Jumat Keliling di Jikumerasa, Kapolres Buru Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Manfaatkan Layanan 110

 

NAMLEA – Membangun keamanan tidak cukup hanya dengan penegakan hukum. Kedekatan, komunikasi, dan kepercayaan masyarakat menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai. Semangat inilah yang ditunjukkan Kapolres Buru AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M., saat melaksanakan Sholat Jumat Berjamaah Keliling (Jumling) di Masjid An-Nur, Desa Jikumerasa, Kecamatan Lilialy, Kabupaten Buru, Jumat (16/10/2026).

Didampingi Wakapolres Buru Kompol Jufri Djawa bersama sejumlah pejabat utama Polres Buru, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat, sekaligus mengajak warga mengambil bagian aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Kegiatan yang dimulai pukul 12.30 WIT itu merupakan bagian dari Program Prioritas Kapolri bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat”. Melalui pendekatan keagamaan dan komunikasi langsung, Polri berupaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat serta membuka ruang bagi warga untuk menyampaikan aspirasi dan persoalan keamanan di lingkungan mereka.

Kehadiran Kapolres Buru dan rombongan disambut hangat Imam Masjid An-Nur, Ustadz Yusuf Baman, bersama tokoh masyarakat, tokoh adat, para penghulu masjid, dan jamaah.

Sekitar 100 jamaah mengikuti Sholat Jumat dengan khidmat.

Sebelum pelaksanaan ibadah, jamaah mendapatkan pesan keagamaan melalui khotbah Jumat yang disampaikan HJ. La Dima Kundoa dengan tema “Membina Persatuan dan Persaudaraan Umat”.

Pesan tersebut menekankan pentingnya menjaga persatuan, merawat persaudaraan, dan memelihara kerukunan antarumat beragama sebagai landasan kehidupan bermasyarakat yang damai dan harmonis.

Pesan persatuan itu sejalan dengan ajakan Polres Buru agar masyarakat tidak hanya menjadi penikmat keamanan, tetapi juga berperan sebagai penjaga kedamaian di lingkungan masing-masing.

Usai sholat Jumat, Kapolres Buru menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas. Ia mengingatkan bahwa keamanan dan ketertiban bukan semata-mata menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, komunikasi yang terbuka antara warga dan aparat keamanan sangat penting untuk mencegah kesalahpahaman serta menyelesaikan persoalan sejak dini, sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

“Apabila ada permasalahan di lingkungan masyarakat, silakan disampaikan kepada pihak kepolisian atau Bhabinkamtibmas yang ada di setiap desa. Jangan sampai persoalan kecil berkembang menjadi permasalahan besar.

Mari kita selesaikan setiap persoalan dengan komunikasi yang baik dan mengedepankan musyawarah,” pesan Kapolres.

Layanan 110, Saluran Cepat Masyarakat Mendapatkan Bantuan Polisi

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Andi Zulkifli juga menyosialisasikan layanan Polisi 110 yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam untuk melaporkan gangguan keamanan maupun meminta bantuan kepolisian.

Ia mengimbau warga agar tidak ragu memanfaatkan layanan tersebut ketika mengetahui atau mengalami peristiwa yang membutuhkan penanganan aparat.

Masyarakat juga dapat mendatangi kantor polisi atau berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas di desa masing-masing untuk memperoleh informasi dan pelayanan kepolisian.

Sosialisasi ini diharapkan membuat masyarakat semakin memahami akses pelayanan Polri, sehingga kehadiran kepolisian tidak hanya dirasakan ketika terjadi persoalan hukum, tetapi juga sebagai mitra yang dapat dihubungi untuk mencegah gangguan keamanan.

Kapolres turut mengingatkan warga agar tidak mudah terpengaruh provokasi maupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Menurutnya, menjaga kedamaian membutuhkan kedewasaan dalam menerima informasi, kehati-hatian dalam bertindak, serta kesediaan untuk mengutamakan dialog ketika menghadapi perbedaan.

Situasi aman dan kondusif di Kabupaten Buru, lanjutnya, merupakan hasil kerja sama antara masyarakat dan aparat keamanan yang harus terus dirawat bersama.

Polri Hadir, Mendengar, dan Membangun Kepercayaan

Kapolres Buru menegaskan, kegiatan Jumat Keliling akan terus diupayakan sebagai sarana mendekatkan diri dengan masyarakat, mendengar aspirasi secara langsung, dan memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah hukum Polres Buru.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Kami berharap komunikasi dan kepercayaan yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan, sehingga setiap persoalan dapat ditangani dengan baik dan situasi keamanan di Kabupaten Buru tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Bagi masyarakat Desa Jikumerasa, kehadiran Kapolres bersama jajaran menjadi bentuk pendekatan kepolisian yang menyentuh kehidupan sosial dan keagamaan warga.

Hubungan antara polisi dan masyarakat tidak hanya dibangun melalui patroli dan penegakan hukum, tetapi juga melalui silaturahmi, dialog, serta kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi warga.

Jumat keliling di Masjid An-Nur pun membawa pesan yang lebih luas: keamanan tidak lahir hanya dari ketegasan aparat, tetapi juga tumbuh dari persaudaraan, kepercayaan, dan kemauan bersama untuk menjaga kedamaian.

Sebab, ketika masyarakat dan kepolisian berjalan beriringan, setiap persoalan memiliki ruang untuk diselesaikan, setiap potensi konflik dapat dicegah, dan harapan akan Kabupaten Buru yang aman, harmonis, serta penuh persaudaraan semakin terbuka.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!