Beranda blog Halaman 815

Pengukuhan KORWIL PWRI Bogor Timur Menjaga Solidaritas Membangun Kolaborasi

0

Pengukuhan KORWIL PWRI Bogor Timur Menjaga Solidaritas Membangun Kolaborasi

Bogor |mediaistana.com

bogorready.com–Di tengah derasnya arus informasi Media Sosial yang sering kali kabur tidak Jelas antara fakta dan opini, Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI Bogor Raya) dalam acara Pembentukan KORWIL PWRI Bogor Timur yang kini resmi terbentuk.

Pembentukan pengurus Koordinator Wilayah Bogor Timur ini bukan sekadar seremoni organisasi, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem Organisasi pers PWRI Di Bogor Raya yang berbasis digital berintegritas.

Acara pembentukan digelar di Kedai Sate Maranggi Gerbang Tol Citeureup Bogor Timur, Kamis (6/11/2025), dipimpin langsung oleh Ketua PWRI Bogor Raya, Rohmat Selamat.SH, didampingi sekertaris Candra Doso. SIp(Wakil Ketua Bidang Organisasi) dan (pembina Fajar Subagja Rianto).

Mengukuhkan Pengurus Sebagai ketua Alvin (Asilungun P Ndraha, Sabar Marpaung dan Heri Paruk Harja sebagai pengurus kordinator wilayah PWRI Bogor Timur, setelah dirinya disetujui secara aklamasi dalam Musyawarah pengurus PWRI Bogor Raya.

Turut hadir dalam acara tersebut aktivis dan sejumlah perwakilan PWRI Bogor Barat dan Bogor Selatan sebagai Bukti nyata solidaritas terbangun.

Amanat Ketua Bogor Raya Jaga Solidaritas, bangun Kolaborasi,
Dalam sambutannya, Ketua Rohmat menegaskan amanat penting yang diemban oleh kawan kawan di Bogor Timur:

kita Jaga Solidaritas, bangun kolaborasi Peningkatan kapasitas media, memastikan seluruh anggota diverifikasi dan mematuhi kaidah jurnalistik sesuai Undang-Undang Pers.

Kolaborasi dan sinergitas dengan seluruh elemen dalam menyebarkan informasi publik yang akurat dan konstruktif berimbang.

Hadir nya PWRI di wilayah Bogor Raya bukan sekadar formalitas, tapi kebutuhan mendesak. Di tengah derasnya arus informasi, PWRI harus menjadi pengawal pembangunan untuk Bogor yang lebih baik sekaligus menjadi benteng pertahanan integritas pers, ujar ketua PWRI Bogor Raya.

Pembina PWRI Fajar Subagja Rianto ini juga menekankan bahwa media anggota PWRI tak hanya memberitakan persoalan, kasus-kasus tapi juga perlu menyorot potensi potensi di Wilayah, keberhasilan kecil maupun besar, serta segala bentuk inisiatif masyarakat yang bernilai positif.

Organisasi PWRI Bogor Raya yang memperkuat dan mengawal pondasi pembangunan kemajuan di wilayah, bukan sekadar penyampai informasi, ucapnya.

Sementara itu, Fajar Subagja Rianto mengukuhkan Humas PWRI yang baru dilantik Sdr. Machrudin (Bang Udin) menyampaikan bahwa kepengurusan PWRI Bogor Raya ini berkomitmen memperkuat solidaritas antarjurnalis dan menjadikan PWRI Bogor Raya sebagai wadah silaturahmi yang produktif.

Semangat kami sederhana: menjaga solidaritas, membangun kolaborasi, dan menghadirkan media lokal yang tidak hanya cepat, tapi juga cerdas dan berintegritas, ujarnya.

