TNI Gelar Doa Bersama Lintas Agama, Perkuat Persatuan dan Kebersamaan Sambut HUT ke-81

TNI Gelar Doa Bersama Lintas Agama, Perkuat Persatuan dan Kebersamaan Sambut HUT ke-81

Jakarta -MEDIA ISTANA,(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengikuti Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka menyambut HUT ke-81 TNI yang diikuti sekitar 2.000 peserta, terdiri atas anak yatim, Komcad, prajurit TNI serta ASN TNI, di Lapangan Prima, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (1/10/2026).

Doa bersama melibatkan enam tokoh agama, yakni Islam oleh Ustadz Dr. Adi Hidayat, Lc., M.A.; Protestan oleh Pendeta Cipto Martalu Sapangi; Katolik oleh Romo Paulus Ardhi; Hindu oleh Pinandita Astono Chandra Dana; Buddha oleh KRT. Asun Gotama; serta Konghucu oleh JS. Ruysyasupit, S.Ikom.

Ustadz Adi Hidayat selaku perwakilan tokoh agama menyampaikan pentingnya mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dan memperkuat sinergi tokoh agama. “Menjelang HUT ke-81 TNI, mari kita bersama-sama mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kepada para tokoh agama, mari kita terus bersinergi mendampingi kehidupan berbangsa dan bernegara serta memperkuat nilai-nilai spiritual prajurit dalam menjalankan tugas menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.

Doa bersama lintas agama tersebut menjadi momentum mempererat kebersamaan TNI bersama masyarakat dan seluruh umat beragama, sekaligus memperkokoh persatuan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hamdan ❤️

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!