Ngawi – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Ngawi memastikan perbaikan screen house di Desa Babadan, Kecamatan Ngrambe, terus berjalan dan ditargetkan selesai pada Juni 2026 agar kembali dapat dimanfaatkan oleh kelompok tani untuk budidaya tanaman hortikultura.
Screen house tersebut merupakan program pembangunan Tahun Anggaran 2024 yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Ngawi sebesar Rp425.679.210,02. Setelah pekerjaan selesai dilaksanakan, bangunan tersebut telah diserahterimakan kepada kelompok tani penerima manfaat di Desa Babadan.
Sejak diserahterimakan, fasilitas pertanian modern tersebut telah dimanfaatkan oleh kelompok tani untuk budidaya melon dan cabai guna mendukung peningkatan produktivitas sektor hortikultura di wilayah Kecamatan Ngrambe.
Saat dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi, Supardi, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa screen house tersebut pada dasarnya telah selesai dibangun sesuai perencanaan dan telah dimanfaatkan oleh kelompok tani sebelum mengalami kerusakan akibat faktor cuaca ekstrem. Rabu, 03 Juni 2026.
“Pada dasarnya screen house tersebut sudah diserahterimakan kepada kelompok tani dan telah dimanfaatkan untuk budidaya melon maupun cabai. Namun kemudian terjadi musibah hujan yang disertai angin kencang sehingga menyebabkan kerusakan pada bangunan screen house tersebut,” jelas Supardi.
Menurutnya, setelah menerima laporan kerusakan, pihak DKPP Kabupaten Ngawi segera melakukan koordinasi dengan kelompok tani dan Pemerintah Desa Babadan guna menentukan langkah penanganan yang tepat agar fasilitas tersebut dapat kembali difungsikan.
“Oleh karena itu, kami telah berkoordinasi dengan kelompok tani dan pemerintah desa untuk melakukan perbaikan. Saat ini proses perbaikan sudah berjalan dan kami berharap pada bulan Juni 2026 seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sehingga screen house bisa dimanfaatkan kembali oleh petani,” ujarnya.
Supardi menegaskan bahwa keberadaan screen house sangat penting dalam mendukung budidaya tanaman hortikultura karena mampu memberikan perlindungan terhadap tanaman dari pengaruh cuaca ekstrem serta serangan hama tertentu.
Setelah proses perbaikan selesai, fasilitas tersebut direncanakan kembali digunakan untuk budidaya berbagai komoditas hortikultura semusim, seperti melon, cabai, dan aneka sayuran yang memiliki nilai ekonomi tinggi bagi petani.
Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui DKPP berharap keberadaan screen house tersebut dapat terus memberikan manfaat bagi kelompok tani, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mendukung program penguatan ketahanan pangan dan pengembangan hortikultura di Kabupaten Ngawi.
Dengan progres perbaikan yang saat ini sedang berlangsung, masyarakat dan kelompok tani berharap fasilitas tersebut dapat segera beroperasi kembali sehingga aktivitas budidaya dapat berjalan optimal seperti sebelumnya.