Beranda blog Halaman 615

Membedakan Berita dan Opini dalam Jurnalisme Berdasarkan UU Nomor 44 Tahun 1999 Tentang Pers

0

Oleh: Drs. Muz Latuconsina, MF.

Di tengah derasnya arus informasi, publik bahkan sebagian wartawan sering kali kesulitan membedakan mana berita dan mana opini. Keduanya sama-sama dimuat di media massa, sama-sama membahas isu publik, dan sama-sama dilindungi oleh hukum. Namun dalam praktik jurnalistik, berita dan opini adalah dua kategori yang berbeda secara prinsip, etika, dan tanggung jawab hukum.

Memahami perbedaan ini bukan sekadar soal teknik menulis. Ini menyangkut kredibilitas media, perlindungan hukum wartawan, dan hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang benar.

Berita: Fakta yang Disampaikan Secara Objektif

Berita adalah laporan mengenai peristiwa yang aktual, faktual, dan disampaikan secara objektif. Wartawan bertugas melaporkan apa yang terjadi, siapa yang terlibat, kapan dan di mana peristiwa berlangsung, mengapa hal itu terjadi, serta bagaimana prosesnya. Prinsip 5W+1H menjadi fondasi utama dalam penulisan berita.

Ciri utama berita adalah berbasis fakta dan tidak memuat pendapat pribadi wartawan. Bahasa yang digunakan harus netral dan tidak menghakimi. Jika ada penilaian atau kritik, hal tersebut harus berasal dari narasumber yang dikutip secara jelas.

Berita bisa berbentuk straight news, hard news seperti isu politik atau kebijakan publik, soft news yang bersifat human interest, feature, hingga laporan mendalam dan investigatif. Apa pun bentuknya, prinsip objektivitas tetap menjadi pegangan.

Opini: Ruang untuk Sikap dan Argumentasi

Berbeda dengan berita, opini adalah tulisan yang berisi pendapat, analisis, atau sikap terhadap suatu isu. Di dalamnya terdapat argumentasi, sudut pandang, dan penilaian. Opini boleh menggunakan data dan fakta, tetapi fokusnya adalah pada penafsiran dan evaluasi.

Bentuk opini bisa berupa editorial (tajuk rencana), artikel opini, kolom, atau esai. Editorial bahkan mencerminkan sikap resmi redaksi terhadap suatu persoalan.

Karena sifatnya subjektif, opini memang tidak dituntut netral. Namun tetap harus berbasis fakta dan disampaikan secara bertanggung jawab.

Posisi di Antara Keduanya: Analisis Interpretatif

Ada pula tulisan yang berada di antara berita dan opini, yakni analisis atau laporan interpretatif. Jenis ini tetap berbasis fakta, tetapi memberikan konteks dan penjelasan yang lebih mendalam mengenai makna suatu peristiwa. Wartawan tidak sekadar melaporkan kejadian, tetapi membantu pembaca memahami latar belakang dan implikasinya.

Meski demikian, analisis tetap berbeda dengan opini murni karena tidak boleh menjadi ruang curahan sikap pribadi.

Dasar Hukum dalam Undang-Undang Pers

Di Indonesia, kegiatan jurnalistik diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Pasal 1 ayat (1) menegaskan bahwa pers melaksanakan kegiatan jurnalistik mulai dari mencari hingga menyampaikan informasi kepada publik. Artinya, berita harus melalui proses jurnalistik yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pasal 5 ayat (1) menyebutkan bahwa pers nasional berkewajiban memberitakan peristiwa dan opini dengan menghormati norma agama, rasa kesusilaan, serta asas praduga tak bersalah. Perumusan ini secara eksplisit membedakan antara “peristiwa” dan “opini”, menunjukkan bahwa secara hukum pun keduanya adalah kategori yang berbeda.

Sementara Pasal 5 ayat (2) mewajibkan pers melayani Hak Jawab. Ketentuan ini menjadi sangat penting terutama ketika terjadi kekeliruan dalam pemberitaan.

Mengapa Perbedaan Ini Penting?

