30.8 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 560

Terminal Tanjung Priok: Kolaborasi untuk Keselamatan, Gelar Cek Kesehatan Pengemudi Bus

0

MediaIstana | Jakarta, 23 Mei 2025 – Demi menjamin keselamatan dan keamanan penumpang serta kelancaran operasional, Terminal Tanjung Priok secara rutin menyelenggarakan program pemeriksaan kesehatan bagi para pengemudi bus. Program ini merupakan hasil kolaborasi yang solid antara pengelola Terminal Tanjung Priok dengan tim kesehatan dari Jakarta Utara. Untuk menjaga objektivitas dan kualitas pemeriksaan, petugas kesehatan yang bertugas di setiap sesi dirotasi secara berkala.

Pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan tekanan darah, tes urine, dan kadar gula darah. Program ini bertujuan untuk mendeteksi dini masalah kesehatan yang dapat mengganggu kinerja pengemudi dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.

“Sebagai pengemudi bus, saya merasa sangat terbantu dengan adanya program ini,” ujar Pak Budi, salah seorang pengemudi bus yang rutin mengikuti pemeriksaan. “Dengan pemeriksaan rutin, saya bisa lebih waspada terhadap kesehatan saya dan memastikan saya tetap prima dalam menjalankan tugas, demi keselamatan penumpang.”

Jofar, Kepala Terminal Tanjung Priok, menyampaikan apresiasinya: “Program cek kesehatan rutin ini sangat penting untuk keselamatan dan keamanan di Terminal Tanjung Priok. Kami melihat dampak positifnya, terutama dalam upaya mengurangi potensi kecelakaan. Ke depan, kami berharap program ini berkelanjutan, bahkan ditingkatkan dengan pemeriksaan yang lebih komprehensif dan tambahan asupan gizi bagi para pengemudi untuk menjaga kondisi kesehatan mereka tetap optimal. Kerja sama dengan pihak kepolisian juga sangat kami harapkan untuk mendukung program ini.”

Mansyur, Pengawas Terminal Tanjung Priok, memberikan keterangan lebih lanjut. Mengenai peran Dishub, ia menjelaskan, “Peran kami disini adalah membantu petugas kesehatan memeriksa para pengemudi agar selalu prima kesehatannya.” Ia menekankan pentingnya program ini dengan mengatakan, “Program ini sangat penting karena kita bisa tahu kondisi kesehatan para pengemudi,” dan menambahkan kontribusinya terhadap pelayanan transportasi umum: “Kontribusi petugas kesehatan disini sangat bermanfaat karena bisa membantu jalannya operasional Terminal.”

Mansyur juga mengamati dampak positif program ini terhadap operasional terminal: “Ya, sangat positif karena angka kecelakaan berkurang sangat signifikan karena ada tim pemeriksaan kesehatan bagi para pengemudi,” dan pengaruhnya terhadap citra Terminal Tanjung Priok: “Program kesehatan ini sangat baik, bukan hanya pengemudi saja yang bisa merasakan pelayanan kesehatan tetapi para penumpang pun antusias ikut merasakan pelayanannya.”

Terkait harapan ke depan, Mansyur berharap, “Harapan kami ke depan agar setiap pengemudi yang diperiksa diberikan nutrisi sebagai asupan gizi agar tetap sehat dan selalu prima,” dan dukungan yang dibutuhkan: “Dukungan yang diharapkan adalah dari instansi pihak kepolisian untuk mendukung berjalannya program pemeriksaan pengemudi.”

Program cek kesehatan rutin di Terminal Tanjung Priok ini menunjukkan komitmen pengelola dalam menciptakan lingkungan transportasi yang aman dan nyaman. Kerja sama yang baik antara pihak terminal, tim kesehatan, dan pihak kepolisian diharapkan terus berlanjut untuk meningkatkan keselamatan dan pelayanan transportasi di Terminal Tanjung Priok.

