Probolinggo, Mediaistana.com
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kraksaan menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo untuk menyelenggarakan pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C bagi warga binaan, Selasa (15/4/2026).
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Kepala Rutan Kraksaan Galih Setiyo Nugroho dan Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono.
Program ini menjadi langkah strategis untuk memberi akses pendidikan yang setara bagi warga binaan agar tetap bisa melanjutkan belajar selama menjalani masa pidana di Rutan Kraksaan.
Kepala Rutan Kraksaan Galih Setiyo Nugroho mengungkapkan, pembinaan di rutan tidak hanya berfokus pada kedisiplinan, tetapi juga peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan.
Program pendidikan kesetaraan ini bentuk komitmen kami memenuhi hak warga binaan untuk memperoleh pendidikan. Kami ingin mereka tetap punya kesempatan meraih masa depan yang lebih baik lewat jalur pendidikan, ujarnya.
Sementara Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono menyampaikan dukungan penuh terhadap program tersebut sebagai bagian dari pemenuhan hak pendidikan bagi seluruh warga negara.
Kami berkomitmen mendukung penuh penyelenggaraan pendidikan kesetaraan di Rutan Kraksaan. Pendidikan adalah hak semua warga negara tanpa terkecuali dan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan, katanya.
Melalui program ini, warga binaan diharapkan dapat meningkatkan kompetensi, kepercayaan diri, serta kesiapan untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang mandiri dan produktif.
Kerja sama ini sekaligus menegaskan komitmen bersama antara lembaga pemasyarakatan dan pemerintah daerah dalam membuka peluang masa depan yang lebih baik melalui pendidikan bagi warga binaan.