Kesalahan yang kerap terjadi adalah memasukkan opini pribadi ke dalam berita. Penggunaan kata-kata bernada penilaian seperti “kebijakan kejam”, “langkah ceroboh”, atau “keputusan tidak masuk akal” dalam berita merupakan pelanggaran prinsip objektivitas. Kalimat semacam itu sudah masuk wilayah opini.

Jika seorang wartawan ingin menyampaikan penilaian, ruangnya adalah rubrik opini, bukan berita. Pemisahan ini menjaga kepercayaan publik dan melindungi media dari potensi sengketa hukum.

Contoh Sederhana

Jika pemerintah menaikkan harga bahan bakar, berita akan melaporkan keputusan tersebut, alasan pemerintah, waktu penerapan, serta dampak yang terlihat di lapangan, disertai kutipan narasumber.

Sebaliknya, editorial dapat menyatakan bahwa kebijakan itu menunjukkan kelemahan strategi energi atau berpotensi membebani masyarakat. Di sana terdapat sikap dan argumentasi.

Keduanya sah dan sama-sama penting. Namun keduanya tidak boleh dicampur.

Menjaga Integritas Profesi

Dalam praktik jurnalistik, disiplin membedakan berita dan opini adalah bentuk tanggung jawab profesional. Wartawan tidak hanya bekerja untuk kecepatan publikasi, tetapi juga untuk akurasi dan keadilan informasi.

Pada akhirnya, ada satu kalimat sederhana yang layak diingat oleh setiap insan pers:

Berita menyampaikan fakta. Opini menilai fakta.

Selama batas itu dijaga dengan jelas, pers akan tetap menjadi pilar demokrasi yang dipercaya publik.
———————-;
Latar belakang penulis:
1. Eks Wartawan lokal “Suara Maluku” Ambon,
2. Eks Wartawan Nasional “Jawa Pos” Surabaya/Jakarta

Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 di Desa Karang Jaya Dukung Swasembada Jagung Nasional

0

Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan swasembada jagung, Polres Buru bersama Pemerintah Kabupaten Buru melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 pada Sabtu (07/03/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 16.30 WIT hingga 19.00 WIT di lahan milik La Reli, S.Pd yang berlokasi di Desa Karang Jaya, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru. Acara dipimpin oleh Wakapolres Buru Kompol H. Akmil Djapa, S.Ag bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Buru dan dilaksanakan secara Zoom Meeting dengan Kapolri.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Buru M. Efendi Rada, SE., MM, Kepala Dinas Pertanian Sahrul Wahyu, S.P.M.M, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Supri Buton, Kepala BPS Kabupaten Buru George Reinnold Loupatty, S.ST., M.M, Kepala Dinas Perikanan Ufairah Bin Thahir, S.Pi., M.Si, Kepala Dinas Dukcapil Lili Liauw, SE, Camat Namlea Gita K. Kiahaly, S.Psi, serta sejumlah pejabat Polres Buru dan perangkat Desa Karang Jaya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, doa bersama, serta menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya peserta mengikuti pemutaran video selayang pandang ketahanan pangan dari Polda Sumatera Selatan dan sesi foto bersama. Setelah itu dilaksanakan kegiatan penanaman jagung secara simbolis oleh Wakapolres Buru bersama Forkopimda dan pejabat utama Polres Buru.

Dalam kegiatan tersebut juga ditayangkan sambutan Kapolda Sumatera Selatan, penyerahan bantuan sosial secara simbolis, serta sambutan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Selain itu, dilakukan penandatanganan kerja sama dukungan Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh pihak perbankan untuk mendukung pengembangan usaha pertanian masyarakat. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Menteri Pertanian Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., serta dialog Kapolri dengan masyarakat melalui Zoom dari Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.

Adapun lahan yang digunakan dalam kegiatan penanaman jagung tersebut memiliki luas sekitar ±1 hektare, dengan metode penanaman hortikultura. Bibit yang digunakan adalah jagung pipil sebanyak 15 kilogram.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polres Buru, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung program swasembada jagung serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

Seluruh rangkaian kegiatan penanaman jagung serentak melalui Zoom Meeting berjalan dengan lancar dan berakhir pada pukul 19.00 WIT dalam situasi yang aman dan kondusif.

