26.9 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 330

Upacara Bendera Serentak di 30 Sekolah, Kapolres Pidie Jadi Pembina Upacara di SMKN 2 Sigli

0

Sigli – Polres Pidie melaksanakan kegiatan upacara bendera serentak di 30 sekolah tingkat SMA/SMK dan MAN dalam wilayah hukum Polres Pidie, Senin (15/9/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Polisi Saweu Sikula”, yang bertujuan memberikan edukasi serta motivasi kepada para pelajar agar terhindar dari berbagai bentuk kenakalan remaja.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK bertindak langsung sebagai pembina upacara di SMKN 2 Sigli, sementara para Pejabat Utama (PJU) Polres Pidie dan Kapolsek jajaran juga menjadi inspektur upacara di sekolah-sekolah lain.

Dalam amanatnya, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK menyampaikan pentingnya meningkatkan kesadaran siswa dalam penggunaan media sosial secara bijak, menjauhi narkoba, menghindari perilaku bullying, serta selalu tertib berlalu lintas.

“Generasi muda harus cerdas, berkarakter, dan menjauhi narkoba. Jangan ugal-ugalan di jalan, patuhi aturan lalu lintas, serta gunakan media sosial dengan bijak. Kalian adalah harapan bangsa dan calon pemimpin masa depan,” ujar Kapolres Pidie di hadapan para siswa dan dewan guru.

Selain itu, Kapolres juga menekankan pentingnya peran sekolah dan guru dalam membimbing serta mengawasi siswa agar terhindar dari kenakalan remaja. Beliau juga mengingatkan agar siswa tidak terlibat dalam aksi unjuk rasa yang berpotensi merugikan masa depan mereka.

“Pendidikan adalah kunci masa depan. Jangan pernah menyerah untuk meraih cita-cita. Hormati guru dan orang tua kalian, sebab doa dan restu mereka adalah jalan keberkahan hidup,” tegas Kapolres Pidie

Kapolres Pidie juga mengingatkan para siswa untuk selalu disiplin, tertib berlalu lintas, menjauhi tawuran, serta aktif menjaga keamanan lingkungan sekolah. Kapolres menekankan bahwa generasi muda adalah penentu wajah Aceh di masa depan, dan Polri siap menjadi sahabat bagi pelajar.

Adapun sekolah yang menjadi lokasi pelaksanaan upacara serentak tersebut meliputi SMKN 2 Sigli, SMKN 1 Sigli, SMAN 2 Sigli, SMAN 3 Sigli, MAN 1 Pidie, SMAN MUQ Sigli, SMKN 3 Sigli, SMAN 1 Padang Tiji, SMAN Unggul Sigli, SMKN Lilawangsa Sigli, SMAN 1 Muara Tiga, MAN 3 Pidie, SMKN Batee, SMAN 2 Delima, SMAN 1 Indra Jaya, SMAN 1 Peukan Baro, SMAN 1 Mutiara, MAN 2 Pidie, SMAN 1 Geulumpang Tiga, SMAN 1 Simpang Tiga, MAN 7 Pidie, SMAN 1 Mila, SMAN 2 Mutiara, SMAN 1 Sakti, SMAN 1 Keumala, MAN 6 Pidie, SMAN 1 Geumpang, SMAN 1 Delima, SMAN 1 Geulumpang Baro, dan SMKN Mane.

Kegiatan upacara serentak ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Para kepala sekolah dan dewan guru mengapresiasi langkah Polres Pidie yang peduli terhadap masa depan pelajar di Kabupaten Pidie. []

Anggota DPRD Kabupaten Ngawi, Heru Kusnandar Tekankan Bahaya Narkotika dan Pencegahannya

0
Foto: Anggota DPRD Kabupaten Ngawi, Heru Kusnindar dalam giat sosialisasi Perda kabupaten Ngawi Nomor 1 Tahun 2021. Di dusun Krajan RT 06 RW 01, desa Kuniran, kecamatan Sine, kabupaten Ngawi.

