30.4 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 420

Sengketa Tanah di Jalan KH Wahid Hasyim Pontianak: Pemohon Sertifikat Ajukan Gugatan ke PTUN

0

PONTIANAK, 22 April 2025 Mediaistana.com

Edi Ashari, seorang warga Pontianak, terlibat dalam sengketa tanah di Jalan KH Wahid Hasyim, Kelurahan Mariana, Kecamatan Pontianak Kota. Kasus ini bermula dari proses permohonan sertifikat tanah yang diajukan sejak 2012 ke Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Pontianak, namun hingga kini belum terselesaikan.

Edi Ashari mengklaim memiliki hak atas tanah tersebut berdasarkan Surat Keterangan Tanah (SKT) tahun 1970 yang ditandatangani Sultan Hamid II, kemudian dihibahkan kepada Max Yusuf Alqadrie dan selanjutnya kepada dirinya. Dokumen hibah dan KTP ahli waris dilampirkan sebagai bukti.

Pada 2012, Edi mengajukan permohonan SKT ke Kelurahan Mariana dengan melampirkan dokumen dari Sultan Hamid II yang telah dilegalisasi Camat Pontianak Kota. Ia juga mengurus Nomor Jumlah Objek Pajak (NJOP) di Badan Keuangan Daerah.

Edi mengajukan permohonan sertifikat ke BPN Kota Pontianak. Meski pengukuran lapangan sempat dilakukan, proses ini dihentikan tanpa alasan jelas. Setelah menunggu 4 bulan tanpa tindak lanjut, Edi menggugat Keuskupan Agung Pontianak (Tergugat I) dan BPN (Tergugat II) ke Pengadilan Negeri (PN) Pontianak.

PN Pontianak memutuskan perkara ini pada 2013-2014 dan mengeluarkan peta bidang tanah tahun 2014. Namun, dokumen asli peta bidang tersebut hilang dicuri, sehingga Edi kesulitan melengkapi persyaratan di BPN.

BPN menyarankan pengukuran ulang melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Namun, pada 2019, BPN justru menerbitkan peta bidang dengan menyebut sertifikat atas nama Keuskupan Agung Pontianak (tahun 1909), bukan atas nama Edi Ashari.

Edi mengajukan surat keberatan ke BPN Kota Pontianak pada 2020 dan 2021, tetapi tidak ada tanggapan. Pada 2023, Kepala BPN Kota Pontianak, Arli Buchari, menyatakan bahwa kewenangan penyelesaian sengketa berada di Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Barat.

Edi mengajukan keberatan ke Kanwil BPN Kalbar pada 2024, namun jawaban yang diterima justru menguatkan keputusan BPN Kota Pontianak bahwa tanah tersebut telah bersertifikat atas nama Keuskupan Agung.

Karena tidak ada penyelesaian, Edi melalui kuasa hukumnya, Anwar, SH, menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pontianak pada Oktober 2024. Perkara terdaftar dengan nomor *28/PTUN.PTK* dan kini dalam proses persidangan.

Kasus ini kini menunggu putusan PTUN Pontianak. Edi Ashari berharap ada keadilan dalam penyelesaian sengketa tanah yang telah berlarut-larut selama 12 tahun ini.

Karena Kaus ini Diduga ada hal yang janggal, Maka Edi pun mengirimkan surat Tembusan Gugatan Ke MAHKAMAH AGUNG, Dan diterima PTSP MAHKAMAH AGUNG pada Tanggal 17 APRIL 2025 oleh Ibu Nana.

HALAL BIHALAL ANGKATAN MUDA MUHAMMADIYAH JAKARTA UTARA: AJANG LANGKA PENUH SEMANGAT KEBERSAMAAN

0

MediaIstana | Jakarta, Lebih dari 100 kader muda Muhammadiyah dari berbagai organisasi otonom berkumpul dalam acara Halal Bihalal Angkatan Muda Muhammadiyah Jakarta Utara yang digelar di Aula SMK Muhammadiyah 12, Koja Jakarta Utara (20/4/2025). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus momentum memperkuat sinergi antar kader muda dari Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).

 

Hadir dalam acara ini Oman Rohman Rakinda, tokoh Muhammadiyah Jakarta Utara sekaligus Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta F-PAN yang memberikan motivasi kepada seluruh AMM Se Jakarta Utara. menekankan pentingnya peran strategis pemuda Muhammadiyah di tengah masyarakat.

