Beranda blog Halaman 620

HEBOH! Diduga Akun TikTok “PINKY PANDA” Milik Oknum ASN Live Saat Jam Kerja —

0

Mediaistana.com – Bandung – Selasa 3 Maret 2026 Publik Desak Sanksi Tegas
Bandung, Jawa Barat – Sorotan publik terhadap disiplin aparatur sipil negara (ASN) kembali menguat.

Kali ini, beredar tayangan yang memperlihatkan dugaan oknum ASN melakukan siaran langsung (live) di TikTok saat jam kerja berlangsung. Akun yang disebut-sebut dalam perbincangan warganet adalah “PINKY PANDA”.

Dalam tayangan yang viral tersebut, oknum ASN diduga terlihat aktif berinteraksi dengan penonton di media sosial saat waktu dinas masih berjalan. Kondisi ini memicu reaksi keras dari masyarakat yang menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan profesionalitas dan etika sebagai pelayan publik.

Ujian Integritas dan Disiplin
Di tengah tuntutan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik, kejadian ini dinilai sebagai ujian integritas. ASN merupakan abdi negara yang digaji dari uang rakyat. Setiap jam kerja adalah amanah yang wajib digunakan untuk kepentingan pelayanan, bukan untuk aktivitas pribadi di ruang digital.

Jika benar terjadi penyalahgunaan jam kerja untuk kepentingan pribadi, maka hal tersebut berpotensi melanggar aturan disiplin ASN sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Desakan Klarifikasi dan Evaluasi

Masyarakat mendesak instansi terkait untuk segera melakukan klarifikasi dan investigasi internal. Transparansi dinilai penting agar tidak terjadi simpang siur informasi dan agar kepercayaan publik tetap terjaga.

“Ini bukan persoalan media sosialnya, tapi soal tanggung jawab jabatan. ASN harus memberi contoh disiplin, bukan sebaliknya,” ujar salah satu warga yang menanggapi viralnya tayangan tersebut.
Publik berharap, apabila terbukti ada pelanggaran, sanksi diberikan secara tegas dan proporsional sesuai aturan yang berlaku. Ketegasan dinilai penting untuk menjaga marwah institusi dan mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.
Menjaga Wibawa Pelayanan Publik.

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa kebebasan bermedia sosial tetap harus dibingkai dengan tanggung jawab profesional. ASN adalah representasi negara di mata masyarakat. Ketika disiplin dipertanyakan, yang dipertaruhkan bukan hanya nama individu, tetapi juga wibawa institusi.

Bangsa ini membutuhkan aparatur yang fokus, berintegritas, dan mengutamakan pelayanan. Jam kerja adalah amanah rakyat.

Jika benar terjadi pelanggaran, maka penegakan disiplin bukan sekadar sanksi, melainkan bentuk komitmen menjaga kehormatan birokrasi dan kepercayaan publik.
Mediaistana com

ASN Akui alat berat dititik dugaan peti,kanit tipidter jangan gagal jaga netralitas.

0

Mediaistana.com||Buol, Sulawesi Tengah — Dugaan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan Kilo 16 kembali memanas setelah muncul klaim bahwa seorang ASN, Syam, mengakui memiliki alat berat di lokasi tersebut.(3/3/26)

Pengakuan ini menambah daftar pertanyaan publik yang belum terjawab.

Kepemilikan alat berat pada dasarnya bukan pelanggaran.

Namun dalam konteks dugaan tambang tanpa izin, keberadaan alat berat di area yang disebut sebagai lokasi aktivitas pertambangan menjadi relevan untuk diverifikasi.

Publik kini bertanya: apakah alat berat itu digunakan dalam kegiatan yang memiliki izin resmi?

Ataukah justru berada di wilayah yang belum mengantongi legalitas sesuai ketentuan Undang-Undang Minerba?

Jika benar ada aktivitas pertambangan, maka izin usaha, dokumen lingkungan, serta persetujuan teknis lainnya semestinya dapat ditunjukkan secara terbuka. Transparansi menjadi kunci untuk meredam spekulasi.

Sorotan juga mengarah pada aparat penegak hukum, khususnya unit yang berwenang menangani tindak pidana tertentu.

Dalam situasi ketika nama aparatur negara ikut disebut, langkah verifikasi dan klarifikasi harus berjalan cepat dan terlihat jelas di mata publik.

