32.7 C
Jakarta
BerandaInfo“Sapu Lidi” Kebersamaan BP3RI Menguat di Harlah ke-8 dan Halal Bihalal

“Sapu Lidi” Kebersamaan BP3RI Menguat di Harlah ke-8 dan Halal Bihalal

Mediaistana.com
Banyuwangi – Halal bi halal, tercatat dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia, red) , berarti saling memaafkan setelah puasa Ramadan, event ini sering diadakan di tempat umum seperti aula/ tempat yang refresentatif.

Begitu juga event yang di selenggarakan oleh BP3RI (Badan Pemantau Penyelenggara Pemerintahan Republik Indonesia, red), pada Hari Sabtu, 28/03/2025, 09:00 hingga selesai.

Event kali ini menurut konfirmasi Ketua Panitia Happy Anniversary 8th dan Halal Bi Halal, Saipulloh (Ipung nama panggilan, red) tema yang diusung memperingati eksistensi/harlah BP3RI ke 8 serta yang paling urgen menandaskan motto “Guyub Rukun Seduluran Selawase” (Bersatu Kompak Kekeluargaan Selamanya, red), untuk jadi acuan dalam berorganisasi. Aplikasi ini bisa dijabarkan dalam aktivitas sehari-hari baik Pemantau BP3RI maupun Laskar BP3RI.

Dalam kata sambutan Ketua Umum BP3RI, Sugeng Setiawan, SH menuturkan :” Kuatnya sapu lidi bukan 1 buah 1 buah lidi tapi kekuatan lidi dalam satu ikatan. Maka dari itu kekuatan kita dalam kebersamaan bukan individu, individu,”katanya menjelaskan.

Ketua Umum BP3RI menambahkan sudah 16 tahun eksis dalam memperjuangkan/ memberantas Korupsi dan eksistensi dalam penegakan hukum untuk itu ke depan BP3RI lebih harus giat berjuang demi tegaknya supremasi hukum.

Istilah Halal Bi Halal ini unik Indonesia, konon dicetuskan KH Wahab Chasbullah, dengan “Halal” dari Arab bermakna mengurai benang kusut atau menyucikan hubungan.

Tradisi ini muncul pasca-Ramadan untuk rekonsiliasi, tercatat sejak 1938 di kamus Jawa-Belanda sebagai kunjungan maaf-memaafkan saat Lebaran.

Diperkuat oleh budaya lokal, jadi satu-satunya di dunia dengan skala nasional seperti di kantor, komunitas, Lembaga, organisasi dsb.

Urusan mengubah dendam jadi harmoni, dosa jadi halal via maaf memaafkan, sambil pererat persaudaraan.

Hukum fikihnya sunnah, bersyukur pasca-puasa dan komunikasi efektif antar warga, antar kepengurusan dengan anggotanya, untuk saling bermaaf-maafan
(atk)

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!