Laskar Langit Bagikan 200 Paket Takjil ke Penguna Jalan di Perempatan Toko Hidayat Purworejo

0

PURWOREJO || Mediaistana.com – Laskar Langit, salah satu Organisasi Kemasyarakatan di Kabupaten Purworejo melaksanakan kegiatan berbagi takjil di simpang empat Toko Hidayat Purworejo.

Kondisi di Hari Sabtu siang yang diwarnai hujan tidak menyurutkan semangat Laskar Langit dalam kegiatan berbagi di Bulan Ramadan.

“Sore ini, kami membagikan sekitar 200 paket takjil bagi para pengguna jalan yang sedang melintas di perempatan Toko Hidayat ini, dan Sedekah uang 50 rb kepada pengurus Sebanyak 60 orang pengurus Laskar Langit dari 16 kecamatan di Kabupaten Purworejo, ikut dalam kegiatan ini. Hujan tidak apa-apa, yang penting semangat berbagi teman-teman semua tetap menyala,” kata Ketua Pemuda Laskar Langit, Hardiman, di sela-sela kegiatan.

Kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan buka dan ‘gendhu-gendhu rasa’ bersama di Gubuk Laskar Langit yang dikenal dengan nama Gubuk’e Wong Sugih di Desa Sumbersari, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo.

“Laskar Langit berdiri sejak tahun 2010 lalu. Hingga kini, sudah memiliki 1.500 lebih anggota, tersebar di Kabupaten Purworejo, Kebumen, Wonosobo, Magelang, Temanggung dan Kulon Progo. Anggota kami ini lintas agama, tidak hanya yang beragama Islam saja. Kegiatan sosial yang sering dan rutin kami lakukan adalah bakti sosial dan sedekah kepada anak yatim setiap Hari Jumat,” imbuh Hardiman.

Sejak berdiri, Laskar Langit menaruh perhatian pada isu korupsi, lingkungan dan kemasyarakatan.

Topik tersebut juga menjadi bahasan secara santai di acara setelah buka puasa bersama hari ini.

“Kami mulai mencermati dan melakukan investigasi menyeluruh terkait isu-isu korupsi di Kabupaten Purworejo sejak awal 2024 sampai 2026 ini. Ada dugaan-dugaan pengaturan proyek mulai dari lelang/tender maupun penunjukan langsung (PL), E-katalog serta dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo. Jika diperlukan, kami segera akan bekerja sama dengan ICW, MAKI dan lain-lain,” tegas Hardiman.(*/J)

Pastikan Stabilisasi Harga Pangan di Bulan Ramadan”Parosil Mabsus Mengelar Pasar Murah

0

Pastikan Stabilisasi Harga Pangan di Bulan Ramadan”Parosil Mabsus Mengelar Pasar Murah

Jakarta -MEDIA ISTANA,Lampung Barat – Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di SDN 1 Purajaya, Kecamatan Kebun Tebu, Minggu (8/3/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Barat tersebut bekerja sama dengan Perum Bulog, Dinas Koperindag, pihak kecamatan serta pemerintah pekon setempat.

Sejak pagi hari ratusan masyarakat dari kecamatan setempat terlihat sangat antusias memanfaatkan program tersebut.

Warga bahkan mengantre panjang untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Dalam kegiatan itu disediakan berbagai kebutuhan pokok, di antaranya beras sebanyak 1 ton kemasan 5 kilogram yang dapat ditebus dengan harga Rp58 ribu per karung, minyak goreng sebanyak 1.200 kilogram dengan harga Rp15 ribu per liter, gula pasir 72 kilogram seharga Rp17.500 per kilogram, serta tepung terigu 50 kilogram dengan harga Rp10 ribu per kilogram.

Pemerintah daerah juga menegaskan bahwa stok pangan akan menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Jika terjadi peningkatan permintaan atau kekurangan, maka pemerintah akan menambah stok dan menyalurkannya melalui pihak kecamatan.

Dalam arahannya, Bupati Parosil Mabsus mengatakan bahwa program Gerakan Pangan Murah bertujuan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah masyarakat.

