26 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 333

Tender Rp 3,1 Miliar Puskesmas Sukadana Dibatalkan,Aktivis Sebut Indikasi Maladministrasi

0

Sukadana , Kayong Utara _ Polemik pembatalan tender proyek renovasi dan penambahan ruang Puskesmas Sukadana Kabupaten Kayong Utara Kalimantan Barat senilai Rp3,1 miliar terus menuai sorotan. Setelah Pokja Pemilihan 08.08 BPBJ Sekretariat Daerah Kayong Utara memberikan klarifikasi resmi bahwa pembatalan disebabkan keterlambatan batas waktu penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik 2025, sejumlah pihak menilai alasan tersebut tidak menghapus dugaan maladministrasi dalam proses lelang.

Aktivis sosial dan pemerhati kebijakan publik Kayong Utara, Abdul Khaliq, menilai penjelasan Pokja justru membuka pertanyaan baru mengenai tata kelola pengadaan di lingkungan pemerintah daerah.

“Kalau sejak awal dokumen pemilihan sudah mencantumkan klausul bahwa tender akan batal bila melewati batas akhir DAK, mengapa proses lelang tetap dijalankan sampai menetapkan pemenang? Bahkan masa sanggah selesai, lalu baru dibatalkan. Ini menunjukkan adanya kelalaian serius dalam manajemen tender,” ujar Abdul Khaliq kepada awak media, Jum’at (12/9/2025).

Menurut Khaliq, alasan formal yang dikemukakan Pokja tidak serta-merta meniadakan tanggung jawab penyelenggara tender.

“Perubahan jadwal SPSE tetap dilakukan setelah melewati tenggat DAK. Artinya, bukan peserta yang lalai, melainkan penyelenggara yang gagal menyesuaikan timeline dengan ketentuan pusat. Jika kemudian peserta dinyatakan tidak bisa menuntut ganti rugi, itu tidak adil dan mencederai prinsip kesetaraan dalam pengadaan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti lemahnya aspek transparansi.

“Publik baru mendapatkan penjelasan setelah kasus ini ramai diberitakan. Informasi pembatalan pun hanya disampaikan lewat email, tanpa forum resmi atau pengumuman yang dapat diakses luas. Padahal prinsip akuntabilitas dan keterbukaan adalah roh dari pengadaan barang/jasa negara,” terang Khaliq.

Dampak dari kelalaian ini, sambungnya, tidak hanya dirasakan kontraktor tetapi juga masyarakat.

“Puskesmas Sukadana adalah fasilitas kesehatan prioritas. Dengan dibatalkannya tender, otomatis pelayanan kesehatan masyarakat akan kembali tertunda. Jadi ini bukan sekadar soal prosedur teknis, tetapi soal hak warga atas layanan publik yang layak,” tegasnya.

Karena itu, Khaliq mendorong agar DPRD, Inspektorat, hingga aparat penegak hukum turun tangan mengawasi persoalan ini.

“Perlu audit menyeluruh atas mekanisme lelang agar ke depan tidak ada lagi proyek publik yang gagal hanya karena kelemahan tata kelola. Uang rakyat harus dijaga dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan,” pungkasnya.

( Anton Purba )

Bhabinkamtibmas Polsek Parung Jalin Kedekatan dengan Warga,..

0

Bhabinkamtibmas Polsek Parung Jalin Kedekatan dengan Warga,..

Polres Bogor –mediaistana.com

Bhabinkamtibmas Polsek Parung Polres Bogor, Bripka Hera Sutarya, terus aktif menjalin kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan silaturahmi dan anjangsana di desa binaannya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (12/09/2025) sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Parung.

Dalam kunjungannya, Bripka Hera Sutarya memberikan penyuluhan terkait permasalahan harkamtibmas kepada warga sekitar. Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah maraknya tawuran.

Ia mengimbau para orang tua yang memiliki anak usia remaja agar lebih meningkatkan pengawasan dan memberikan aturan yang tegas di rumah. “Sebaiknya anak-anak sudah berada di rumah paling lambat pukul 22.00 WIB. Hal ini penting agar mereka tidak terlibat tawuran maupun aktivitas berisiko lainnya,” ujarnya.