SDA

Hakordia,Ediashari:Sebut Konfensi UNCAC,PBB tetapkan Hakordia 9 Desember

0

Mediaistana.com
Pontianak,Kalbar
Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang diperingati setiap tanggal 9 Desember merupakan momen penting untuk memperkuat komitmen global untuk memberantas korupsi.

Peringatan Hari Anti Korupsi dipicu oleh pengesahan Konvensi PBB Melawan Korupsi (UNCAC) pada 30 Oktober 2003 silam oleh Majelis Umum PBB.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap pengesahan UNCAC, maka PBB menetapkan tanggal 9 Desember sebagai Hari Antikorupsi Sedunia,Peringatan pertama kali diadakan pada tahun 2005 dan sejak itu terus menjadi momentum untuk mengingatkan Negara-Negara didunia akan pentingnya upaya bersama dalam pemberantasan korupsi.

Makna dari peringatan Hari Anti korupsi Sedunia itu sangat besar, terutama dalam konteks upaya global untuk memberantas korupsi yang merusak tatanan sosial dan ekonomi. Setiap tahun, peringatan itu mengajak masyarakat di seluruh dunia untuk bersama-sama menanggulangi korupsi dan menciptakan dunia yang lebih adil,merata dan transparan.

Sejarah lahirnya dan makna Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia)

Sejarah Hari Anti korupsi Sedunia (Hakordia), yang diperingati setiap tanggal 9 Desember, berawal dari kesadaran untuk mengakhiri dampak buruk yang ditimbulkan oleh korupsi. Peringatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran publik tentang bahaya laten korupsi dan pentingnya upaya bersama dalam memberantasnya.

Peringatan Hari Anti korupsi (Hakordia) yang diprakarsai oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menyatukan pandangan negara-negara di dunia. Korupsi dianggap sebagai musuh bersama, karena dampaknya merusak yang ditimbulkannya terhadap berbagai aspek kehidupan di masyarakat.

Selain itu,peringatan ini juga menjadi wujud komitmen global untuk melawan korupsi dan meningkatkan peran serta pentingnya Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam upaya memberantas serta pencegahannya.

Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) juga menyoroti keterkaitan antara anti korupsi dengan perdamaian,keamanan, dan pembangunan. Berbagai pihak, seperti pemerintah,sektor swasta, organisasi non-pemerintah media massa,dan masyarakat, bergabung dalam melawan serta memerangi dan melawan korupsi.

Melalui peringatan hari anti Korupsi sedunia (Hakordia), negara-negara didunia ingin menunjukkan tanggung jawab mereka dalam memberantas korupsi,yang telah menjadi masalah global yang sangat serius.

Indonesia,sebagai negara yang telah meratifikasi Konvensi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Anti korupsi (UNCAC), berperan aktif dalam memperingati Hari Antikorupsi Sedunia Hakordia setiap tahunnya.

Peringatan Hari Anti korupsi sedunia ((Hakordia) ini menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen dalam memberantas korupsi di tingkat nasional maupun dunia internasional,serta untuk melibatkan lebih banyak pihak dalam meng implementasi nilai-nilai anti korupsi.

Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia atau International Anti-Corruption Day lahir melalui proses yang sangat panjang. Penetapannya berawal dari kesadaran Perserikatan Bangsa-bangsa ( PBB) terhadap dampak merugikan yang ditimbulkan oleh praktik korupsi.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memandang perlunya merumuskan instrumen hukum internasional yang efektif untuk memerangi korupsi di tingkat global guna meminimalisasi dampaknya.

Perayaan hari anti korupsi sedunia (Hakordia) yang diinisiasi oleh Perserikatan bangsa-bangsa (PBB), bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak buruk yang ditimbulkan oleh praktik korupsi.Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga menggaris bawahi pentingnya peran Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam memerangi dan mencegah kejahatan luar biasa itu.

Upaya pemberantasan korupsi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintahsemata,tetapi juga melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk masyarakat sipil, akademisi, sektor swasta,organisasi non pemerintah hingga media massa.