(Mediaistana red maulana Mansur)

Krisyanto Yen Oni Apresiasi Paguyuban Perantau Nusantara,Mempererat Persaudaraan Perantauan,”

0

JAKARTA,Mediaistana.com- Ketua Umum Barisan Geng Solo (BGS), Krisyanto Yen Oni, memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang diselenggarakan oleh Paguyuban Perantau Nusantara (PAPERNUSA) dalam rangka perayaan I Windu PAPERNUSA bertema “Kumpul Seneng Bali Kangen”. Acara yang berlangsung di Hall WTC Mangga Dua, Jakarta Utara, Minggu (9/11/2025), sukses menghadirkan suasana meriah dan penuh kehangatan, dihadiri oleh para perantau dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, berbagai pertunjukan seni dan tarian tradisional dari berbagai daerah turut memeriahkan suasana. Krisyanto menilai, kegiatan budaya seperti ini memiliki nilai sosial yang sangat positif karena tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa persaudaraan antarwarga perantau.

“Kegiatan dengan adanya dance dan tarian-tarian seperti ini bagus sekali, ini mewah dan istimewa karena menampilkan hiburan yang modern tetapi juga tetap kental dengan budaya Nusantara” ujar Krisyanto dengan nada kagum.

Tokoh yang dikenal aktif di berbagai kegiatan sosial dan viral di media sosial ini hadir bersama Sekjen Barisan Geng Solo, Begede, dan Bendahara Umum Grace. Mereka tampak menikmati suasana penuh kekeluargaan dan turut berbaur dengan peserta lainnya.

Krisyanto menambahkan bahwa kegiatan seperti yang digelar PAPERNUSA perlu terus dilestarikan, karena selain menjadi wadah hiburan sehat, juga berperan penting dalam menjaga kelestarian budaya bangsa.

“Selain hiburan, acara seperti ini juga menjadi wadah untuk memperkuat persaudaraan dan menjaga budaya Indonesia agar tetap hidup, khususnya di tengah masyarakat urban seperti Jakarta,” imbuhnya.

Barisan Geng Solo (BGS) sendiri merupakan komunitas sosial penganut Jokowisme, yang lahir dari kesadaran, komitmen dan semangat cinta Nusantara. Pada dasarnya Barisan Geng Solo merupakan representasi masyarakat akar rumput yang terpaksa muncul ke permukaan karena resah terhadap polusi sosial yang kian merebak hingga entitas sosial politik dewasa ini sudah tidak lagi mencerminkan citra dan perilaku luhur Nusantara. Di bawah kepemimpinan Krisyanto Yen Oni, BGS aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk pemberdayaan anak muda, kegiatan kemanusiaan, hingga promosi budaya daerah.

“Kami di BGS selalu berkomitmen untuk menghadirkan kegiatan positif yang membangun, baik untuk anggota maupun masyarakat luas,” jelas Krisyanto pemilik Channel YouTube Krisyanto Yen Oni ini

Acara I Windu PAPERNUSA ditutup dengan penampilan musik dan tari kolaboratif yang melibatkan peserta lintas daerah. Kemeriahan dan semangat kekeluargaan terasa kuat di antara para perantau yang hadir.

Krisyanto berharap agar kegiatan seperti ini terus berlanjut setiap tahun dan menjadi contoh bagi organisasi lain untuk mengedepankan kegiatan budaya yang mendidik dan menumbuhkan nilai-nilai positif di masyarakat.

“Semoga semangat kebersamaan ini bisa terus dijaga. Dengan kegiatan seperti ini, kita bisa saling menguatkan dan mempererat tali persaudaraan di perantauan,” pungkasnya.

Petik Laut Kampung Mandar, Wujud Syukur Nelayan Banyuwangi kepada Laut

0

Banyuwangi,-mediaistana.com// Minggu (9/11/2025) – Tradisi tahunan Petik Laut Kampung Mandar kembali digelar di Kecamatan Banyuwangi. Upacara sakral ini menjadi ungkapan syukur masyarakat pesisir atas rezeki yang diberikan oleh laut serta doa memohon keselamatan dalam setiap aktivitas melaut.

Kegiatan Petik Laut tahun ini diselenggarakan selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 November 2025, dan menjadi salah satu agenda budaya yang paling dinantikan oleh masyarakat. Puncak acara berlangsung di Pantai Seranite atau Plengsengan dekat Marina Boom Beach, kawasan yang menjadi ikon budaya maritim Banyuwangi.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Banyuwangi yang diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, Dandim 0825, Danlanal Banyuwangi, serta Kapolresta Banyuwangi yang diwakili oleh Wakapolresta Kabupaten Banyuwangi. Turut hadir pula Lurah Mandar dan Lurah Lateng, bersama tokoh masyarakat dan para nelayan setempat.