Selain itu, Bripka Hera Sutarya juga menekankan pentingnya komunikasi antara orang tua dengan anak. Dengan adanya perhatian dan pengawasan yang lebih ketat, diharapkan para remaja dapat terhindar dari pengaruh negatif lingkungan serta tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif. “Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak Polri dalam menjaga kondusivitas di lingkungan masyarakat. Upaya penyuluhan ini diharapkan mampu mencegah terjadinya tawuran pelajar maupun aksi gangster,” ungkapnya.

Lebih lanjut, selain menyoroti tawuran pelajar dan aksi gangster, Bhabinkamtibmas juga memberikan arahan mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika. Edukasi ini penting disampaikan baik di lingkungan masyarakat maupun sekolah agar generasi muda tidak terjerumus dalam penyalahgunaan barang haram tersebut.

Dalam kesempatan lain, Plt. Kasi Humas Polres Bogor, IPDA Yulista Mega Stefani, S.H., menambahkan imbauannya kepada masyarakat. Ia meminta agar warga tidak ragu melapor apabila menemukan adanya gangguan kamtibmas, tindak kriminal, maupun indikasi perekrutan tenaga kerja ilegal.

“Apabila ada pihak yang menjanjikan gaji besar namun tidak memiliki dasar hukum yang resmi, hal itu termasuk dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Masyarakat bisa segera melaporkannya ke Call Center 110 yang beroperasi 24 jam, atau melalui nomor aduan Polres Bogor di 0812-1280-5587,” tegas IPDA Yulista.

Dengan adanya sinergi antara kepolisian dan masyarakat, Polres Bogor berharap tercipta lingkungan yang aman, kondusif, serta terbebas dari tawuran, gangster, narkoba, maupun ancaman TPPO. Keamanan lingkungan bukan hanya tugas aparat, melainkan juga tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Mediaistana red maulana

Sinergitas Polri dengan Instansi Wilayah Desa Binaan Giat Sambang Kamtibmas

0

Sinergitas Polri dengan Instansi Wilayah Desa Binaan Giat Sambang Kamtibmas Warga/Instansi,untuk Menjaga Harkamtibmas Wilayah.

POLRES BOGOR -mediaistana. Com

Dalam rangka menjaga sinergitas dengan Warga, Bhabinkamtibmas Polsek Dramaga Aiptu Dani Dayusman melaksanakan kegiatan Anjangsana kamtibmas dan silaturahmi Ke Instansi Pesantren/Tokoh Agama di Wilayah. Kp.Carangpulang Desa Cikarawang Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor.
Kegiatan Sambang Warga wilayah binaan yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas selain untuk menjaga silaturahmi juga untuk memastikan Instansi ikut merasakan keberadaan Polri dilingkungannya yang kondusif dan juga Instansi/Pontren tersebut membantu Kepolisian dan pemerintahan setempat menjaga Harkamtibmas di wilayahnya.Hal ini juga yang dilakukan Bhabinkamtibmas Sambangi Ustad. Salman.Lc.,S.Ag,
Beliau salah satu Pengurus Pesantren Imam Syafi’i.

Kapolres Bogor Polda Jawa Barat AKBP Wikha Ardilestanto.SH.,SIK.,M.Si melalaui Kapolsek Dramaga Polres Bogor Iptu Desi Triana.SH.,MH menjelaskan, kegiatan yang di laksanakan seperti sambang adalah suatu kegiatan rutin dimana Bhabinkamtibmas selalu dekat dengan Warga/Instansi dengan maksud untuk memelihara silaturahmi dan bersama-sama menjaga kamtibmas di Wilayahnya khususnya dan Umumnya diwilayah Hukum Polsek Dramaga,serta wujud sinergi Pontren dengan POLRI.
Pimpinan Pondok juga bisa mengajak ke warga sekitar Lingkungan lainnya untuk lebih aktif melaksanakan kegiatan Siskamling terlebih sekarang lagi marak kasus Tawuran,aksi geng Motor,Curanmor Judi online,Tppo serta pencurian Barang dan juga waspada terhadap Cuaca Hujan dan angin yang mengakibatkan bencana alam serta Bhabinmas harus lebih humanis bila anjangsana warga. Ketika mengetahui diduga ada gangguan kamtibmas atau kriminal lainnya agar berkoordinasi kepengurusan atau Ke Polsek Dramaga, hal ini dimaksudkan untuk lebih cepat mengantisipasinya.
Ujar kapolsek Iptu Desi.Jumat(12/09/2025).
Dikesempatan lain PS.Kasi Humas Polres Bogor IPDA Yulista Mega Stefani,SH menyampaikan apabila warga masyarakat ada yang menemukan hal – hal yang mengganggu kamtibmas dan menemukan tindakan kriminalitas lainnya dan adanya perekrutan Tenaga kerja Ilegal dengan Menjanjikan Gaji besar akan tetapi tidak resmi payung hukumnya masuk dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO)segera adukan laporkan ke *Call Center(021) 110 operator kami melayani 24 jam aduan serta laporan masyarakat ataupun nomor aduan Polres Bogor di 08121280 5587*.

