80 Pasangan Adu Strategi di Makodim, Tim Polres Juara Turnamen Domino HUT TNI ke-81

 

Makodim 1506 Namlea mendadak menjadi arena pertarungan strategi. Bukan dengan senjata, melainkan dengan keping-keping domino yang dimainkan penuh konsentrasi.

Memeriahkan HUT ke-81 TNI, Kodim 1506 Namlea berkolaborasi dengan ORADO Kabupaten Buru menggelar Turnamen Domino 1506 Namlea.

Sebanyak 80 pasangan dari berbagai kalangan ambil bagian dalam kompetisi yang berlangsung di Makodim 1506 Namlea.

Turnamen tersebut dibuka langsung oleh Dandim 1506 Namlea, Letkol Heribertus Purwanto dan menjadi momentum penting bagi ORADO Kabupaten Buru setelah terbentuknya kepengurusan organisasi olahraga domino di daerah itu.

Suasana pertandingan berlangsung sengit. Setiap pasangan dituntut tidak hanya mengandalkan keberuntungan, tetapi juga ketenangan, kecermatan membaca permainan dan strategi dalam menentukan langkah.

Sorak-sorai dan dukungan peserta serta penonton ikut mewarnai jalannya pertandingan. Aparat keamanan, pegawai, pemerintah kecamatan, perbankan dan berbagai elemen masyarakat melebur dalam satu arena.

Menariknya, domino kini bukan lagi sekadar permainan pengisi waktu luang. Domino telah ditetapkan sebagai olahraga prestasi nasional, ditandai dengan terdaftarnya ORADO sebagai cabang olahraga pada KONI Pusat.

Karena itu, turnamen di Makodim 1506 Namlea menjadi lebih dari sekadar perebutan hadiah dan gelar juara. Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya olahraga sekaligus membuka ruang bagi lahirnya atlet-atlet domino berprestasi dari Kabupaten Buru.

Setelah melalui persaingan panjang, Tim Polres akhirnya keluar sebagai kampiun.

Pasangan Brigpol MK Assegaf dan Brigpol Maryadi Marsaid tampil sebagai Juara I, sekaligus membawa nama Polres menjadi yang terbaik dalam turnamen tersebut.

Juara II diraih Tim PLN Namlea melalui pasangan Ahdi Salasiwa dan Ilham Madjid.

Sementara Juara III menjadi milik Tim Kecamatan Namlea, yang diperkuat Isgar Fataruba dan Fajar Siswanto.

Sedangkan Juara IV diraih Tim Bank Maluku, melalui pasangan Malik Latupono dan Amrin Ali.

Tingginya jumlah peserta menjadi gambaran kuatnya animo masyarakat terhadap olahraga domino di Kabupaten Buru.

Sebanyak 80 pasangan membuktikan bahwa olahraga ini memiliki basis penggemar yang luas dan berpotensi terus berkembang.

Bagi Kodim 1506 Namlea dan ORADO Kabupaten Buru, turnamen ini juga menjadi pesan bahwa TNI hadir bukan hanya melalui tugas pertahanan, tetapi juga melalui ruang-ruang kebersamaan bersama masyarakat.

Di atas meja domino, sekat-sekat institusi seakan menghilang. Polisi, PLN, pemerintah, perbankan dan masyarakat bertanding dalam satu semangat: sportivitas, persaudaraan dan prestasi.

Dari Makodim 1506 Namlea, HUT ke-81 TNI tahun ini tidak hanya dirayakan dengan seremoni.

Ia dirayakan dengan kompetisi, persaudaraan dan semangat olahraga.

Dan dari 80 pasangan yang bertarung, nama Polres akhirnya berdiri paling tinggi di podium juara.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!