“GPM ini tujuannya untuk menstabilkan harga agar tidak terjadi lonjakan yang merugikan bapak-ibu semua,” ujar Parosil.

Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat yang membutuhkan kegiatan serupa dapat melapor kepada camat, bupati, ataupun langsung kepada Dinas Ketahanan Pangan agar kegiatan Gerakan Pangan Murah dapat kembali dilaksanakan.

“Atas nama Pemerintah Daerah, saya juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa. Kehadiran bapak dan ibu semua merupakan bentuk komitmen bersama untuk memudahkan masyarakat mendapatkan kebutuhan bahan pangan di bulan Ramadan ini,” tambahnya.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut merupakan program Pemerintah Kabupaten Lampung Barat yang dilaksanakan atas arahan Badan Pangan Nasional dalam rangka menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat selama bulan Ramadan

HAMDAN

Langit Musik Indonesia Berduka: Vidi Aldiano Tutup Usia, Tinggalkan Warisan Karya dan Inspirasi

0

Jakarta, Mediaistana.Com – Dunia musik Indonesia kembali diliputi kabar duka yang mendalam, Penyanyi sekaligus entertainer berbakat, Oxavia Aldiano bin Harry Aprianto yang dikenal luas dengan nama Vidi Aldiano, dikabarkan telah berpulang ke Rahmatullah pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Kabar kepergian pelantun lagu legendaris Nuansa Bening tersebut disampaikan langsung oleh pihak keluarga, Vidi Aldiano mengembuskan napas terakhirnya pada pukul 16.33 WIB, setelah bertahun-tahun berjuang melawan penyakit yang dideritanya.

Kepergian Vidi meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, sahabat, serta jutaan penggemar yang selama ini mengikuti perjalanan kariernya di industri hiburan Tanah Air.

Wafat Didampingi Keluarga Tercinta
Dalam detik-detik terakhir kehidupannya, Vidi Aldiano berada di tengah kehangatan keluarga besar yang setia mendampingi.

Ayahanda Vidi, Harry Aprianto, menyampaikan bahwa keluarga telah berusaha mengikhlaskan kepergian putra tercinta mereka.

“Telah berpulang putra kami tercinta, Oxavia Aldiano,Kami sekeluarga sudah mengikhlaskan kepergiannya menghadap Allah SWT. Mohon doa terbaik untuk almarhum,” ungkap pihak keluarga dalam pernyataan singkat.

Suasana haru dan duka menyelimuti keluarga yang selama ini menjadi sumber kekuatan bagi Vidi dalam menghadapi masa-masa sulit selama sakit.

Perjuangan Panjang Melawan Penyakit

Dalam beberapa tahun terakhir, Vidi Aldiano dikenal sangat terbuka kepada publik mengenai perjuangannya melawan kanker ginjal, Ia kerap membagikan perjalanan pengobatan serta semangat hidupnya melalui berbagai platform media sosial.

Meski menghadapi ujian kesehatan yang berat, Vidi tetap menunjukkan sikap optimis dan penuh energi.

Ia terus berkarya, tampil di berbagai kesempatan, serta menginspirasi banyak orang melalui pesan-pesan positif tentang harapan, keberanian, dan makna kehidupan.

Sosoknya dikenal bukan hanya sebagai penyanyi berbakat, tetapi juga sebagai figur publik yang hangat, rendah hati, serta memiliki kepedulian besar terhadap penggemarnya.

Warisan Karya yang Tak Terlupakan

Sepanjang kariernya, Vidi Aldiano telah melahirkan banyak karya yang melekat di hati masyarakat Indonesia, Lagu-lagunya menjadi soundtrack kehidupan bagi banyak generasi, menghadirkan warna khas yang memadukan romantisme, kehangatan, dan kedalaman emosi.

Kepergian Vidi bukan hanya kehilangan bagi keluarga dan sahabat, tetapi juga bagi industri musik Indonesia yang selama ini turut dibesarkannya melalui karya, dedikasi, dan semangat berkesenian.

Menunggu Informasi Rumah Duka

Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga belum menyampaikan secara resmi mengenai lokasi rumah duka maupun jadwal pemakaman almarhum.

Informasi lanjutan akan disampaikan setelah koordinasi keluarga selesai dilakukan.

