NAMLEA — Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Buru, Firman Masbait, menegaskan dukungannya terhadap keberadaan Pos Pengamanan TNI dari Batalyon Satria Bupolo dan Batalyon Satria Manewata di kawasan tambang emas Gunung Botak.
Bagi Firman, pengamanan Gunung Botak bukan perkara sederhana. Kawasan ini menyangkut keamanan, kepentingan ekonomi masyarakat, dan kewibawaan hukum. Karena itu, keberadaan aparat yang menjalankan tugas pengamanan harus ditempatkan sebagai bagian penting dari upaya menjaga stabilitas kawasan.
“Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Buru berdiri mendukung keberadaan Pos Pengamanan TNI dari Batalyon Satria Bupolo dan Satria Manewata. Kami memahami bahwa menjaga Gunung Botak membutuhkan keseriusan dan keberanian dalam menjalankan tugas. Pengamanan kawasan ini tidak boleh dipandang sebagai pekerjaan biasa, sebab ada kepentingan masyarakat dan ketertiban hukum yang harus dijaga,” tegas Firman.
Ia menilai, keamanan Gunung Botak tidak akan terwujud apabila tanggung jawab pengamanan dari TNI terus di diskreditkan lewat opini opini yang tidak sehat di ruang publik. Ia juga meminta Seluruh pemangku kepentingan harus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pengawasan oleh pos TNI. Kehadiran menurutnya Pos TNI telah berhasil menjaga stabilitas keamanan, dan mampu menciptakan situasi yg kondusif di wilayah tersebut.
Firman menegaskan bahwa dukungan terhadap TNI harus diwujudkan dalam komitmen bersama untuk memastikan stabilitas kawasan dan penanganan persoalan Gunung Botak berjalan secara terarah.
“Kami tidak ingin Gunung Botak terus menjadi persoalan tanpa penyelesaian yang jelas. Keamanan harus dijaga, hukum harus ditegakkan, dan kepentingan masyarakat tidak boleh diabaikan. Karena itu, keberadaan Pos Pengamanan TNI harus didukung sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas di Kabupaten Buru,” tutup Firman Masbait.