Rangkaian Kegiatan

Puncak acara Petik Laut diawali dengan pemberian santunan kepada anak yatim, dilanjutkan dengan arak-arakan sesaji yang terdiri dari tumpeng, hasil bumi, serta kepala sapi atau kerbau. Sesaji tersebut kemudian dibawa menggunakan perahu nelayan menuju tengah laut untuk dilarungkan di Selat Bali, sebagai simbol rasa syukur dan permohonan berkah.

Selain prosesi adat, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pawai budaya yang menampilkan atraksi seni dari berbagai suku dan etnis, festival kuliner, bazar UMKM, serta hiburan rakyat seperti pentas musik dan pertunjukan seni tradisional.

Makna dan Nilai Tradisi

Tradisi Petik Laut memiliki makna mendalam bagi masyarakat pesisir. Selain sebagai ungkapan terima kasih atas hasil laut yang melimpah, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan kebersamaan antarwarga, serta media edukasi untuk melestarikan nilai-nilai budaya dan tradisi maritim yang diwariskan turun-temurun.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berharap, melalui pelestarian tradisi Petik Laut ini, semangat gotong royong dan kecintaan terhadap budaya lokal dapat terus terjaga. Di sisi lain, kegiatan ini juga diharapkan mampu menjadi daya tarik wisata budaya dan religi, yang memperkuat posisi Banyuwangi sebagai destinasi wisata berbasis kearifan lokal.

REPORTER (NURSALIM)

Kapolresta Banyuwangi Membacakan Puisi untuk Pahlawan di Car Free Day

0

Banyuwangi, – mediaistana.com// Suasana Car Free Day (CFD) di Taman Blambangan, Banyuwangi, pada Minggu pagi (9/11) terasa berbeda. Di tengah riuhnya warga yang berolahraga dan berekreasi, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H. tampil membacakan puisi bertema kepahlawanan, sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa menjelang peringatan Hari Pahlawan 10 November.

Dengan suara tegas namun penuh penghayatan, Kapolresta membacakan bait-bait puisi berjudul “Untukmu, Pahlawanku”, yang menggugah rasa nasionalisme dan mengajak masyarakat untuk tidak melupakan jasa para pejuang.

> “Di tanah ini darahmu menetes,
Menyuburkan kemerdekaan yang kini kami hirup.
Di langit ini namamu menjelma cahaya,
Menuntun kami agar tak gentar melangkah.”

 

Kombes Pol. Rama Samtama Putra menyampaikan bahwa pembacaan puisi ini adalah bentuk refleksi dan penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pahlawan.

“Puisi ini saya persembahkan untuk seluruh pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan Indonesia. Semoga semangat juang mereka terus hidup di dada setiap anak bangsa,” ujarnya.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang hadir. Banyak warga tampak terharu dan memberikan tepuk tangan meriah usai pembacaan puisi.

Selain pembacaan puisi, kegiatan Car Free Day kali ini juga diisi dengan kampanye keselamatan berlalu lintas serta ajakan menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan masyarakat.

Melalui momen ini, Kapolresta Banyuwangi berharap semangat kepahlawanan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh warga untuk terus berbuat baik, saling peduli, serta memperkuat rasa persatuan dan cinta tanah air.

REPORTER (NURSALIM)

Rosada”Siap Meramaikan Bursa Calon Kepala Desa Sriamur,

0

Sriamur, 9/11/2025 — Sosok muda yang akrab disapa Sada resmi menyatakan kesiapannya untuk ikut serta dalam bursa pencalonan Kepala Desa Sriamur periode mendatang. Kehadiran Sada di tengah masyarakat membawa semangat baru dengan mengusung tema “Kebersihan, Keamanan, dan Kenyamanan.”

Dalam keterangan resminya, Sada menyampaikan bahwa motivasinya maju dalam kontestasi Pilkades bukan semata karena jabatan, melainkan keinginan tulus untuk menghadirkan perubahan nyata di Desa Sriamur.

