BerandaBeritaSkrining TBC di Rutan Kraksaan, Hasilnya Mengejutkan

Skrining TBC di Rutan Kraksaan, Hasilnya Mengejutkan

Probolinggo, Mediaistana.com
Seluruh warga binaan Rutan Kelas IIB Kraksaan dinyatakan negatif Tuberkulosis, TBC. Hasil itu keluar setelah Dinas Kesehatan, Dinkes, Kabupaten Probolinggo menggelar skrining massal Active Case Finding, ACF, Senin (22/6/2026).

Kegiatan ACF digelar Dinkes Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Rutan Kraksaan. Pemeriksaan menyasar seluruh warga binaan tanpa kecuali. Tujuannya deteksi dini sekaligus mencegah penyebaran TBC di lingkungan pemasyarakatan.

Karutan Kelas IIB Kraksaan Galih Setiyo Nugroho menyebut kegiatan ini bentuk komitmen pelayanan kesehatan optimal. Kami pastikan seluruh warga binaan dapat layanan kesehatan, termasuk deteksi dini penyakit menular. Ini penting agar Rutan tetap sehat dan aman, ujarnya.

Wasor TB Dinkes Kabupaten Probolinggo Sulistiani Trisnoharini mengapresiasi sinergi Rutan dan Dinkes. ACF adalah strategi kunci menemukan kasus TBC sejak awal. Pemeriksaan aktif dan berkala mencegah penularan di Lapas-Rutan, katanya.

Hasil skrining menunjukkan kabar baik. Seluruh warga binaan peserta ACF dinyatakan negatif TBC. Kondisi ini membuktikan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular di Rutan Kraksaan berjalan efektif.

Metode ACF yang dipakai meliputi wawancara gejala, pemeriksaan fisik, dan foto rontgen dada. Tim medis Dinkes turun langsung ke blok hunian agar seluruh warga binaan terlayani tanpa harus keluar blok.

Hasil negatif semua ini bukan kebetulan. Karutan Galih menegaskan, Rutan rutin menjaga kebersihan, sirkulasi udara, dan edukasi hidup sehat. Lingkungan bersih, edukasi rutin, kunci Rutan bebas TBC, tegasnya.

Wasor TB Sulistiani menambahkan, Rutan termasuk kelompok risiko tinggi penularan TBC. Karena itu skrining berkala wajib dilakukan. 1 kasus TBC yang telat terdeteksi bisa menular ke puluhan orang, ujarnya.

Dengan hasil ini, Rutan Kraksaan dan Dinkes sepakat menjaga konsistensi program. Edukasi batuk etika, ventilasi kamar, sampai skrining kontak erat akan terus digencarkan.

Dinkes juga mengimbau masyarakat umum meniru pola Rutan. Kalau batuk lebih dari 2 minggu, berat badan turun, keringat malam, segera periksa ke Puskesmas. TBC bisa sembuh kalau cepat ditangani, pesannya.

Kegiatan ini sejalan dengan program nasional eliminasi TBC 2030. Pemerintah menargetkan Indonesia bebas TBC melalui deteksi dini, pengobatan tuntas, dan pencegahan.

Karutan Galih menutup dengan optimisme. Hasil negatif ini jadi motivasi. Kami akan terus jaga Rutan Kraksaan sebagai tempat pembinaan yang sehat, aman, dan produktif, pungkasnya.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!