Perserikatan Bangsa-Bangsa PBB menegaskan bahwa kerja sama lintas sektor sangat diperlukan untuk melawan korupsi. Seluruh aktor, mulai dari negara,pejabat pemerintah,pegawai negeri, aparat penegak hukum, hingga masyarakat umum,semuanya harus berkontribusi dalam menciptakan tata kelola yang baik serta akuntabiliitas.

Selain itu, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga menunjuk United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) sebagai sekretariat untuk Konferensi Negara Pihak Konvensi,guna mendukung upaya global dalam penanggulangan serta memberantas korupsi.

Penetapan hari.anti Korupsi sedunia (Harkodia) mencerminkan pengakuan global akan pentingnya nilai-nilai tata kelola yang baik, transparansi,dan akuntabilitas. Momentum ini juga digunakan untuk memperkuat komitmen politik dalam memberantas korupsi di tingkat nasional maupun dunia internasional.

Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) memiliki makna yang sangat mendalam,tidak hanya sebagai momentum refleksi atas perjuangan melawan korupsi,tetapi juga sebagai pengingat akan pentingnya integritas,transparansi, dan akuntabilitas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Korupsi, yang sering kali melibatkan penyalahgunaan kekuasaan untuk keuntungan pribadi, telah menjadi salah satu tantangan utama bagi banyak negara didunia, termasuk Indonesia. Praktik ini tidak hanya merugikan ekonomi, tetapi juga melemahkan institusi publik dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Aktivis Dekllarator Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia 9. Desember (Hakordia) Edi Ashari,angkat bicara saat di wawancarai awak media,sebut kegiatan itu sudah final dan mengikat,karena berdasarkan Konfensi UNCAC dan telah di Terapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang telah berjalan setiap tahunnya pada tanggal 9 Desember tegas Edi Ashari.

Edi Ashari mendorong semua institusi negara,lembaga, kementerian,pemerintah provinsi dan pemerintah daerah kabupaten serta kota,lembaga non pemerintah,masyarakat.untuk tetap konsisten dan fokus pelaksanaan Hakordia itu tetap jatuh pada tanggal 9 desember,yang merupakan agenda tetap Negara- Negara Didunia.

Dia menceritakan pengalamannya pada kegiatan deklarasi Hakordia tahun 2005 dihotel Kapuas palace yang di gagas oleh lSM lumbung informasi Rakyat (LIRA)saat itu dirinya selaku Deklarator yang membacakan Naskah Sapta prasetia dan saat itu dihadiri. Anggota DPR RI Komisi II,Kapolda,kajati dan semua Elemen Bangsa,itu lah sekelumit sejarah dideklarasikanya pertama kali di Pontianak Kalimantan Barat ujar Edi Ashari menceritakan.

Dirinya mengatakan, menghimbau kepada semua pihak untuk menghormati sebuah keputusan dan kesepakatan negara- Negara Didunia,Untuk pelaksanaan Hakordia tetap berjalan sebagaimana mestinya yaitu tanggal 9 desember.

Terkait adanya oknum lembaga ormas,LSM yang ingin merubah agenda tahunan serta jadwal Hakordia,itu adalah isu gagasan murahan konteknya ini jelas mereka tak memahami kesepakatan dunia internasional,dia menegaskan untuk ditindak dan dibina bagi oknum lembaga ormas, LSM,yang merusak Marwah pemberantasan korupsi,Edi ashari menyebut jika terbukti melakukan pelanggaran hukum sebaiknya lembaga ormas,LSM tersebut di cabut AHU nya dan di bekukan oleh kementerian hukum tutupnya.

Penulis:Siti Nurjana

Waduk Cincin: Kolaborasi PPWP dan Kelurahan Papanggo Wujudkan Wisata Berdaya

0

MediaIstana | Jakarta, 20 Mei 2025 – Putra Putri Wilayah Papanggo (PPWP) dan Kelurahan Papanggo berkolaborasi untuk mengembangkan potensi Waduk Cincin sebagai destinasi wisata yang aman dan berdaya ekonomi bagi masyarakat sekitar. Hal ini terungkap dalam diskusi penting yang digelar, Selasa (19/5/ 2025), malam, di Aula Kelurahan Papanggo, Jakarta Utara.