Sementara itu, ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari musisi, selebritas, hingga para penggemar yang mengenang Vidi sebagai sosok inspiratif dan penuh semangat hidup.

Redaksi Mediaistana.Com turut menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Vidi Aldiano.

Semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

Selamat jalan, Vidi. Karyamu akan selalu hidup di hati masyarakat Indonesia.

Bupati Mamasa Hadiri Safari Ramadhan Di Mesjid Nurul Huda Malabo

0

Mamasa MediaIstana – Bupati Mamasa Welem Sambolangi, SE., MM bersama Wakil Bupati Mamasa H. Sudirman melaksanakan kunjungan Safari Ramadan di Masjid Nurul Huda Malabo, Desa Malabo, Kecamatan Tanduk Kalua, Kabupaten Mamasa, Sabtu (07/03/2026). Kegiatan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan, sekaligus menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat.

Kunjungan Safari Ramadan ini menjadi momen yang sangat bermakna bagi masyarakat setempat, karena Bupati Mamasa bersama rombongan menyaksikan langsung kegiatan buka puasa bersama yang dihadiri oleh umat Muslim Masjid Nurul Huda Malabo bersama umat Kristiani dari Pemuda Gereja Toraja Mamasa (PGTM) Klasis Tanduk Kalua. Kehadiran umat Kristiani dalam kegiatan buka puasa bersama tersebut menjadi simbol kuatnya toleransi dan kerukunan antar umat beragama yang telah lama terjalin di wilayah tersebut.

Tradisi kebersamaan antara umat Muslim dan umat Kristiani di Desa Malabo memang bukan hal baru. Sejak dahulu, masyarakat di wilayah ini dikenal hidup berdampingan dengan penuh rasa saling menghargai dan menghormati perbedaan. Semangat kebersamaan itu terus dipelihara hingga sekarang sebagai bagian dari budaya sosial masyarakat Mamasa yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, toleransi, dan gotong royong.

Dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut, umat Kristiani dari PGTM Klasis Tanduk Kalua turut berpartisipasi dalam kegiatan Safari Ramadan dengan membantu mempersiapkan pelaksanaan buka puasa bersama. Kehadiran mereka tidak hanya menunjukkan dukungan kepada saudara-saudara Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk tetap hidup rukun dan saling menghormati.

Dalam kunjungan Safari Ramadan ini, Bupati Mamasa Welem Sambolangi hadir didampingi oleh Kapolres Mamasa atau yang mewakili, Wakil Ketua DPRD Mamasa Arwin Rahman, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamasa H. Ramli L., S.Ag., M.Pd.I, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mamasa.

Turut hadir pula Camat Tanduk Kalua Jeim Respin B. Kila, S.STP., M.Si, para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta para kepala desa se-Kecamatan Tanduk Kalua yang ikut menyambut kehadiran rombongan pemerintah daerah dalam kegiatan Safari Ramadan tersebut.

Kegiatan Safari Ramadan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama ini menjadi salah satu momentum penting untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan sosial antar umat beragama yang selama ini telah terjalin dengan baik di Kabupaten Mamasa.

Suasana kebersamaan semakin terasa ketika masyarakat dari berbagai latar belakang agama duduk bersama dalam satu kegiatan yang sarat dengan nilai-nilai persaudaraan. Hal ini menjadi gambaran nyata bahwa masyarakat Mamasa mampu menjaga kerukunan di tengah keberagaman yang ada.

Dalam kegiatan tersebut juga terpampang sebuah spanduk yang diinisiasi oleh remaja Masjid Nurul Huda Malabo bekerja sama dengan Pemuda Gereja Toraja Mamasa (PGTM) Klasis Tanduk Kalua. Spanduk tersebut memuat pesan kebersamaan yang berbunyi:

“Merawat Kerukunan, Mempererat Persaudaraan dan Toleransi Umat Beragama.”

Pesan tersebut mencerminkan komitmen masyarakat Desa Malabo untuk terus menjaga nilai-nilai toleransi dan kebersamaan sebagai fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat.

Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, diharapkan semangat persaudaraan dan kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Mamasa dapat terus terjaga dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis di tengah keberagaman.

