Beranda blog Halaman 720

Polsek Kualuh Hulu Kembali Tuai Prestasi, Berhasil Amankan Pelaku Pengedar Jenis Sabu Warga Desa Siamporik

0

MediaIstana.com Labura||-Unit Opsnal Polsek Kualuh Hulu berhasil mengamankan seorang pria diduga pengedar narkotika jenis sabu di Dusun II, Desa Siamporik, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Senin (10/11/2025) malam.

Tersangka yang diamankan Muhammad Syukur Munthe alias Sukur (31), warga Dusun I Andor, Desa Sibito, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).

Dari pelaku disita Barang bukti plastik asoy warna merah berisi 1 kotak rokok Dji Sam Soe kaleng, di dalamnya terdapat kotak rokok Galan berisi 2 plastik klip transparan berukuran besar dan sedang berisi diduga sabu dengan berat bruto 1,55 gram, 10 plastik klip kecil kosong, 3 kaca pirex, 2 sekop takaran yang terbuat dari pipet, Uang tunai Rp 50 Ribu, timbangan elektrik, Handphone Redmi.

Pengungkapan ini dimulai sekira pukul 17.00 WIB, tim Opsnal Polsek Kualuh Hulu menerima informasi dari masyarakat terkait adanya transaksi sabu di lokasi tersebut. Atas perintah Kapolsek Kualuh Hulu AKP Citra Yani Br Barus, tim dipimpin Kanit Reskrim Ipda Ramadhan Hilal, melakukan penyelidikan.

Pada pukul 19.30 WIB, tim melakukan pemantauan dan menemukan seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan di depan sebuah gubuk di area perkebunan sawit. Petugas kemudian mengamankan pria tersebut yang mengaku bernama Muhammad Syukur Munthe.

Saat diinterogasi, tersangka menunjukkan barang bukti sabu dan mengaku bahwa narkotika tersebut miliknya, yang diperoleh dari seseorang berinisial M. Tim kemudian melakukan pencarian terhadap M, namun tidak berhasil ditemukan.

Tersangka bersama barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Kualuh Hulu untuk proses hukum lebih lanjut.**

Laporan: Dariter Ritonga

Polsek Bilah Hulu Komitmen Tekan Peredaran Narkoba Laksanakan GSN Di Dusun Malaka.

0

MediaIstana.com Labuhanbatu||- Dalam upaya memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya, Polsek Bilah Hulu Polres Labuhanbatu melaksanakan kegiatan Grebek Sarang Narkoba (GSN) di Dusun Malaka, Desa Tanjung Siram, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, pada Senin (10/11/2025) sekira pukul 14.30 WIB.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Bilah Hulu AKP Redi Sinulingga dan turut dihadiri oleh perangkat Desa Tanjung Siram. Operasi tersebut merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat yang resah dengan adanya aktivitas jual beli narkotika jenis sabu di salah satu rumah kosong yang berada di Dusun Malaka.

Menindaklanjuti laporan itu, Kapolsek bersama personel Polsek Bilah Hulu segera bergerak menuju lokasi dan melakukan penyisiran di sekitar rumah yang dimaksud. Saat dilakukan penggerebekan, petugas tidak menemukan adanya pelaku di tempat kejadian. Namun, dari hasil pemeriksaan di dalam rumah kosong tersebut, ditemukan sejumlah barang yang diduga kuat digunakan sebagai alat untuk mengonsumsi narkotika.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 9 (sembilan) buah plastik klip transparan kosong, 1 (satu) buah mancis, 3 (tiga) buah alat hisap sabu (bong), serta 1 (satu) buah skop yang terbuat dari pipet plastik. Seluruh barang bukti tersebut kemudian diamankan ke Mapolsek Bilah Hulu untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Perwakilan masyarakat Dusun Malaka, Dermawan Hasibuan, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polsek Bilah Hulu atas respon cepat dan tindakan nyata dalam memberantas penyalahgunaan narkotika di wilayah mereka.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Choky Sentosa Meliala, S.I.K., S.H., M.H., melalui Plt. Kasi Humas, IPTU Arwin, S.H., menyatakan bahwa kegiatan Grebek Sarang Narkoba ini merupakan bentuk komitmen Polres Labuhanbatu untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba serta menekan angka penyalahgunaan narkotika di wilayah Kecamatan Bilah Hulu

“Kami akan terus melakukan monitoring dan penindakan terhadap segala bentuk aktivitas peredaran narkoba. Tidak akan ada ruang bagi para pelaku narkotika di wilayah hukum Polres Labuhanbatu,” tegas Kasi Humas.