 

“Jadilah kader umat, kader bangsa, dan kader persyarikatan. Kalian adalah harapan perubahan, penjaga nilai, dan penerus estafet perjuangan,” tegas Oman, yang disambut antusias para peserta.

 

Acara ini juga menghadirkan narasumber Drs. Suwardi, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jakarta Utara, sebagai pembicara utama. yang menyampaikan pentingnya peran masjid sebagai pusat aktivitas umat, dan mendorong anak muda Muhammadiyah untuk aktif mengambil bagian dalam memakmurkan masjid dan membina umat.

 

Muhammad Rizki, Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Jakarta Utara. mengungkapkan rasa senangnya melihat semangat luar biasa dari para peserta. “Acara ini tak hanya menjadi ajang silaturahmi setelah Idulfitri, tetapi juga ruang penguatan ideologis bagi kader muda Muhammadiyah agar terus menjalankan perannya sebagai khalifah fil ardh (pemimpin di bumi). Hadir dalam acara ini perwakilan dari berbagai ortom seperti Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, IPM, IMM” Ujaranya

 

Lanjutnya “Saya bahagia melihat antusias dan semangat kebersamaan para kader muda. Ini adalah ajang yang sangat langka terjadi di Jakarta Utara, mempertemukan berbagai ortom dalam satu panggung silaturahmi,” ungkap Rizki.

 

Senada dengan hal tersebut Ayahanda Lahudin, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jakarta Utara, yang memberikan apresiasi tinggi atas semangat anak muda Muhammadiyah yang terus menjaga silaturahmi dan semangat kebersamaan pasca Ramadhan.

 

Acara ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama, mempererat ukhuwah serta membuka ruang kolaborasi lintas ortom ke depan. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan semangat dakwah di kalangan muda Muhammadiyah Jakarta Utara tetap menyala

Sarah Dwi A

Kapolres AKBP Donny Ajak Rider Jaga Keselamatan dan Lingkungan di Event Star Ngerunsa Jilid III

0

Media istana.Com
Sekadau,Kalbar -Polda Kalbar – Kapolres Sekadau AKBP Donny Molino Manoppo, S.H., S.I.K., M.Si., mengingatkan seluruh peserta Event Trail Star Ngerunsa Jilid III untuk selalu mengutamakan keselamatan serta menjaga lingkungan sepanjang jalur lintasan.

Kegiatan yang digelar pada Sabtu (19/4/2025) pagi ini berlangsung di Lapangan Batu Monang, Desa Nanga Taman, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau.

Dalam sambutannya, AKBP Donny menyampaikan apresiasi kepada para rider yang datang dari berbagai daerah. Ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Paskah kepada umat Kristiani yang merayakan.

“Utamakan keselamatan daripada kecepatan. Jaga kesehatan, jaga keselamatan, dan tolong jaga lingkungan yang akan dilewati nanti,” pesan Kapolres di hadapan ratusan peserta.

Kapolres menilai event ini tidak hanya sebagai ajang penyaluran hobi dan adrenalin, namun juga momen mempererat persaudaraan serta mempromosikan keindahan alam Sekadau kepada peserta luar daerah.

“Event seperti ini mempererat persaudaraan dan jadi momentum memperkenalkan keindahan alam Sekadau. Daerah kita punya banyak potensi yang patut dibanggakan,” ujarnya.

Dalam pengamanan kegiatan ini, Polres Sekadau menerjunkan 58 personel gabungan dari Polres, Polsek Sekadau Hulu, dan Polsek Nanga Taman guna memastikan kelancaran dan keamanan acara.

Event Star Ngerunsa Jilid III 2025 secara resmi dilepas oleh Bupati Sekadau, Aron, S.H., didampingi Kapolres Sekadau, Kepala Disporapar Sekadau Bayu Dwi Harsono, serta Forkopincam Nanga Taman. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 250 peserta dari berbagai daerah.

Sejumlah pejabat turut ambil bagian sebagai peserta, di antaranya Kabagbinops Roops Polda Kalbar, AKBP Suyono, S.I.K., S.H., M.H., yang juga merupakan mantan Kapolres Sekadau, Kapolres Sintang AKBP I Nyoman Budi Wartawan, S.H., S.I.K., M.M., serta Wakapolres Sekadau Kompol Asep Mustopa Kamil, S.H., M.H.

Para rider menaklukkan lintasan ekstrem yang dimulai dari Lapangan Batu Monang, melewati Desa Rirang Jati, Meragun, hingga wilayah Biaban Rawak. Rute ini menyajikan tantangan berupa tanjakan terjal, jalan berlumpur, dan tikungan tajam yang menguji keterampilan serta adrenalin peserta.