Mediaistana red maulana Mansur

Sekolah SMPN 12 Surabaya Menyambut Maulid Nabi.

0

SMPN 12 Surabaya Gelar Arak-Arakan Kreatif Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Surabaya – SMPN 12 Surabaya merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H dengan penuh semarak melalui kegiatan arak-arakan kreasi siswa. Acara ini melibatkan seluruh siswa, guru, dan tenaga pendidik, yang bersama-sama menyemarakkan peringatan kelahiran Rasulullah dengan penuh kebersamaan.

Sejak pagi, siswa mengenakan busana muslim putih yang menambah nuansa religius. Mereka berbaris rapi membawa aneka hasil karya kreatif berupa gunungan makanan ringan, rangkaian sembako, hingga miniatur masjid indah yang dipikul dengan penuh semangat. Suasana semakin meriah dengan sorakan riang dan iringan doa bersama.

Menurut pihak sekolah, kegiatan ini bukan hanya bertujuan memperingati Maulid Nabi, tetapi juga melatih kreativitas, tanggung jawab, dan kerja sama antar siswa. Kepala Sekolah SMPN 12 Surabaya menjelaskan, “Kami ingin siswa belajar meneladani akhlak Rasulullah, sekaligus mengasah jiwa gotong royong dan rasa syukur.”

Warga sekitar sekolah pun tampak antusias menyaksikan arak-arakan tersebut. Banyak yang tersenyum menyambut siswa, bahkan turut mengabadikan momen tersebut dengan kamera ponsel. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan sekolah juga bisa menjadi wadah mempererat silaturahmi dengan masyarakat.

Selain arak-arakan, acara juga diisi dengan pembacaan sholawat, tausiyah singkat, serta doa bersama untuk keselamatan bangsa. Guru berharap melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya sekadar merayakan, tetapi juga menghayati makna dari keteladanan Nabi Muhammad SAW.

Dengan penuh semangat, SMPN 12 Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan yang tidak hanya akademis, tetapi juga menumbuhkan karakter religius, kreatif, dan cinta damai. Momentum Maulid Nabi menjadi sarana memperkuat nilai spiritual sekaligus mengikat persaudaraan di antara seluruh warga sekolah.

Polsek Ujung Batu Gelar Jumat Curhat, Masyarakat Dusun Bukit Raya Sampaikan Aspirasi dan Keluhan

0

Mediaistana.com

Rokan Hulu – Polsek Ujung Batu menggelar kegiatan Jumat Curhat di Dusun Bukit Raya Desa Pematang Tebih pada Jumat (12/9/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat dan menampung aspirasi serta keluhan masyarakat terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat Dusun Bukit Raya menyampaikan beberapa keluhan, antara lain maraknya kenakalan remaja seperti pencurian buah kelapa sawit yang meresahkan masyarakat. Masyarakat juga meminta penjelasan tentang penanganan hukum tindak pidana tipiring.

Kapolsek Ujung Batu Kompol Yusup Purba, S.H, M.H menanggapi keluhan masyarakat dengan berjanji untuk meningkatkan patroli di daerah rawan dan memberi tindakan tegas terhadap pelaku pencurian. Kapolsek Kompol Yusup Purba .,S.H.,M.H juga menjelaskan bahwa tindak pidana ringan dapat dihukum, namun terlebih dahulu dilakukan problem solving dengan membuat surat kesepakatan.