Mediaistana.com, Ngawi – Anggota DPRD Kabupaten Ngawi dari Fraksi PDI Perjuangan, Heru Kusnindar, melaksanakan kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2021. Kegiatan ini digelar di dua lokasi, yakni di rumah Sugeng Ardi Utomo, Dusun Krajan RT 06 RW 01 Desa Kuniran, serta di rumah Teguh Prasetyo, Dusun Krajan RT 02 RW 03 Desa Kuniran, Senin (15/9/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Heru Kusnindar yang akrab disapa Mas Heru, menjelaskan pentingnya peran bersama masyarakat dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Sosialisasi ini mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Ngawi Nomor 1 Tahun 2021 tentang Fasilitas Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.

“Bahaya narkoba di antaranya bisa merusak generasi bangsa, menimbulkan kecanduan, dan jika sudah kecanduan seringkali berujung pada tindakan kriminal,” tegas Heru Kusnindar di hadapan warga.

Ia menambahkan, upaya pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan oleh Aparat Penegak Hukum (APH) saja, tetapi membutuhkan sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen bangsa.

“Saya ini wakil bapak dan ibu. Gaji dan fasilitas yang saya dapat itu berasal dari panjenengan semua. Jadi jangan sungkan memberikan kritik dan masukan, karena panjenengan adalah bos saya,” ucapnya.

Foto: Kegiatan anggota DPRD Kabupaten Ngawi yang berlokasi di RT 02 RW 03 dusun Krajan, desa Kuniran

Dasar hukum pencegahan narkoba tidak hanya tertuang dalam Perda Kabupaten Ngawi, tetapi juga dijamin oleh Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika merupakan tindak pidana serius karena merusak kesehatan masyarakat, ketertiban umum, serta mengancam masa depan generasi muda.

Sementara itu, Widi, salah satu tokoh masyarakat Desa Kuniran, mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh Heru Kusnindar. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya menyerap aspirasi warga, tetapi juga memberikan edukasi langsung terkait masalah yang sangat krusial bagi generasi muda.

“Kami senang jika anggota dewan bisa turun langsung, bersosialisasi, dan mendengarkan aspirasi masyarakat kecil. Inilah yang namanya wakil rakyat, hadir dan tahu persoalan yang kami hadapi,” tuturnya.

Melalui reses ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan bahaya narkotika sekaligus mendukung langkah pemerintah daerah dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Ngawi.

POLRES BLITAR BERHASIL UNGKAP KASUS CURAT & CURANMOR

0

Polri,BLITAR||mediaistana.com  – Dalam Konferensi Pers Satreskrim Res Blitar berhasil mengungkap tiga kasus pencurian dalam waktu yang berdekatan. Dua kasus di antaranya adalah pencurian kotak amal di Tempat Pemakaman Umum (TPU), dan satu kasus lainnya merupakan curanmor. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan empat tersangka yang kini telah menjalani proses hukum lebih lanjut. Senin (15/09/25).

Kasus Pencurian Pertama Kotak Amal di TPU di Desa Sumberjo kasus pertama ini terjadi di TPU Desa Sumberjo, Kec. Kademangan, Kab. Blitar pada Kamis, 11 September 2025, sekitar pukul 22.00 WIB. Didapati dua pelaku, yakni S.A (25) dan S.T (19) asal Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu, yang merupakan kakak beradik, , nekat membobol kotak amal dan mengambil uang sebesar Rp60.000,-. Mereka melakukan aksinya dengan cara merusak kunci kotak amal menggunakan tang dan palu.

Polres Blitar mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan pelaku, di antaranya dua buah parang, satu buah tang, satu buah palu, satu unit sepeda motor Honda Kharisma tanpa plat nomor, satu buah gembok rusak, dan uang tunai Rp60.000. Pelaku dijerat Pasal 363 Ayat (1) ke-3 dan ke-4 KUHP Pidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun.

 

Kasus Pencurian Kedua Kotak Amal di TPU di Desa Ngeni kasus kedua ini terjadi di TPU Dusun Sumberglagah Desa Ngeni Kec. Wonotirto Kab. Blitar pada Sabtu, 13 September 2025, sekitar pukul 18.30 WIB.