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kekeluargaan tersebut menjadi bukti bahwa nilai toleransi, saling menghargai, serta semangat persatuan masih sangat kuat tertanam dalam kehidupan masyarakat Mamasa.

(Nurdin)

Wujud Polri Dukung Ketahanan Pangan Nasional Polres Purworejo Taman Jagung Serentak Kuartal I / 2026

0

PURWOREJO || Mediaistana.com — Polres Purworejo melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak kuartal I pada Sabtu (7/3/2026) pukul 15.30 WIB di lahan bengkok Desa Kalimiru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program penanaman jagung serentak yang digelar oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional. Secara nasional, kegiatan tersebut dipusatkan di Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, dan dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Wamentan Bp. Sudaryono . Seluruh jajaran Polda dan Polres di Indonesia mengikuti kegiatan tersebut secara daring melalui Zoom Meeting.

Di Kabupaten Purworejo, penanaman jagung dilakukan di lahan pertanian seluas sekitar 2 hektare dengan menggunakan bibit jagung jenis Bisi 2.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra, S.H., S.I.K., M.Med.Kom, Bupati Purworejo yang diwakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bagas Adi Karyanto, S.Sos., M.M., Camat Bayan Yeni Astuti, Kepala Desa Kalimiru Agung, S.P., serta perwakilan kelompok tani Desa Kalimiru.

Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra menyampaikan bahwa kegiatan penanaman jagung serentak ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Dalam kegiatan pengolahan lahan untuk penanaman, perawatan termasuk penyemprotan sampai panen semua dilaksanakan dengan sistem mekanisasi yang sudah modern sehingga lebih efektif dan efisien baik tenaga maupun biaya.

“Penanaman jagung ini diharapkan dapat mendukung program ketahanan pangan serta memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para petani di wilayah Purworejo,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Purworejo bersama pemerintah daerah dan kelompok tani berkomitmen untuk terus bersinergi dalam meningkatkan produksi pertanian sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam peningkatan pangan nasional. (Joko)

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Madiun Gelar Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I di Geger

0
Oplus_131072

Madiun, media istana.com
– Polres Madiun melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak kuartal I sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Kegiatan tersebut berlangsung di lahan pertanian yang berlokasi di Jalan Raya Sareng, Desa Sareng, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Sabtu ( 7/3 2026).

Kegiatan penanaman jagung serentak kuartal I ini dihadiri oleh Kapolres Madiun bersama jajaran pejabat utama Polres Madiun, perwakilan Bulog, Dinas Pertanian Kabupaten Madiun, Forkopimcam Geger, Kepala Desa Sareng, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) setempat, serta Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di wilayah Madiun.

“ Kegiatan penanaman jagung kuartal I ini kita laksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia guna mendukung Swasembada Pangan Nasional ‘’, Jelas AKBP Kemas Indra Natanegara.

Melalui kegiatan ini, Polres Madiun bersama stakeholder terkait menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Madiun. Penananaman jagung tersebut juga menjadi momentum sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan para petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para petani, sekaligus mendorong peningkatan hasil produksi jagung guna mendukung ketersediaan pangan yang berkelanjutan di wilayah Kabupaten Madiun dan Indonesia secara umumnya.

(Tukiyo)

Reses Anggota Dewan Partai Golkar, Pererat Silaturahmi di Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M

0

Garut, mediaistana.com – Momentum Reses Anggota Dewan Fraksi Partai Golkar pererat silaturrahmi di Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M, berjalan dengan hidmat, diselimuti keakraban dan kebahagiaan, bertempat di Yayasan Noor Azija Madani, Desa Sukamukti, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. Kamis (5/03/2026).

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Bupati Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., I.P.U. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Golkar Dra. Hj. Euis Ida Wartiah, M.Si, Anggota DPR- RI Fraksi Partai Golkar H. Ade Ginanjar, Sos, Anggota DPRD Garut Fraksi Golkar Fahad Fauzi, jajaran pengurus DPD Partai Golkar, PK, PD/PL dan Tokoh Masyarakat.

