28.3 C
Jakarta
BerandaInfo“Skripsi Berujung Teror” Jadi Formula Segar di Film Horor Komedi Dukun Magang

“Skripsi Berujung Teror” Jadi Formula Segar di Film Horor Komedi Dukun Magang

Jakarta, Mediaistana.Com – Tren film horor Indonesia kembali mendapat warna baru lewat hadirnya Dukun Magang, film komedi horor yang akan tayang serentak di bioskop mulai 18 Juni 2026, Mengusung kisah mahasiswa skeptis yang terjebak dalam dunia mistis saat menyusun skripsi, film ini mencoba memadukan teror supranatural dengan humor khas anak muda.

Disutradarai Chiska Doppert, Dukun Magang menghadirkan cerita yang dekat dengan kehidupan mahasiswa, namun dibungkus atmosfer desa penuh rahasia dan ritual gaib yang mencekam.

Film produksi Dens Vision Multimedia bersama Wahana Pictures ini disebut tidak hanya menawarkan jumpscare, tetapi juga dinamika persahabatan dan benturan logika modern dengan kepercayaan tradisional masyarakat desa.

Tokoh utama Raka Mahardika digambarkan sebagai mahasiswa keras kepala yang tidak percaya hal mistis, Namun kondisi berubah ketika skripsinya terus mengalami penolakan dari dosen pembimbing, Demi menyelamatkan masa studinya, Raka memilih meneliti praktik perdukunan di Desa Kalimati, wilayah terpencil yang dikenal sarat kisah gaib.

Perjalanan akademis itu justru berubah menjadi mimpi buruk,Bersama sahabatnya Boiman dan rekannya Sekar, Raka mulai menemukan berbagai kejanggalan yang sulit diterima akal sehat,Dari ritual malam yang misterius hingga kemunculan sosok gaib yang menghantui desa, semuanya perlahan mengguncang keyakinannya.

Ketegangan cerita semakin terasa ketika Raka tanpa sengaja membangkitkan Kuntilanak Hitam, sosok supranatural yang dipercaya telah lama dikurung warga desa,Situasi itu memaksa dirinya menghadapi sesuatu yang selama ini selalu ia anggap tidak nyata.

Aktor Jefan Nathanio dipercaya memerankan karakter Raka, Ia mengaku proses produksi film berlangsung cukup menantang karena sebagian besar pengambilan gambar dilakukan di luar kota dengan kondisi cuaca yang tidak menentu.

Sementara Hana Saraswati memerankan Sekar, gadis desa yang tetap berpikiran modern namun masih menghormati tradisi leluhurnya,Karakter ini menjadi penghubung antara dunia logika dan sisi mistis Desa Kalimati.

Nuansa komedi dalam film banyak hadir melalui karakter Boiman yang dimainkan Fajar Nugra,Sosok penakut namun kerap bertingkah lucu itu menjadi penyeimbang di tengah atmosfer horor yang intens, Menurut Fajar, unsur humor dalam film telah dipersiapkan matang sejak tahap penulisan naskah hingga reading pemain.

Selain trio utama, film ini juga diperkuat sejumlah nama seperti Adi Sudirja, Yan Patroman, Wira Nagara, Mang Osa, Dodit Mulyanto, hingga Mo Sidik. Kehadiran para pemain tersebut membuat cerita terasa lebih hidup dengan perpaduan komedi lokal dan nuansa mistis khas Indonesia.

Lewat latar Desa Kalimati yang penuh misteri, Dukun Magang mencoba menghadirkan pengalaman menonton yang ringan namun tetap menegangkan, Film ini sekaligus menjadi gambaran bagaimana tradisi dan kepercayaan lokal masih hidup berdampingan dengan pola pikir modern generasi muda masa kini.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!