Kegiatan Jumat Curhat ini diapresiasi oleh masyarakat karena sangat berguna untuk menyampaikan informasi dan aduan secara langsung. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan silaturahmi antara Polsek Ujung Batu dengan masyarakat dan menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

(Samiono)

Babinsa Koramil 05/Indrajaya Bantu Petani Siapkan Lahan Bawang Merah di Desa Binaan

0

SIGLIMEDIAISTANA.COM, 12 September 2025  || Babinsa Koramil 05/Indra Jaya, Serda Agus Supriadi dan Koptu Fernando, turut serta membantu para petani dalam mempersiapkan lahan untuk penanaman bawang merah di Desa Putou, wilayah binaan mereka.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pendampingan kepada petani desa setelah masa panen padi tiba. Babinsa juga memberikan edukasi kepada warga tentang tata cara bercocok tanam yang baik dan tepat waktu, agar hasil pertanian dapat optimal.

Menjelang masa tanam, para petani telah menyiapkan bibit bawang merah untuk ditanam di sawah yang sudah digarap. Setelah lahan siap, mereka juga memasang plastik mulsa sebagai media tanam yang berfungsi untuk menekan pertumbuhan gulma atau rumput liar.

Babinsa terus aktif memantau perkembangan persiapan lahan yang dilakukan petani, serta mengingatkan agar penanaman bibit dilakukan sesegera mungkin. Hal ini penting untuk menghindari keterlambatan masa tanam yang dapat berbenturan dengan musim tanam padi berikutnya.

“Kami terus mendampingi dan mengingatkan warga agar tidak terlambat menanam, karena jika waktu tanam molor, akan bersinggungan dengan musim tanam padi berikutnya,” Ujar Serda Agus.

Pendampingan yang dilakukan Babinsa ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Desa binaan. [ ]

Bupati Garut Desak Tata Kelola Pendidikan, di Duga 90% PKBM tidak Terakreditasi

0
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memberikan arahan kepada Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan dan Pegawai Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut.

Garut – Mediaistana.com,. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memberikan arahan kepada Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan dan Pegawai Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut, bertempat di Aula Dinsos Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa 9 September 2025.

‎Bupati Garut, menyoroti berbagai isu, mulai dari Ruang Kelas Baru (RKB) hingga Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Ia mengakui bahwa Kabupaten Garut masih memiliki banyak pekerjaan rumah di sektor pendidikan.

‎”Kita berada di kondisi yang tidak ideal serta harus mengejar ketertinggalan, dan ketertinggalan itu bukan saya yang menentukan, tetapi harus bersama-sama dengan teman-teman,” tegasnya.

‎Bupati juga secara khusus menyoroti permasalahan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang diduga bermasalah. Ia menyebutkan, hampir 90% PKBM di Garut tidak terakreditasi dan diduga tidak memiliki keberadaan atau operasional yang sah. Untuk itu, ia menekankan perlunya perbaikan tata kelola yang profesional di bidang tersebut.

‎Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Garut, Asep Wawan, memaparkan kondisi terkini pendidikan di Garut, termasuk perbandingan dengan Jawa Barat dan nasional. Beberapa data yang disampaikannya diantaranya :

‎1. IPM: Garut memiliki IPM 69,9, jauh di bawah IPM Jawa Barat (74,92), menempatkan Garut di peringkat ke-26 dari 27 kabupaten/kota.

‎2. Rata-rata Lama Sekolah (RLS): 7,85 tahun, di bawah rata-rata Jawa Barat (8,87 tahun), menempatkan Garut di peringkat 21.

‎3. Harapan Lama Sekolah (HLS): 12,17 tahun, di bawah rata-rata provinsi (12,80 tahun), menempatkan Garut di peringkat 24.

‎Asep Wawan juga menyoroti persentase pendidik yang belum bersertifikat, yaitu 92% untuk PAUD, 38,15% untuk SD, dan 45,6% untuk SMP. Ia mengakui masih banyak guru di Garut yang belum memiliki sertifikat.

‎Untuk mengatasi tantangan ini, Disdik Garut memiliki komitmen untuk meningkatkan IPM menjadi 73,68 pada tahun 2029, serta menaikkan RLS dan HLS. Target lainnya adalah meningkatkan Angka Partisipasi Sekolah (APS) untuk SD menjadi 100% dan SMP menjadi 96,35%.