“Sriamur memiliki potensi besar. Saya ingin melihat desa kita menjadi lebih bersih, aman, dan nyaman untuk semua warga. Ini bukan hanya slogan, tapi komitmen yang akan saya jalankan bersama masyarakat,” ujar Sada dalam wawancaranya

Sada juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa dan warga dalam mewujudkan lingkungan yang tertata dan harmonis. Program yang diusungnya meliputi peningkatan sistem keamanan lingkungan, pengelolaan sampah terpadu, serta revitalisasi ruang publik untuk meningkatkan kenyamanan warga.

“Desa yang bersih dan aman akan menjadi tempat yang nyaman bagi generasi muda untuk tumbuh dan berkontribusi. Mari kita bangun Sriamur bersama,” tambahnya.
Dengan semangat gotong royong dan visi yang jelas,

HAMDAN

Aceh Timur Raih Peringkat Enam pada MTQ Aceh ke-37 di Pidie Jaya

0

Pidie Jaya — Mediaistana.com
Kafilah Kabupaten Aceh Timur berhasil menempati peringkat keenam pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 tingkat Provinsi Aceh tahun 2025 yang berlangsung di Kabupaten Pidie Jaya.

Merujuk pada keputusan Dewan Hakim MTQ Aceh ke-37 Nomor 02/MTQPROV.ACEH/XI/2025 tanggal 7 November 2025, Aceh Timur meraih total nilai 155 dan masuk dalam daftar sepuluh besar kabupaten/kota terbaik di Provinsi Aceh. Adapun Kabupaten Aceh Besar keluar sebagai juara umum dengan total nilai 370.

Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh peserta dan pembina yang telah berjuang membawa nama baik daerah.
Ketua Kafilah Aceh Timur, Syawaludin, S.H., M.H., turut menyampaikan rasa syukur atas hasil yang diraih.

“Alhamdulillah, Aceh Timur kembali masuk jajaran sepuluh besar MTQ tingkat Provinsi Aceh. Ini berkat kerja sama dan semangat seluruh peserta yang tampil dengan penuh dedikasi,” ujar Syawaludin.

Syawal merincikan sejumlah peserta Aceh Timur yang berhasil menorehkan prestasi di berbagai cabang lomba. Di antaranya, Muhammad Faisal (Tilawah Dewasa Putra) meraih juara harapan III, Hidayatul Ila (Tilawah Dewasa Putri) juara III, Muhammad Zikri (Tilawah Tuna Netra Putra) juara II, dan Rani Anisa (Tilawah Tuna Netra Putri) juara III.

Selain itu, Najwatul Ulfa (Murattal Remaja Putri) meraih juara II, Siratul Umimah (Mujawwad Remaja Putri) harapan II. Syarifah Zuraida (Murattal Dewasa Putri) juara III, dan Nurul Hayati (Mujawwad Dewasa Putri) juga juara II.

Sementara pada cabang hafalan, Luthfia Aufa meraih harapan I untuk golongan 1 juz dan tilawah putri, Muhammad Farisi harapan I untuk 5 juz dan tilawah putra, serta Safriana juara harapan III di cabang 10 juz putri.

Dari cabang Tafsir Bahasa Indonesia Putri, Maula Syakira berhasil meraih juara harapan I. Untuk cabang Syarhil Qur’an, kelompok putra yang beranggotakan M. Afiq Alfattah, Akhi Muhammad, dan M. Aydil berhasil posisi juara harapan I

Di kelompok putri, Niswatul Husna , Anisah Marzatillah, dan Nur Rahmi menoreh juara II.

Pada cabang Khattil Qur’an, Khalid keluar sebagai juara I kategori Naskah Putra, Raihan Hayati juara III untuk Naskah Putri, Teja Ramadhan juara harapan II untuk Hiasan Mushaf Putra, Cut Mutia juara II untuk Dekorasi Putri, serta Syekh Yazid Bustami juara harapan II pada kategori Digital Putra.

Adapun Ahmad Syauqi menutup daftar prestasi Aceh Timur dengan juara harapan II pada cabang KTIQ Putra.

Sementara itu Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I, M.SI memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian kafilah Aceh Timur.