Independensi penanganan menjadi harga mati, terlebih ketika beredar isu relasi personal yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

Pertanyaan publik kini semakin tegas:
Apakah legalitas aktivitas di Kilo 16 telah diperiksa secara resmi?

Apakah sudah ada klarifikasi tertulis dari pihak yang disebut?

Apakah aparat memastikan tidak ada konflik kepentingan dalam penanganannya?

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi yang komprehensif dari pihak terkait.

Media tetap membuka ruang hak jawab dan konfirmasi untuk menjaga keberimbangan informasi.

Kilo 16 kini bukan hanya soal keberadaan alat berat.

Ia telah menjadi simbol tuntutan akuntabilitas: bahwa setiap dugaan harus diuji secara terbuka, setiap relasi harus dijernihkan, dan setiap kewenangan harus dijalankan tanpa kompromi.

Publik menunggu tindakan nyata, bukan sekadar diam.(bersambung)

Tim Patroli Gabungan Koops TNI Papua Pukul Mundur TPNPB OPM di Nabire

0

Tim Patroli Gabungan Koops TNI Papua Pukul Mundur TPNPB OPM di Nabire

Jakarta -MEDIA ISTANA Papua – Patroli gabungan prajurit Koops TNI Papua di Nabire, Papua Tengah, berhasil memukul mundur kelompok bersenjata pimpinan Daniel Aibon Kogoya (Danyon Ndulamo Kodap III Ndugama) di wilayah Kepala Air, Nabarua Atas, Kampung Kaliharapan, Distrik Nabire, Minggu (1/3/2026).

Patroli yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIT hingga malam hari tersebut, berhasil menguasai lokasi yang menjadi basis pergerakan dan penyimpanan logistik kelompok bersenjata TPNPB OPM Kodap III Ndugama.

Saat Tim Patroli gabungan mendekati titik sasaran, terjadi kontak tembak antara kelompok OPM Dan Tim Patroli Gabungan, hingga kelompok tersebut terpukul mundur, serta meninggalkan perlengkapan operasional di lokasi. Penguasaan medan oleh tim patroli gabungan Koops TNI Papua memaksa kelompok tersebut melarikan diri ke wilayah hutan sekitar.

Dari lokasi yang telah dikuasai, Tim Patroli Gabungan Koops TNI Papua mengamankan sejumlah barang bukti berupa ratusan butir amunisi berbagai kaliber, 10 magazen senjata laras panjang, 5 unit alat komunikasi HT, 12 unit telepon genggam, uang tunai sebesar 79,7 juta rupiah, serta atribut dan perlengkapan lapangan kelompok bersenjata. Seluruh barang bukti telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Tim Patroli gabungan Koops TNI Papua telah berhasil melakukan penyergapan terhadap kelompok TPNPB OPM pimpinan Daniel Aibon Kogoya (Danyon Ndulamo Kodap III Ndugama) dan menguasai markas OPM tersebut, serta mengamankan sejumlah barang bukti,” ucap Kapen Koops TNI Papua Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, S.H., M.Si.

Lebih Lanjut Kapen Koops TNI Papua menyampaikan “Saat Tim patroli Koops TNI Papua mendekati lokasi, terjadi kontak tembak antara kelompok Patroli dan OPM, sehingga kelompok tersebut mundur dan melarikan diri ke hutan dengan meninggalkan perlengkapannya di markas, kegiatan tersebut dilakukan secara profesional dan terukur,” tegasnya.

Keberhasilan Tim Patroli gabungan Koops TNI Papua ini, harapannya dapat mempersempit ruang gerak kelompok bersenjata TPNPB OPM di wilayah Nabire, kehilangan basis serta perlengkapan utama menunjukkan melemahnya kemampuan kelompok tersebut. (Koops TNI Papua)

HAMDAN

Kapolres Purworejo Championship 2026 Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Dimenangkan Tim Petualang Reborn

0

PURWOREJO || Mediaistana.com – Gemuruh sorak sorai pendukung memecah keheningan Ruang Auditorium Polres Purworejo pada Senin (2/3) sore. Bukan karena adanya aksi unjuk rasa, melainkan ketegangan perebutan takhta tertinggi dalam ajang Kapolres Purworejo Championship 2026 Mobile Legends: Bang Bang (MLBB).