‎Untuk mencapai target tersebut, Disdik Garut telah merumuskan 6 program, 18 kegiatan, dan 96 sub-kegiatan, yang mencakup Program Keunggulan Pendidikan, Pengembangan Kurikulum, dan Pengembangan Pendidik.

‎Asep berharap, dengan kerja keras dan kolaborasi, mutu pendidikan di Garut dapat terus meningkat.

ATR/BPN, dan 15 Kepala Desa Kembali Melaksanakan PKS Sertifikat Tanah

0

ATR / BPN Kabupaten Buru dan 15 kepala desa dikabupaten buru kembali melaksanakan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sertifikat tanah aset desa

Tahapan PKS dilaksanakan oleh ATR/BPN sudah yang ke 3 kalinya, kegiatan ini dilaksanakan di ruang pertemuan kantor BPN/ATR kabupaten buru tepatnya kamis 11/9/2025, jam 10.00 Wit

Turut hadir Kepala kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Buru,Erik Helaha, S.SiT, dan stafnya, Kepala Dinas PMD kabupaten buru Haris Syukur, 15 kepala desa antara lain, Kepala Desa Waetele, Widit, Waepoti, Kaiely, Tanjung Karang, Samalagi, Waetina, Hatawano, Selwadu, Waekose, Skikilale, Sawa, Siahoni, Parbulu & Kepala Desa Dava dan Koordinator Pelaksana kegiatan M Patti Salampessy, ST.

Dalam sambutan Kepala Badan Pertanahan Kabupaten Buru, Erik Helaha, S.SiT mengatakan bahwa pembuatan sertifikat tanah aset desa sudah dilakukan beberapa tahap dan ada sertifikat yang sudah diserahkan kepada beberapa kepala desa, dirinya berharap kepada kepala desa yang belum mempunyai sertifikat tanah aset desa agar mempersiapkan berkas kelengkapan surat untuk penerbitan sertifikat selanjutnya, lebih ditekankan agar lahan milik desa tidak bermasalah sehingga dalam penerbitan sertifikat kedepan tidak ada kendala ungkapnya

dirinya mengatakan juga bahwa pentingnya tanah aset desa disertifikatkan guna meminimalisir tingkat kejahatan mafia tanah yang marak terjadi, selanjutnya untuk mempermudah pemerintah pusat memberikan bantuan ke pemerintah desa kalau aset desa sudah memiliki sertifikat

Dan dengan diterbitkan sertifikat elektronik ini jauh lebih efisien dalam hal penyimpanan sertifikat sehingga tidak mudah hilang dan rusak atau terkendala ketika ada bencana alam, dll.

Selain itu beliau juga mengatakan bahwa dalam pelaksanaan sertifikasi tanah pada beberapa desa tidak menemui kendala karena pelaksanaan sudah melalui pentahapan dan kami pastikan kedepannya tidak menemui kendala dan harapannya agar kepala desa mendukung kegiatan sertifikasi aset desa karena kegiatan ini sangat penting untuk melegalkan semua aset aset desa guna menunjang kegiatan desa kedepan, tutupnya

Kepala Dinas PMD Kabupaten Buru Haris Sukur dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada M Patti Salampessy dalam mengkoordinir pembuatan sertifikat tanah aset desa,sebelumnya dirinya juga sudah mencanangkan rencana pembuatan sertifikasi tanah aset desa karena ini sangat penting,sehingga dirinya berharap agar kepala kepala desa proaktif dalam mempersiapkan berkas berkas untuk pembuatan sertifikat aset desa selanjutnya

Sementara sambutan Aam Purnama selaku Kepala Desa Waetele yang mewakili Kepala Desa se-Kabupaten Buru mengatakan sangat mendukung kegiatan sertifikasi tanah aset desa dan dirinya berharap agar kepala desa yang belum membuat sertifikat tanah untuk aset desa agar dapat mempersiapkan berkasnya guna diterbitkannya sertifikat tanah aset desa

Terpisah Ketua team koordinator pelaksana Sertifikasi Tanah Aset Desa M Patti Salampessy, ST ketika diwawancarai mengatakan bahwa sejak mereka melakukan pematokan ke desa2 memang ada sedikit kendala namun hal itu bisa diakomodir dan diselesaikan secara baik dengan para Kepala Desa dan masyarakat.