“Prestasi ini membanggakan kita semua. Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh peserta, pelatih, dan pendamping yang telah bekerja keras hingga Aceh Timur kembali masuk sepuluh besar MTQ tingkat Provinsi Aceh,” ujarnya.

Bupati juga menambahkan bahwa semangat dan perjuangan para peserta menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk mencintai Al-Qur’an.

“Juara yang diraih hari ini bukan akhir, tapi awal untuk terus berproses. Jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk berprestasi lebih tinggi di masa depan,” kata Al-Farlaky.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menaruh harapan besar kepada LPTQ Aceh Timur agar terus meningkatkan pembinaan secara berkelanjutan.

“Kita berharap muncul generasi baru Aceh Timur yang tidak hanya tampil di tingkat provinsi, tapi juga mampu menembus ajang nasional bahkan internasional. Pembinaan harus difokuskan, baik di bidang tilawah, kaligrafi, maupun tafsir Al-Qur’an,” pungkas Al- Farlaky.(TM)

Perguruan Panca Sakti Ketapang Kirim 30 Atlet ke Blambangan Championship 4

0

Banyuwangi – Mediaistana.com//Padepokan Panca Sakti Ketapang kembali menunjukkan keseriusannya dalam membina generasi muda berprestasi di bidang olahraga bela diri. Sebanyak 30 atlet akan diturunkan untuk mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Blambangan Championship 4 yang digelar di Gedung GOR Banyuwangi pada 22–23 November 2025 mendatang.

Pelatih sekaligus pimpinan Padepokan Panca Sakti Ketapang, PK M. Yrifudin atau yang akrab disapa PK Ribut, menyampaikan bahwa seluruh atlet telah mempersiapkan diri dengan matang menjelang pertandingan.

> “Kami sudah melakukan latihan intensif. Harapan kami, anak-anak bisa bermain sportif dan memberikan hasil terbaik untuk padepokan,” ujar PK Ribut, Jumat (tanggal menyesuaikan publikasi).

 

Dari 30 atlet tersebut, salah satunya adalah Bilqis Ufaira, siswi kelas 4 SDN Ketapang 1, yang akan tampil perdana di kelas 35 kilogram. Bilqis dikenal sebagai salah satu bibit muda berbakat dalam cabang olahraga pencak silat. Ia bertekad menyumbangkan medali untuk padepokan sekaligus mengharumkan nama sekolahnya.

PK Ribut menambahkan, para atlet yang diturunkan berasal dari berbagai kategori, baik kelas junior maupun senior, dengan tingkat kesiapan mencapai 90 persen. Ia optimistis Panca Sakti Ketapang akan mampu bersaing dan meramaikan ajang bergengsi tahunan tersebut.

> “Kami ingin memberikan pengalaman bertanding sekaligus melatih mental juang anak-anak. Kemenangan bukan satu-satunya tujuan, tetapi pembentukan karakter dan sportivitas juga yang utama,” tambahnya.

 

Sementara itu, dukungan dari para wali murid juga sangat besar. Meski biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu per atlet, para orang tua tetap antusias mendorong anak-anaknya untuk berpartisipasi.

“Orang tua sangat mendukung kegiatan ini karena menjadi ajang positif bagi anak-anak untuk berkembang dan berprestasi,” jelas PK Ribut.

Dengan semangat dan kerja keras yang sudah ditunjukkan para atlet, Padepokan Panca Sakti Ketapang berharap dapat membawa pulang prestasi dan mengharumkan nama Ketapang di kancah pencak silat Banyuwangi.

REPORTER (NURSALIM)

Pengurus Partai Rakyat Indonesia (PRI) Ustadzah Gempita Hadir Dalam Peresmian Gedung DPP PRI

0

Jakarta,Mediaistana.com- Sabtu (8/11/2025)Hj. Ustadzah Gempita menyampaikan apresiasinya atas diresmikannya Gedung Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Rakyat Indonesia (PRI) yang berlokasi di Jl. Sultan Agung No. 8 RT 01/RW 01, Guntur, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadzah Gempita mengungkapkan rasa haru dan semangatnya terhadap visi dan misi Partai Rakyat Indonesia. Menurutnya, nilai-nilai perjuangan yang diusung partai ini sejalan dengan semangat kaum perempuan dan generasi muda untuk membangun bangsa.