Setelah menyisihkan tim-tim tangguh di babak 8 besar seperti Last Chill, Pria Solo, North 7R, Dumplings Esport, La Fafifu, dan Keluarga Kelpan, partai puncak akhirnya mempertemukan dua raksasa lokal: Petualang Reborn melawan Evos ROR.

Dalam pertandingan yang sarat strategi dan mekanik tinggi, tim Petualang Reborn yang digawangi oleh Raul (20), Yoga (19), Yusuf (18), Zidan (22), dan Alca (22) berhasil keluar sebagai juara pertama. Mereka disusul oleh Evos ROR di posisi kedua dan Pria Solo yang mengamankan tempat ketiga.

Juara I Petualang Reborn mendapatkan Rp. 4.000.000 + 15.000 Diamond (3.000/Player) + Trophy + Certificate, Juara II Evos ROR mendapatkan Rp. 3.000.000 + 10.000 Diamond (2.000/Player) + Trophy + Certificate, Juara III Pria Solo mendapatkan Rp. 2.000.000 + 5.000 Diamond (1000/Player) + Trophy + Certificate, sedangkan Juara IV – VIII mendapatkan 12.500 Diamond (500/Player).

Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra, yang memimpin langsung upacara penutupan, menyampaikan apresiasi mendalam atas sportivitas para peserta. Menurutnya, ajang ini adalah bukti nyata bahwa pemuda Purworejo memiliki saluran energi yang tepat.

“Inilah bukti bahwa generasi muda kita memiliki energi positif. Mereka tidak menyalurkannya untuk hal negatif seperti tawuran, perang sarung, balap liar, apalagi main petasan. Mereka berprestasi di sini,” tegas AKBP Windy Syafutra di hadapan para atlet.

Lebih lanjut, Kapolres membocorkan bahwa perjuangan para pemenang belum berakhir. Bila ada event lanjutan Juara 1, 2, dan 3 akan menjadi delegasi Polres atau kabupaten Purworejo untuk bertarung di ajang bergengsi ditingkat provinsi yang akan datang.

Senada dengan hal tersebut, Ketua ESI Purworejo, Roni Sumhastomo, didampingi Dewan Pembina ESI, Nanang Agus Gutomo, memuji langkah progresif Polres Purworejo. ia berharap kolaborasi ini tetap konsisten untuk mendukung ekosistem esports di wilayah tersebut.

Raul (20), kapten tim Petualang Reborn, tak mampu menyembunyikan rasa bangganya saat mengangkat trofi. Dengan total hadiah senilai Rp4.000.000 dan 15.000 Diamond yang diperebutkan, kemenangan ini menjadi suntikan motivasi bagi komunitasnya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres. Harapan kami, esports di Purworejo semakin berkembang dan Polres sesering mungkin mengadakan event keren seperti ini,” pungkas Raul.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara PJU Polres Purworejo, pengurus ESI, dan seluruh peserta, menandai suksesnya transformasi Auditorium Polres menjadi arena prestasi digital bagi masa depan Purworejo. (Joko)

Sinkronisasi Pemerintah Propinsi Dan Kabupaten” Kesejahteraan Adalah Prioritas Utama Bupati Parosil Mabsus

0

Jakarta -MEDIA ISTANA Lampung Barat — Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menyambangi Gedung Balai Keratun, Kota Bandar Lampung, untuk bertemu langsung dengan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, Pada Senin (2/3/2026).

Pertemuan tersebut bertujuan untuk mensinergikan program pembangunan daerah Lampung Barat dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung.

Dalam agenda tersebut, Parosil yang akrab disapa Pak-Cik itu hadir memboyong sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.

Kehadiran jajaran tersebut dimaksudkan untuk membahas berbagai agenda strategis sekaligus memperkuat koordinasi lintas pemerintahan.

Beberapa isu utama yang dibahas meliputi peningkatan kesejahteraan masyarakat, sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten, serta penyelarasan program prioritas pembangunan daerah.

Sinergi ini dinilai penting agar setiap kebijakan yang dijalankan tidak tumpang tindih dan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Parosil menegaskan bahwa kolaborasi yang solid antara kabupaten dan provinsi menjadi kunci percepatan pembangunan, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi dan kebutuhan pelayanan publik yang semakin kompleks.

“Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi dan menyelaraskan arah pembangunan antara Kabupaten Lampung Barat dan Pemerintah Provinsi Lampung,” ujar Parosil.