Pematokan Tanah Aset Desa ini sudah dilakukan pada beberapa Kecamatan dalam lingkup Kabupaten Buru dan ada sejumlah desa yang sudah mendapat sertifikat aset desa

Dirinya juga berterima kasih Kepada Kepala Kepala Dinas PMD Kabupaten Buru Haris Syukur yang sudah mensuport pembuatan sertifikat tanah aset desa

Trima kasih juga disampaikan kepada Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Buru Erik Helaha S,Sit dan Kepala Seksi Penetapan Hak Magdalena Margaretha Maturbonngs, S.ST yang sangat membantu dari awal sosialisasi hingga penerbitan sertifikat elektronik yang diserahkan sebelumnya

Patti Salampessy juga berharap agar desa desa yang lain dapat segera mempersiapkan dokumen- dokumen pendukung tanah lahan aset desa dan rajin berkoordinasi aktif untuk segera memperoleh sertifikat elektronik oleh ATR/BPN Kabupaten Buru tambahnya.

Reporter ( Ahmad.S )

ATR/BPN, dan 15 Kepala Desa Kembali Melaksanakan PKS Sertifikat Tanah

0

ATR / BPN Kabupaten Buru dan 15 kepala desa dikabupaten buru kembali melaksanakan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sertifikat tanah aset desa

Tahapan PKS dilaksanakan oleh ATR/BPN sudah yang ke 3 kalinya, kegiatan ini dilaksanakan di ruang pertemuan kantor BPN/ATR kabupaten buru tepatnya kamis 11/9/2025, jam 10.00 Wit

Turut hadir Kepala kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Buru,Erik Helaha, S.SiT, dan stafnya, Kepala Dinas PMD kabupaten buru Haris Syukur, 15 kepala desa antara lain, Kepala Desa Waetele, Widit, Waepoti, Kaiely, Tanjung Karang, Samalagi, Waetina, Hatawano, Selwadu, Waekose, Skikilale, Sawa, Siahoni, Parbulu & Kepala Desa Dava dan Koordinator Pelaksana kegiatan M Patti Salampessy, ST.

Dalam sambutan Kepala Badan Pertanahan Kabupaten Buru, Erik Helaha, S.SiT mengatakan bahwa pembuatan sertifikat tanah aset desa sudah dilakukan beberapa tahap dan ada sertifikat yang sudah diserahkan kepada beberapa kepala desa, dirinya berharap kepada kepala desa yang belum mempunyai sertifikat tanah aset desa agar mempersiapkan berkas kelengkapan surat untuk penerbitan sertifikat selanjutnya, lebih ditekankan agar lahan milik desa tidak bermasalah sehingga dalam penerbitan sertifikat kedepan tidak ada kendala ungkapnya

dirinya mengatakan juga bahwa pentingnya tanah aset desa disertifikatkan guna meminimalisir tingkat kejahatan mafia tanah yang marak terjadi, selanjutnya untuk mempermudah pemerintah pusat memberikan bantuan ke pemerintah desa kalau aset desa sudah memiliki sertifikat

Dan dengan diterbitkan sertifikat elektronik ini jauh lebih efisien dalam hal penyimpanan sertifikat sehingga tidak mudah hilang dan rusak atau terkendala ketika ada bencana alam, dll.

Selain itu beliau juga mengatakan bahwa dalam pelaksanaan sertifikasi tanah pada beberapa desa tidak menemui kendala karena pelaksanaan sudah melalui pentahapan dan kami pastikan kedepannya tidak menemui kendala dan harapannya agar kepala desa mendukung kegiatan sertifikasi aset desa karena kegiatan ini sangat penting untuk melegalkan semua aset aset desa guna menunjang kegiatan desa kedepan, tutupnya

Kepala Dinas PMD Kabupaten Buru Haris Sukur dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada M Patti Salampessy dalam mengkoordinir pembuatan sertifikat tanah aset desa,sebelumnya dirinya juga sudah mencanangkan rencana pembuatan sertifikasi tanah aset desa karena ini sangat penting,sehingga dirinya berharap agar kepala kepala desa proaktif dalam mempersiapkan berkas berkas untuk pembuatan sertifikat aset desa selanjutnya