Diskusi yang dipimpin langsung oleh Lurah Papanggo, Harry Firmansyah, dan dihadiri oleh Ketua PPWP, Achmad Gojali, serta Sekjen PPWP, Harhady, dan jajaran ini berfokus pada tiga pilar utama: pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pembentukan kelompok tani, dan peningkatan keamanan di area Waduk Cincin.

Achmad Gojali menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Lurah Papanggo

” PPWP komitmen untuk mendukung program pengembangan Waduk Cincin.” Ujar Achmad Gojali

Harhady, Sekjen PPWP dalam paparannya, menekankan pentingnya Waduk Cincin sebagai ikon wisata di wilayah Tanjung Priok.

” PPWP berencana membangun kelompok tani di sekitar hutan kota Waduk Cincin, dengan menanam berbagai tanaman tumpang sari. Hasil panen dari kelompok tani ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan menjadi bahan baku bagi UMKM lokal. Semua UMKM tersebut nantinya akan dihimpun dalam sebuah koperasi yang dikelola oleh PPWP.” Ucapnya.

Lurah Harry Firmansyah menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif PPWP.

Ia melihat kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk menata para pedagang di sekitar Waduk Cincin, membentuk UMKM yang terorganisir, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, kerjasama ini juga akan difokuskan pada peningkatan keamanan, termasuk pencegahan pencurian dan pungutan liar parkir yang selama ini meresahkan pengunjung.

” Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan Waduk Cincin dapat menjadi destinasi wisata yang aman, nyaman, dan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.” Pungkasnya.

SDA

Ibadah Online Rabu: Bentuk Karakter Keimanan WBP Nasrani Lapas Pasir Pangarayan

0

Mediaistana.com

Pasir Pangarayan – Dalam rangka meningkatkan kerohanian, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasir Pangarayan mengikuti ibadah secara virtual pada Rabu (21/05/2025).

Ibadah ini menghadirkan pembicara rohani ternama, yang menyampaikan khotbah penguatan iman dan harapan bagi para peserta.

Kegiatan ibadah yang dilaksanakan secara daring ini merupakan bagian dari program pembinaan kerohanian yang rutin digelar oleh Lapas Pasir Pangarayan, yang kali ini merupakan hasil kerja sama antara Direktorat Jenderal Pemasyarakatan bersama dengan Yayasan Pelayanan Kasih Bethesda.

Meskipun keterbatasan ruang dan waktu, para WBP tetap dapat merasakan Ibadah yang khidmat dan penuh makna melalui layar virtual. Kalapas Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan semangat baru bagi para WBP.

” Pembinaan Kepribadian agar Warga Binaan menanamkan iman kepada Tuhan serta menjaga kedamaian serta tingkatkan kehidupan sosial.” ujar Kalapas.

Lanjut Kalapas, kegiatan ini sejalan dengan arahan dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bapak Agus Andrianto, juga dari Dirjenpas Bapak Mashudi dan juga arahan dari Kakanwil Ditjenpas Riau Bapak Maizar agar terus meningkatkan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan.

Ibadah berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme dari para WBP yang tampak khusyuk mengikuti setiap rangkaian acara, mulai dari pujian, penyembahan, hingga penyampaian Firman Tuhan.

Kegiatan ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa pembinaan kerohanian di dalam Lapas tetap berjalan aktif dan memberi dampak positif dalam membentuk pribadi yang lebih baik di tengah masa pidana.

(Samiono)

Dalam Rangka HUT SOKSI Ke-65, Berikan Beasiswa 1000 Sarjana

0

Jakarta | Mediaistana – Dalam Rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) yang ke-65, para pengurus lakukan ziarah ke makam Para Pahlawan untuk mengenang jasa-jasa dan Do’a untuk para pendiri SOKSI yaitu, Alm. Mayjen TNI (PURN) Prof. Dr. Suhardiman, SE dan Pendiri utama SOKSI Alm. Jendral TNI (Anumerta ) A. Yani serta para pejuang yang telah mendahului kita. Acara berlangsung di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa 20 Mei 2024.

