Warga lingkar tambang bertandang ke ESDM provinsi tuntut kejelasan RKAB PT. WIN
KENDARI – Puluhan masyarakat lingkar tambang PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, mendatangi Kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sultra.
Kedatangan mereka untuk mempertanyakan belum terbitnya Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan yang berdampak pada aktivitas kerja masyarakat.
Dalam aksi tersebut, warga mendesak Kementerian ESDM RI melalui Dinas ESDM Sultra memberikan penjelasan mengenai penyebab belum terbitnya persetujuan RKAB PT WIN.
Persoalan ini menjadi perhatian masyarakat lingkar tambang karena mereka mengaku sudah tiga bulan tidak bekerja. Kondisi tersebut menimbulkan keresahan, terutama bagi warga yang selama ini menggantungkan penghasilan sehari-hari dari aktivitas pertambangan perusahaan.
Muhammad Idrus warga lingkar tambang PT WIN mengatakan, Terhentinya pekerjaan membuat masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Mereka berharap pemerintah segera memberikan kejelasan mengenai status RKAB PT WIN agar aktivitas pertambangan dapat kembali berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Warga juga mengharapkan adanya tindak lanjut dari pihak terkait terhadap persoalan tersebut, mengingat keberlangsungan kegiatan pertambangan turut berkaitan dengan kesempatan kerja dan sumber penghidupan masyarakat di sekitar wilayah tambang.
Masyarakat berharap aspirasi yang disampaikan kepada Dinas ESDM Sultra mendapat respons konkret, sehingga persoalan yang mereka hadapi tidak berlarut-larut.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan mengenai penyebab pasti belum terbitnya RKAB PT WIN maupun tanggapan resmi dari pihak perusahaan dan Dinas ESDM Sultra terkait tuntutan masyarakat tersebut.