By ; ( Dariter Ritonga)

Pemkab Purworejo Dorong Sinergi UGM dan KAGAMA Purworejo dalam Pembangunan Daerah

0

PURWOREJO | Mediaistana.com – Sinergi yang terjalin antara Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA), merupakan sebuah ikatan kuat yang tak bisa dipisahkan, keduanya memiliki peran penting yang saling mengisi satu sama lain.

Hal tersebut disampaikan oleh Pj Sekda Kabupaten Purworejo dr Tolkha Amaruddin Sp THT MKes saat menghadiri acara FGD UGM dan KAGAMA Purworejo pada Sabtu (10/01/2026).

Dalam sambutannya, dr Tolkha berharap, sinergi yang telah terjalin tersebut dapat semakin kuat ke depannya.

“Harapannya sinergi yang telah terjalin dengan baik selama ini antara UGM dan KAGAMA Purworejo pada khususnya, dapat semakin solid dan kuat, dalam balutan semangat kebersamaan dan persatuan sebagai fondasi yang kuat bagi kemajuan kedua pihak,” ucapnya.

dr Tolkha menyampaikan, bahwa pemerintah daerah juga berharap, eksistensi KAGAMA Purworejo tidak hanya bermanfaat pada alumni semata, namun juga harus berdampak nyata bagi kemajuan daerah.

“Utamanya, ikut berperan aktif dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah. Melalui berbagai bidang keahlian yang dimiliki KAGAMA, kami harap dapat memberikan solusi terarah dan terukur dalam menjawab semua tantangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, dr Tolkha menambahkan, di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks ini, pemerintah juga berharap, UGM Yogyakarta melalui Tri Dharma Perguruan Tingginya dapat memberikan kontribusi, ide, gagasan, maupun solusi bagi pemerintah daerah, dalam menjawab tantangan pembangunan tersebut.

“Semoga momentum ini dapat menjadi awal bagi kita untuk membentuk sinergi dan kolaborasi konkret antara UGM, KAGAMA, serta pemerintah daerah, yang diharapkan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah secara berkelanjutan, dalam rangka mewujudkan kemajuan Purworejo yang unggul dan berdaya saing,” harapnya.

Mewakili UGM Yogyakarta, Wakil Dekan Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat Prof Dr Nanang Fahrudin, menyampaikan bahwa salah satu indikator kenaikan rangking UGM itu juga didukung kontribusi dari para alumni atau pengguna tenaga kerja dari alumni UGM .

“Dengan adanya FGD ini, semoga muncul masukan-masukan dari para alumni yang bisa membangun UGM yang lebih baik lagi tentunya,” ujarnya.

Sementara itu , Ketua KAGAMA Purworejo Drs Wasilin Apt, menyampaikan bahwa kegiatan FGD ini merupakan momen yang sangat strategis untuk kedua belah pihak, UGM maupun KAGAMA.

“Kami sebagai alumni KAGAMA Purworejo yang merupakan kepanjangan tangan dari KAGAMA Pusat , kita memiliki tanggung jawab untuk selalu menjaga Marwah nama baik UGM,” katanya.

Wasilin, juga mengajak KAGAMA Purworejo, untuk berkontribusi yang positif, sesuai dengan perannya masing-masing. Selain untuk memajukan daerah, hal ini juga bisa berdampak positif untuk nama almamater UGM.

