Tokoh Adat Perempuan Nduga Dorong Masyarakat Wujudkan Ketahanan Pangan Mandiri

Tokoh Adat Perempuan Nduga Dorong Masyarakat Wujudkan Ketahanan Pangan Mandiri

Jakarta -MEDIA ISTANA,Nduga — Tokoh adat perempuan Kabupaten Nduga, Ibu Pendimen Kogoya, mengajak masyarakat untuk bersama-sama memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan dan sumber daya alam yang tersedia di lingkungan sekitar.

Menurut Ibu Pendimen Kogoya, kemandirian pangan dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti memanfaatkan lahan yang tersedia untuk menanam berbagai kebutuhan pangan, di antaranya sayuran, umbi-umbian, buah-buahan serta tanaman pangan lokal.

“Mari kita kelola sumber daya yang ada di sekitar kita, untuk masa depan keluarga yang lebih baik,” ujar Ibu Pendimen Kogoya.

Ia menilai pemanfaatan potensi pangan lokal tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

Selain mengajak masyarakat memanfaatkan lahan, Ibu Pendimen Kogoya juga mendorong agar ketahanan pangan dibangun melalui semangat gotong royong, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam mengelola kebun serta mengembangkan berbagai tanaman pangan yang sesuai dengan kondisi lingkungan setempat.

“Pangan lokal adalah kekuatan kita. Dengan memanfaatkan apa yang tersedia di sekitar, masyarakat dapat memenuhi sebagian kebutuhan pangan keluarga secara mandiri,” katanya.

Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat Nduga untuk semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan, sekaligus menjaga dan mengembangkan potensi sumber daya lokal yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

“Masyarakat sehat, pangan cukup, Nduga maju”.

Hamdan ❤️

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!