Lampung Tengah l mediaistana.com — Respons cepat ditunjukkan Kapolsek Seputih Banyak, AKP Hairil Rizal, S.H., M.H., dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait lampu penerangan jalan dan kondisi ruas jalan rusak yang menghubungkan Kampung Sri Basuki (SB5), Kecamatan Seputih Banyak dengan Kampung Suko Binangun (SB11), Kecamatan Way Seputih.
Aspirasi tersebut sebelumnya disampaikan warga saat kegiatan Polsek Manjaw di Kampung (PMK) yang digelar Polsek Seputih Banyak di Kampung Suko Binangun beberapa waktu lalu.
Tak menunggu lama, Kapolsek bersama Forkopincam Seputih Banyak dan Forkopincam Way Seputih langsung menggelar rapat koordinasi lintas sektor di Mapolsek Seputih Banyak, pada Rabu (6/5/26) guna mencari solusi konkret atas permasalahan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah Baroji, Camat Seputih Banyak, Camat Way Seputih, unsur TNI, aparatur kampung hingga tokoh masyarakat.
Mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Charles Pandpotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H, Kapolsek Seputih Banyak, AKP Hairil Rizal mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap setiap aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui program PMK.
“Setiap keluhan masyarakat yang kami terima saat kegiatan PMK tentu menjadi perhatian. Kami tidak ingin hanya mendengar, tetapi juga hadir mencarikan solusi bersama,” kata Kapolsek.
Menurutnya, kondisi jalan rusak dan minimnya penerangan jalan bukan hanya mengganggu aktivitas warga, namun juga dapat berdampak terhadap keselamatan pengguna jalan serta potensi gangguan Kamtibmas.
“Alhamdulillah, setelah dilakukan koordinasi bersama seluruh unsur terkait, ada tindak lanjut nyata yang akan segera dilaksanakan. Ini adalah bentuk sinergi dan kepedulian bersama demi kepentingan masyarakat,” imbuhnya.
Dalam rapat tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah Baroji menyatakan akan segera berkoordinasi dengan pihak PLN dan Dinas Perhubungan guna menindaklanjuti permintaan penerangan lampu jalan warga.
Sementara untuk penanganan jalan rusak, disepakati akan dilakukan perbaikan secara swadaya dan gotong royong dengan melibatkan pemerintah kecamatan, pihak pengusaha serta masyarakat antar kampung.
Rencananya, kegiatan gotong royong perbaikan jalan akan mulai dilaksanakan pada Jumat (8/5/26) mendatang dengan sumber dana dari swadaya masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek pun mengapresiasi seluruh pihak yang bergerak cepat dan peduli terhadap kebutuhan warga.
“Harapan kami, semangat gotong royong dan kepedulian seperti ini terus terjaga. Polri akan selalu hadir di tengah masyarakat, bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi jembatan solusi atas persoalan yang dihadapi warga,” demikian pungkasnya.**
(Humas LT_R)