MEDIAISTANA.COM — JAKARTA — 8 NOVEMBER 2026
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan imbauan kepada seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke agar tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mempercayai langkah pemerintah dalam menghadapi perkembangan situasi nasional. Melalui pernyataan yang disampaikan Sekretariat Presiden pada Minggu, 8 November 2026, Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan yang terbaik bagi seluruh rakyat Indonesia. Berbagai keluhan masyarakat akan dicatat dan ditindaklanjuti.
Presiden juga mengingatkan agar seluruh masyarakat tidak memberikan ruang kepada kelompok-kelompok yang ingin menciptakan kerusuhan maupun kekacauan atau chaos. Menurut Presiden, tindakan tersebut tidak menguntungkan rakyat, masyarakat, maupun bangsa Indonesia. Sebaliknya, bangsa Indonesia harus memusatkan seluruh tenaga, kekuatan, dan potensi kekayaan nasional untuk membangun negara yang kuat, sejahtera, maju, serta mandiri.
“Situasi seperti ini saya menghimbau semua masyarakat untuk tenang, untuk percaya dengan pemerintah yang saya pimpin. Pemerintah yang saya pimpin akan berbuat yang terbaik untuk rakyat kita semua. Keluhan-keluhan masyarakat akan kami catat dan akan kami tindak lanjuti. Saya juga menghimbau kepada seluruh bangsa Indonesia untuk selalu waspada agar unsur-unsur yang selalu ingin kerusuhan, yang ingin chaos. Saya sampaikan kepada seluruh rakyat bahwa hal tersebut tidak menguntungkan rakyat, tidak menguntungkan masyarakat, tidak menguntungkan bangsa kita. Bangsa kita sedang berbenah diri, bangsa kita sedang mengumpulkan semua tenaga, semua kekuatan, semua kekayaan untuk kita bangkit membangun negara yang kuat, negara yang sejahtera, negara yang berhasil mengatasi kemiskinan dan kelaparan. Kita akan menjadi bangsa yang maju, kita akan jadi bangsa yang mandiri yang berdiri di atas kaki kita sendiri, kita akan menjadi negara industri yang tidak kalah dengan negara-negara lain. Untuk itu kita harus waspada, kita harus tenang dan kita tidak boleh mengizinkan kelompok-kelompok yang ingin membuat kerusuhan dan kerusuhan. Aspirasi yang sah silakan untuk disampaikan, kita akan perbaiki semua yang perlu diperbaiki.”
Sejalan dengan imbauan Presiden, jajaran TNI, Polri, BIN, dan seluruh instansi terkait diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat koordinasi untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan nasional. Setiap indikasi kekerasan, perusakan fasilitas umum, tindakan anarkis, dan ancaman terhadap keselamatan masyarakat harus ditangani secara profesional, terukur, berdasarkan bukti, serta sesuai ketentuan hukum. Aparat juga harus memberikan perlindungan kepada masyarakat dan tidak melakukan tindakan sewenang-wenang terhadap warga yang menyampaikan aspirasi secara damai.
Presiden menegaskan bahwa aspirasi sah masyarakat tetap dipersilakan untuk disampaikan dan pemerintah akan memperbaiki berbagai hal yang memang perlu diperbaiki. Pesan ini harus menjadi perhatian seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari kementerian, lembaga negara, pemerintah daerah, hingga aparat penegak hukum. Kritik masyarakat bukan alasan untuk menciptakan permusuhan. Keluhan rakyat harus dijawab dengan tindakan nyata, transparansi, dan pelayanan publik yang lebih baik. Menjaga stabilitas nasional bukan berarti menutup ruang demokrasi.
Seluruh masyarakat Indonesia diimbau tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, tidak menyebarkan berita bohong, serta tidak mengikuti ajakan yang berpotensi menimbulkan kekacauan. Apabila tidak memiliki kepentingan mendesak, masyarakat dapat mempertimbangkan untuk membatasi aktivitas di luar rumah apabila kondisi lingkungan dinilai tidak aman. Terkait informasi pembatasan aktivitas mulai 9 November 2026, masyarakat diminta menunggu pengumuman dan keputusan resmi pemerintah. Tidak boleh ada informasi yang mengatasnamakan Presiden tanpa dasar pernyataan atau dokumen resmi.
Keamanan negara harus dijaga, rakyat harus dilindungi, aspirasi harus didengarkan, dan hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu. Pemerintah harus bekerja secara transparan, aparat harus profesional, dan masyarakat harus menjaga persatuan. Presiden mengajak seluruh elemen bangsa mengerahkan tenaga dan kekuatan bersama untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang kuat, sejahtera, maju, mandiri, serta mampu mengatasi kemiskinan dan kelaparan.
Sumber pernyataan Presiden: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, 8 November 2026. Bagian kesiapsiagaan aparat dan imbauan masyarakat merupakan pengembangan redaksional, bukan kutipan atau keputusan resmi Presiden.
Red David E.SE.