Kepala perwakilan :Edi A
Penulis : Siti Nurjana

Dukung Swasembada Pangan,Serka Suyono Aktif Pendampingan Pertanian di Wilayah 

0

Ngawi – Babinsa Koramil 0805/14 Bringin Kodim Ngawi Serka Suyono melaksanakan pendampingan menanam padi, di Dusun Krompol Satu,Desa Krompol Kecamatan Bringin , Kabupaten Ngawi, Rabu (21/04/2025).

Pendampingan tersebut dilakukan sebagai upaya Pemerintah dalam mendukung Program, swasembada pangan.

Dalam kesempatan itu Serka Suyono menyampaikan, Kegiatan pendampingan kepada kelompok tani merupakan kegiatan Rutin yang kami laksanakan, untuk membantu menanam padi bersama kelompok Tani Sri Rahayu di wilayah kecamatan bringin.

“Ini sudah merupakan tugas kami sebagai aparatur kewilayahan membantu para petani dalam hal pertanian, seperti kegiatan tanam padi yang sedang saya kerjakan merupakan wujud kemanunggalan TNI- Rakyat,” ujarnya

Dengan penuh rasa semangat Babinsa juga menumbuhkan semangat tinggi terhadap para petani dalam melakukan panen padi, bukan hanya saat panen padi saja tetapi juga di saat penyemaian bibit padi, pengolahan lahan sawah, perawatan sampai panen padi. Seperti saat ini yang sedang mereka lakukan ialah menanam padi di sawah, sebagai wujud rasa kepedulian terhadap para petani.

Lebih lanjut, Serka Suyono mengatakan, Kami turun di sawah untuk membantu dengan harapan dapat memberikan motivasi dan nilai positif bagi petani agar lebih bersemangat dalam bekerja guna meningkatkan ketahanan pangan masyarakat.

Hari Keris Nasional tidak sesuai Aspirasi Pelestari dan Penggemar Keris

0

MediaIstana | Jakarta, 20 April 2025 – Penetapan Hari Keris Nasional (HKN) yang jatuh pada tanggal 19 April menuai kritik dari berbagai pihak, terutama dari pelestari dan penggemar keris di Indonesia. Banyak pihak merasa bahwa tanggal tersebut tidak mewakili aspirasi mereka, dan merasa keputusan tersebut diumumkan secara tidak sah dan semena-mena.

Hari Keris Nasional, yang menurut rencana awal seharusnya dirayakan pada 25 November, dipilih setelah Proklamasi Pengakuan UNESCO terhadap keris sebagai warisan budaya tak benda pada tahun 2005. Pengakuan tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya pelestarian keris. Namun, penetapan HKN pada 19 April tidak sesuai dengan harapan banyak pihak, termasuk para penggemar dan pelestari keris.

Toni Junus, seorang sesepuh dan tokoh penting dalam pelestarian keris, menilai bahwa keputusan ini tidak sesuai dengan aspirasi masyarakat keris. “Seharusnya, Hari Keris Nasional dirayakan pada 25 November, bertepatan dengan Proklamasi UNESCO. Saya juga termasuk dalam tim proposal saat itu, dan tanggal 25 November menjadi momen penting bagi pelestarian keris,” ungkap Toni.

Toni Junus adalah yang memprakarsai event-event berskala nasional dan internasional seperti pameran Keris For The World 2010. Dan sampai saat ini sudah menerbitkan 54 penghargaan termasuk pelestari Dietrich Dressert, Penembahan Harjonagoro, Sri Lestari Mas Agung, Haryono Guritno dan tokoh-tokoh lain.

Banyak pelestari keris menolak penetapan tanggal tersebut karena, menurut mereka, keputusan ini diambil tanpa melibatkan proses yang jelas. Seharusnya, menurut mereka, Menteri terkait harus mengusulkan tanggal tersebut kepada Sekretariat Negara (Setneg) untuk kemudian diserahkan kepada Presiden, yang merupakan pihak berwenang dalam penetapan dan pengumuman tanggal tersebut.

Selain itu, keberadaan SNKI (Sekretariat Keris Nusantara Indonesia), yang ketuanya adalah Fadli Zon, juga menjadi sorotan. Banyak pihak menilai bahwa keputusan penetapan HKN pada 19 April didasari oleh Kongres pertama SNKI, yang dihadiri oleh sejumlah pihak terkait. Namun, meski SNKI telah melakukan upaya pelestarian keris, 85% dari masyarakat keris menolak keputusan ini. Mereka berpendapat bahwa tanggal yang dipilih tidak sesuai dengan nilai historis dan semangat perjuangan pelestarian keris yang sudah berlangsung sejak 25 November.