Ia berharap, hasil pertemuan tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui program dan kebijakan yang terintegrasi.

Parosil mengutaran, bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Barat optimistis, komunikasi yang terjalin baik dengan Pemerintah Provinsi Lampung akan memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Bumi Sekala Bekhak.

“Harapan kami, kolaborasi ini mampu menghadirkan program yang tepat sasaran demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

HAMDAN

Panglima TNI Pimpin Upacara Penyerahan Jenazah dan Ikuti Upacara Pemakaman Wapres ke-6 RI

0

Panglima TNI Pimpin Upacara Penyerahan Jenazah dan Ikuti Upacara Pemakaman Wapres ke-6 RI

Jakarta -MEDIA ISTANA (Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara penyerahan jenazah Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia almarhum Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno kepada negara yang dilaksanakan secara khidmat di kawasan Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026).

Jenazah almarhum selanjutnya dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Kalibata dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Dalam kesempatan tersebut Presiden menyampaikan penghormatan dan doa bagi almarhum, “Semoga jalan darma bakti yang ditempuhnya menjadi suri teladan bagi kita semua dan arwahnya mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Presiden.

Almarhum merupakan salah satu putra terbaik bangsa dengan perjalanan panjang dalam pengabdian militer dan kenegaraan. Lahir di Surabaya pada tahun 1935, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno dipercaya menduduki berbagai jabatan strategis di lingkungan TNI. Dalam karier militernya, almarhum pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat periode 1986–1988 serta Panglima ABRI 1988–1993, sebelum dipercaya sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6 pada 1993–1998 mendampingi Presiden Soeharto.

Keluarga besar TNI, menyampaikan duka cita yang mendalam dan penghormatan setinggi-tingginya atas jasa, keteladanan, dan darma bakti almarhum kepada bangsa dan negara. Semangat pengabdian, loyalitas, dan kepemimpinan almarhum diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh prajurit TNI dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

HAMDAN

Wujudkan Keadilan, Keuchik Meunasah Pu’uk Ambil Kebijakan Dana Bantuan Banjir untuk Kemaslahatan Bersama

0

 

 

Aceh Timur –Mediaistana.com 

Kepala Desa (Keuchik) Gampong Meunasah Pu’uk, Budi Hidayat Perdana, mengambil langkah strategis demi menjaga keharmonisan dan kemakmuran warganya pasca-bencana banjir.

 

Terkait penerimaan dana bantuan korban banjir, Pemerintah Gampong Meunasah Pu’uk memutuskan untuk mengelola serta membagikannya secara merata demi kemaslahatan seluruh masyarakat.

 

Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk kepedulian pimpinan desa terhadap kondisi ekonomi warga setelah terdampak bencana. Keuchik Gampong Meunasah Pu’uk, Budi Hidayat Perdana, menyatakan bahwa keputusan ini didasarkan pada asas keadilan, mengingat dampak banjir dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung.

 

“Bantuan ini bukan hanya untuk individu tertentu, tetapi untuk kebersamaan . Kami ingin memastikan seluruh masyarakat merasakan manfaatnya,” ujarnya.

 

Langkah tersebut juga bertujuan untuk mencegah potensi konflik sosial serta menjaga persatuan dan kekompakan warga. Dana bantuan diarahkan untuk mendukung pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak banjir.

 

Warga menyambut baik kebijakan ini sebagai wujud transparansi dan tanggung jawab Pemerintah Gampong dalam mengelola bantuan yang masuk ke desa mereka.

 

Semangat kebersamaan pun menjadi landasan utama dalam pengelolaan dana tersebut, dengan prinsip:

 

“Dana Bantuan Banjir Gampong Meunasah Pu’uk: Dari Rakyat, Oleh Rakyat, untuk Kemaslahatan Bersama.”

