Ucok Resmi Gabung Gerindra, Rustam Fadly Tukuboya: Selamat Datang di Rumah Perjuangan

 

NAMLEA — Bergabungnya Ruslan Arif Soamole, SH, yang akrab disapa Ucok, ke Partai Gerindra mendapat sambutan hangat dari salah satu fungsionaris Gerindra Kabupaten Buru, Rustam Fadly Tukuboya, SH, yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Buru.

Bagi Rustam, kehadiran Ucok di Partai Gerindra bukan sekadar bertambahnya seorang kader. Lebih dari itu, bergabungnya mantan Ketua DPC PBB Kabupaten Buru tersebut dinilai sebagai momentum untuk memperkuat barisan sekaligus memperluas energi perjuangan politik Gerindra di Kabupaten Buru.

“Saya menyambut baik dan mengucapkan selamat bergabung kepada saudara saya Ruslan Arif Soamole atau Ucok di Partai Gerindra. Selamat datang di rumah perjuangan,” ujar Rustam.

Politisi yang akrab disapa Ade itu menilai pengalaman Ucok dalam dinamika politik dan kehidupan kemasyarakatan di Kabupaten Buru merupakan modal yang patut dihargai.

Menurutnya, setiap kader yang bergabung dengan Gerindra membawa pengalaman, gagasan dan jejaring sosial masing-masing. Karena itu, kedatangan Ucok harus ditempatkan sebagai kekuatan tambahan yang dapat memperbesar ruang perjuangan partai untuk masyarakat.

“Saya kira pengalaman Ucok dalam dunia politik dan kemasyarakatan di Buru tentu menjadi nilai tambah bagi Gerindra. Kita tidak melihat dari mana seseorang datang, tetapi apa yang bisa kita perjuangkan bersama setelah berada di dalam rumah yang sama,” katanya.

Rustam: Jangan Ada Lagi Sekat Politik Masa Lalu

Rustam menegaskan, Gerindra harus menjadi rumah politik yang mampu menyatukan berbagai latar belakang dan pengalaman untuk satu tujuan yang lebih besar, yakni memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Menurutnya, perbedaan perjalanan politik di masa lalu tidak boleh menjadi sekat ketika seseorang telah memilih bergabung dan berkomitmen bersama Gerindra.

“Kalau sudah bergabung, maka kita adalah keluarga. Tidak ada lagi sekat karena perbedaan kendaraan politik sebelumnya. Yang ada adalah bagaimana kita bersama-sama bekerja dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Buru,” tegasnya.

KTA Ucok Tetap Sah

Bergabungnya Ucok ke Partai Gerindra saat ini ditandai dengan kepemilikan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Gerindra.

KTA yang saat ini dipegang Ucok masih mencantumkan pengesahan Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum Partai Gerindra dan H. Ahmad Muzani sebagai Sekretaris Jenderal.

Rustam menjelaskan, meskipun telah terjadi perubahan dalam struktur kepengurusan pusat Partai Gerindra, kondisi tersebut tidak serta-merta menggugurkan status keanggotaan Ucok.

“Untuk KTA yang sekarang dipegang Ucok, masih ditandatangani Pak Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum dan Pak Ahmad Muzani sebagai Sekretaris Jenderal. Jadi, sambil menunggu proses perubahan atau penerbitan KTA yang baru sesuai kepengurusan yang berlaku, KTA tersebut tetap menjadi dasar keanggotaannya di Gerindra,” jelas Rustam.

Dengan demikian, menurut Rustam, tidak ada persoalan mengenai status Ucok sebagai kader Gerindra hanya karena KTA yang dimilikinya masih menggunakan nama kepengurusan sebelumnya.

Nantinya, apabila dilakukan pembaruan administrasi keanggotaan, KTA baru akan menyesuaikan struktur kepengurusan Partai Gerindra yang berlaku, termasuk pencantuman Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum dan Sugiono sebagai Sekretaris Jenderal.

“Jadi tidak perlu dipersoalkan. Administrasi organisasi tentu akan mengikuti perubahan kepengurusan. Yang penting hari ini Ucok sudah bergabung dan secara politik sudah menjadi bagian dari keluarga besar Gerindra,” katanya.

Bergabungnya Ucok Sudah Diketahui DPD Gerindra Maluku

Rustam juga mengungkapkan, bergabungnya Ucok dengan Partai Gerindra bukan langkah yang dilakukan secara diam-diam.