Dalam kesempatan itu hadir diantaranya, Ketua Umum (Ketum) DEPINAS SOKSI, Bpk,Ir. Ali Wongso Sinaga, Ketua Depidar SOKSI DKI Edi Rodiyanto, Ketua Umum Baladhika Karya Ferry Juan dan Ketua Baladhika Karya DKI R. Iwan Gunawan, SH, beserta Ketua Depicab SOKSI se-DKI Jakarta plus jajaran pengurus lainnya.

Ketua Depidar VIII Jakarta menyampaikan rasa syukur atas peringatan HUT SOKSI ke-65 yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional. Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum Depinas SOKSI Ir. Aliwongso Sinaga, perwakilan IAI Suryani Thaher, para Ketua Depicab, mahasiswa, dan tamu undangan.

Ketum menegaskan, komitmen SOKSI untuk bangkit dan maju menuju Indonesia Emas 2045 dengan semangat “Maju Terus, Pantang Mundur”. Usia 65 tahun diibaratkan seperti pohon beringin yang kuat dan disegani, menggambarkan kedewasaan dan kekuatan SOKSI dalam dunia politik.

SOKSI sebagai Ormas pendiri Partai Golkar terus mendukung dan mengawal jalannya demokrasi internal partai. Persaingan dalam pemilihan Ketua DPD Golkar dianggap sehat dan memperkuat partai.

Keberhasilan Depidar VIII dalam digitalisasi KTA SOKSI mendapat peringkat tertinggi nasional. Program 1000 Sarjana juga berjalan baik, dengan 47 mahasiswa aktif kuliah dan target peningkatan jumlah penerima beasiswa dua kali lipat di tahun ajaran 2025–2026.

Pada kesempatan ini juga dilakukan penyerahan SK-PAW kepada Ketua-Ketua Depicab untuk segera melakukan konsolidasi organisasi dan persiapan Musda.

Ketua juga menyampaikan terima kasih atas kesempatan 22 kader SOKSI maju sebagai Bacaleg Golkar 2024, dan berharap yang belum terpilih dapat diberdayakan di struktur DPD Partai Golkar atau BUMD DKI Jakarta.

Sambutan ditutup dengan yel-yel semangat: “Apakah SOKSI ada di Hatimu? ADA!
Apakah SOKSI ada di Dadamu? ADA!”
“Maju Terus – Pantang Mundur!”

Priyono J A Ketua Depicab SOKSI Jakarta Utara dan Wakil Ketua DPD Golkar Jakarta Utara Bidang Kerormasan dan Lembaga Politik yang hadir pada HUT SOKSI ke-65 dan Pemberiaan Beasiswa 1000 Sarjana menyambut baik Program Depinas SOKSI tersebut dan ini bentuk karya nyata yang monumental SOKSI dalam upaya ikut mencerdaskan anak bangsa.

“Sebagai kader SOKSI saya bangga dengan Program 1000 sarjana, ini bentuk karya nyata kepedulian SOKSI dengan masyarakat Indonesia, semoga program unggulan ini terus dilakukan dan berkelanjutan dalam upaya mencerdaskan anak bangsa”. pungkasnya.

(red/tim)

Kapolres Pidie Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke 117

0

Sigli – Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK., memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-117 Tahun 2025 di Lapangan Apel Mapolres setempat, Selasa (20/5/2025).

Upacara yang mengusung tema “Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat” ini diikuti oleh seluruh jajaran Polres Pidie, termasuk para Pejabat Utama (PJU), Para Kapolsek Jajaran, perwira, dan bintara.

Dalam suasana khidmat, AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK membacakan amanat dari Menteri Komunikasi dan Digital. Amanat tersebut menekankan pentingnya semangat kebangkitan dan persatuan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Hari Kebangkitan Nasional menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya persatuan dan kesatuan untuk membangun bangsa yang kuat,” ujar Kapolres saat membacakan amanat Menteri.