Toni Junus menambahkan, “Saya tidak mendukung Hari Keris Nasional yang ditetapkan pada 19 April ini. Pelestarian keris harus memiliki landasan yang kuat, dan tanggal 25 November adalah tanggal yang lebih tepat sebagai momentum penting bagi pelestarian keris,” ungkapnya

Toni Junus turut berjasa besar di perkerisan tapi dirinya tidak pernah diajak berdiskusi tentang tanggal perayaan hari keris Nasional

Seiring dengan penolakan tersebut, Toni Junus juga yang dikenal sebagai salah satu tokoh yang aktif dalam menerbitkan literasi seputar keris. Melalui komunitasnya, ia telah menerbitkan tujuh buku yang memperkenalkan keris kepada masyarakat luas. Kegiatan literasi yang dijalankan Toni menjadi bagian dari upaya membabat alas pelestarian keris, yang kini semakin mendapat perhatian.

Berdasarkan berbagai kritik tersebut, sejumlah pelestari dan penggemar keris berharap agar pemerintah lebih mengedepankan aspirasi masyarakat keris dalam setiap langkah kebijakan yang diambil, dan merayakan Hari Keris Nasional pada tanggal yang lebih sesuai dengan perjuangan pelestarian budaya ini, yaitu 25 November.

Sarah Dwi A

Camat Tanjung Priok Pimpin Kerja Bakti di Bekas Kebakaran Kolong Tol

0

MediaIstana | Jakarta – Memasuki hari ketiga, Kerja Bakti gabungan dilanjutkan kembali, pasca kebakaran tepatnya di lokasi Jalan Danau Cincin Utara RT 10 RW 08, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Sabtu(19/04/25).

Kerja Bakti yang berlangsung di pimpin oleh
Camat Tanjung Priok, Ade Himawan,kembali memimpin apel kerja bakti gabungan bersama jajaran Kelurahan Papanggo serta berbagai instansi terkait, menunjukkan komitmen kuat untuk memulihkan kondisi lingkungan.

Dalam penyampaiannya,Camat Tanjung Priok,” Pada Hari ketiga ini Fokus utama kerja bakti pada hari ini adalah pembersihan area terdampak ex – pasca kebakaran agar benar-benar aman dan kondusif.

Pasukan gabungan kebersihan terus merapikan sisa-sisa puing dan material yang tidak lagi berguna. Selain itu, perhatian juga diberikan pada penataan lingkungan agar warga memiliki lingkungan dengan kondisi yang lebih baik.

Camat Tanjung Priok, Ade Himawan, yang setia mendampingi kegiatan sejak hari pertama, hingga sampai hari ketiga ini menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran proses pembersihan. “Alhamdulillah, berkat kerja keras dan sinergi yang baik dari semua pihak, proses pembersihan area kebakaran sudah hampir selesai. Hari ini kita fokuskan agar lingkungan ini benar-benar bersih dan aman,” ungkapnya di lokasi kerja bakti.

Sarah Dwi Arlina

Waspada……! Uang Palsu Telah Beredar di Kecamatan Teluk Batang

0

Teluk Batang,Kayong Utara _ Peredaran uang palsu saat ini telah beredar di Kecamatan Teluk Batang Kabupaten Kayong Utara,Sabtu,19/04/2025.

Saat awak media mengkonfirmasi ibu Hawa ,nama panggilan sehari – hari oleh masyarakat Desa Teluk Batang  yang merupakan pemilik warung kecil di kompleks Teluk Batang menuturkan bahwa,uang itu baru diketahui palsu sekitar pukul 18.30 Wib,di sela – sela kosong sambil menunggu pembeli datang ,sudah kegiatan rutinnya menyusun uang,dan memisahkan uang besar dan uang kecil.saat di tanyai awak media perkiraan pukul berapa pembeli itu datang ke warung,’‘ Perasaan saye bah,sekitar abes – abes asharlah,karne sekitar jam segitok tu,yang masok duet limak puloh tu cumen itu am yang ade,dan belom saye laenkan mang  ” Ujarnya dengan logat daerah teluk batang;

