BerandaInfoINDOMOBIL FINANCE CABANG POLMAN  DIDUGA MENAHAN MOTOR MESKI ANGSURAN TIDAK MENUNGGAK, KONSUMEN...

INDOMOBIL FINANCE CABANG POLMAN  DIDUGA MENAHAN MOTOR MESKI ANGSURAN TIDAK MENUNGGAK, KONSUMEN DIRUGIKAN

Polman  – Seorang konsumen pembiayaan kendaraan bermotor bernama Rania mengaku mengalami kerugian setelah sepeda motor yang dibiayai melalui Indomobil Finance diduga ditahan, meskipun menurut pengakuannya angsuran kendaraan tersebut tidak dalam kondisi menunggak.

Kepada media, Rania menjelaskan bahwa sepeda motor tersebut sebelumnya sempat diserahkan oleh menantunya kepada pihak Indomobil Finance. Namun, penyerahan itu bukan dilakukan oleh pihak yang namanya tercantum dalam perjanjian pembiayaan.

Keesokan harinya, Rania bersama keponakannya mendatangi kantor Indomobil Finance dengan tujuan mengambil kembali kendaraannya sekaligus menunjukkan itikad baik untuk membayar angsuran yang baru jatuh tempo.

Namun, menurut pengakuan Rania, pihak Indomobil Finance justru menolak menerima pembayaran angsuran tanpa memberikan alasan yang jelas. Lebih lanjut, kendaraan tersebut tetap ditahan meskipun, menurutnya, tidak terdapat tunggakan pembayaran.

“Sebagai konsumen saya datang dengan itikad baik untuk membayar angsuran. Namun pembayaran saya ditolak dan motor saya tetap ditahan, padahal angsuran saya tidak menunggak,” ujar Rania.

Rania menilai tindakan tersebut telah merugikan dirinya karena kendaraan yang menjadi sarana aktivitas sehari-hari tidak dapat digunakan.

Ia menegaskan, apabila pihak Indomobil Finance tetap tidak menerima pembayaran angsurannya dan tidak menghargai itikad baiknya sebagai konsumen, maka dirinya akan menempuh langkah hukum.

“Apabila pihak Indomobil Finance tetap tidak menerima pembayaran angsuran kredit motor saya dan tidak menghargai itikad baik saya sebagai konsumen, maka saya akan menempuh jalur hukum, baik secara perdata maupun sesuai ketentuan pidana apabila terdapat dugaan pelanggaran hukum. Saya juga akan melaporkan persoalan ini kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat agar mendapatkan penanganan sesuai kewenangannya,” tegas Rania.

Kata rRania,  motor saya tidak terdapat tunggakan, makanya saya keberatan dasar penahanan kendaraan tersebut dan saya patut pertanyakan. Ia berharap pihak perusahaan pembiayaan dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai alasan penolakan pembayaran angsuran dan dasar hukum penahanan kendaraannya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, redaksi telah berupaya menghubungi Koordinator Indomobil Finance yang diketahui bernama Yansen melalui sambungan telepon maupun pesan WhatsApp guna meminta konfirmasi atas pengaduan konsumen tersebut. Namun, hingga berita ini tayang, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan maupun keterangan resmi. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab apabila pihak Indomobil Finance ingin memberikan klarifikasi atau penjelasan atas pemberitaan ini.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!