26 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 409

Hari Jadi Bogor ke-543: Bogor Expo dan Festival Kuliner Gratis

0
  1. Hari Jadi Bogor ke-543: Bogor Expo dan Festival Kuliner Gratis

Bogor-mediaistana. Com
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor ke-543, Pemerintah Kabupaten Bogor menyelenggarakan Bogor Expo dan Festival Kuliner gratis di Kecamatan Dramaga. Kabupatn bogor Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan produk-produk UMKM dan kegiatan lainnya di Kabupaten Bogor, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan dan keamanan.festival kuliner geratis pada hari Kamis 12-06-2925

Festival Kuliner gratis menampilkan 25 jenis makanan gratis, masing-masing 100% dan total 2500 porsi makanan yang dibagikan gratis kepada masyarakat.  dapat menikmati berbagai jenis makanan yang lezat dan bergizi.acara tersebut di hadiri  IPTU  desi triana. SH. MH sebagai kapolsek Dramaga di samping oleh den ramil Dramaga kabupaten bogor

Bogor Expo tingkat kecamatan menampilkan produk-produk UMKM dan kegiatan lainnya di Kabupaten Bogor. Kegiatan ini juga difasilitasi oleh Disdukcapil Kabupaten Bogor untuk pembuatan administrasi kependudukan seperti kartu keluarga, kartu identitas anak, dan akta kelahiran.

Selain Festival Kuliner gratis dan Bogor Expo, juga diselenggarakan kegiatan lainnya seperti pangan murah, tera ulang timbangan digital di Posyandu, dan pemusnahan minuman keras ilegal.

Dengan kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kebersihan dan keamanan, serta meningkatkan kualitas hidup mereka. Pemerintah Kabupaten Bogor juga berharap dapat terus meningkatkan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.kecamatan Dramaga kabupaten bogor provinsi Jawa Barat

Mediaistana red maulana

Bhabinkamtibmas Polsek Parung Bersinergi dengan TNI Jalin Kedekatan dan Edukasi Masyarakat

0

Bhabinkamtibmas Polsek Parung Bersinergi dengan TNI Jalin Kedekatan dan Edukasi Masyarakat Desa Binaan

Polres Bogor –mediaistana.com

Dalam rangka menjaga stabilitas kamtibmas dan meningkatkan sinergitas antarinstansi, Bhabinkamtibmas Polsek Parung Polres Bogor Aipda Kustiono bersama Babinsa Koramil Parung Serka Oma Juhana melaksanakan kegiatan silaturahmi dan penyuluhan kepada warga Desa binaan di Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, pada Rabu (11/06/2025).

Kegiatan yang dilaksanakan secara langsung di tengah masyarakat tersebut bertujuan membangun hubungan yang lebih dekat antara aparat keamanan dan warga. Aipda Kustiono dan Serka Oma Juhana menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus membuka ruang komunikasi dua arah dengan warga terkait berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan tempat tinggal mereka.

Dalam penyuluhannya, keduanya menekankan bahaya penyalahgunaan narkotika serta meningkatnya permasalahan tawuran di kalangan remaja. Mereka mengajak para orang tua untuk lebih aktif dalam melakukan pengawasan terhadap anak-anak, terutama pada malam hari dan saat berada di luar rumah.

“Pengaruh lingkungan dan kurangnya kontrol dari keluarga menjadi salah satu faktor utama penyebab tawuran serta penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Oleh karena itu, kami mengajak semua pihak ikut terlibat dalam pencegahan,” ujar Aipda Kustiono.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Parung Kompol Maman Firmansyah, S.H. menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjaga ketertiban dan menciptakan suasana aman melalui pendekatan preventif.

“Kami terus mendorong Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri di lapangan untuk aktif melakukan pendekatan kepada masyarakat dan bekerja sama dengan unsur TNI maupun elemen lainnya dalam menyampaikan pesan-pesan kamtibmas,” jelas Kompol Maman.

Sementara itu, Plt. Kasi Humas Polres Bogor, Ipda Yulista Mega Stefani, S.H., menegaskan pentingnya peran kolaboratif antara Polri, TNI, dan masyarakat dalam menekan angka kenakalan remaja, terutama menjelang libur panjang atau momen-momen tertentu yang rawan terjadi gesekan sosial.

“Sinergitas seperti ini sangat penting, terutama dalam memberikan edukasi dan pengawasan bersama di tengah masyarakat. Kami berharap kegiatan semacam ini rutin dilakukan untuk mencegah munculnya konflik atau kejahatan yang melibatkan remaja,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata dari semangat kolaboratif antara Polri dan TNI dalam membina masyarakat serta menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.

Mediaistana red maulana

POLRES Kayong Utara Tetapkan 4 Tersangka Kasus Pengeroyokan Warga Pulau Maya Karimata

0
Oplus_0

Sukadana Kayong Utara – POLRES  kayong utara  Tetapkan 4 tersangka dari 6 orang terduga pelaku penganiayaan korban herman alias KUNTAT ,warga desa dusun kecil dusun sungai lumpur batu malang kecamatan pulau maya karimata (PMK) kabupaten kayong Utara.