Diketahui Pelaku berinisial D.H (32) warga Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan. Warga mendapati pelaku sedang berusaha membongkar kotak amal . Kemudian Pelaku berusaha melarikan diri, namun berhasil diamankan oleh warga di jalan perdesaan tak jauh dari lokasi kejadian. Pelaku kemudian dibawa ke kantor desa untuk dimintai keterangan, sebelum akhirnya diserahkan ke pihak Polsek Wonotirto.

Dalam penggeledahan, polisi menemukan barang bukti tambahan berupa satu kotak amal rusak, uang tunai Rp41.000, satu buah tas kecil warna hitam, satu buah jaket warna hitam, dua buah palu, satu obeng, satu unit sepeda motor Honda C70 (Kalong), serta satu unit handphone Realme.

Pelaku diketahui merupakan residivis yang baru bebas dari Lapas Tulungagung pada tahun 2024 karena kasus pencurian serupa. Pelaku dijerat Pasal 363 Ayat (1) ke-5 KUHP Pidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun.

Kasus Pencurian Kendaraan Bermotor Kasus ketiga adalah pencurian sepeda motor yang terjadi di halaman rumah warga di Desa Pagergunung, Kec. Kesamben, Kab. Blitar, pada Senin, 28 Juli 2025, sekitar pukul 21.00 WIB.

Korban diketahui memarkir sepeda motor Honda Beat warna hitam di pinggir jalan dengan kunci kontak masih menempel. Hanya dalam waktu 20 menit, motor tersebut hilang dan korban segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kesamben.

Unit Reskrim Polsek Kesamben bekerja sama dengan Polsek Kromengan berhasil mengamankan pelaku berinisial B.S alias Oceng (38), warga asal Malang, di wilayah Kediri. Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat Warna Hitam, satu lembar STNK Honda Beat Warna Hitam, satu lembar surat dari Finance FIF, serta satu unit sepeda motor Yamaha Mio ungu yang terlibat dalam kasus lain.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pelaku melakukan aksinya bersama dua rekannya, yakni Sdr. I (yang telah diamankan di Polsek Kromengan) dan Sdr. F (yang saat ini masih dalam pengejaran). Bahkan, pelaku juga mengaku pernah melakukan pencurian lain pada bulan Maret 2025. Pelaku dijerat Pasal 363 Ayat (1) ke-3 dan ke-4 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun.

Kasat Reskrim Polres Blitar, AKP Momon Suwanto Pratomo, menyampaikan apresiasi terhadap peran masyarakat yang aktif melaporkan dan membantu pengungkapan kasus-kasus pencurian ini. Ia juga menghimbau masyarakat untuk melaksanakan Pam Swakarsa didesa masing-masing agar terciptanya lingkungan yang aman dan juga masyarakat dihimbau agar lebih berhati-hati dalam menjaga barang milik pribadi, terutama di tempat umum terutama saat malam hari.”Kami akan terus meningkatkan patroli dan penegakan hukum terhadap segala bentuk tindak pidana. Partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.

Dengan terungkapnya tiga kasus pencurian ini, pihak Satreskrim Polres Blitar semakin mempertegas komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Kabupaten Blitar. Dengan kerja sama antara polisi dan masyarakat, diharapkan Blitar dapat tetap menjadi daerah yang aman dan nyaman.

Danrem 062/Tn, Jenguk Anggota Prajurit yang Sakit di RS Dustira Cimahi

0
Komandan Korem 062/Tn Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E.,M.M., memberikan kepedulian dan perhatian terhadap prajuritnya dengan menjenguk anggota Kodim 0610/Sumedang dan Kodim 0624/Kab. Bandung yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Dustira Cimahi.

Bandung – Mediaistana.com,. Komandan Korem 062/Tn Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E.,M.M., memberikan kepedulian dan perhatian terhadap prajuritnya dengan menjenguk anggota Kodim 0610/Sumedang dan Kodim 0624/Kab. Bandung yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Dustira Cimahi, Senin 15 September 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem didampingi oleh beberapa pejabat staf Korem. Kehadirannya disambut hangat oleh keluarga pasien. Danrem memberikan motivasi, semangat, serta doa agar yang bersangkutan segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.