Mari kita jaga kebangkitan ini dengan semangat yang sama seperti akar pohon yang menembus tanah perlahan tapi pasti, tak selalu terlihat namun kokoh menopang kehidupan, karena sesungguhnya kebangkitan yang paling kokoh adalah kebangkitan yang tumbuh dan berakar dalam nilai- nilai kemanusiaan dan berbuah pada keadilan serta kesejahteraan yang dirasakan bersama, kata Kapolres Pidie.

Melalui peringatan ini, Polres Pidie menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta berperan aktif dalam mendukung upaya pembangunan nasional. Menurut Kapolres, semangat Kebangkitan Nasional harus terus dijaga dan diimplementasikan dalam tugas sehari-hari sebagai abdi negara.

“Momentum Hari Kebangkitan Nasional ini kita jadikan sebagai refleksi dan semangat baru untuk lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan berkontribusi pada kemajuan Indonesia,” tambah AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK seusai upacara.

“Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat soliditas internal dan semangat kebersamaan dalam mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ucap Kapolres Pidie.

Sidang Penggelapan Warisan 32 Tahun Mandek, Saksi Pembeli Besi Tua Tak Hadir

0

Mediaistana.com | SIMALUNGUN – Sidang lanjutan perkara dugaan penggelapan dengan terdakwa “HS” kembali digelar di Pengadilan Negeri Simalungun pada Senin, 19 Mei 2025 dengan agenda pemeriksaan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Namun, sidang tersebut ditunda karena saksi yang dijadwalkan hadir tidak dapat dihadirkan oleh JPU.

Sebagai penasihat hukum terdakwa, Advokat Tuttik Rahayu dan Tim sebut, kami memandang penundaan ini menimbulkan pertanyaan serius, mengingat saksi yang seharusnya dihadirkan adalah sosok kunci, yaitu pembeli besi tua yang dituduhkan sebagai hasil dari tindak pidana penggelapan oleh klien kami.

*Fakta-fakta yang Terungkap:*

Saksi pembeli besi tua tidak pernah ditetapkan sebagai tersangka maupun penadah, padahal ia adalah pihak yang melakukan transaksi atas objek yang dipersoalkan.

Tidak ada satu batang pun besi tua yang dijadikan barang bukti oleh penyidik, dan objek tersebut tidak pernah dipasang garis polisi (police line), menimbulkan pertanyaan serius soal legalitas dan keabsahan alat bukti yang digunakan.

Perkara ini berawal dari sengketa waris keluarga yang berlangsung selama 32 tahun, dan telah berhasil didamaikan oleh klien kami selaku kuasa hukum dari Ibu Marwati, salah satu ahli waris.

Pelapor, Mariana, yang menguasai aset dan usaha keluarga, melaporkan klien kami atas dugaan penggelapan besi tua. Namun, tindakan yang dilakukan oleh klien kami berdasarkan Surat Kuasa yang sah di hadapan Notaris, yang memberi wewenang untuk mengurus dan menjual aset tersebut.

Dalam fakta persidangan, telah terungkap bahwa pelapor dan saksi lainnya mengetahui dan menyetujui penjualan besi tua tersebut, dan hasilnya telah digunakan untuk merenovasi ruko milik pelapor, sebagaimana tertuang dalam Surat Kuasa.

Berdasarkan fakta-fakta tersebut, kami menilai perkara ini dipaksakan dan sarat kepentingan, serta patut diduga mengandung unsur kriminalisasi terhadap klien kami.

*Dugaan Kriminalisasi dan Konspirasi*

Kami menduga bahwa pelaporan pidana ini adalah bentuk upaya pelapor untuk:

Menghilangkan hak klien kami atas hasil jasa dan pekerjaannya sebagai kuasa hukum dalam menyelesaikan sengketa waris.

Menghindari kewajiban moral dan hukum terhadap kompensasi atau imbalan yang layak bagi klien kami.