Hasil Pemeriksaan Unit Reskrim POLRES Kayong utara,Terduga RK menjelaskan tidak ada melakukan pemukulan terhadap korban Herman alias KUNTAT, Terduga AR menjelaskan ada mencoba memukul korban Herman alias KUNTAT menggunakan sebatang kayu namun tidak kena Sementara  ,APIN menjelaskan ada memukul wajah korban KUNTAT menggunakan tangannya sedangkan Pelaku ANSYAH menjelaskan ada menendang bahu sebelah kiri korban KUNTAT dengan kaki kanannya
Pelaku RUSMAN menjelaskan ada memukul korban KUNTAT menggunakan pentungan dan mengenai tangan korban KUNTAT pelaku ASDI menjelaskan ada mendorong rahang kanan korban KUNTAT menggunakan tangan kanan dengan posisi mengepal.

Dari 6 orang pelaku penganiayaan herman Alias KUNTAT , 4 diantaranya telah ditetapkan menjadi tersangka, sementara 2 orang berinisial RK dan AR masih ditetapkan sebagai saksi, jika ada petunjuk baru dan saksi tambahan yang mengarah terlibat mereka berdua,maka akan dipanggil lagi.Ungkap AIPTU Dedi Agus Rahmad,11/6/2025.

“Lebih Lanjut,POLRES kayong utara melalui Kasat Reskrim IPTU Hendra Gunawan, Membenarkan bahwa pihaknya telah menahan 4 orang tersangka penganiayaan herman alias kuntat,apapun kesalahan yang dilakukan seseorang ,tidak membuat orang lain memiliki hak untuk menghakimi orang tersebut,apa lagi ini mereka hanya  menduga – duga bahwa korban sebagai penculik anak kemudian para pelaku secara bersama sama melakukan penganiayaan, itu jelas pelanggaran hukum. Imbuhnya.

“Di lain tempat, Kuasa hukum Korban,Dewa M. Satria memberikan apresiasi atas kinerja jajaran POLRES kayong Utara yang telah merespon cepat dalam penanganan perkara dugaan tindak pidana pengeroyokan, pemukulan dan penganiayaan terhadap seorang korban Herman Alias KUNTAT.

Dugaan tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan terhadap orang atau barang berdasarkan Pasal 170 KUHP jo Pasal 262 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dan perencanaan kejahatan berdasarkan Pasal 55 KUHP jo Pasal 20 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 jo Putusan Mahkamah Agung RI No.10K/KR./1975.

Kami menilai jajaran Polres kayong Utara patut mendapat apresiasi dari masyarakat Kabupaten Kayong Utara,” Ujar Dewa M. Satria W, S.H. saat ditemui di kantor nya, Ketapang pada Rabu (11/6/2026).

(ANTON PURBA )

Berikan Himbauan Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Desa Lumpang Polsek Parungpanjang

0

Berikan Himbauan Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Desa Lumpang Polsek Parungpanjang Polres Bogor Polda Jawa Barat Melaksanakan sambang warga

Polres Bogor -mediaistana. Com

Bhabinkamtibmas Desa Lumpang Polsek Parungpanjang Polres Bogor *Aipda Sandri Heri. N* melaksanakan kegiatan sambang warga kp. Cilangkap RT 002/001 Desa Lumpang Kecamatan Parungpanjang Kab. Bogor Wilayah Hukum Polsek Parungpanjang Polres Bogor. Rabu, 11/06/2025 sekira jam 13.00 WIB.

Kapolres Bogor *AKBP RIO WAHYU ANGGORO, S.H., S.I.K., M.H*
melalui Kapolsek Parungpanjang Polres Bogor *Kompol Dr. Suharto, S.H., M.H.* menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dalam rangka sambang, patroli lingkungan dan patroli dialogis guna menjaga dan menciptakan Kamtibmas juga menyampaikan himbaun himbauan Kamtibmas yakni agar warga masyarakat mematuhi peraturan hukum yang berlaku, jaga bersama Harkamtibmas dilingkungan masyarakat, melaporkan setiap kejadian yang menonjol Ke Polsek Parungpanjang, atau langsung ke Bhabinkamtibmas.

Kegiatan cooling sistem patroli sambang dialogis dengan warga Desa binaannya dilaksanakan ini selain bersilaturahmi dan juga sebagai upaya sebagai anggota Bhabinkamtibmas untuk selalu mendekatkan diri dengan warga, sehingga segala informasi bisa di dapat dari berbagai pihak agar selalu menjaga kondusifitas diwilayahnya masing-masing.

Bhabinkamtibmas juga bisa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membantu Polri dalam menciptakan ketertiban dan keamanan dengan melaporkan kepada aparat apabila melihat dan mengetahui pelaku tindak kriminalitas dilingkungannya.

Kegiatan yg di laksanakan mempunyai tujuan agar masyarakat merasakan *Kehadiran POLRI* dalam rangka memberi rasa aman kepada warga.