 

Hadir dalam kegiatan tersebut

Keuchik gampong Meunasah pu’uk Budi hidayat,perangkat gampong Meunasah pu’uk, tuha peut meunasah pu’uk, Babhinsa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan seluruh masyarakat gampong Meunasah pu’uk

0
oplus_32

Hukum Dipertaruhkan: Dugaan Oli Oplosan dan Isu Bekingan Oknum APH di Bekasi
Isu yang berkembang di Kedung Waringin Cikarang Utara

oplus_32

Mediaistana.com –  2 Maret 2026 – Bekasi, Jawa Barat – Dugaan praktik produksi oli oplosan di wilayah Kedung Waringin, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, menjadi sorotan publik. Aktivitas yang disinyalir merugikan konsumen pengguna kendaraan roda dua dan roda empat tersebut dinilai memiliki dampak serius, baik dari sisi keselamatan pengguna jalan maupun kerugian ekonomi masyarakat.
Informasi yang beredar menyebutkan adanya kegiatan produksi yang diduga mencampur oli tidak sesuai standar dengan kemasan tertentu untuk diedarkan ke pasaran. Jika benar terjadi, praktik tersebut tidak hanya melanggar etika usaha, tetapi juga berpotensi masuk ranah pidana.
Situasi ini semakin menjadi perhatian karena berkembangnya isu dugaan adanya perlindungan dari oknum Aparat Penegak Hukum (APH). Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak berwenang yang mengonfirmasi maupun membantah isu tersebut.
Potensi Pelanggaran Hukum
Apabila dugaan pengoplosan terbukti, maka praktik tersebut berpotensi melanggar sejumlah regulasi, di antaranya:
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen
Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis
Dari sisi teknis, penggunaan oli yang tidak memenuhi standar berpotensi menyebabkan kerusakan mesin, penurunan performa kendaraan, hingga risiko keselamatan bagi pengguna jalan. Kerugian finansial konsumen pun dapat mencapai jutaan rupiah apabila terjadi kerusakan berat.
Selain itu, negara juga berpotensi mengalami kerugian dari sisi perpajakan dan distribusi produk resmi, serta terganggunya iklim persaingan usaha yang sehat.
Desakan Investigasi Transparan
Merespons berkembangnya isu tersebut, masyarakat mendesak agar Polda Jawa Barat segera membentuk tim investigasi khusus untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh dan terbuka terhadap lokasi dan pihak-pihak terkait.                       Supervisi dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) juga dinilai penting guna memastikan proses berjalan objektif, profesional, serta bebas dari potensi konflik kepentingan.
Prinsip praduga tak bersalah tetap harus dikedepankan. Namun demikian, isu yang berkembang luas di masyarakat perlu dijawab melalui langkah konkret agar tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan.
Ujian Marwah Institusi
Pengamat menilai, kasus ini bukan sekadar persoalan dugaan pelanggaran industri. Lebih dari itu, ini adalah ujian terhadap integritas dan marwah institusi penegak hukum. Ketika kepercayaan publik dipertaruhkan, transparansi dan ketegasan menjadi fondasi utama dalam menjaga legitimasi hukum.
Apabila tidak ditemukan pelanggaran, aparat diharapkan menyampaikannya secara terbuka kepada publik. Sebaliknya, jika terbukti ada pelanggaran, termasuk dugaan keterlibatan oknum, maka proses hukum harus dilakukan secara tegas tanpa tebang pilih.

Persoalan ini menyangkut wajah penegakan hukum di Indonesia. Negara tidak boleh kalah oleh praktik curang yang merugikan rakyatnya sendiri. Di tengah tuntutan akuntabilitas dan keterbukaan, langkah nyata aparat akan menjadi penentu apakah hukum benar-benar berdiri di atas kepentingan masyarakat.
Ketika hukum ditegakkan secara adil dan transparan, di situlah martabat bangsa dipertahankan dan kepercayaan rakyat terhadap institusi negara tetap terjaga.

Media istana.com.

  1. David E SE

Pentingnya Koperasi Mengikuti Perkembangan Teknologi Dalam Mencapai Kemakmuran Anggotanya

0

Mediaistana.com Jakartaa – Dari Bus hingga Cita-cita Besar: Pengurus HIPNUSA Rapat ‘On the Move’ demi Koperasi untuk UMKM Di tengah hiruk-pikuk perjalanan dan keterbatasan sinyal.

Semangat untuk memajukan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia tak pernah padam. Inilah yang tergambar dalam percakapan virtual para pengurus Himpunan Pengusaha Nusantara (HIPNUSA) yang tengah berupaya mengembangkan Koperasi HIPNUSA. Sebuah lembaga keuangan yang diharapkan menjadi solusi konkret bagi para anggotanya.

