Mediaistana.com – Jakarta, 19 Juni 2026 – Dewan Pimpinan Pusat Perempuan Amanat Nasional (DPP PUAN) resmi melaksanakan pelantikan kepengurusan di Balai Sarbini, Jalan Jenderal Sudirman Kavling 50, Jakarta Selatan, Jumat (19/6/2026). Acara yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga 15.30 WIB tersebut berjalan khidmat, meriah, dan penuh semangat kebersamaan.
Pelantikan DPP PUAN menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi perempuan yang bernaung di bawah Partai Amanat Nasional (PAN). Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, Ketua Umum DPP PUAN Farah Putri Nahlia, anggota DPR RI, pejabat kementerian, perwakilan instansi pemerintah, akademisi, aktivis perempuan, tokoh masyarakat, serta ratusan tamu undangan dari berbagai daerah di Indonesia.
Acara pelantikan juga dihadiri sejumlah tokoh nasional dari berbagai kalangan. Salah satu yang turut hadir adalah **** atau yang lebih dikenal dengan nama Pasha Ungu. Kehadirannya menambah semarak acara sekaligus menunjukkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat terhadap gerakan pemberdayaan perempuan yang diusung DPP PUAN.
Kehadiran anggota DPR RI, pejabat kementerian, tokoh politik nasional, serta figur publik dalam pelantikan tersebut menunjukkan besarnya perhatian terhadap peran perempuan dalam pembangunan nasional. Pelantikan ini tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara organisasi perempuan, pemerintah, dan lembaga legislatif.
Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP PUAN Farah Putri Nahlia menegaskan bahwa perempuan Indonesia harus menjadi kekuatan utama dalam menciptakan perubahan positif di tengah masyarakat. Menurutnya, perempuan memiliki peran sentral dalam pembangunan keluarga, pendidikan, ekonomi, kesehatan, hingga pengambilan keputusan di ruang publik.
“PUAN hadir untuk memperjuangkan perempuan Indonesia agar semakin berdaya, mandiri, memiliki kesempatan yang setara, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan negara,” ujarnya di hadapan para tamu undangan.
Farah Putri Nahlia juga menekankan bahwa kepengurusan baru DPP PUAN akan fokus pada berbagai program pemberdayaan perempuan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi keluarga, pengembangan kewirausahaan perempuan, serta peningkatan partisipasi perempuan dalam bidang sosial, politik, dan pembangunan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa perempuan memiliki posisi yang sangat strategis dalam perjalanan bangsa Indonesia. Menurutnya, kemajuan bangsa tidak dapat dipisahkan dari kualitas perempuan yang menjadi fondasi utama dalam membangun generasi penerus.
“Perempuan bukan hanya pelengkap pembangunan, tetapi merupakan aktor utama yang memiliki kontribusi besar dalam menciptakan masyarakat yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tegasnya.
Ia berharap DPP PUAN mampu menjadi wadah perjuangan perempuan yang produktif, progresif, dan mampu menjawab berbagai tantangan zaman melalui program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Prosesi pelantikan berlangsung dengan penuh khidmat melalui pengambilan sumpah jabatan dan penyerahan mandat kepada jajaran pengurus baru DPP PUAN. Suasana penuh optimisme terlihat dari antusiasme para peserta yang hadir dan memberikan dukungan kepada kepengurusan baru agar dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik.
Sejumlah anggota DPR RI dan pejabat kementerian yang hadir memberikan apresiasi atas terselenggaranya pelantikan tersebut. Mereka berharap DPP PUAN dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, memperluas akses pendidikan, memperkuat ekonomi masyarakat, serta mendorong lahirnya perempuan-perempuan pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi bangsa.
Di sela-sela kegiatan, awak media juga mewawancarai **** yang menyampaikan apresiasinya atas pelantikan DPP PUAN. Menurutnya, pelantikan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat peran perempuan Indonesia dalam berbagai sektor kehidupan.
“Dengan resmi dilantiknya DPP PUAN, kami berharap organisasi ini dapat menjadi motor penggerak pemberdayaan perempuan, baik dalam bidang sosial, ekonomi, pendidikan, maupun politik. Perempuan Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dan harus terus didorong untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan bangsa,” ujar Nadila Bella.
Ia menambahkan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan bentuk komitmen bersama dalam menciptakan perempuan-perempuan yang mandiri, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.
“Pelantikan ini menunjukkan bahwa perempuan semakin mendapat ruang dan dukungan untuk tampil sebagai pemimpin, penggerak perubahan, serta mitra strategis dalam pembangunan nasional. Kami optimistis DPP PUAN akan menjadi wadah yang mampu melahirkan pemimpin-pemimpin perempuan yang berkualitas dan berintegritas,” tambahnya.
Menurut Nadila Bella, semangat kolaborasi yang terlihat dalam pelantikan tersebut menjadi bukti bahwa peran perempuan semakin mendapat perhatian dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, legislatif, organisasi kemasyarakatan, hingga dunia pendidikan.
Dengan resmi dilantiknya kepengurusan baru DPP PUAN, organisasi ini diharapkan semakin aktif bergerak di tengah masyarakat, memperjuangkan aspirasi perempuan Indonesia, memperkuat pemberdayaan ekonomi keluarga, serta menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan di seluruh Indonesia.
Pelantikan DPP PUAN Tahun 2026 menjadi bukti bahwa perempuan Indonesia terus melangkah maju, mengambil peran strategis dalam berbagai bidang, dan siap menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.
Mediaistana.com.
REDAKSI : DAVID E, S.E.