Ribuan Warga Tumpah Ruah, Probolinggo SAE Carnival 2026 Pukau Lewat Budaya Nusantara

Probolinggo, Mediaistana.com
Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Probolinggo mencapai puncaknya. Ribuan warga memadati sepanjang jalur pawai budaya Probolinggo SAE Carnival 2026 di Kecamatan Kraksaan, Sabtu (29/8/2026).

Mengusung tema MERAWAT WARISAN BUDAYA LOKAL MENUJU PROBOLINGGO SAE, karnaval ini menjadi ajang memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara. Titik pemberangkatan dimulai dari sisi utara Alun-alun Kraksaan dan berakhir di kawasan selatan Masjid Darus Salam Kelurahan Patokan.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris, Ketua TP PKK Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, Ketua DPRD Oka Mahendra Jati Kusuma, jajaran Forkopimda, Sekda Ugas Irwanto, serta pejabat Pemkab Probolinggo.

Pelepasan peserta ditandai pemukulan gong oleh Bupati Haris bersama Forkopimda dan Sekda. Kemeriahan langsung terasa dengan atraksi Marching Band Pondok Pesantren Raudlatul Jannah dari Desa Klaseman, Kecamatan Gending.

Sebanyak 15 kontingen gabungan ambil bagian dalam pawai. Peserta berasal dari OPD, kecamatan, fasilitas kesehatan, hingga Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Kabupaten Probolinggo.

 

Setiap kontingen tampil dengan konsep berbeda. Mulai dari pakaian adat, potret kehidupan kerajaan, profesi, kesenian daerah, hingga pesan edukasi kesehatan. Keragaman tema membuat suasana semakin atraktif.

Antusiasme warga terlihat sepanjang jalan. Masyarakat memenuhi sisi kanan dan kiri rute, bahkan bertahan hingga kontingen terakhir melintas. Sorak-sorai mengiringi setiap penampilan.

Beberapa kelompok yang mencuri perhatian antara lain kelompok Prabulinggih dari Setda, BPPKAD dan Dinkes, kelompok Ronggojalu dari wilayah barat, serta Warujinggo dari wilayah tengah. Ada juga Cindelaras dari Setwan dan Kembang Genggong dari Bank Jatim Cabang Kraksaan.

 

Kontingen lain seperti Dewi Rengganis dari RSUD Tongas, RS Wonolangan dan RS Graha Sehat, Joko Seger dan Roro Anteng dari gabungan DPMPTSP, Disdukcapil, Dinas Pertanian, hingga kelompok Dewi Ratu Segoro dari Dinas Perhubungan, Disnaker, dan BPBD juga tampil memukau.

Selain itu, tampil pula kelompok Sumber Kerang dari wilayah timur, Lambang Kuning dari RSUD Waluyo Jati, RS Rizani dan RS Fatimah, Candi Jabung dari Dinas PMD, BKPSDM, Diskominfo, serta Wedding Paradise dari HARPI.

Bupati Haris menegaskan karnaval ini bukan sekadar pertunjukan. Ini bukan tentang glamour. Ini adalah kebersamaan dan kemajemukan kita. Budaya memberi kita akar, kreativitas memberi sayap, dan persatuan menentukan seberapa jauh kita terbang, ujarnya.

Di akhir sambutan, Bupati Haris berharap semangat kebersamaan dalam Probolinggo SAE Carnival 2026 terus hidup. Ia menekankan pembangunan daerah tidak bisa jalan sendiri tanpa dukungan masyarakat. Dari Kraksaan, keberagaman Nusantara kembali menegaskan langkah menuju Probolinggo yang semakin SAE.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!