Probolinggo, Mediaistana.com
Warga kembali memadati Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kota Probolinggo di Kopi Siaga. Antrean panjang terjadi sejak pagi untuk memburu kebutuhan pokok dengan harga jauh di bawah pasaran, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) ini menjadi jurus Pemkot dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
Antusiasme warga terlihat tinggi. Beberapa komoditas ludes dalam waktu singkat. Telur ayam menjadi buruan utama dan habis lebih dulu.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Probolinggo, Aries Santoso, mengatakan GPM merupakan program rutin Pemkot yang digelar minimal 1 kali seminggu atau 4 kali sebulan.
Ini sudah kegiatan rutin melalui DKPPP. Minimal seminggu sekali. Kalau ada permintaan dari kecamatan atau kelurahan, kami fasilitasi juga, ujarnya.
Meski beras SPHP dari Bulog belum bisa disalurkan karena masih proses audit, warga tetap membludak.
Alhamdulillah masyarakat tetap antusias. Telur cepat habis. Harga tomat, bawang merah, bawang putih, hingga produk olahan binaan DKPPP juga jauh lebih murah dari pasar, tambahnya.
Berikut daftar harga komoditas di GPM kali ini:
Telur: Rp 21.000/kg
Gula pasir: Rp 17.000/kg
Bawang merah: Rp 24.000/kg
Bawang putih: Rp 12.000/500 gram
Minyakita: Rp 15.500/liter
Minyak goreng Sunco 2L: Rp 43.500
Tomat: Rp 1.000/100 gram
Cabai rawit: Rp 5.000/100 gram
Garam 500 gram: Rp 3.500
Tepung Segitiga Biru: Rp 11.000/kg
Sasa Tepung Bumbu: Rp 3.000/kemasan
Racik Ikan/Ayam: Rp 2.000/kemasan
Produk olahan UMKM binaan DKPPP
Menurut Aries, GPM, operasi pasar, dan intervensi TPID terbukti efektif mengendalikan inflasi di Kota Probolinggo.
Dulu kita sempat inflasi cukup tinggi di Jatim. Tapi dengan GPM dan operasi pasar di berbagai titik, harga pangan lebih stabil dan laju inflasi terjaga, jelasnya.

Ke depan, Pemkot berkomitmen meningkatkan frekuensi GPM jika terjadi lonjakan harga. Tujuannya agar masyarakat tetap mudah mengakses bahan pokok murah.
Di tengah ekonomi yang belum pulih, pemerintah harus hadir. Kami akan terus jaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok, tegasnya.
Aries juga memastikan stok bahan pokok aman. Beras, minyak goreng, bawang merah dan bawang putih dalam kondisi cukup.
Ia mengimbau warga berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak menimbun. Sebab GPM akan terus digelar rutin setiap pekan.
Jangan khawatir kehabisan. GPM akan terus ada untuk warga, pungkasnya.