Turut hadir pada kegiatan ini, Kepala Satuan Penjamin Mutu dan Reputasi UGM, Prof Dr Indra Wijaya MBA , Direktur Keuangan UGM, Prof Saiful Ali dan Pengurus Pusat KAGAMA, Arif Surahman. (Joko)

Sumber: Prokopim

Warga Desa Kolek menunggu janji Bupati dan anggota DPRD Kutai Timur saat pencalonan

0

Desa Kolek, Kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur dengan 170 Kepala Keluarga (KK) seolah dianaktirikan meski merupakan desa aktif dalam struktur pemerintahan daerah. Masyarakat mengeluhkan janji Bupati dan calon anggota DPRD terkait pembangunan jalan desa yang belum terealisasi.

Jalan saat ini berbentuk tanah dengan batu-batuan, menyulitkan perjalanan terutama bagi anak sekolah yang harus pergi ke SMP di Desa Bumi Jaya dan SMU di Sangkulirang. Meskipun pemerintah kabupaten telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan di beberapa wilayah kecamatan tersebut, belum ada rencana konkret untuk jalan Desa Kolek.

 Kepala Desa Adi Kurniawan telah menuntut realisasi janji tersebut dan memutuskan untuk menggunakan anggaran desa utama untuk meningkatkan ekonomi masyarakat yang mayoritas bergantung pada kelapa sawit. Prioritas penggunaan anggaran meliputi peningkatan produktivitas kebun, pengembangan nilai tambah produk, pembentukan kelompok usaha tani, pengembangan pasar dan distribusi, serta upaya mendapatkan dukungan dari pemerintah tingkat atas dan mengembangkan usaha sampingan guna mengurangi ketergantungan pada satu komoditas.

Janji Bupati Kutai Timur H Ardiansyah akan memperhatikan Desa Kolek dengan memperbaiki prasara jalan hanyalah isapan jempol. Nyatanya hingga saat ini, jalan yang di bangun hanyalah jarak 2 kilo dari Desa Kolek. Akan tetapi tidak masuk wilayah Desa Kolek. Sementara jalan di Desa Kolek sendiri dibiarkan tanpa ada perhatian khusus.

Menurut Kepala Desa Kolek Adi Kurniawan mengatakan kepada Media Istana saat berkunjung ke rumah pribadinya di Desa Kolek, mengatakan pengusulan ini sudah berkali – kali  di bahas muke Musrembang di Kabupaten. Akan tetapi yang di dapat hanya tinggal mimpi karena Desa Kolek tidak diprioritaskan. Pihak Pemerintah di Sangatta tidak menanggapi serius.

” Hampir semua Desa dalam wilayah Kabupaten Kutai Timur ini mengeluh akan kebijakan baik Bupati Kutai Timur maupun Anggota DPRD Karena disaat kampanye, menjanjikan akan memperhatikan Desa Kolek. Akan tetapi setelah di lantik, mereka lupa dengan janjinya. ” Ungkap Adi Kurniawan kepada Media Istana.

Aroel Mandang

Asri Umar dan Irawati Duila: 12 Tahun Cinta dan Perjalanan Bersama

0

Hari ini, 12 tahun telah terukir dalam kisah cinta yang penuh makna. Dua hati yang bersatu, melalui suka dan duka, tawa dan air mata, terus menapaki jalan yang sama—sebuah perjalanan yang bukan hanya tentang waktu, tetapi tentang kedalaman kasih, kepercayaan, dan impian yang dibangun bersama.

Asril dan Umar Dregs telah membuktikan bahwa cinta yang tulus mampu tumbuh dan berkembang, semakin kuat seiring tahun demi tahun. Setiap momen yang dilewati bersama adalah benih yang menumbuhkan rasa hormat, pengertian, dan kehangatan yang tak tergantikan.

Di hari istimewa ini, mereka merayakan bukan hanya angka 12, tetapi seluruh cerita di baliknya—cerita tentang kebersamaan yang menginspirasi, tentang komitmen yang tak pernah luntur, dan tentang impian yang terus mereka rajut tangan dalam tangan.

Semoga cinta ini terus mekar, seiring waktu yang berjalan, menembus batas-batas kehidupan, dan semakin indah di setiap detik yang dilalui bersama.

Selamat Ulang Tahun Pernikahan, Asril Umar dan Irawati Duila ❤️
#11Januari2026

Jembatan Baru di Desa Alasbulu Alami Longsor, Diduga Alami Kegagalan Fungsi Konstruksi

0

BANYUWANGI –Media istana.com//jembatan yang baru dibangun di Desa Alasbulu, Banyuwangi, dilaporkan mengalami longsor pada bagian pondasi, Minggu (11/1/2026).

Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran serius dan dinilai mengarah pada kegagalan fungsi konstruksi, mengingat bangunan belum lama difungsikan namun sudah menunjukkan kerusakan struktural yang signifikan.

Berdasarkan laporan warga dan pantauan langsung di lokasi, bagian bawah jembatan terlihat ambles.

Pondasi penyangga dilaporkan mengalami longsor, sementara badan jembatan menunjukkan retakan yang jelas dan berpotensi melebar. Situasi ini dinilai sangat rawan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Dari bawah terlihat pondasinya sudah longsor dan badan jembatan retak. Kondisinya sangat berbahaya bagi pengendara,” ujar pelapor yang berada di lokasi kejadian.

Jembatan tersebut merupakan akses penting bagi lalu lintas kendaraan dari arah Situbondo menuju Banyuwangi.

Namun alih-alih memberi rasa aman, kondisi jembatan justru memicu keresahan publik karena berpotensi menimbulkan kecelakaan serius jika tidak segera ditangani.

Munculnya kerusakan struktural pada jembatan baru ini juga menimbulkan indikasi lemahnya pengawasan proyek, baik pada tahap perencanaan, pelaksanaan, maupun pasca-pembangunan.

Publik menilai, infrastruktur yang dibangun dengan anggaran negara seharusnya memenuhi standar keselamatan dan ketahanan jangka panjang.

Warga mendesak instansi berwenang untuk segera melakukan pemeriksaan teknis menyeluruh, menghentikan sementara penggunaan jembatan bila diperlukan, serta memasang rambu peringatan dan pengamanan di sekitar lokasi guna mencegah jatuhnya korban.

Selain itu, masyarakat dan komunitas pengendara diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas, khususnya dengan tidak mengambil jalur di sisi jembatan yang terdampak longsor dan keretakan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai langkah penanganan atas kerusakan jembatan tersebut.

Warga berharap pemerintah daerah segera bertindak cepat dan transparan demi menjamin keselamatan publik serta mencegah terulangnya kejadian serupa.

Reporter (NURSALIM)

Kuwu Desa Wanantara Di Nonaktifkan, Diduga Melakukan Penyalahgunaan Dana Desa TA. 2023/2024

0

Kuwu Desa Wanantara Di Nonaktifkan, Di Duga Melakukan Penyalahgunaan Dana Desa TA. 2023/2024

Indramayu-mediaistana. com
Bupati Indramayu Lucky Hakim resmi menonaktifkan Warsidi dari jabatannya sebagai Kuwu Desa Wanantara, Kecamatan Sindang, selama tiga bulan, terhitung mulai 10 Januari 2026. Penonaktifan ini dilakukan menyusul temuan Inspektorat Kabupaten Indramayu terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2023 dan 2024.

Keputusan tersebut diambil setelah Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat menyimpulkan adanya pelanggaran serius yang dilakukan Warsidi selaku kepala desa.

“Saya menandatangani pemberhentian sementara Kuwu Warsidi Desa Wanantara Kecamatan Sindang selama tiga bulan,” tegas Bupati Lucky Hakim, Jumat (10/1/2026).

Lucky menjelaskan, dalam LHP Inspektorat disebutkan bahwa Warsidi tidak melaksanakan kewajiban serta melanggar larangan sebagai kuwu, sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan tentang pemerintahan desa.

Selain itu, Inspektorat juga menemukan indikasi penyalahgunaan Dana Desa pada dua tahun anggaran berturut-turut, yakni 2023 dan 2024, yang dinilai berpotensi merugikan keuangan desa.

Menurut Lucky, masa penonaktifan selama tiga bulan tersebut digunakan sebagai masa evaluasi dan menjabat kiwu kembali. Apabila yang bersangkutan memperbaiki diri dan mengembalikan dana desa yang diduga telah disalahgunakan, maka masih terbuka peluang untuk kembali menjabat sebagai kuwu.