Dikesempatan lain *Plt Kasi Humas Polres Bogor  Ipda Yulista Mega Stefani, S.H.* menyampaikan apabila warga masyarakat ada yang menemukan hal – hal yang mengganggu kamtibmas dan menemukan tindakan kriminalitas lainnya dan adanya perekrutan Tenaga kerja Ilegal dengan Menjanjikan Gaji besar akan tetapi tidak resmi payung hukumnya masuk dalam tindak pidana perdagangan orang TPPO segera adukan laporkan ke *Call Center (021)  110 operator kami melayani 24 jam aduan serta laporan masyarakat ataupun nomor aduan Polres Bogor di  0812 1280 5587

Mediaistana red maulana

Bhabinkamtibmas Polsek Parung Polres Bogor Jalin Kedekatan dengan Warga

0

Bhabinkamtibmas Polsek Parung Polres Bogor Jalin Kedekatan dengan Warga, Sampaikan Imbauan Cegah Tawuran dan Gangster

Polres Bogor -mediaistana. Com

Melalui Bhabinkamtibmas Polsek Parung Polres Bogor, BRIPKA HERA SUTARYA menjaga Kamtibmas Desa Binaan di wilayah hukum binaanya. Pada hari, Rabu (11/06/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Bhabinkamtibmas melaksanakan silaturahmi Anjangsana kepada masyarakat binaan.

Pada kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas memberikan penyuluhan tentang.- permasalahan Harkamtibmas kepada warga sekitar terutama tentang permasalahan tawuran pemuda dan rawan gangster dimana orang tua yang memiliki anak usia remaja agar lebih hati- hati dan lebih ketat terhadap anaknya dan akan lebih baik agar anak diharuskan paling lambatnya pada pukul 22.00 Wib, Sudah berada dirumah sehingga dapat terhindar dari kerawanan tawuran serta kerawanan lainnya.

Kapolres Bogor AKBP RIO WAHYU ANGGORO, S.H., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Parung KOMPOL MAMAN FIRMANSYAH, S.H. menyampaikan bahwa hal tersebut dilaksanakan agar para Bhabinkamtibmas sebagai unsur terdepan dalam upaya pencegahan terhadap kegiatan tawuran pelajar dan gangster.

Selain hal tersebut diatas Bhabinkamtibmas juga memberikan Arahan dan bimbingan kamtibmas terkait permasalahan tawuran pelajar, Gengser serta pencegahan peredaran Narkotika di lingkungan dan tingkat sekolah ” tukas IPDA YULISTA MEGA STEFANI S.H.

Mediaistana red maulana

Bhabinkamtibmas Polsek Parung bersinergi dengan TNI menjalin kedekatan

0

Bhabinkamtibmas Polsek Parung bersinergi dengan TNI menjalin kedekatan Dengan masyarakat Desa binaan.

Polres Bogor -mediaistana. Com

Melalui Bhabinkamtibmas Polsek Parung Polres Bogor, Aipda Asep.M bersinergi bersama TNI dari Koramil Parung Serma maryulis menjaga Kamtibmas Desa Binaan di wilayah hukum binaanya. Pada hari,Rabu (11/06/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Bhabinkamtibmas berkoordinasi bersama TNI melaksanakan silaturahmi Anjangsana kepada masyarakat binaan.

Pada kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas bersama Babinsa juga memberikan penyuluhan tentang.- permasalahan Harkamtibmas kepada warga sekitar terutama tentang permasalahan tawuran pemuda dan rawan gangster dimana orang tua yang memiliki anak usia remaja agar lebih hati- hati dan lebih ketat terhadap anaknya dan akan lebih baik agar anak diharuskan paling lambatnya pada pukul 22.00 Wib, Sudah berada dirumah sehingga dapat terhindar dari kerawanan tawuran serta kerawanan lainnya.

Kapolres Bogor AKBP RIO WAHYU ANGGORO, S.H., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Parung KOMPOL MAMAN FIRMANSYAH, S.H. menyampaikan bahwa hal tersebut dilaksanakan agar para Bhabinkamtibmas sebagai unsur terdepan dalam upaya pencegahan terhadap kegiatan tawuran pelajar dan gangster.

Selain hal tersebut diatas Bhabinkamtibmas beserta Babinsa juga memberikan Arahan dan bimbingan kamtibmas terkait permasalahan tawuran pelajar, Gengser serta pencegahan peredaran Narkotika di lingkungan dan tingkat sekolah ” dan apabila warga masyarakat ada yang menemukan hal – hal yang mengganggu kamtibmas dan menemukan tindakan kriminalitas lainnya segera adukan laporkan ke Call Center (021) 110 operator kami melayani 24 jam aduan serta laporan masyarakat ataupun nomor aduan Polres Bogor di 0812 1280 5587, tukas IPDA YULISTA MEGA STEFANI S.H.

Mediaistana red maulana

Bhabinkamtibmas Polsek Parung Bersama Babinsa Koramil 0621/22 Ajak Warga

0

Bhabinkamtibmas Polsek Parung Bersama Babinsa Koramil 0621/22 Ajak Warga Desa Putat Nutug Tingkatkan Kewaspadaan Lingkungan

Polres Bogor –mediaistana.com

Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan secara sinergis oleh Polsek Parung, Polres Bogor bersama Koramil 0621/22. Pada Rabu (11/6/2025), Bhabinkamtibmas Aiptu N. Tri Handoko bersama Babinsa Peltu Ari Arinto melaksanakan sambang warga di Desa Putat Nutug, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas dan Babinsa menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga binaannya. Mereka mengimbau agar masyarakat senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan, terutama menjelang musim cuaca ekstrem yang rawan bencana alam.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Parung Kompol Maman Firmansyah, S.H. menegaskan bahwa sinergitas antara TNI dan Polri dalam menjaga kamtibmas menjadi salah satu upaya strategis dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Parung.

“Bhabinkamtibmas kami mengajak warga agar selalu menjaga kerukunan antarwarga, berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan, serta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian jika terjadi permasalahan,” ujar Kompol Maman Firmansyah, S.H.