*Harapan Terhadap Penegakan Hukum*

Kami berharap agar:

1. Penuntutan dalam perkara ini tetap objektif, berdasarkan fakta hukum dan bukti yang sah, bukan karena tekanan, pengaruh, atau pesanan pihak tertentu.

2. Pengadilan dan Jaksa Penuntut Umum bersikap independen, menjunjung tinggi asas due process of law dan equality before the law.

3. Putusan nantinya berdasarkan fakta persidangan, bukan pada tekanan eksternal, agar tidak menciderai rasa keadilan.

*Dasar Hukum Terkait:*

Pasal 1 ayat (1) KUHAP: Setiap orang yang disangka, ditangkap, ditahan, dituntut dan/atau diadili, serta dalam proses hukum lainnya wajib diperlakukan menurut hukum yang berlaku.

Pasal 183 KUHAP: Hakim tidak boleh menjatuhkan pidana kepada seseorang kecuali apabila dengan sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah ia memperoleh keyakinan bahwa suatu tindak pidana benar-benar terjadi dan terdakwalah yang bersalah melakukannya.

Putusan Mahkamah Konstitusi No. 130/PUU-XIII/2015: Surat Kuasa yang sah yang dilakukan oleh kuasa hukum dalam lingkup kewenangannya tidak dapat dijerat sebagai tindak pidana, kecuali terdapat penyimpangan hukum yang nyata.

Asas Ultimum Remedium: Hukum pidana seharusnya dijadikan upaya terakhir (ultimum remedium) dalam menyelesaikan sengketa yang lebih tepat ditempuh melalui jalur keperdataan. (red/tim)

*Sumber:*
*Humas PP MIO INDONESIA*

LSM Harimau DKI Jakarta Hadiri Festival Seni Budaya Banten Betawi

0

MediaIstana | Jakarta tanggal 17 Mei 2025, LSM Harimau DKI Jakarta turut menghadiri Festival Seni Budaya Banten Betawi yang digelar di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Acara ini menjadi momen penting untuk menjalin silaturahmi antar ormas budaya sekaligus memperkuat peran budaya sebagai jati diri bangsa. Kehadiran LSM Harimau DKI Jakarta diwakili langsung oleh Ketua DPW DKI Jakarta, Neville Gj Muskita, bersama jajaran pengurus lainnya, yaitu Sekretaris Wilayah (Sekwil) DKI, Kepala Kesekretariatan DKI, Balawani DKI Jakarta, serta Tim Pengamanan DKI Jakarta.

Festival ini diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari parade budaya, atraksi pencak silat, santunan yatim dan dhuafa, hingga pagelaran seni tradisional seperti debus dan rampag bedug. Acara juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dari berbagai ormas Betawi dan Banten, termasuk perwakilan dari Dekar Banten Sejati Askar Indonesia dan DPD DK Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Neville Gj Muskita menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan acara ini. “Budaya adalah identitas yang harus kita rawat bersama. LSM Harimau DKI Jakarta sangat mendukung kegiatan seperti ini, karena mampu mempererat tali persaudaraan dan memperkuat rasa cinta terhadap warisan leluhur. Semoga sinergi antar ormas terus terjaga dan budaya kita semakin dikenal oleh generasi muda,” ujarnya.

Sebagai penutup, LSM Harimau DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai penjaga nilai-nilai luhur bangsa. Melalui kolaborasi, kebersamaan, dan kepedulian terhadap budaya, diharapkan tercipta masyarakat yang semakin solid, harmonis, dan berkarakter. Budaya bukan hanya soal tradisi, tapi juga tentang membangun peradaban yang bermartabat. Inilah saatnya seluruh elemen bangsa, termasuk ormas-ormas budaya, bersatu menjaga warisan leluhur sebagai pondasi kuat menuju Indonesia yang berdaulat dan berkepribadian.

SDA

PSHT Siagakan 500 Pamter Jelang Suroan dan Pengesahan Warga Baru

0

Madiun – Menjelang datangnya bulan Suro dan prosesi pengesahan warga baru, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) menyiapkan 500 personel Pengamanan Terate (Pamter) untuk mengawal seluruh rangkaian kegiatan secara aman, tertib, dan lancar.