“Jika tidak dikembalikan, maka kasus ini akan kami laporkan ke penegak hukum,” tegas Lucky.

Terkait tuntutan pemberhentian permanen, Lucky menegaskan bahwa hal tersebut tidak dapat dilakukan secara serta-merta, karena jabatan kuwu merupakan hasil pemilihan langsung oleh masyarakat.

“Pemberhentian tetap hanya dapat dilakukan apabila telah ada laporan pidana yang diproses secara hukum dan berkekuatan hukum tetap, atau adanya permintaan resmi dari seluruh unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD),” jelasnya.

“Kecuali ada laporan pidana dan sudah ada putusan tetap, atau ada permintaan dari semua BPD desa tersebut,” pungkas Lucky.

Iyons74

Polsek Kemang Gelar Apel dan Patroli KRYD Gabungan, Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif

0

Polsek Kemang Gelar Apel dan Patroli KRYD Gabungan, Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif

KEMANG –mediaistana.com

Polsek Kemang, Polres Bogor, melaksanakan Apel Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Gabungan yang dilanjutkan dengan Patroli KRYD Gabungan pada Sabtu malam, 10 Januari 2026, di wilayah Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 100 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polsek Kemang, Koramil Kemang, Satpol PP Kecamatan Kemang, Pemerintah Desa Bojong, BPD Desa Bojong, Linmas Desa Bojong, Karang Taruna Desa Bojong, Ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, serta Pokdar Kamtibmas Desa Bojong.
Apel KRYD Gabungan dipimpin langsung oleh Kapolsek Kemang, AKP Yulita Heriyanti, S.H., M.H.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergitas antarinstansi serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Kemang.

Usai apel, personel gabungan melaksanakan patroli menyasar sejumlah titik dan jalur rawan gangguan kamtibmas, di antaranya Jalan Raya Salabenda, Jalan Raya Kemang, Jalan Raya Pondok Udik, Jalan Raya Jampang, Jalan Raya Bomang, serta lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul remaja pada malam hari.

Dalam pelaksanaan patroli, petugas melakukan pemantauan dan penertiban secara humanis. Hasil patroli menunjukkan situasi wilayah Kecamatan Kemang dalam keadaan aman dan kondusif. Petugas juga membubarkan sejumlah remaja yang nongkrong hingga larut malam guna mencegah potensi gangguan kamtibmas.

Tidak ditemukan adanya aktivitas balap liar, geng motor, maupun tindak pidana lainnya seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) selama kegiatan patroli berlangsung.

Kapolsek Kemang, AKP Yulita Heriyanti, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan KRYD Gabungan ini merupakan bentuk komitmen Polsek Kemang bersama unsur terkait dalam menjaga keamanan wilayah serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kegiatan ini akan terus kami laksanakan secara rutin sebagai upaya pencegahan gangguan kamtibmas dan untuk memastikan situasi di wilayah Kecamatan Kemang tetap aman dan kondusif,” ujar AKP Yulita Heriyanti.

Sejalan dengan arahan Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., seluruh jajaran Polres Bogor diminta untuk meningkatkan kegiatan preventif, memperkuat patroli dialogis, serta mengedepankan sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas kamtibmas.

Di kesempatan lain, Plt. Kasi Humas Polres Bogor, IPDA Hamzah Sofyan, mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu kamtibmas maupun adanya tindakan kriminalitas di lingkungan sekitar.

IPDA Hamzah Sofyan juga menekankan agar masyarakat mewaspadai adanya perekrutan tenaga kerja ilegal yang menjanjikan gaji besar namun tidak memiliki payung hukum yang jelas, karena hal tersebut dapat masuk dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Apabila masyarakat menemukan atau mengetahui adanya gangguan kamtibmas, tindak kriminalitas, maupun indikasi TPPO, agar segera melaporkan melalui Call Center Polri di nomor 110 yang melayani 24 jam, atau melalui nomor aduan Polres Bogor di 0812-1280-5587,” pungkasnya.

