dari masyarakat. Hal ini, menurutnya, membuktikan bahwa Polri kini semakin matang dan profesional dalam menjalankan fungsi pelayanan publik.

“Tidak ada institusi seterbuka Polri saat ini. Polri berani menerima kritik, terbuka terhadap masukan masyarakat, dan yang paling penting — terus berupaya memberikan pelayanan yang maksimal kepada publik,” tegas Idham.

Sementara itu, Ipda Supriadi, S.H., Pamin Urmonev Subbag Yanduan Bidpropam Polda Sulbar, bersama anggotanya turut turun langsung ke lapangan melakukan sosialisasi pengaduan masyarakat melalui barkode (QR code). Dalam kesempatan tersebut, mereka juga membantu salah satu warga di Mamuju melakukan pelaporan secara online melalui aplikasi di Anjungan Manakarra, Kamis (6/11/2025).

“Semua laporan yang masuk akan diproses dengan cepat. Kami siap membantu di mana saja jika ada masyarakat mengalami kesulitan dalam pelaporan secara online,” ujar Ipda Supriadi.

Ia menegaskan bahwa sistem pelaporan online ini bersifat transparan dan dapat terpantau langsung oleh Mabes Polri, sehingga masyarakat tidak perlu takut untuk melapor jika menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan anggota kepolisian.

Sebagai lembaga swadaya masyarakat, GEBRAK Sulbar menegaskan akan terus mengawal kinerja aparat penegak hukum dan tidak akan pernah berhenti bersikap kritis, karena bagi mereka kebenaran adalah hal mutlak yang harus terus diperjuangkan.

“Kami akan tetap berdiri di sisi rakyat, menyuarakan kebenaran, dan mengawal lembaga negara agar tetap berada di jalur yang benar,” pungkas Idham.

GEBRAK Sulbar menilai langkah Polda Sulbar melalui Yanduan ini merupakan bentuk nyata reformasi pelayanan publik dan bagian dari upaya membangun Polri yang humanis, akuntabel, dan berintegritas.

Polres Blitar Bersama Forkopimda Dukung Sosialisasi Pertanian Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

0

Polri,Blitar||Mediaistana.com – Polres Blitar melalui Satuan Binmas turut mengambil peran dalam kegiatan sosialisasi pertanian organik dengan penggunaan pupuk “Regen” yang dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kegiatan yang mengangkat tema “Solusi Pertanian Organik untuk Meningkatkan Produktivitas Hasil Pertanian dan Kesejahteraan Petani dalam Rangka Program Ketahanan Pangan RI” tersebut digelar di wilayah Kabupaten Blitar dengan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, Jum’at (07/11/2025).

 

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si.,Perwakilan Kodim 0808/Blitar , kepala Dinas Pertanian Kabupaten Blitar, serta pimpinan PT Regenerasi Kehidupan Nusantara selaku pengembang pupuk dan sistem pertanian organik “Regen”. Selain itu, hadir pula 200 tamu undangan yang mayoritas merupakan para petani dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Blitar.

 

Dalam sambutannya, Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman menyampaikan bahwa pertanian merupakan sektor strategis yang memiliki kontribusi langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. “Polres Blitar mendukung penuh upaya dan inovasi yang membawa manfaat bagi para petani. Penerapan sistem pertanian organik diharapkan dapat meningkatkan hasil panen secara berkelanjutan, tanpa merusak lingkungan dan tanpa menambah beban biaya petani. Kami berharap sosialisasi ini dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pertanian di Kabupaten Blitar,” tegas Kapolres.

 

 

Pada kesempatan tersebut, PT Regenerasi Kehidupan Nusantara memberikan pemaparan terkait pola kemitraan dan pendampingan pengolahan lahan organik yang dilakukan berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) pertanian organik. Pupuk dan benih disediakan sesuai kondisi tanah dan ketersediaan air di tiap wilayah tanpa sistem pinjaman yang membebani petani.

Para peserta yang berasal dari Kecamatan Wlingi, Gandusari, dan Talun terlihat aktif dalam sesi diskusi mengenai penerapan metode pertanian organik di lahan mereka. Sementara itu, perwakilan Satuan Binmas Polres Blitar, Bripda Rakha, turut berpartisipasi dalam kegiatan dengan memberikan pertanyaan sebagai salah satu peserta yang cukup aktif memberikan pertanyaan selama acara.

Diskusi juga menyinggung kondisi pertanian di Kabupaten Blitar, di mana sebagian besar lahan garapan merupakan lahan sewa sehingga memerlukan strategi pengelolaan yang tepat dan berkelanjutan agar metode pertanian organik dapat diterapkan secara efektif.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi teknis, pelaku usaha, dan masyarakat tani, diharapkan pengembangan pertanian organik dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Blitar.

0

Polri,Blitar||Warta.in – Polres Blitar melalui Satuan Binmas turut mengambil peran dalam kegiatan sosialisasi pertanian organik dengan penggunaan pupuk “Regen” yang dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kegiatan yang mengangkat tema “Solusi Pertanian Organik untuk Meningkatkan Produktivitas Hasil Pertanian dan Kesejahteraan Petani dalam Rangka Program Ketahanan Pangan RI” tersebut digelar di wilayah Kabupaten Blitar dengan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, Jum’at (07/11/2025).

 

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si.,Perwakilan Kodim 0808/Blitar , kepala Dinas Pertanian Kabupaten Blitar, serta pimpinan PT Regenerasi Kehidupan Nusantara selaku pengembang pupuk dan sistem pertanian organik “Regen”. Selain itu, hadir pula 200 tamu undangan yang mayoritas merupakan para petani dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Blitar.

Dalam sambutannya, Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman menyampaikan bahwa pertanian merupakan sektor strategis yang memiliki kontribusi langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. “Polres Blitar mendukung penuh upaya dan inovasi yang membawa manfaat bagi para petani. Penerapan sistem pertanian organik diharapkan dapat meningkatkan hasil panen secara berkelanjutan, tanpa merusak lingkungan dan tanpa menambah beban biaya petani. Kami berharap sosialisasi ini dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pertanian di Kabupaten Blitar,” tegas Kapolres.

Pada kesempatan tersebut, PT Regenerasi Kehidupan Nusantara memberikan pemaparan terkait pola kemitraan dan pendampingan pengolahan lahan organik yang dilakukan berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) pertanian organik. Pupuk dan benih disediakan sesuai kondisi tanah dan ketersediaan air di tiap wilayah tanpa sistem pinjaman yang membebani petani.

 

Para peserta yang berasal dari Kecamatan Wlingi, Gandusari, dan Talun terlihat aktif dalam sesi diskusi mengenai penerapan metode pertanian organik di lahan mereka. Sementara itu, perwakilan Satuan Binmas Polres Blitar, Bripda Rakha, turut berpartisipasi dalam kegiatan dengan memberikan pertanyaan sebagai salah satu peserta yang cukup aktif memberikan pertanyaan selama acara.

 

Diskusi juga menyinggung kondisi pertanian di Kabupaten Blitar, di mana sebagian besar lahan garapan merupakan lahan sewa sehingga memerlukan strategi pengelolaan yang tepat dan berkelanjutan agar metode pertanian organik dapat diterapkan secara efektif.

 

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi teknis, pelaku usaha, dan masyarakat tani, diharapkan pengembangan pertanian organik dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Blitar.