Di tempat terpisah, Kasi Humas Polres Bogor IPDA Yulista, S.H. menambahkan bahwa kegiatan sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas bersama Babinsa ini penting untuk mendeteksi permasalahan yang ada di masyarakat sejak dini.

“Sesuai dengan arahan Bapak Kapolres, dengan kehadiran Polri di tengah masyarakat, setiap permasalahan dapat segera ditindaklanjuti sehingga solusi cepat bisa ditemukan untuk mencegah terjadinya konflik yang lebih besar,” tutur IPDA Yulista, S.H.

Sinergitas antara TNI-Polri dalam menjaga kamtibmas ini diharapkan mampu meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta mempererat hubungan antara aparat keamanan dengan warga setempat.

Dengan kegiatan ini, masyarakat diimbau untuk tetap waspada, saling peduli, dan selalu berkoordinasi dengan aparat apabila terdapat potensi gangguan kamtibmas atau bencana alam yang mengancam keselamatan lingkungan.

Mediaistana red maulana

ALHAMDULILLAH: Fadlan Aldiyansah Tuntaskan 30 Juz Sekali Duduk Jelang Wisuda Kubro

0

ALHAMDULILLAH: Fadlan Aldiyansah Tuntaskan 30 Juz Sekali Duduk Jelang Wisuda Kubro

Tanggerang-mediaistana. Com

Tangerang, 11 Juni 2025 — Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Pondok Pesantren Dakwah dan Tahfizh Qurrotu Nafsin, Rabu (11/6), ketika seorang santri bernama *Fadlan Aldiyansah (16 tahun)*, putra dari Bapak Mursidi dan Ibu Dianah asal Tangerang, menuntaskan *tasmi’ 30 juz Al-Qur’an sekali duduk* sebagai bagian dari persiapan *Wisuda Kubro*.

Dengan izin Allah, Fadlan memulai bacaan tasmi’nya *sejak bakda Subuh hingga selesai pukul 23.24 WIB*. Hanya henti sejenak untuk keperluan shalat dan makan, ananda Fadlan dengan penuh khusyuk dan teguh hati terus mendaras hafalannya hingga pungkas. Momen ini menjadi salah satu pencapaian puncak dan istimewa yang menggambarkan ketekunan serta pengorbanan seorang santri dalam mencintai Al-Qur’an.

Acara tasmi’ ini turut *dihadiri oleh Pengasuh Pondok dan kedua orang tua Fadlan*, yang tampak tak kuasa menahan tangis haru menyaksikan perjuangan putra tercinta mereka. Kebahagiaan juga menyelimuti para asatidz dan keluarga besar pondok.

*Pengasuh Pondok Pesantren Qurrotu Nafsin, Al-Ustadz Sidik Sasmita, S.Th.I* menyampaikan rasa bangga dan doa yang tulus:

> “Kami sangat bangga kepada ananda Fadlan. Ini adalah prestasi luar biasa yang menunjukkan kekuatan niat dan cinta kepada Al-Qur’an. Semoga menjadi bekal kehidupan dunia dan akhirat, serta inspirasi bagi santri-santri lainnya. Kendati demikian, ini baru capaian awal, selanjutnya kami mendorong ananda untuk lanjut mengikuti program Alim/Kitab sebagai fase kedua hingga tuntas, dan program ‘amaliyatut tadris sebagai fase pungkas.”

Tak kalah haru, *Kepala Divisi Tahfizh yang juga pengampu halaqoh, Al-Ustadz Aji Setiawan*, mengungkapkan rasa bangga dan harunya:

> “Saya menyaksikan sendiri perjuangan Fadlan dari awal hingga akhir. Dalam waktu kurang lebih dua tahun, ia istiqomah menyempurnakan hafalannya. Dan hari ini, dengan izin Allah, ia mampu menuntaskan 30 juz dalam sekali duduk. Ini adalah momen yang sangat menggetarkan hati.”

Di akhir acara, pimpinan pondok memberikan pesan khusus kepada seluruh santri:

> “Semoga capaian Fadlan menjadi motivasi besar bagi para santri lainnya. Kami berharap akan muncul lebih banyak lagi para huffazh yang mampu menyelesaikan hafalan 30 juz mutqin dengan semangat dan ketulusan seperti ini.”

Semoga prestasi ini menjadi pemberat timbangan amal kebaikan bagi Fadlan, keluarga, serta segenap keluarga besar Ponpes Qurrotu Nafsin. Dan semoga Al-Qur’an tetap hidup di dada para santri, sebagai cahaya dalam setiap langkah mereka. Amin.

Mediaistana red Abdul aziz

*ALHAMDULILLAH: Fadlan Aldiyansah Tuntaskan 30 Juz Sekali Duduk Jelang Wisuda Kubro*

0

*ALHAMDULILLAH: Fadlan Aldiyansah Tuntaskan 30 Juz Sekali Duduk Jelang Wisuda Kubro*

*Tangerang, 11 Juni 2025* — Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Pondok Pesantren Dakwah dan Tahfizh Qurrotu Nafsin, Rabu (11/6), ketika seorang santri bernama *Fadlan Aldiyansah (16 tahun)*, putra dari Bapak Mursidi dan Ibu Dianah asal Tangerang, menuntaskan *tasmi’ 30 juz Al-Qur’an sekali duduk* sebagai bagian dari persiapan *Wisuda Kubro*.