Selanjutnya,Pak Sumadi ( Suami Ibu Hawa ) menuturkan” hal ini apakah ini pengedar atau masyarakat memang sudah mendapatkan uang ini dari orang lain,kalau hal ini di peroleh dari masyarakat,berarti di teluk batang inikan memang sudah ada pengedarnya ” kalau saya lihat dan bandingkan dengan yang asli,sudah kelihatan ini palsu,tapi saya kan masyarakat biasa,mungkin Aparat Penegak Hukumlah yang tahu dan bisa memastikan ini palsu atau asli’ saat ditanya kembali oleh awak media mengapa tidak melapor ke pihak yang berwajib,” nggaklah mas,biarlah saya yang tanggung,saya hanya menghimbau sajalah kepada masyarakat Teluk Batang agar berhati-hati dan teliti jangan sampai ada korban lagi khususnya warung seperti saya ini” Pungkasnya lagi. 

( ANTON PURBA )

 

Ilyas: Sikap Cerdas APH Tolak Hukuman Tidak Sesuai Pasal Rehabilitasi

0

Mediaistana.com | Cirebon – Ini adalah kisah dua orang laki-laki bernama Ade Lufthy 38 tahun dan Aji 44 tahun warga kabupaten Cirebon, Jawa Barat yang patungan memiliki membeli sabu seharga Rp, -350 ribu rupiah. Ade patungan seratus lima puluh ribu rupiah dan Aji dua ratus ribu rupiah ditangkap Satnarkoba Polres sumber Cirebon, Jawa Barat pada tanggal 1 Bulan September 2024.

Jaksa Penuntut Umum mendakwa secara alternatif pertama 114 ayat 1 jo 55 ayat 1 ke satu. Kedua 112 ayat 1 jo psl 55 ayat 1 ke satu KUHP ketiga 127 ayat 1 jo 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Dan hakim memutuskan dengan tuntutan alternatif pertama 114 ayat 1 jo 55 ayat 1 ke 1 KUHP dengan hukuman 7 tahun 6 bulan dan barang bukti sabu seberat 0.20254 gram untuk dimusnahkan.

Para terdakwa menyatakan banding. Sikap banding oleh para terdakwa menurut Dr. Ilyas SH. MH. Dosen fakultas hukum Universitas Singaparna Karawang (UNSIKA), adalah sikap cerdas untuk mendapatkan keadilan, sebab dari fakta hukum yang mengemuka tercermin Aparat Penegak Hukum (APH) bertindak sembrono, apalagi dengan BB sebesar itu dihukum 7 tahun 6 bulan penjara adalah putusan yang keliru.

Sejatinya kedua terdakwa adalah pengguna yang harus divonis rehabilitasi. Ilyas sangat optimis, hasil akhir melalui kasasi kedua terdakwa bakal mendapat vonis hukuman lebih ringan.

Ditambahkan putusan 7 tahun 6 bulan pemilik BB sebesar itu adakah mengkonfirmasi APH tidak mampu membedakan, antara pengguna diri sendiri dan pelaku kriminal. Putusan itu hanya berkontribusi lapas dan rutan over kapasitas.

Menurut praktisi hukum Suta Widhya SH, dirinya pernah menhadapi dakwaan dan tuntutan dengan pasal yang sama dengan kisah kedua terdakwa di atas. Tuntutan 7 “tahun yang diajukan JPU Azam akhirnya divonis 2 tahun saja oleh Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

“Sayangnya vonis 25 Pebruari 2025 masih juga dilakukan banding oleh JPU, padahal klien kami sudah menerima putusan tersebut dan rela menghabiskan sisa masa tahanan yang sudah dijalani sejak 25 Juli 2024. Heran kami, mengapa JPU tidak mematuhi perintah Jaksa Agung Republik Indonesia yang mengharamkan para pecandu dan penyalahguna narkoba untuk dipenjara, “tutup Suta pada Sabtu (19/4) sore di Jakarta.

(red/tim)

Perempuan: Pilar Keberhasilan Pariwisata Ancol dalam Semangat Hari Kartini

0

MediaIstana | Jakarta, 19 April 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Kartini pada 21 April, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk mengungkapkan rasa bangga atas peran krusial perempuan dalam kesuksesan Ancol sebagai destinasi wisata terkemuka di Indonesia. Berbagai program dan posisi penting yang diemban perempuan di Ancol menunjukkan kontribusi nyata mereka dalam membangun sektor pariwisata yang dinamis dan kompetitif.