Mediaistana reporter Maulana

5 Hari Menjabat Kapolsek Megamendung Sikat Peredaran Miras Bersama Forkompimcam Kec. Megamendung

0

5 Hari Menjabat Kapolsek Megamendung Sikat Peredaran Miras Bersama Forkompimcam Kec. Megamendung Giat Patroli KRYD Gabungan 3 Pilar Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Pastikan Wilayah Hukum Kecamatan Megamendung Aman Kondusif

POLRES BOGOR -mediaistana.com

Polsek Megamendung Polres Bogor Polda Jabar Giat Patroli KRYD Gabungan 3 Pilar Kec Megamendung Lingkar Badai Pada Hari Sabtu Tanggal 10 Januari 2026 Pukul 22.30 Wb s.d selesai; Dipimpin langsung oleh Kapolsek Megamendung AKP DESI TRIANA, S.H., M.H Bersama Forkompimcam Kec Megamendung Di Halam Mako Polsek Megamendung.

Pada giat malam ini dilaksanakannya Patroli Lingkar Badai, diantaranya Sasaran serta Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Wilayah Hukum Polsek Megamendung; Melaksanakan Patroli Lingkar Badai bersinggungan dengan Polsek perbatasan Cisarua maupun Ciawi; Sasaran serta Antisipasi Anak Muda yg Berkumpul/ Nongkrong di pinggir jalan; Antisipasi Pelaku Tawuran & Geng Motor; Antisipasi Curat, Curas & Curanmor (C3); Penyakit Masyarakat dan razia Miras & Perjudian; OPS razia Miras, Prostitusi/tempat penginapan, hotel dan Villa; juga cek kegiatan masyarakat pos kampung ronda wa

Sepanjang giat patroli KRYD tersebut Pihak Polsek Megamendung Melakukan Ops Miras dengan berhasil mengamankan sebanyak 73 Botol dari berbagai Merk, Yang berasal dari 4 Titik Diantaranya Toko Jamu yang berada di Wilayah Ds. Sukamanah , Toko Jamu Cibogo , Warung Gang Semen , dan Toko Jamu Wilayah Ds. Cipayung Datar. Pada saat dilaksanakan operasi Miras didapati sebanyak 3 (tiga) orang Remaja yang kedapatan membeli Miras kemudian dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan benda benda yang membahayakan dan ada minuman keras yang sudah habis dikonsumsi lalu dihimbau untuk pulang rumah dan tidak mengulangi perbuatannya kembali, untuk menjaga dari hal hal kriminalitas yang akan membahayakan diri sendiri juga kendaraan yang digunakan diincar para pelaku tindak pidana yangmana bisa menjadi sasaran mereka para pengemudi Ojek Online juga dan masyarakat yang masih beraktifitas di malam hari hingga dini hari, ujar Kapolsek Megamendung AKP Desi

Pada patroli KRYD malam ini dijelaskan untuk menjaga Kondusifitas stabilitas lingkungan agar Situasi Kamtibmas di Kec. Megamendung masih dalam keadaan Aman kondusif, Tidak ditemukan adanya gangguan Kamtibmas maupun kejadian menonjol apapun, secara keseluruhan situasi wilayah hukum Polsek Megamendung masih dalam keadaan aman kondusif.

Kapolsek Megamendung AKP Desi pun menegaskan kepada warga Masyarakat untuk terus bisa bersinergi bersama – sama mencegah adanya gangguan ketertiban maupun adanya tindakan kriminalitas untuk bisa segera membantu Kepolisian dengan melaporkan apabila menemukan hal hal yang memang mencurigakan segera lapor pintu Polsek Megamendung selalu terbuka dan siap membantu dan menindak secara tegas apabila terbukti menyalahi aturan hukum akan kami tindak tegas, Tegas Kapolsek Megamendung AKP Desi.

Dipastikan bahwa selama beliau menjabat akan terus melakukan penertiban terkait adanya gangguan kamtibmas di wilayah Kecamatan Megamendung kabupaten Bogor demi ketertiban keamanan keamanan serta Kondusifitas bagi wilayah dan warga masyarakat.