Tangerang-Mediaistana. Com

Dengan izin Allah, Fadlan memulai bacaan tasmi’nya *sejak bakda Subuh hingga selesai pukul 23.24 WIB*. Hanya henti sejenak untuk keperluan shalat dan makan, ananda Fadlan dengan penuh khusyuk dan teguh hati terus mendaras hafalannya hingga pungkas. Momen ini menjadi salah satu pencapaian puncak dan istimewa yang menggambarkan ketekunan serta pengorbanan seorang santri dalam mencintai Al-Qur’an.

Acara tasmi’ ini turut *dihadiri oleh Pengasuh Pondok dan kedua orang tua Fadlan*, yang tampak tak kuasa menahan tangis haru menyaksikan perjuangan putra tercinta mereka. Kebahagiaan juga menyelimuti para asatidz dan keluarga besar pondok.

*Pengasuh Pondok Pesantren Qurrotu Nafsin, Al-Ustadz Sidik Sasmita, S.Th.I* menyampaikan rasa bangga dan doa yang tulus:

> “Kami sangat bangga kepada ananda Fadlan. Ini adalah prestasi luar biasa yang menunjukkan kekuatan niat dan cinta kepada Al-Qur’an. Semoga menjadi bekal kehidupan dunia dan akhirat, serta inspirasi bagi santri-santri lainnya. Kendati demikian, ini baru capaian awal, selanjutnya kami mendorong ananda untuk lanjut mengikuti program Alim/Kitab sebagai fase kedua hingga tuntas, dan program ‘amaliyatut tadris sebagai fase pungkas.”

Tak kalah haru, *Kepala Divisi Tahfizh yang juga pengampu halaqoh, Al-Ustadz Aji Setiawan*, mengungkapkan rasa bangga dan harunya:

> “Saya menyaksikan sendiri perjuangan Fadlan dari awal hingga akhir. Dalam waktu kurang lebih dua tahun, ia istiqomah menyempurnakan hafalannya. Dan hari ini, dengan izin Allah, ia mampu menuntaskan 30 juz dalam sekali duduk. Ini adalah momen yang sangat menggetarkan hati.”

Di akhir acara, pimpinan pondok memberikan pesan khusus kepada seluruh santri:

> “Semoga capaian Fadlan menjadi motivasi besar bagi para santri lainnya. Kami berharap akan muncul lebih banyak lagi para huffazh yang mampu menyelesaikan hafalan 30 juz mutqin dengan semangat dan ketulusan seperti ini.”

Semoga prestasi ini menjadi pemberat timbangan amal kebaikan bagi Fadlan, keluarga, serta segenap keluarga besar Ponpes Qurrotu Nafsin. Dan semoga Al-Qur’an tetap hidup di dada para santri, sebagai cahaya dalam setiap langkah mereka. Amin.

Mediaistana red abdul aziz

WARGA KELUHKAN DAMPAK PROYEK PERUMAHAN PT. PURINDO SUKSES DESA PALASARI*

0

*WARGA KELUHKAN DAMPAK PROYEK PERUMAHAN PT. PURINDO SUKSES DESA PALASARI*

Bogor-mediaistana. Com
Banyaknya keluhan warga terkait pengembang perumahan PT. PURINDO SUKSES Kp. Geblug rw 01 Ds. Palasari Kec. Cijeruk Bogor hingga Pada hari ini, Selasa, 22 April 2025 pukul 14.00 sd 16.00 WIB bertempat di GOR Rest Area Desa Palasari, telah diadakan Rapat Musyawarah antara Pemuka Masyarakat Kp Geblug RW.01 Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor dengan pihak Manajemen Proyek Perumahan Kayana Green Hills Palasari mewakili PT Purindo Sukses, membahas tanggapan atas Surat Keluhan dari masyarakat RW.01 Kp Geblug melalui Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Palasari tertanggal 07 Maret 2025 yang dikirim melalui eMail, juga tertanggal 11 April 2025 terkirim hard copy ditujukan kepada Pimpinan PT Purindo.

 

Rapat dihadiri dari pihak Pemuka Masyarakat yaitu Endang Syahroni (Roni) selaku Ketua BPD, Dede (Aspek) selaku Ketua Paguyuban Wagra Kp Geblug, Ghoiril Muhtarom (Majen) selaku Ketua LPM, Ilham selaku Ketua Karang Taruna, Mahfudin (Alex) selaku Ketua RW.01, Menir selaku Ketua RT.01/01, Kusnadi selaku Ketua RT.03/01, Didi selaku Ketua RT.01/01, serta 3 orang perwakilan Masyarakat RW.01 yaitu Ade Uwa dan Didi Sukardi.

Adapun dari pihak Perumahan Kayana dihadiri oleh Abdul Rozak (Jek) selaku Pimpinan Proyek, Hudaya selaku Pengelola, H Kosasih selaku Koordinator Lapangan (Korlap) dan Alip selaku Danru Security Proyek Perumh Kayana.

