AGAM, MEDIAISTANA.COM – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa hingga ke berbagai pelosok daerah. Di Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, ratusan warga tumpah ruah memadati ruas jalan untuk mengikuti pawai alegoris yang berlangsung meriah pada Selasa, 18 Agustus 2026.
Mengusung tema kebangsaan dan pembangunan, kegiatan ini menampilkan berbagai atraksi budaya Minang, kostum kreasi unik bernuansa merah putih, serta kendaraan hias yang menggambarkan nilai-nilai perjuangan pahlawan dan kemajuan daerah.
Pusat Kegiatan dan Pelepasan Peserta
Titik start dan pelepasan peserta dipusatkan di depan Kantor BRI Unit Tanjung Mutiara, Nagari Tiku Selatan, dengan mengambil rute sepanjang Jalan Raya Tiku. Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dilepas secara resmi oleh Camat Tanjung Mutiara, Edo Aipa Pratama Putra, S.IP, Dt. Tumangguang.

Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut, Jajaran Forkopimca Kecamatan Tanjung Mutiara, Ketua TP-PKK Kecamatan Tanjung Mutiara, Ny. Dian Edo Aipa, Perwakilan Ibu Persit Kartika Chandra Kirana Koramil 04/Tanjung Mutiara, Perwakilan Ibu Bhayangkari Polsek Tanjung Mutiara, Peserta pawai datang dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar sekolah, jajaran instansi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, hingga perwakilan nagari se-Kecamatan Tanjung Mutiara.
Apresiasi dan Harapan Pemerintah Kecamatan
Dalam sambutannya saat pelepasan acara, Camat Tanjung Mutiara menyampaikan apresiasi yang tinggi atas tingginya antusiasme masyarakat yang memadati pinggir jalan sejak pagi hari.
”Pawai alegoris ini bukan hanya wujud rasa syukur atas kemerdekaan, tetapi juga menjadi ajang mempererat kebersamaan dalam membangun Agam yang lebih maju,” ujar Edo Aipa Pratama Putra.
Ia juga berharap kegiatan ini dapat terus menjadi agenda tahunan yang efektif untuk menguatkan semangat persatuan, menumbuhkan nasionalisme, serta mengenang dan menghargai jasa para pejuang bangsa di tengah masyarakat.

Sepanjang rute pawai, suasana berlangsung sangat tertib namun tetap semarak. Barisan peserta bergerak diiringi alunan musik, yel-yel penuh semangat, serta sorak sorai dari warga yang menyaksikan di pinggir jalan.
Kreativitas pada ragam busana dan kendaraan hias yang ditampilkan menjadi daya tarik utama yang menghibur masyarakat Kabupaten Agam. (Basri)