“Saya aktif di organisasi wanita dan profesi saya juga banyak berkaitan dengan kegiatan sosial. Saya merasa terharu melihat visi dan misi dari PRI, makanya saya ingin lebih dalam lagi mendalami politik dan bergabung untuk mencari ilmu politik bukan hanya dari luar, tapi juga dari dalam,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam memajukan bangsa, sebagaimana salah satu visi dari Partai Rakyat Indonesia yang mengangkat semangat
“The young to day is the man tomorrow”

“Yang digerakkan di sini adalah para generasi muda. Ada satu visi yang saya suka, yaitu “The young to day is the man tomorrow” artinya pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Itu sangat bagus sekali untuk kesejahteraan dan masa depan bangsa yang sejahtera dan bahagia, ” tutur Ustadzah Gempita.

Ia berharap, dengan semangat yang dibawa Partai Rakyat Indonesia, bangsa Indonesia dapat menjadi lebih maju, memiliki intelektualitas yang tinggi, dan mampu menjunjung derajat bangsa menuju kesempurnaan.

“Harapan saya ke depan, dengan diluncurkannya program-program seperti Indonesia Maju, kita bisa menjadi bangsa yang elit secara intelektual dan menjunjung tinggi derajat bangsa yang sempurna,” pungkas Ustadzah Gempita jebolan UIN Bandung S1 fakultas Ushuludin DAKWAH yang juga S2 konsentrasi Studi Masyarakat Islam ini

Sementara itu, Ketua Umum Partai Rakyat Indonesia, Muhammad Nazaruddin, dalam pidatonya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir, termasuk perwakilan partai politik lain.

“Yang saya hormati seluruh pengurus DPP Partai Rakyat Indonesia, para undangan dari Partai PPP dan Partai Perindo, seluruh pengurus DPD provinsi se-Indonesia, serta para tokoh yang hadir untuk mendoakan Gedung Rumah Rakyat yang akan menjadi pusat aktivitas Partai Rakyat Indonesia,” ujar Nazaruddin.

Nazaruddin menjelaskan bahwa partainya memiliki komitmen untuk menyampaikan dan mensosialisasikan program-program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto hingga ke tingkat desa.

“Kami membangun partai ini dengan tujuan untuk menyampaikan semua program Presiden Prabowo. Program-program ini sangat mulia dan luar biasa, namun masih banyak rakyat Indonesia yang belum mengetahuinya. Partai Rakyat Indonesia akan memastikan bahwa seluruh rakyat, hingga ke desa-desa, memahami dan merasakan manfaat program-program tersebut,” katanya.

Acara peresmian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Uma, M.A., yang berharap agar keberadaan Gedung Partai Rakyat Indonesia dapat membawa manfaat bagi bangsa dan rakyat.

Sebagai penanda peresmian, dilakukan Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Uma, yang di saksikan langsung oleh ketua umum DPP Partai Rakyat Indonesia Muhammad Nazaruddin serta pemotongan tumpeng sebagai simbol syukur dan pengesahan resmi gedung tersebut.

POSPERA angkat DR.Maxi sebagai simbol perlawanan Birokrat Berintegritas

0

Subang Dewan Pimpinan Cabang Posko Perjuangan Rakyat ( DPC POSPERA ) Kabupaten Subang Resmi menyatakan dukungan penuh dan sikap solidariatas kepada Dr. Maxi, mantan Kepala Dinas Kesehatan Subang

Atas keberaniannya melawan tekanan politik dan membongkar dugaan praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan birokrasi, Kami mendaulat Dr. Maxi sebagai ” Sahabat Perjuangan POSPERA Kabupaten Subang Minggu ( 09/11/2025 )

“Pernyataan ini didasarkan pada pengungkapan Dr. Maxi (sebagaimana dirangkum dari media) mengenai penolakannya atas perintah pemindahan bidan desa yang tidak manusiawi, dugaan pungli “uang ketok palu” di DPRD, hingga dugaan setoran tunai kepada petinggi daerah.