Informasi tersebut telah disampaikan kepada Ketua DPD Partai Gerindra Maluku, Hendrik Lewerissa, yang juga merupakan Gubernur Maluku, serta Sekretaris DPD Gerindra Maluku, Juwita Ratna Jumina.

Artinya, kehadiran Ucok di Gerindra Buru telah diketahui di tingkat partai di Provinsi Maluku.

“Ini bukan sesuatu yang kita sembunyikan. Bergabungnya Ucok sudah kita komunikasikan dan diketahui oleh pimpinan DPD Gerindra Maluku,” ujar Rustam.

Bahkan, kata Rustam, suasana keakraban tersebut sempat terlihat dalam pertemuan Gubernur Maluku dengan sejumlah Raja dan tokoh adat Buru di Kantor Gubernur Maluku.

Dalam suasana pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu, Hendrik Lewerissa sempat melontarkan candaan terkait perubahan warna politik Ucok.

“Pak Gubernur bahkan sempat bercanda di depan peserta rapat dengan mengatakan bahwa sekarang Ucok sudah memakai baju putih dan celana krem,” ungkap Rustam.

Candaan tersebut merujuk pada warna yang identik dengan pakaian kebesaran kader Partai Gerindra.

Bagi Rustam, candaan tersebut justru memperlihatkan bahwa perpindahan politik Ucok sudah diketahui dan diterima sebagai bagian dari dinamika politik yang berlangsung di Kabupaten Buru.

Jangan Berhenti di KTA

Namun Rustam

mengingatkan, bergabung dengan partai politik bukan hanya persoalan memiliki KTA.

KTA, menurutnya, hanyalah pintu masuk administratif. Hakikatnya adalah tanggung jawab untuk bekerja, membangun organisasi, menyerap aspirasi masyarakat dan memperjuangkan kepentingan rakyat melalui jalur politik.

“KTA itu adalah pintu masuk. Setelah itu ada tanggung jawab yang lebih besar. Kita harus bekerja, turun ke masyarakat dan memastikan suara masyarakat diperjuangkan,” ujarnya.

Ia berharap Ucok dapat segera beradaptasi dengan keluarga besar Gerindra Kabupaten Buru dan mengambil bagian dalam agenda-agenda konsolidasi partai.

Rustam juga meyakini kehadiran Ucok dapat memperkuat komunikasi Gerindra dengan berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Buru.

“Saya berharap Ucok bisa memberikan kontribusi terbaik. Mari kita sama-sama membesarkan partai, tetapi jangan lupa bahwa tujuan akhirnya adalah kepentingan masyarakat,” katanya.

Gerindra Buru Mendapat Energi Baru

Bergabungnya Ucok dipandang Rustam sebagai tambahan energi bagi Gerindra Buru.

Menurutnya, semakin banyak figur yang memiliki pengalaman politik dan sosial bergabung, semakin besar pula potensi Gerindra untuk membangun kekuatan organisasi yang lebih solid.

“Kita bersyukur kalau semakin banyak putra-putri terbaik Buru bergabung bersama Gerindra. Tetapi yang paling penting adalah bagaimana semua potensi itu kita satukan menjadi kekuatan untuk kepentingan rakyat,” ujar anggota DPRD Kabupaten Buru tersebut.

Rustam kembali menyampaikan ucapan selamat kepada Ucok.

“Sekali lagi, selamat bergabung kepada Ucok. Selamat datang di keluarga besar Gerindra. Mari kita berjalan bersama, bekerja bersama dan berjuang bersama untuk Buru yang lebih baik,” pungkasnya.

Bagi Ucok, perjalanan politik baru telah dimulai. Bagi Gerindra Buru, seorang figur baru datang membawa pengalaman, gagasan dan jejaring sosialnya.

Dan di tengah dinamika politik yang terus bergerak, pesan Rustam Fadly Tukuboya menjadi penting: bergabung dengan partai bukan sekadar mengganti warna baju politik, melainkan memilih rumah perjuangan dan siap memikul tanggung jawab di dalamnya.

Di Gerindra, kata Rustam, pintu telah dibuka. Kini yang ditunggu bukan sekadar KTA di tangan, melainkan kerja nyata Ucok sebagai bagian dari barisan perjuangan Gerindra untuk masyarakat Kabupaten Buru.

(Mus Latuconsina)

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!