BerandaBeritaMomen Gelaran Reuni 35 Tahun MAN Denanyar Jombang di Guci Tegal

Momen Gelaran Reuni 35 Tahun MAN Denanyar Jombang di Guci Tegal

Guci Tegal. Mediisatna.com

Jombang, Mojokerto Suasana kekeluargaan kental terasa di sejumlah titik kumpul di Jombang dan Mojokerto menjelang perhelatan akbar Reuni ke-35 Angkatan 91 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Mambaul Maarif Denanyar Jombang. Rombongan besar yang dipimpin oleh Kordinator Silaturahmi (KORSIL), Pak Shidiq, mulai mematangkan persiapan keberangkatan menuju lokasi reuni yang kali ini dipilih di kawasan wisata pemandian air panas Guci, Tegal, Jawa Tengah.

Para alumni yang tergabung dalam rombongan utama terlihat antusias. Nama-nama seperti Mas’udah, Lina, Muflihah, Improatin, H. Kasmadi, Naimulloh, Sumarni, Nur Fadhilah, Istiqomah, Afifudin, Heru Susanto, Khomsun, Bashori, Ilham, M Soim, Samsul Huda, Badriyah, Asyiah dan suami, Ni’anah, Fadholi, Anshori, hingga Rois Wibowo kompak hadir memenuhi panggilan rindu setelah tiga setengah dekade lamanya.

Tak hanya dari Jawa Timur, antusiasme luar biasa juga datang dari alumni yang memilih berangkat secara mandiri. Mereka datang dari berbagai penjuru tanah air, mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Ibu Kota Jakarta. Di antaranya adalah Suyono dan keluarga, Zahro, Thoiri, Hasan asal Jepara, Pak Sony, Zainuri dan istri, serta Imam Nawawi dan istri. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa ikatan persaudaraan angkatan 91 tak pernah pudar termakan usia.

Persiapan Matang dan Akomodasi Istimewa

Di balik kelancaran acara, peran besar dilakukan oleh Koordinator Pak Shidiq yang sigap mengoordinasikan armada bis serta seluruh kebutuhan logistik. Sementara itu, kehangatan sambutan sudah menanti di Tegal. Para sedulur asli Tegal yang tergabung dalam kepanitiaan lokal yaitu Qomar, Bidin, Oziq, Zamy, Opah, Zainal Abidin, Taufik, dan Ita, telah menyiapkan akomodasi serta fasilitas rekreasi pemandian alam yang menyegarkan di kawasan Guci.

Rangkaian Acara Penuh Makna

Puncak acara reuni akan digelar pada malam hari, tepatnya Jumat, 3 Juli 2026, dengan agenda doa bersama, pembacaan Surat Yasin, dan Tahlil. Momen khusyuk ini dipersembahkan untuk mengenang para guru dan sahabat angkatan 91 yang telah lebih dahulu berpulang ke rahmatullah. Doa bersama ini diharapkan menjadi penghubung ruhani antara alumni yang masih hidup dengan pendahulu mereka yang telah tiada.

Memasuki pagi hari, Sabtu, 4 Juli 2026, suasana berubah menjadi ceria dengan kegiatan rekreasi, ramah tamah, dan sesi foto bersama yang dijadwalkan berlangsung di area pemandian Guci. Kebersamaan ini direncanakan bukan hanya sebagai ajang bernostalgia, tetapi juga mempererat tali silaturahmi yang sempat terputus oleh jarak dan waktu.

Dukungan Luas dan Apresiasi

Meski tidak semua bisa hadir, semangat kebersamaan tetap terasa. Para seduluran Angkatan 91 yang tidak dapat mengikuti acara secara fisik pun turut memberikan dukungan moril dan doa, sehingga reuni yang dinanti-nantikan ini dapat terselenggara dengan lancar.

Dalam sambutan singkatnya, Kordinator Pak Shidiq menyampaikan apresiasi yang mendalam serta ungkapan syukur yang tulus. “Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh alumni yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikirannya. Semoga reuni ke-35 ini menjadi momen yang tidak hanya menghadirkan tawa, tetapi juga berkah dan pengingat akan jasa para guru kita,” ujarnya dengan nada haru.

Reuni 35 Tahun MAN Denanyar Jombang ini pun dipastikan akan menjadi sejarah manis yang dikenang, sebuah bukti bahwa semangat “Mambaul Maarif” tetap hidup dalam sanubari setiap alumninya, di mana pun mereka berada.

 

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!