Mediaistana.com || Kabupaten Bogor, Jabar
Kepala Cabang Bank Mandiri KCP Parung Bogor, Hery Eddy Purwanto, menyampaikan bahwa suku bunga atau rate kredit perumahan dapat menjadi lebih ringan apabila telah terjalin kerja sama antara pihak bank dengan pengembang.
Menurutnya, kemudahan juga diberikan khusus untuk program FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan). Calon konsumen yang memiliki riwayat pinjaman online atau pinjol dengan kolektibilitas (kol) 5, namun nominalnya di bawah Rp5 juta, masih berpeluang untuk diproses pengajuan KPR di Bank Mandiri.
Meski demikian, pihak bank tetap memberikan syarat kepada calon debitur. Saat proses penerbitan SPPK (Surat Penegasan Persetujuan Penyediaan Kredit), konsumen diwajibkan melunasi seluruh pinjaman online yang dimiliki agar proses kredit dapat berjalan sesuai ketentuan perbankan.
Kebijakan tersebut disambut positif oleh kalangan pengembang properti. Toni mengatakan, kemudahan proses KPR menjadi angin segar bagi sektor properti, khususnya bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah pertama.
Menurut Toni, fleksibilitas dan kemudahan proses pembiayaan dari perbankan dapat membantu meningkatkan penjualan perumahan di sejumlah wilayah seperti Depok, Bogor, Palembang hingga Cianjur. Ia berharap kerja sama antara pengembang dan perbankan terus diperkuat agar akses kepemilikan rumah bagi masyarakat semakin terbuka luas.
Selain itu, pihak developer juga menggandeng agen properti Sentrum Properti untuk memperluas pemasaran sekaligus membantu pendampingan konsumen dalam proses pengajuan KPR. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempermudah masyarakat mendapatkan hunian dengan proses yang lebih cepat dan terarah, khususnya di wilayah Bogor dan sekitarnya.