Pengembangan Koperasi memasuki usia tiga tahun menjadi topik hangat dalam diskusi daring para pengurus. Dalam percakapan tersebut, Sugiyanto, salah satu pengurus, menyampaikan permohonan maaf karena partisipasinya kurang maksimal dalam rapat sebelumnya. “Saya di bus, tidak bawa laptop, dan sinyal putus-putus. Tapi insyaallah, lain waktu saya bisa memaparkan lebih rinci soal strategi dan trik khusus untuk merealisasikan pengembangan lebih modern lembaga keuangan KOPERASI HIPNUSA ini,” ujarnya dalam pesan suara, menunjukkan komitmen tinggi meski dalam situasi terbatas.

Lebih dari sekadar lembaga simpan pinjam, Koperasi HIPNUSA dalam periode kepengurusan yang baru dirancang sebagai ekosistem ekonomi kerakyatan yang utuh. Sugiyanto memaparkan visinya bahwa koperasi ini tidak hanya menjadi tempat anggota mendapatkan modal, tetapi juga menjadi wadah pemasaran produk-produk unggulan anggota HIPNUSA. “Dengan adanya koperasi, hasil produk anggota bisa disetorkan ke Koperasi HIPNUSA.

Mereka yang mau memasarkan produk bisa membeli dari koperasi. Inilah wujud nyata ‘Dari Kita, Oleh Kita, dan Untuk Kita’ yang Insyaallah akan mengantarkan Seluruh Pengurus dan Anggota Koperasi Jaya dan menjadi solusi bagi UMKM,” tegasnya.

Menanggapi semangat tersebut, Ketua Umum HIPNUSA, M. Aditya Prabowo, mengingatkan pentingnya membangun fondasi yang kokoh. Menurutnya, sebuah organisasi sebesar HIPNUSA perlu menaiki anak tangga satu per satu.

“Tangga pertama adalah kepercayaan terhadap HIPNUSA itu sendiri. Setelah itu, kita ajak dan sampaikan visi ini ke seluruh lapisan. Dari situlah kekuatan kolektif akan terbangun,” pesan Aditya, menggarisbawahi pentingnya konsolidasi internal sebelum aksi besar dilakukan.

Diskusi yang berlangsung hangat ini juga mendapatkan apresiasi dari Gunawan, seorang anggota yang menyuarakan harapannya. “Semoga Koperasi HIPNUSA bisa merangkul dan ikut berperan dalam pengembangan UMKM serta mensejahterakan masyarakat UMKM di dalamnya,” doanya.

Menutup perbincangan, Pak Giyanto sapaan Akrab Sugiyanto kembali menekankan pentingnya aksi nyata. “Ide luar biasa tanpa aksi adalah sia-sia. Dari diskusi ini, semoga kita semua makin bersatu dan kompak untuk segera bertindak mewujudkan kemajuan Koperasi, yang lebih berbeda dari sebelumnya,” ajaknya, seraya mengisyaratkan bahwa pertemuan tatap muka yang lebih seru dan detail akan segera digelar untuk membahas strategi lanjutan.Dengan semangat kolektif dan visi yang jelas, Koperasi diproyeksikan tidak hanya menjadi unit usaha, tetapi juga jantung perekonomian baru bagi para pengusaha nusantara

(Red/Ilham)

Kapolresta Banyuwangi Perkuat Sinergitas TNI–Polri, Silaturahmi ke Kodim 0825 Banyuwangi*

0

Mediaistana.com

Banyuwangi – Dalam rangka mempererat soliditas dan memperkuat sinergitas antar institusi, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H. melaksanakan kegiatan silaturahmi ke Komandan Kodim 0825 Banyuwangi Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., di Makodim 0825 Banyuwangi, Senin (2/3/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi yang harmonis serta memperkokoh koordinasi antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Banyuwangi.

Kedatangan Kapolresta Banyuwangi beserta jajaran disambut langsung oleh Dandim 0825 Banyuwangi beserta staf. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan soliditas yang selama ini telah terjalin dengan baik antara kedua institusi.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Banyuwangi menyampaikan pentingnya menjaga kekompakan serta meningkatkan kerja sama strategis di lapangan, khususnya dalam menghadapi dinamika situasi kamtibmas, pengamanan kegiatan masyarakat, serta agenda nasional maupun daerah.

Silaturahmi ini juga menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dan langkah dalam mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Banyuwangi, terlebih menjelang berbagai kegiatan masyarakat dalam waktu dekat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergitas TNI–Polri di Banyuwangi semakin solid, profesional, dan humanis, sehingga mampu memberikan rasa aman. (Kevin)