Membangun keamanan dan ketertiban masyarakat tidak cukup hanya melalui penegakan hukum. Kedekatan, komunikasi, dan kehadiran polisi di tengah masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.
Semangat tersebut ditunjukkan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Namlea melalui kegiatan Sholat Jumat Berjamaah Keliling di Masjid Jami’, Desa Namlea, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan yang diikuti enam personel Polsek Namlea itu menjadi sarana mempererat silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Sholat Jumat diikuti sekitar 150 jemaah, dengan Tamrin Kiat bertindak sebagai imam dan Razak Fataruba sebagai khatib. Khutbah Jumat mengangkat tema “Muhasabah Diri”, mengajak jemaah melakukan introspeksi dan memperbaiki diri dalam kehidupan sehari-hari.
Usai pelaksanaan ibadah, Ps. Kapolsek Namlea, Iptu Charles Langitan, S.H., M.H., menyampaikan pesan mengenai program transformasi Polri yang mengusung semangat “Polisi Bersama Masyarakat”.
Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan semata-mata untuk menjalankan tugas pengamanan, melainkan juga membangun kepercayaan, membuka ruang komunikasi, serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Dalam pemaparannya, Kapolsek menyinggung delapan program prioritas transformasi Polri, meliputi penguatan kelembagaan, pembinaan sumber daya manusia, peningkatan pelayanan publik, penegakan hukum, pengawasan, akuntabilitas anggaran, transformasi digital, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan layanan kepolisian 110 yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam untuk melaporkan kejadian menonjol maupun gangguan keamanan yang membutuhkan penanganan kepolisian.
Orang tua turut diminta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama untuk mencegah pergaulan bebas, penyalahgunaan minuman keras dan narkoba, serta keterlibatan dalam aktivitas berbahaya seperti balapan liar.
Menyikapi maraknya kasus pencurian, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, menjaga barang berharga, memperhatikan keamanan rumah, serta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila mengalami atau mengetahui tindak pidana.
Tak hanya soal kriminalitas, Kapolsek juga mengingatkan warga agar tidak membakar lahan, hutan, maupun sampah secara sembarangan. Imbauan tersebut disampaikan sebagai upaya mencegah kebakaran dan mengurangi pencemaran udara yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat.
Kegiatan turut diisi sesi penyampaian usul dan saran serta pembuatan video bertagar “Polisi Bersama Masyarakat” sebagai pesan kebersamaan dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Namlea.
Melalui program Sholat Jumat Berjamaah Keliling, Polsek Namlea berupaya menjadikan rumah ibadah sebagai salah satu ruang untuk mempererat hubungan sosial, membangun komunikasi yang humanis, dan menumbuhkan kesadaran bersama mengenai pentingnya keamanan lingkungan.
Kegiatan tersebut berlangsung aman dan lancar hingga berakhir sekitar pukul 14.00 WIT.
Pesan yang ingin ditegaskan sederhana: keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi juga membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat. Ketika polisi hadir dengan pendekatan yang humanis dan warga terlibat aktif menjaga lingkungannya, kepercayaan dapat tumbuh dan keamanan bersama lebih mudah diwujudkan.
(Mus Latuconsina)