Sementara sambutan Aam Purnama selaku Kepala Desa Waetele yang mewakili Kepala Desa se-Kabupaten Buru mengatakan sangat mendukung kegiatan sertifikasi tanah aset desa dan dirinya berharap agar kepala desa yang belum membuat sertifikat tanah untuk aset desa agar dapat mempersiapkan berkasnya guna diterbitkannya sertifikat tanah aset desa

Terpisah Ketua team koordinator pelaksana Sertifikasi Tanah Aset Desa M Patti Salampessy, ST ketika diwawancarai mengatakan bahwa sejak mereka melakukan pematokan ke desa2 memang ada sedikit kendala namun hal itu bisa diakomodir dan diselesaikan secara baik dengan para Kepala Desa dan masyarakat.

Pematokan Tanah Aset Desa ini sudah dilakukan pada beberapa Kecamatan dalam lingkup Kabupaten Buru dan ada sejumlah desa yang sudah mendapat sertifikat aset desa

Dirinya juga berterima kasih Kepada Kepala Kepala Dinas PMD Kabupaten Buru Haris Syukur yang sudah mensuport pembuatan sertifikat tanah aset desa

Trima kasih juga disampaikan kepada Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Buru Erik Helaha S,Sit dan Kepala Seksi Penetapan Hak Magdalena Margaretha Maturbonngs, S.ST yang sangat membantu dari awal sosialisasi hingga penerbitan sertifikat elektronik yang diserahkan sebelumnya

Patti Salampessy juga berharap agar desa desa yang lain dapat segera mempersiapkan dokumen- dokumen pendukung tanah lahan aset desa dan rajin berkoordinasi aktif untuk segera memperoleh sertifikat elektronik oleh ATR/BPN Kabupaten Buru tambahnya.

Reporter ( Ahmad.S )

Polisi Bekuk Komplotan Pembobol Sekolah di Sumedang, Lima Pelaku dan Satu Penadah Ditangkap

0

Polisi Bekuk Komplotan Pembobol Sekolah di Sumedang, Lima Pelaku dan Satu Penadah Ditangkap

Sumedang –mediaistana.com

Kepolisian Resor (Polres) Sumedang berhasil membongkar komplotan spesialis pembobol sekolah yang beraksi di sejumlah lembaga pendidikan di Kabupaten Sumedang. Sebanyak lima pelaku utama pencurian dan satu penadah berhasil diringkus.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H. mengatakan pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras jajaran kepolisian. “Polres Sumedang berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang menargetkan sejumlah sekolah di wilayah Kabupaten Sumedang,” ujarnya, Rabu (10/9/2025).

Dalam konferensi pers di Mapolres Sumedang, Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, S.I.K. menyebut kelima pelaku pencurian masing-masing berinisial ART (36), NFS (25), FF (19), BK (27), dan A (24). Polisi juga menangkap DKW (38) yang berperan sebagai penadah. “Sementara dua penadah lainnya yang dikenal dengan sebutan Ajo dan Bokep masih berstatus DPO,” kata Sandityo.

Kapolres menjelaskan, komplotan tersebut membobol empat sekolah pada 3 September 2025, yakni MTsN 1 Sumedang, Yayasan Al-Islam Sumedang, SMK Pembangunan Indonesia Sumedang, dan SMK Pemuda Sumedang. Modus operandi mereka adalah merusak pintu dan jendela ruangan sebelum membawa kabur barang elektronik seperti laptop, proyektor, dan komputer dengan mobil rental Daihatsu Xenia.

Barang curian itu kemudian dijual kepada penadah untuk direcah dan diperdagangkan kembali. Dari para tersangka, polisi menyita barang bukti berupa satu unit mobil Daihatsu Xenia, linggis, obeng, kunci Y, tang, gembok, tas, serta puluhan barang elektronik hasil curian yang sebagian besar telah direcah.

Atas perbuatannya, para tersangka pencurian dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5 jo Pasal 65 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara. Sementara tersangka penadah dikenakan Pasal 480 ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara

Mediaistana red maulana