Menurut Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Garut Dra. Hj. Euis Ida Wartiah, M.Si, Alhamdulillah dengan rasa syukur, Partai Golkar Kabupaten Garut, diberikan anugerah Allah Subhana Wata’ala, atas keberhasilan Pilkada, dan Pileg di Tahun 2024 yang semestinya disyukuri secara bersama-sama.

“Selain Reses juga, Alhamdulillah telah berjalan 2 Tahun, dengan rasa syukur memberikan kadedeh untuk semua pengurus Golkar dari para Anggota Dewan dan Bapak Bupati, sebagai tali asih di bulan suci Ramadan,” ucap Dra Hj. Euis Ida Wartiah disela-sela Reses.

Lanjut Ketua DPD Partai Golkar Garut, kami melaksanakan konsolidasi ke setiap wilayah selama tiga hari mulai dari Dapil 6 sampai Dapil 1, Alhamdulillah semua pengurus Golkar mulai dari PK, PD, dan PL tetap solide, dan terakhir akan dilaksanakan konsolidasi juga dengan para pengurus pimpinan Partai Golkar di Pendopo Garut pada tanggal (14/03), tuturnya.

Harapan kedepan, partai Golkar semua PK, PD, dan PL tetap solide, koordinasi mulai dari atas sampai bawah harus senergi, sehingga partai Golkar akan lebih baik, kompak dalam bekerjasama, dan selalu kerja keras, harap Dra. Hj. Euis Ida Wartiah, M.Si sebagai ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Garut dan juga sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Golkar.

“Ditempat terpisah para PK/ PD dan PL, saling sapa antara sesama pengurus Golkar saling memperkenalkan dan mendoakan untuk Para Dewan dan Bapak Bupati yang tetap memperhatikan dan tidak melupakan kami dibawah, semoga tetap sehat dan diberkahi Allah Subhana Wata’ala,” Amin ucap semua para penerima kadedeh.

Lanjut para PK dan PD/PL, tentunya tanpa adanya perhatian dan inisiatif Ketua DPD Partai Golkar Dra. Hj. Euis Ida Wartiah, M.Si., dan dukungan dari semuanya tidak akan terwujud. Kami doakan semoga Ibu Haji Euis, tetap menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Garut yang kami rasakan sangat memperhatikan kami, pungkasnya.

Jurnalis : (Beni Nugraha, AMD., KD., C.BJ., C.EJ., C.In., C.Par).

Tebar Kebaikan di Bulan Ramadhan, Polsek Darul Ihsan dan Bhayangkari Bagikan Takjil Kepada Pengguna Jalan

0

 

Aceh Timur-Mediaistana.com 

Personel Polsek Darul Ikhsan, Polres Aceh Timur, Polda Aceh dipimpin langsung oleh Kapolsek Iptu Suria Darma, S.H. bersama Bhayangkari Ranting Darul Ikhsan membagikan takjil kepada masyarakat pengguna jalan yang melintas di depan Mapolsek, Sabtu, (07/03/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

 

Satu per satu pengendara yang melintas dihentikan secara persuasif oleh personel kepolisian dan anggota Bhayangkari Ranting Darul Ikhsan. Mereka kemudian menerima paket takjil untuk berbuka puasa sebelum melanjutkan perjalanan. Kegiatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat, terutama pengendara yang tengah dalam perjalanan menjelang waktu berbuka.

 

Iptu Suria Darma, mengatakan pembagian takjil ini merupakan bentuk kepedulian kepolisian kepada masyarakat selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah. Selain membantu warga yang sedang berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.

 

“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan kepedulian kepada masyarakat, khususnya di Kecamatan Darul Ikhsan, sekaligus membangun hubungan yang lebih humanis antara kepolisian dan warga,” kata Iptu Suria Darma.

 

Menurut dia, kegiatan berbagi takjil tersebut juga menjadi bagian dari upaya Polsek Darul Ikhsan untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan selama Ramadhan 1447 Hijriah.

 

Disamping itu Kapolsek juga menambahkan, kegiatan berbagi di bulan Ramadhan tersebut juga menjadi sarana memperkuat kedekatan antara personel kepolisian dengan masyarakat di wilayah hukum Polsek Darul Ikhsan.