Sebagai penghormatan kepada semangat Kartini, Ancol Taman Impian akan menampilkan sejumlah peran kunci yang dijalankan oleh perempuan-perempuan inspiratif:

– Sea World Ancol: Para penyelam perempuan akan menampilkan pertunjukan bawah laut yang memukau di Akuarium Raksasa, menunjukkan profesionalisme dan ketangguhan yang luar biasa.

– Samudra Ancol: Keeper perempuan akan memandu pertunjukan mamalia laut yang mendidik dan menghibur para pengunjung.

– Atlantis Water Adventure: Lifeguard perempuan yang terlatih akan memastikan keselamatan dan keamanan pengunjung di seluruh wahana air.

– Dunia Fantasi Ancol: Seluruh petugas wahana akan diisi oleh perempuan, memberikan pelayanan ramah dan profesional untuk pengalaman pengunjung yang tak terlupakan.

– Jakarta Bird Land: Keeper perempuan akan merawat dan menampilkan satwa dengan penuh kasih sayang dan profesionalisme.

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk meyakini bahwa perempuan merupakan kekuatan dan inspirasi utama dalam pengelolaan Ancol. Dedikasi dan profesionalisme mereka telah menjadikan Ancol sebagai destinasi wisata yang tak hanya menghibur, tetapi juga mendidik dan memberdayakan masyarakat. Semangat Kartini mendorong kita untuk terus maju, berani berkarya, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Komitmen Ancol untuk terus memberdayakan perempuan di berbagai bidang menjadikan mereka agen perubahan yang membawa inovasi dan peningkatan kualitas dalam industri pariwisata. Peringatan Hari Kartini ini menjadi momentum untuk mengapresiasi dan menginspirasi seluruh perempuan Indonesia agar terus berprestasi dan berperan aktif dalam pembangunan nasional. Selamat Hari Kartini untuk seluruh perempuan hebat di Indonesia! Mari terus berkarya dan membangun masa depan yang lebih baik bersama.

SDA

Peran dan Tugas Wartawan Dalam Menyampaikan Informasi Kepada Masyarakat

0
Foto: ilustrasi

Mediaistana.com – Wartawan memiliki peran penting dalam dunia informasi. Tugas utama mereka adalah mencari, mengumpulkan, menulis, menganalisis, dan menyampaikan berita kepada masyarakat secara akurat dan objektif. Selain itu, wartawan juga berperan sebagai pengawas sosial dengan memantau kondisi masyarakat serta jalannya pemerintahan.

Penjelasan Tugas-Tugas utama Wartawan adalah:

1. Mencari Informasi

Wartawan harus mencari informasi yang akurat dan relevan dari berbagai sumber, baik primer maupun sekunder.

2. Melakukan Wawancara

Menghubungi dan bertanya langsung kepada narasumber untuk memperoleh data yang valid dan terpercaya.

3. Menulis Berita

Menyusun berita, artikel, dan laporan yang informatif, aktual, serta dapat dipertanggungjawabkan.

4. Mengedit Berita

Melakukan penyuntingan dan koreksi terhadap konten sebelum dipublikasikan, guna memastikan keakuratan dan kualitas tulisan.

5. Memantau Kondisi Sosial

Mengamati dan melaporkan situasi sosial yang terjadi di masyarakat, seperti konflik, peristiwa budaya, atau fenomena sosial lainnya.

6. Memantau Jalannya Pemerintahan

Mengawasi kinerja dan kebijakan pemerintah untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas.

7. Melakukan Investigasi

Menyelidiki suatu kasus secara mendalam agar informasi yang disampaikan sesuai dengan fakta yang ada.

8. Menjaga Komunikasi

Menjalin hubungan baik dengan narasumber dan masyarakat untuk kelancaran proses peliputan.

9. Menghadiri Undangan Media

Mengikuti undangan dari perusahaan, lembaga, atau instansi tertentu untuk mendapatkan informasi yang bernilai berita.

“Kualifikasi Menjadi Wartawan untuk menjadi wartawan profesional, seseorang perlu memiliki, Kemampuan menulis yang baik. Keterampilan komunikasi yang efektif. Kemampuan melakukan riset secara mendalam”

Wartawan berfungsi sebagai jembatan antara peristiwa dan masyarakat. Dengan tanggung jawab dan integritas tinggi, mereka berperan dalam membentuk opini publik dan menjaga demokrasi melalui informasi yang akurat dan berimbang.

Catatan penulis :

Penulisan artikel ini mendasar dengan tugas jurnalistik, dikutip dari buku pers.