Hadir pula dalam acara tersebut yaitu Busro selaku Babinsa dan Eza selaku Bhabinkamtibmas Desa Palasari.
Berikut adalah pembahasan lebih lanjut atas surat dari BPD kepada pihak Kayana diantaranya dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Rapat dibuka oleh pak Roni selaku Ketua BPD yang menekankan pada point krusial yaitu adanya mosi tidak percaya dari masyarakat Kp Geblug RW.01 (terutama yang telah menandatangani Mosi Tidak Percaya).
Dalam pembukaan pula, pak Jek mengatakan kehadirannya ingin mengklarifikasi terkait usulan atau aspirasi masyarakat, dikatakannya hampir semua aspirasi masyarakat sudah dijalankan atau direalisasikan.

Pak Jek juga mengatakan tentang sosok Koordinator Lapangan (H Engkos) yang menurutnya selama ini H Engkos baik-baik saja, dan jika ada yang dianggap merugikan masyarakat silahkan diperlihatkan buktinya.

2. Pembahasan pun dimulai dan pembahasan awal terarah pada kontribusi 5 juta rupiah yang dianggap krusial oleh pihak Kayana, menurut Pak Jek selaku Pimpro Perumh Kayana mengatakan bahwa dirinya ikut langsung rapat dengan masyarakat tertanggal 5 Oktober 2023 di Bree, saat itu sudah 3 kali pencairan kontribusi distop oleh pak Ade Ua dengan alasan karena uangnya tidak nyampai ke masyarakat.
Dikatakan pak Roni selaku Ketua BPD Palasari bahwa sejak awal, tahun 2023 diusulkan secara tertulis oleh Ketua BPD untuk kesejahteraan pengurus bukan untuk masyarakat.

Dalam hal ini pihak Kayana mengakui atas kekeliruan (miss) yang dilakukan oleh pihak Kayana dimana yang mengusulkan lembaga BPD untuk pengurus namun pihak Kayana menyetujui penyetopan oleh pak Ade Ua sebagai masyarakat tanpa konfirmasi dan berkabar secara tertulis ke lembaga BPD, karena dalam pengajuan dilakukan oleh lembaga BPD secara tertulis dan jelas tercatat untuk pengurus wilayah atau bukan untuk masyarakat.

3. Terkait MCK yang belum ada penyelesaian, pihak Kayana mengakui dan akan segera menindaklanjuti dengan bersurat ke H Dae agar MCK segera diselesaikan sesuai kesepakatan antara pihak Kayana dengan H Dae untuk memindahkan MCK ke luar perumahan tepatnya ke tanah H Dae, adapun biaya yang diminta oleh H Dae telah seluruhnya dipenuhi oleh pihak Kayana. Pak Jek berjanji akan memberikan tembusan surat tersebut kepada BPD. Dalam hal ini, perwakilan masyarakat tidak banyak berkomentar hanya mengkonfirmasi dan jelas bahwa MCK memang belum ada tindak lanjut penyelesaiannya.

4. Pembuatan sumur bor yang tidak dikomunikasikan terlebih dahulu dengan Pemangku wilayah. Sebanyak 3 unit sumur bor saat ini telah dibangun dengan tenaga dari luar dan tanpa dimusyawarahkan dengan lembaga RT RW. Hal ini diakui oleh H Engkos selaku Korlap tidak koordinasi ke RT RW dengan alasan tidak ada perintah dari Pimpro.
Ihwal pengakuan H Engkos tersebut langsung di konfirmasi ke pak Jek dan pak Jek mengatakan saat itu dirinya mempertanyakan pak Yudi karena sudah diperintahkannya agar mengutamakan dari lingkungan. Namun masih dikatakan pak Jek bahwa pak Yudi mengatakan ada tapi harga tidak cocok sedangkan penghuni perumahan yang sudah mengisi mendesak meminta sarana air bersih, maka dibuatnya satu titik (tambahan) dialirkan ke konsumen perumahan.
Pak Jek juga mengatakan bahwa dirinya sudah mempertanyakan kepada beliau (menunjukkan ke H Engkos) apakah sudah disosialisasikan ke masyarakat, H Engkos saat itu menjawab sudah namun harga tidak cocok. Adapun mengenai adanya negosiasi antara pak Ade Ua dengan pak Jamil tentang sumur gali karena pak Ade Ua tidak berani mempertanggungjawabkan ke warga apabila tetap mau dilaksanakan pengeboran. Untuk hal ini pak Jek mengatakan bahwa dia tidak tahu karena informasi itu tidak sampai pada dirinya.
Ketika pak Didi bertanya ke H Engkos apakah sudah melakukan koordinasi ke lingkungan untuk mencari tukang sumur bor tersebut, H Engkos mengatakan bahwa dirinya hanya menjalankan perintah dari pak Jek agar mencarikan tukang sumur bor. Dengan kata lain H Engkos mengatakan bahwa tidak melakukan koordinasi ke lingkungan untuk mencari tukang sumur bor tersebut.
Ditanya mengenai Tupoksi H Engkos, pak Jek mengaku ada uraian tugasnya sesuai dengan Tupoksinya bahwa Korlap harus melakukan koordinasi dengan lingkungan RT RW dan merekrut pekerja berasal dari lingkungan, menampung aspirasi warga, termasuk pembuatan sumur bor agar mengutamakan tenaga dari lingkungan.
Dikatakan pak Ade Ua dan pak RT Menit bahwa untuk pembuatan sumur bor sendiri dari lingkungan telah mengajukan harga pengeboran 3 juta rupiah, namun pihak Kayana melalui pak Yudi dan H Engkos malah mengambil tenaga sendiri dari luar dengan harga 360 ribu rupiah pertama meter untuk kedalaman 20 meter yang sesungguhnya harganya jauh lebih mahal mencapai 7 juta rupiah lebih. Hal ini terjadi karena H Engkos mengaku tidak mengetahui adanya pengajuan 3 juta dari masyarakat (pak Ade Ua cs) yang disampaikan kepada Sdr Saepul.