Ahmad Baedhowie, Ketua DPC POSPERA Kabupaten Subang, menegaskan bahwa apa yang dilakukan Dr. Maxi adalah bentuk perjuangan yang sejalan dengan nafas organisasi. Kami melihat sosok Dr. Maxi sebagai birokrat berintegritas, loyalitas dan propesional. Beliau telah menunjukkan keberanian moral yang luar biasa.

Penolakannya untuk menzalimi seorang bidan desa yang sedang sakit, meski di bawah tekanan politik yang keji, adalah bentuk perlawanan terhadap kezaliman. “Itu adalah nafas perjuangan POSPERA,” ujar Ahmad Baedhowie.

Baedhowie menambahkan bahwa keberanian Dr. Maxi mengungkap dugaan praktik korupsi, pungli, dan setoran adalah langkah penting untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih di Subang. “Ini menegaskan prinsip kami: Musuh kita bukan suku dan agama yang berbeda, tapi kekuasaan yang menindas ,”ucapnya

Sementara itu, Kepala Kesekretariatan POSPERA Kabupaten Subang, Gilang Karisman, menyatakan bahwa kasus Dr. Maxi harus menjadi momentum untuk perbaikan sistemik di lingkungan pemerintah kabupaten subang.

Kasus Dr. Maxi ini telah membuka kotak pandora dugaan bobroknya sistem birokrasi yang diintervensi oleh kepentingan politik dan transaksional. Integritas seperti yang ditunjukkan Dr. Maxi harus kita dukung dan kawal bersama. “Kami tidak akan tinggal diam melihat ada pejabat jujur yang berjuang sendirian lalu dikorbankan dan difitnah,” tegas Gilang.

Dukungan serupa datang dari Dewan Pembina POSPERA Kabupaten Subang, H. Mundandar. Ia mengapresiasi sikap kesatria Dr. Maxi yang memilih mundur demi menjaga integritas nya.

  1. “Perjuangan Dr. Maxi adalah perjuangan untuk martabat ASN dan pelayanan publik yang bersih. Ini adalah perjuangan kita semua. Kami akan berdiri bersama Dr. Maxi. Keberaniannya adalah inspirasi bagi masyarakat Subang untuk bangkit melawan segala bentuk ketidakadilan dan praktik korupsi,” kata H. Mundandar.

Kami akan terus mengawal kasus ini dan siap memberikan dukungan advokasi bagi Dr. Maxi. Sikap ini dipertegas dengan tagline perjuangan bersama:

” DPC POSPERA Kabupaten Subang Bersama Dr. Maxi”pungkasnya

 

 

Tim

Diduga kepala UPTD Pertanian tambak

0

Merujuk pada situasi dimana seorang Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas(UPTD)bidang pertanian menghindar untuk ditemui awak media,hal ini menjadi sorotan publik.

 

Salah satunya Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Tambak dahan kab.Subang yang merangkap Jabatan menjadi Kepala UPTD Kecamatan Pamanukan,Bapak Cece.

 

Awak media sudah dua kali berkunjung ke kantornya,di Kecamatan Tambak dahan beliau tidak ada ditempat,

Mencoba dihubungi melalui saluran telepon WhatsApp oleh awak media malah diblokir oleh beliau.

 

Dalam hal ini Sekjend APPI (Asosiasi Pewarta Pers Indonesia) DPD kab.Subang angkat bicara”Bagi seorang pejabat publik menolak untuk berinteraksi dengan media dapat menimbulkan beberapa konsekuensi,baik dari segi hukum maupun citra publik.

 

Bisa dikatagorikan melanggar UU PERS No.40 tahun 1999 menghalangi tugas wartawan dan bisa dijerat pasal 18 ayat (1) UU PERS”ujarnya.

 

Menolak memberikan informasi publik yang semestinya terbuka juga dapat melanggar Undang Undang KIP (Keterbukaan Informasi Publik)

 

Saya berharap kepada PLT Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang,Bupati Kabupaten Subang Reynaldi Putra Andita untuk memberikan teguran kepada Kepala UPTD Tambak dahan Bapak Cece agar jangan menghindar dari wartawan”pungkasnya

 

Sampai berita ini kami turunkan awak media belum bisa menemui Bapak Cece,sebagai Kepala UPTD Tambak dahan dan Plt Kepala UPTD Pamanukan.

 

(Aep)