“Menjenguk anggota yang sakit merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan keluarga besar Korem 062/Tn. Kita harus saling mendukung, baik dalam suka maupun duka. Semoga cepat pulih dan dapat kembali bertugas,” ujar Danrem.

Selain memberikan semangat, Danrem juga menyerahkan tali asih sebagai bentuk perhatian pimpinan kepada prajurit dan keluarganya.

Kegiatan ini diharapkan semakin mempererat ikatan emosional antara pimpinan dengan prajurit, sehingga tercipta suasana kekeluargaan yang harmonis dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Pungkasnya. (Penrem 062/Tn).

Reses Anggota DPRD Ngawi: Heru Kusnandar Tekankan Bahaya Narkotika dan Pencegahannya

0
Sosialisasi Perda kabupaten Ngawi Nomor 1 Tahun 2021, oleh anggota DPRD kabupaten Ngawi, Heru Kusnindar dari fraksi PDI Perjuangan

Mediaistana.com, Ngawi – Anggota DPRD Kabupaten Ngawi dari Fraksi PDI Perjuangan, Heru Kusnandar, melaksanakan kegiatan reses sekaligus sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkotika dan narkoba. Kegiatan ini digelar di dua lokasi, yakni di rumah Sugeng Ardi Utomo, Dusun Krajan RT 06 RW 01 Desa Kuniran, serta di rumah Teguh Prasetyo, Dusun Krajan RT 02 RW 03 Desa Kuniran, Senin (15/9/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Heru Kusnandar, yang akrab disapa Mas Heru, menjelaskan pentingnya peran bersama masyarakat dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Sosialisasi ini mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Ngawi Nomor 1 Tahun 2021 tentang Fasilitas Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.

Foto: lokasi ke-2 kegiatan anggota DPRD kabupaten Ngawi

“Bahaya narkoba di antaranya bisa merusak generasi bangsa, menimbulkan kecanduan, dan jika sudah kecanduan seringkali berujung pada tindakan kriminal,” tegas Heru Kusnandar di hadapan warga.

Ia menambahkan, upaya pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan oleh aparat saja, tetapi membutuhkan sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen bangsa.

“Saya ini wakil bapak dan ibu. Gaji dan fasilitas yang saya dapat itu berasal dari panjenengan semua. Jadi jangan sungkan memberikan kritik dan masukan, karena panjenengan adalah bos saya,” ucapnya.

Dasar hukum pencegahan narkoba tidak hanya tertuang dalam Perda Kabupaten Ngawi, tetapi juga dijamin oleh Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika merupakan tindak pidana serius karena merusak kesehatan masyarakat, ketertiban umum, serta mengancam masa depan generasi muda.

Sementara itu, Widi, salah satu tokoh masyarakat Desa Kuniran, mengapresiasi kegiatan reses yang digelar oleh Heru Kusnandar. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya menyerap aspirasi warga, tetapi juga memberikan edukasi langsung terkait masalah yang sangat krusial bagi generasi muda.

“Kami senang jika anggota dewan bisa turun langsung, bersosialisasi, dan mendengarkan aspirasi masyarakat kecil. Inilah yang namanya wakil rakyat, hadir dan tahu persoalan yang kami hadapi,” tuturnya.

Melalui reses ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan bahaya narkotika sekaligus mendukung langkah pemerintah daerah dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Ngawi.

Kapolres Pidie Jaya Motivasi Pelajar di SMA Negeri 1 Meureudu

0

PIDIE JAYA – Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H., memimpin upacara bendera di SMA Negeri 1 Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, pada Senin (15/9/2025) pagi. Upacara yang berlangsung di lapangan sekolah tersebut diikuti para dewan guru, siswa-siswi, personel Polres serta Polsek Meureudu.

Dalam amanatnya, Kapolres membacakan pesan Kapolda Aceh dengan motto “Aceh Metuah” yang berisi motivasi agar para pelajar semakin bersemangat dalam belajar, disiplin, serta tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas dan berkarakter.