Alhasil terjadi miss antara masyarakat dengan Kayana untuk tenaga pengeboran sebagai akibat dari H Engkos yang tidak menjalankan fungsinya karena tidak mencarinya melalui lembaga RT RW dan tidak mengutamakan warga setempat.
Ini juga bukti bahwa selaku Koordinator, H Engkos tidak menjalankan fungsinya atau tidak melakukan koordinasi dengan lingkungan, sehingga sangat jelas H Engkos telah merugikan masyarakat yang gagal mendapat pekerjaan pengeboran sumur.

Sebaliknya H Engkos juga telah merugikan perusahaan karena melakukan pengeboran dengan biaya yang lebih mahal yang diduga karena akibat ambisinya yang mengutamakan kepentingan pribadi atau kelompoknya dan tidak mementingkan kepentingan lingkungan.
Dari sisi perintah Pimpro, H Engkos juga telah mengabaikan dan tidak menuruti perintah Pimpro agar mengutamakan pekerja dari lingkungan.
Terungkap dalam pembahasan ini H Engkos harus tahu bahwa akibat dari kasus sumur bor ini maka masyarakat Geblug merasa dikucilkan di tempatnya sendiri, karena tidak diajak apalagi diutamakan bahwa tenaga pengeboran sumur harus diutamakan dari lingkungan, sebagaimana perintah pak Jek selaku Pimpro.

4. Sumber Air bersih yang akan digunakan perumahan (dari sumur bor) dikhawatirkan berdampak pada sumber mata air setempat. Sebagai catatan bahwa pada musim kemarau lalu, warga RT.02/01 yang menggunakan sumur gali merasakan kekeringan dengan hanya bisa mengambil air waktu menjelang subuh, dimana hal ini tidak pernah terjadi sebelum ada Perumh Kayana.
Selanjutnya pihak Kayana memastikan bahwa sumur bor bersifat sementara karena nantinya sumber air perumahan berasal dari PDAM. Kemudian hal ini sempat dipertanyakan oleh pak Didi mengenai ukuran sementara itu sampai kapan dan berapa lama, dan pihak Kayana tidak menjawab kapan melainkan hanya akan memperlihatkan bukti bahwa pihaknya telah mengajukan kepada PDAM dimana PDAM pun telah membalas surat pengajuan dari pihak Kayana.

5. Jalan lingkungan yang diusulkan oleh pak Menir selaku Ketua RT.01/01 melalui Sdr Jamil namun tidak mendapat tanggapan dari pihak Kayana, diakui oleh H Engkos selaku Korlap bahwa dirinya tidak menerima surat tersebut. Selanjutnya pak Jek minta agar proposal difoto dan dikirim melalui WA nya.

6. Setiap kali hujan deras dipastikan banjir selalu melanda wilayah perkampungan di RT.04/01 yang kondisinya secara geografis berada di bawah. Ini membuktikan permasalahan banjir masih belum teratasi dan tidak ada informasi tanda-tanda akan penanganannya.
Dikatakan Pimpro, bahwa saat ini sedang dalam proses penanganan. Ahasil, permasalahan banjir akibat proyek perumh Kayana selama ini belum direalisasikan dan baru dalam proses direalisasikan.

7. Keretakan rumah warga terdampak dari alat berat proyek Perumh Kayana, belum semua teratasi dan hanya sebagian kecil (2 rumah) yang sudah diatasi dari sekian banyak rumah retak. Untuk hal ini, Pimpro memerintahkan staffnya untuk kembali mendata rumah warga yang belum mendapat perbaikan akibat terdampak oleh alat berat. Alhasil penyelesaian rumah retak warga terdampak dari alat berat, hingga saat ini masih jauh dari tuntas direalisasikan.

8. Terkait pekerjaan Taman, yang didukung oleh lembaga setempat adalah pak Duduh, namun ditengah jalan pak Duduh “ditendang” dan yang berjalan hingga saat ini adalah pak Saep.
Pihak Kayana menyetujui pak Saep karena ada bukti tertulis mengundurkan diri dari pak Duduh pada saat proyek pembuatan taman sedang berjalan. Dijelaskan oleh Pak Ade Uwa bahwa pak Duduh mengundurkan diri dalam kondisi dibawah tekanan, yaitu dengan cara: pertama H Engkos beserta rombongan mendatangi rumah pak Duduh pada malam bulan puasa sekira pukul 23.00 Wib.
3 hari kemudian Pak Cece alias Dogol dan pak Asep Tole membawa surat pengunduran diri (diduga buatan H Engkos) untuk ditanda tangani oleh pak Duduh. juga dikatakan pak Ade Ua bahwa hingga saat ini masih ada uang pak Duduh tersangkut di proyek Kayana sekitar 7 juta rupiah namun tidak berani menagih karena masih trauma.