Apel siaga personel digelar pada Minggu pagi (18/5/2025) di Padepokan Agung PSHT, Kota Madiun. Apel ini menjadi penanda kesiapan penuh jajaran pengamanan internal PSHT dalam menghadapi momen penting tahunan tersebut.

Ketua Pamter Dewan Khusus Pusat (DKP) Madiun, Bambang Purnomo, menegaskan bahwa seluruh personel telah mendapat arahan dan siap menjalankan tugas dengan profesional. Ia juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas organisasi di tengah berbagai dinamika yang ada.

“Pengamanan penuh akan dilakukan khususnya saat pengesahan warga baru. Kami juga menyatakan sikap tegas, menolak segala bentuk upaya ‘nyawiji’ yang berpotensi mengganggu stabilitas dan keharmonisan organisasi,” ujar Bambang usai memimpin apel.

Pamter DKP, lanjutnya, merupakan garda terdepan dalam sistem pengamanan internal PSHT, bertugas menjaga ketertiban selama seluruh prosesi berlangsung. Peningkatan intensitas pengamanan akan dimulai sejak malam 1 Suro, yang tahun ini jatuh pada 26 Juni malam.

“Pengamanan akan difokuskan di titik-titik strategis, terutama akses menuju lokasi pengesahan. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar,” jelasnya.

Bambang juga mengimbau kepada para calon warga PSHT agar senantiasa mematuhi peraturan yang berlaku dan mengikuti seluruh arahan panitia.

“Kami harapkan seluruh calon warga dapat bersikap tertib, menjaga kondusivitas, serta menghormati proses dan aturan yang telah ditetapkan. Ini adalah bagian dari pembelajaran nilai-nilai luhur PSHT,” pungkasnya.

AWPI Provinsi DKI Jakarta Dukung Pelestarian Budaya Banten dan Betawi

0

MediaIstana | Jakarta – Jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Provinsi DKI Jakarta menghadiri undangan Festival Seni Budaya Banten Betawi dan Milad ke-13 Laskar Pendekar Banten Betawi Sejati (LAPBAS) yang digelar di lapangan Banteng Jakarta, Sabtu (17/05/2025).

Acara ini dihadiri oleh berbagai organisasi kemasyarakatan dan pemerintah, termasuk Ketua Umum LAPBAS H. Tubagus Endang S, Anggota DPR-RI Partai Demokrat Dr. Adi Kurnia Setiadi, SH., MH., Perwakilan Kesbangpol dan Dinas Pariwisata Provinsi DKI Jakarta, DPW ASMEN Provinsi DKI Jakarta serta organisasi masyarakat lainnya se-provinsi DKI Jakarta.

Festival Seni Budaya Banten Betawi dan Milad ke-13 LAPBAS berlangsung selama 2 hari, dari tanggal 17 hingga 18 Mei 2025, dan dimeriahkan oleh penampilan tarian Banten dan Betawi, serta atraksi Debus budaya Banten.

Ketua DPD LAPBAS Provinsi DKI Jakarta, H. Khairuddin, mengatakan bahwa festival ini diselenggarakan untuk mempromosikan kekayaan budaya Banten dan Betawi serta memperingati Milad ke-13 LAPBAS.

Ketua DPD AWPI Provinsi DKI Jakarta, Abdul Haris, mengucapkan terimakasih atas undangan dari LAPBAS dan mengatakan bahwa AWPI Provinsi DKI Jakarta sangat mendukung kegiatan yang mempromosikan kekayaan budaya Banten dan Betawi.

“Dengan adanya festival ini, bisa menjadi sinergitas yang baik antara organisasi kemasyarakatan termasuk organisasi pers dengan pemerintah khusus provinsi DKI Jakarta dan diharapkan dapat mempererat hubungan baik antara masyarakat dan pemerintah provinsi DKI Jakarta serta mempromosikan kekayaan budaya Banten dan Betawi kepada masyarakat luas,” pungkas Haris.

SDA