“Pendidikan adalah kunci masa depan. Jangan pernah menyerah untuk meraih cita-cita, sekecil apa pun langkah yang kalian ambil hari ini akan menentukan kehidupan di masa depan,” pesan Kapolres di hadapan peserta upacara.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menghormati guru dan orang tua, menjauhi narkoba, bijak menggunakan media sosial, serta selalu tertib berlalu lintas. Para siswa juga diingatkan untuk menjaga persatuan, menumbuhkan cinta tanah air, serta menjauhi sikap yang dapat menimbulkan perpecahan.

“Gunakan waktu untuk hal positif seperti belajar, berolahraga, dan mengembangkan bakat. Jadilah pelopor anti narkoba serta gunakan media sosial dengan bijak. Jejak digital akan selalu memengaruhi masa depan,” tegasnya.

Tidak hanya di SMA Negeri 1 Meureudu, upacara bendera serentak juga dilaksanakan di 27 sekolah tingkat SMA dan MAN di wilayah hukum Polres Pidie Jaya. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres, para Kabag, Kasat, serta perwakilan perwira Polres Pidie Jaya yang bertindak sebagai pembina upacara di sekolah masing-masing.

Di akhir kegiatan, menariknya Kapolres membuka sesi tanya jawab di akhir upacara bersama siswa sekaligus memberikan hadiah kepada pelajar yang berhasil menjawab pertanyaan.

Suasana pun menjadi cair dan penuh semangat, para pelajar maupun dewan guru dalam menjawab pertanyaan.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kedekatan Polri dengan dunia pendidikan serta bentuk dukungan terhadap generasi muda Aceh agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, cerdas, dan bertanggung jawab. []

Bumpi Centre Indonesia Raya silaturahmi bersama para Pimpinan pondok pesantren wilayah Sumedang

0

Sumedang 14 September 2025,MediaIstana

Bumpi Centre Indonesia Raya pada tanggal 14 September 2025 mengadakan silaturahmi dengan para pimpinan ponpes yang berada di wilayah kabupaten Sumedang,acara tersebut bertempat di pondok pesantren Al Ba”Ats Pamulihan pimpinan KH dede

Acara silaturahmi para pimpinan ponpes ini untuk memberikan dukungan penuh kepada presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan program program Asta cita menuju Indonesia maju,selain itu juga membahas berbagai hal aspirasi pondok pesantren di wilayah Sumedang khususnya sebagai salah satu elemen bangsa dalam ikut meningkatkan kualitas sumberdaya manusia

Dalam kesempatan silaturahmi ini pimpinan ponpes Al Ba’ats KH Dede menjelaskan bahwa pondok pesantren harus ikut menjaga kondusifitas di tengah tengah masyarakat juga harus ikut berkontribusi untuk mensukseskan program presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan Asta cita menuju Indonesia maju

Hadir dalam acara silaturahmi ketua umum bumpi centre Indonesia Raya her Suherman,dalam kesempatan itu beliau menjelaskan bahwa bumpi centre Indonesa Raya akan terus mendampingi pondok pesantren salahsatunya ponpes anggota asbumpi di wilayah jawa barat Untuk ikut menjaga kondusifitas juga untuk diskusi seputar kebutuhan kebutuhan pondok pesantren dalam memperkuat dan menghasilkan sumberdaya manusia yang berkualitas.

Semogaa dengan seringnya silaturahmi dialog langsung dengan para pimpinan ponpes bisa memahami berbagai hal yang dibutuhkan oleh pondok pesantren untuk meningkatan kualitas sumberdaya manusia dimana pondok pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan yang menghasilkan sumberdaya manusia yang berkualitas,tegasnya juga untuk bisa mendorong kemandirian ekonomi pesantren,tegasnya.

Tim Sidokkes Polres Tulungagung Tiap Hari Laksanakan Uji Food Safety di SPPG Polres Tulungagung

0

Polri,Tulungagung|| mediaistana.com – Demi memastikan keamanan dan menjaga kualitas makanan yang didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Tulungagung, setiap hari tim dari Seksi Kedokteran Kesehatan (Sidokkes) Polres Tulungagung melaksanakan pengujian food safety.

Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan, kegiatan food safety menjadi langkah penting sebelum makanan didistribusikan kepada anak-anak, ibu hamil, maupun ibu menyusui.

“Pengujian dilakukan secara laboratoris untuk memastikan makanan yang disajikan benar-benar aman dan terbebas dari kandungan zat berbahaya”, ujar AKBP Taat, Sabtu (13/09/2025).

Dia menjelaskan, parameter pemeriksaan meliputi kandungan formalin, arsenik, sianida, nitrit, hingga uji organoleptik seperti rasa dan aroma makanan.

“Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi kontaminasi maupun keracunan akibat makanan”, tambahnya.

Lebih lanjut, AKBP Taat menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap makanan yang disajikan SPPG Polres Tulungagung.

“Insya Allah makanan yang disajikan senantiasa terlindungi, sehat, dan aman untuk dikonsumsi”, tandas AKBP Taat.

Dengan adanya pengujian food safety secara rutin tiap hari, Polres Tulungagung berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam aspek kesehatan dan keamanan pangan.

Fun Run Galaxy 2025 Acara semarak Spektakuler dengan Penampilan Memukau Audra Lawang Pitu

0

Jakarta, Mediaistana – Sabtu (13/9/2025) Acara lari unik yang memadukan Olahraga diselenggarakan dalam Fun Run Galaxy 2025 dimeriahkan oleh penampilan yang sangat begitu memukau dengan kehadiran Model video klip Audra serta Band Rock papan atas Lawang Pitu yang digelar dikota bekasi.

Diacara Fun Run Galaxy 2025 Audra ikut memeriahkan dengan penampilannya diatas panggung sebagai gitaris dengan kolaborasi Band Rock Lawang Pitu yang terdiri dari musisi Legendaris Indonesi seperti John Paul Ivan (Boomerang), Edwin (Cokelat),Irang Arkad (Boomerang), Windy Saraswati (Takeover), dan Eet Sjahranie (Edane),Acara Fun Run Galaxy 2025 menjadikan suatu pengalaman yang berbeda lari unik olahraga, serta dipadukan dengan UMKM,kopi,dan musik.

Saya begitu bersemangat dan senang dapat berkesempatan bisa menghibur para penonton yang begitu membludak mengikuti Fun Run Galaxy 2025 ini dan berharap dapat menjadi manfaat bagi masyarakat Bekasi serta bisa dijadikan contoh bagi acara – acara lain dikota manapun,”ungkap Audra kepada awak media.

Penonton dan peserta begitu Antusiasme menyaksikan penampilan kaloborasi antara Audra yang sangat memukau dengan Band Rock papan atas serta Band lokal asal Bekasi Matalaki, Acara ini dapat menjadi inspiratif sehat, hangat bagi seluruh keluarga dan dapat mendukung UMKM serta komunitas lokal.

Sekolah Hijau, Siswa Cerdas: Inovasi Sabun Eco Enzyme Warnai SMPN 6 Banda Aceh

0

Banda Aceh – Aula SMPN 6 Banda Aceh tampak berbeda pada Sabtu (13/9/2025). Suasana meriah memenuhi ruangan ketika para pengabdi dari Program Studi Pendidikan Kimia FKIP dan Prodi Manajemen Universitas Syiah Kuala (USK), bersama mahasiswa dari FKIP, FEB, dan FT, duduk berbaur dengan kepala sekolah serta para guru.

Mereka berkumpul bukan untuk sebuah acara seremonial, melainkan untuk praktik langsung memproduksi sabun cuci tangan ramah lingkungan berbahan dasar eco enzyme dan nilam Aceh.

Program pengabdian masyarakat ini sejatinya telah berjalan sejak Juli lalu. Kegiatan Sabtu itu menjadi salah satu rangkaian pertemuan yang terus berlanjut dan semakin memperlihatkan antusiasme tinggi dari para guru dan siswa. Tidak sekadar belajar membuat produk, mereka juga memahami nilai lebih dari kegiatan ini: mengurangi limbah rumah tangga, memanfaatkan residu kulit buah dari program Makanan Bergizi Gratis bagi siswa, sekaligus melahirkan inovasi yang bernilai guna tinggi dan berpotensi menambah pendapatan ekonomi.