Tentu saja ini menambah dalam kesakitan warga yang beranggapan bahwa warga setempat tidak mendapat kesempatan memperoleh SPK langsung dari PT, bahkan telah secara tertulis didukung lengkap oleh lembaga RT RW pun masih bisa “ditendang” dan diganti dengan pihak lain diduga pilihan H Engkos, dan warga berkeyakinan bahwa H Engkos telah merugikan warga karena menghambat pak Duduh sebagai usulan warga.
Untuk hal ini, Pimpro tidak mengetahui teknis bagaimana pembuatan surat, yang dia tahu bahwa surat pengunduran diri dari pak Duduh itu ada, hingga menyetujui masuknya Saep Cs untuk melanjutkan pekerjaan taman dengan harga yang sama senilai kontrak dengan pak Duduh. Adapun mengenai uang pak Duduh, Pimpro meminta bukti invoice dll untuk dipelajari dan dibayarkan bila memang masih ada sangkutan proyek ke pak Duduh.

9. Selaku Ketua BPD, pak Roni menyampaikan bahwa masyarakat Kp Geblug sangat bisa bersinergi apabila adanya informasi resmi, apabila ada koordinasi semisal pemberitahuan berkelanjutan, misalnya bahwa pengajuan itu disetujui semuanya dan kapan akan direalisasikan, atau hanya disetujui sebagian dengan alasan apa, atau disetujuinya bertahap baru sebagian dan sebagian lagi kapan, atau tidak disetujui dengan menyampaikan alasan yang dikoordinasikan dengan jelas dan masuk akal. Intinya bahwa masyarakat kp Geblug baik baik saja apabila segala informasi tersampaikan dan segala permasalahan dikoordinasikan.
Masih menurut pak Roni yang terjadi malah kebalikan dari apa yang awal dikatakan oleh Pimpro bahwa semua aspirasi sudah direalisasikan, karena faktanya hampir semua aspirasi belum terealisasi dengan baik karena digantung tidak jelas mau apa kapan dan bagaimana. Dikatakannya, hampir semua usulan tidak ada yang tuntas diselesaikan, dan semua tidak pernah dikoordinasikan dengan pemangku wilayah dalam hal ini RT dan RW. Hal ini yang secara akumulasi, menurut Ketua Roni berujung pada adanya mosi tidak percaya dari masyarakat terhadap H Engkos selaku Koordinator Lapangan.
Untuk hal ini secara bijak, pak Jek mengakui bahwa selama ini masukan hanya sepihak dari Korlap, namun setelah pertemuan ini dirinya baru tahu bahwa seperti ini adanya dan berjanji akan lebih baik lagi, seraya memohon kerjasama masyarakat ke depan untuk lebih baik lagi.

10. Kepada pak Jek selaku Pimpro, Pak Dede alias Aspek selaku Ketua Paguyuban Warga Kp Geblug tegas menyampaikan bahwa dirinya tidak ingin melihat lagi adanya H Engkos di lapangan, karena baginya, H Engkos di proyek pembangunan Perumh Kayana saat ini sudah bukan Koordinator Lapangan lagi.

11. Terahir disampaikan oleh pak Didi bahwa permasalahan yang utama dan paling utama adalah adanya Mosi Tidak Percaya dari Pemuka masyarakat mewakili ratusan warga Kp Geblug RW.01 (setidaknya masyarakat yang sudah tanda tangan) yang menyatakan tidak percaya terhadap H Engkos selaku Koordinator Lapangan yang berasal dari luar Kp Geblug. Sedangkan permasalahan lain yang dikeluhkan warga, menurut pak Didi dapat dibicarakan lebih lanjut. Dikatakannya bahwa Warga Kp Geblug tergolong sangat baik, bersahabat serta siap untuk bekerjasama dan duduk bersama dengan pihak Perumh Kayana.

12. Selaku Pimpro, pak Jek menjanjikan akan coba memenuhi apapun tuntutannya itu, dan setelah mendapat kebijakan Direksi, dirinya akan memberikan jawaban secara tertulis atas surat mosi tidak percaya dari masyarakat terhadap Korlap yang disampaikan melalui BPD tersebut.

13. Dalam rapat tersebut juga terbahas masalah waktu rapat yang terkesan diburu-buru, hal ini terjadi dikarenakan pak Jek selaku Pimpro mengaku sudah menunggu di Kantor Kayana sejak pukul 11.00 WIB, namun kabar yang sampai kepadanya mengatakan bahwa rapatnya pukul 14.00, akibatnya rapat seperti diburu-buru sebab pak Jek sudah ada agenda lain karena semula diperkirakannya acara selesai pukul 14 namun kenyataannya pukul 14 acara rapat musyawarah baru dimulai.
Sebaliknya dari pihak Pemuka masyarakat sejak pukul 10.00 WIB sudah menunggu di kantor desa. Sehingga dapat dikatakan waktu rapat kali ini mengalami miss komunikasi mengenai jam berapa rapat dimulai.
Demikianlah Berita Acara ini dibuat untuk disepakati dan ditanda tangani oleh kedua belah pihak.

Ilham sebagi Ketua Karang Taruna Desa Palasari
Tembusan disampaikan kepada:
-Direksi PT Purindo Sukses (Bpk. Hartoyo)
-Manajemen Kayana melalui Pimpro Perumh Kayana,
-Kades Palasari
-Babinsa Palasari
-Babinmas Palasari
-Para Lembaga: BPD, LPM, Katar, RW, RT, dan Ketua Paguyuban Warga Kp Geblug.

Mediaistana red maulana