“sesuai dengan arahan Bapak Kapolres AKBP Wikha Ardilestanto, SH.,S.I.K.,M.Si melalui Kapolsek Megamendung AKP Desi Triana,S.H.,M.H, dimana langkah ini diharapkan akan semakin memperkuat ikatan antara polisi dan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan setempat” ucapnya

“sehingga warga akan lebih mudah berkolaborasi dengan anggota dan turut serta menjaga Kamtibmas di lingkungan serta akan mudah mendapatkan informasi guna untuk ditindak lanjuti” terang kapolsek Megamendung AKP Desi

Kegiatan yg di laksanakan mempunyai tujuan agar masyarakat merasakan *Kehadiran POLRI yang mana Polri Untuk Masyarakat* dalam rangka memberi rasa aman kepada warga.

Diharapkan juga dengan koordinasi yang baik, ketertiban dan keamanan masyakarat dapat terus dijaga dan setiap potensi kriminalitas dapat dicegah. Sehingga segala pengaduan ketertiban lingkungan bisa diadukan melalui Desa, Babinsa atau Bhabinkamtibmas. Hal ini dilakukan untuk menjaga kekompakan bersama dalam keamanan dan kondisivitas di desa, tutupnya.

Dikesempatan lain Plt. Kasi Humas Polres Bogor IPDA Yulista Mega Stefani,SH menyampaikan apabila warga masyarakat ada yang menemukan hal – hal yang mengganggu kamtibmas dan menemukan tindakan kriminalitas lainnya dan adanya perekrutan Tenaga kerja Ilegal dengan Menjanjikan Gaji besar akan tetapi tidak resmi payung hukumnya masuk dalam tindak pidana perdagangan orang TPPO segera adukan laporkan ke *Call Center (110)

Mediaistana reporter Maulana

Narasi Kegagalan Bertubi-tubi Gubernur Tak Berdasar, Data Resmi Tunjukkan Stabilitas Harga Terkendali

0

Tuduhan yang gencar beredar di sejumlah media sosial dan opini publik bahwa Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, gagal mengendalikan inflasi di Kota Ambon sebagai tertinggi di Maluku merupakan kegagalan yang bertubi-tubi pada periode Natal dan Tahun Baru 2024–2025 perlu diluruskan berdasarkan data statistik resmi.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat bahwa pada Desember 2024, Provinsi Maluku mengalami deflasi secara bulanan sebesar 0,41 %. Secara lebih luas, indeks harga konsumen menunjukkan deflasi di Kabupaten Maluku Tengah dan Kota Ambon masing-masing mencapai 0,50 % dan 0,41 % pada bulan tersebut, periode yang bertepatan dengan musim Natal dan Tahun Baru. Ini berarti harga secara agregat turun, bukan melonjak tajam seperti yang diklaim dalam narasi kritik tersebut.

Selain itu, inflasi tahunan (year-on-year) untuk Provinsi Maluku pada Desember 2024 tercatat 1,28 %, angka yang lebih rendah dibandingkan dengan tingkat inflasi nasional pada periode yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa tekanan harga di Maluku tidak berada pada level yang mengkhawatirkan jika dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Penting juga dicatat bahwa fluktuasi inflasi merupakan fenomena yang terjadi secara periodik dan dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal, termasuk kondisi pasar global, harga komoditas nasional, dan dinamika pasokan luar daerah. Menyederhanakan perubahan harga barang hanya sebagai kegagalan satu pemimpin daerah merupakan interpretasi yang simplistik dan tidak mempertimbangkan konteks statistik yang lebih luas.

Narasi yang menyebutkan bahwa Ambon mencatat inflasi tertinggi selama periode Natal–Tahun Baru 2024–2025 tanpa mengacu pada data resmi BPS/Bank Indonesia jelas keliru. Data resmi bahkan menunjukkan adanya deflasi bulanan di Ambon selama periode tersebut, yang justru mencerminkan keberhasilan pengendalian harga di tengah permintaan musiman.

Dengan demikian, tuduhan bahwa kebijakan ekonomi Gubernur Maluku “gagal bertubi-tubi” dalam menangani inflasi, khususnya pada masa Natal dan Tahun Baru, tidak didukung oleh fakta statistik yang dapat diverifikasi. Pengambilan keputusan dan strategi stabilisasi harga tetap berjalan efektif ketika dilihat dari indikator-indikator utama yang dirilis oleh lembaga statistik resmi.(Tim)