Produk sabun ramah lingkungan ini bukan hanya menjadi alternatif kebutuhan sehari-hari, tetapi juga simbol gerakan nyata sekolah dalam mengedepankan kepedulian terhadap lingkungan. Proses pembuatannya sederhana, bahan yang digunakan ramah lingkungan, namun manfaatnya berlapis – mulai dari menjaga kebersihan, mengurangi pencemaran, hingga membuka peluang wirausaha bagi warga sekolah.

Wakil Ketua Bidang Pengabdian kepada Masyarakat LPPM USK, Sulastri, turut hadir dan tidak sekadar memantau, tetapi juga terlibat langsung sebagai fasilitator. Ia memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang dilakukan para Pengabdi USK di  SMPN 6 Banda Aceh.

‎“Kita berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai pelatihan semata. SMPN 6 dapat menjadi pelopor gerakan sekolah pro-lingkungan. Pemanfaatan residu kulit buah ini bukan hanya mengurangi sampah, tetapi juga mendidik siswa agar sejak dini memiliki kesadaran merawat bumi, sekaligus kreatif dan inovatif sebagai pelaku perubahan,” ujarnya.

‎Ia juga menyampaikan terimakasih kepada pengabdi yang sudah melaksanakan hibah pengabdian kepada Masyarakat dari sumber pendaana BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi 2025 ini.

Senada dengan itu, Kepala SMPN 6 Banda Aceh, Syarifah Narghis, menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi sekolah sebagai bagian dari program Sekolah Adiwiyata.

Menurutnya, Adiwiyata bukan sekadar label, melainkan gerakan membentuk budaya sekolah yang peduli lingkungan dan berkelanjutan.

‎“Kami ingin SMPN 6 Banda Aceh dikenal tidak hanya sebagai sekolah yang bersih dan hijau, tetapi juga sebagai sekolah yang melahirkan siswa-siswi cerdas, disiplin, dan mampu bersaing di level internasional. Kegiatan bersama USK ini menjadi langkah nyata yang menguatkan komitmen tersebut,” ungkapnya.

Kesan positif juga datang dari siswa. Sendy Fitrah Ramadhan, siswa kelas IX-6, mengaku mendapatkan pengalaman berharga dari kegiatan ini.

“Seru sekali, banyak pengetahuan baru yang kami dapat. Kehadiran kakak dan abang mahasiswa USK membuat kami lebih paham tentang cara pembuatan sabun. Saya jadi semakin termotivasi untuk bisa kuliah dan bercita-cita menjadi ilmuwan yang bermanfaat. Terima kasih kakak dan abang sudah mendampingi kami,” tuturnya penuh semangat.

Kegiatan ini sukses berkat kerja tim yang solid. Pengabdi utama terdiri dari Latifah Hanum, Erlidawati, dan Ridha Siregar, yang berkolaborasi lintas prodi untuk memastikan kegiatan berjalan optimal. Di lapangan, implementasi banyak ditopang oleh Muzainah, koordinator kegiatan di sekolah sekaligus alumni S1 FKIP USK dan alumni S2 Universitas Negeri Malang. Dengan totalitasnya, Muzainah bersama tim mahasiswa berjibaku mendampingi guru dan siswa, memastikan setiap tahap berjalan lancar.

Dengan semangat kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat, program pengabdian ini diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan. SMPN 6 Banda Aceh kini selangkah lebih maju dalam membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya mencetak prestasi akademik, tetapi juga menanamkan kepedulian sosial dan lingkungan.

Inovasi sabun berbasis eco enzyme dan nilam Aceh ini pun diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Aceh maupun daerah lain di Indonesia. Bahwa upaya sederhana, ketika dilakukan bersama, bisa melahirkan manfaat besar bagi manusia sekaligus bumi yang kita cintai. []