Pengacara muda M. Taib Warhangan, SH., MH., menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada Hendrik Lewerissa atas kepedulian dan keberaniannya turun langsung meninjau kawasan Gunung Botak. Kehadiran Gubernur Maluku dinilai bukan sekadar kunjungan seremonial, tetapi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masa depan masyarakat, kelestarian lingkungan, serta penataan pertambangan yang lebih tertib dan legal di Kabupaten Buru.
Menurut M. Taib Warhangan, langkah yang diambil Hendrik Lewerissa menjadi momentum penting untuk menghadirkan perubahan besar dalam tata kelola pertambangan rakyat di Maluku. Ia menilai kepedulian gubernur menunjukkan adanya komitmen kuat untuk membangun sistem pertambangan yang tidak hanya berorientasi pada penegakan aturan, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi masyarakat kecil yang selama ini bergantung pada aktivitas tambang.
Hal yang paling mendapat perhatian, lanjutnya, adalah penegasan Hendrik Lewerissa kepada masyarakat agar segera mendaftar atau bergabung dengan koperasi sebagai bagian dari penataan sistem pertambangan rakyat yang legal dan terorganisir. Pesan tersebut dinilai sangat strategis karena membuka jalan bagi masyarakat untuk memperoleh kepastian hukum sekaligus perlindungan dalam aktivitas pertambangan.
“Kalimat Pak Gubernur sangat jelas, masyarakat harus segera mendaftar atau bergabung dengan koperasi. Ini bukan sekadar imbauan, tetapi arah kebijakan yang memberi kesempatan kepada masyarakat agar bisa menambang secara legal, tertib, dan memiliki perlindungan hukum,” tegas M. Taib Warhangan.
Ia menilai koperasi dapat menjadi fondasi penting dalam menciptakan tata kelola pertambangan rakyat yang lebih baik, transparan, dan ramah lingkungan. Dengan sistem yang terorganisir, masyarakat tidak lagi bergerak sendiri-sendiri tanpa kepastian hukum, melainkan berada dalam wadah resmi yang dapat diawasi dan dibina pemerintah.
M. Taib Warhangan juga berharap langkah yang telah dimulai Hendrik Lewerissa dapat terus berlanjut melalui kebijakan nyata yang berpihak kepada masyarakat dan lingkungan. Menurutnya, keberhasilan penataan Gunung Botak akan menjadi contoh penting bagaimana pengelolaan sumber daya alam dapat berjalan seimbang antara kepentingan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan rakyat.