MEDIAISTANA.COM | BANYUWANGI,— Potensi wisata alam di Kabupaten Banyuwangi kembali mendapatkan perhatian melalui peresmian Pemandian Talang Paras yang berlokasi di Dusun JAMBU, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, pada Jum,at, 23 Oktober 2026. Destinasi wisata air alami ini diharapkan menjadi salah satu pilihan wisata baru bagi masyarakat sekaligus mendorong pengembangan pariwisata berbasis potensi lokal.
Peresmian tersebut menjadi momentum penting bagi Desa Tamansari dalam mengembangkan kekayaan alam yang dimiliki. Dengan mengusung suasana alami, kejernihan air pegunungan, serta lingkungan yang masih asri dan dikelilingi pepohonan hijau, Pemandian Talang Paras memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana sejuk dan menenangkan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.
Kegiatan peresmian dihadiri oleh Kepala Desa Tamansari beserta perangkat desa, pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tamansari, Camat Licin, jajaran Polsek dan Koramil Licin beserta anggota, serta perwakilan Dinas Pariwisata dan perwakilan Dinas Pengairan Kabupaten Banyuwangi.
Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan destinasi wisata yang berpotensi memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
Revitalisasi untuk Meningkatkan Daya Tarik Wisata
Pemandian Talang Paras merupakan destinasi wisata air alami yang dikembangkan melalui proses revitalisasi dan pembaruan fasilitas. Pengembangan ini bertujuan meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus memperkuat daya tarik wisata alam yang menjadi salah satu potensi unggulan Desa Tamansari.
Dalam kegiatan peresmian, terlihat suasana kebersamaan para undangan di kawasan wisata Talang Paras. Papan nama bertuliskan “TALANG PARAS” berdiri di tengah kawasan hijau, sementara aliran air yang jernih mengalir di antara susunan bebatuan yang menambah keindahan panorama alam.
Selain menghadirkan pemandian dengan nuansa alami, kawasan ini juga dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung untuk menunjang kebutuhan pengunjung. Fasilitas tersebut meliputi toilet umum, ruang bilas, serta area perkemahan atau camping ground.
Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman berwisata yang lebih nyaman, baik bagi pengunjung yang datang untuk menikmati kesegaran air maupun mereka yang ingin menghabiskan waktu lebih lama dengan berkemah bersama keluarga, teman, atau komunitas.
Revitalisasi ini juga menjadi langkah untuk memperkenalkan Pemandian Talang Paras kepada masyarakat yang lebih luas, sehingga potensi wisata yang sebelumnya belum banyak dikenal dapat berkembang menjadi destinasi yang semakin diminati.
Menawarkan Kesegaran Air Pegunungan dan Suasana Asri
Salah satu keunggulan Pemandian Talang Paras adalah karakter alamnya yang masih terasa kuat. Air yang jernih, lingkungan hijau, pepohonan rindang, dan suasana sejuk menjadi perpaduan yang memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung.
Bagi masyarakat perkotaan yang membutuhkan tempat untuk melepas penat, destinasi ini dapat menjadi alternatif untuk bersantai, menikmati pemandangan alam, serta menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat.
Konsep wisata alam seperti Talang Paras memiliki potensi untuk menarik berbagai segmen pengunjung, mulai dari keluarga, anak muda, komunitas pecinta alam hingga wisatawan yang mencari tempat untuk beristirahat sejenak dari rutinitas sehari-hari.
Suasana yang tenang juga menjadikan kawasan ini berpotensi dikembangkan sebagai destinasi healing, yakni tempat untuk menyegarkan pikiran melalui pengalaman berinteraksi dengan alam.
Meski demikian, keindahan tersebut perlu diimbangi dengan kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan, kelestarian sumber air, serta kondisi lingkungan sekitar agar tetap terpelihara.
Akses Sekitar 30 Menit dari Pusat Kota Banyuwangi
Berlokasi di Dusun jambu, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Pemandian Talang Paras memiliki daya tarik tambahan dari sisi aksesibilitas. Berdasarkan informasi yang disampaikan pengelola, lokasi ini dapat ditempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Banyuwangi, bergantung pada kondisi lalu lintas dan titik keberangkatan.
Jarak tempuh yang relatif dekat tersebut menjadi peluang untuk menarik wisatawan lokal maupun pengunjung dari luar daerah yang ingin menikmati wisata alam tanpa harus melakukan perjalanan terlalu jauh.
Lokasinya yang berada di kawasan pedesaan dengan suasana hijau memberikan pengalaman perjalanan yang berbeda dibandingkan dengan wisata perkotaan. Pengunjung dapat menikmati lingkungan yang lebih tenang sembari mengenal potensi alam dan kehidupan masyarakat setempat.
Dengan semakin dikenalnya destinasi ini, informasi mengenai akses jalan, petunjuk lokasi, jam operasional, tarif masuk, serta ketentuan penggunaan fasilitas diharapkan dapat disampaikan secara jelas oleh pihak pengelola agar wisatawan memperoleh informasi yang akurat sebelum berkunjung.
Kolaborasi Pemerintah Desa, BUMDes, dan Pemangku Kepentingan
Pengembangan destinasi wisata desa tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fasilitas fisik. Lebih dari itu, diperlukan pengelolaan yang terencana, kolaborasi antarpihak, serta keterlibatan masyarakat agar potensi wisata dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Kehadiran Kepala Desa Tamansari beserta perangkat desa dan pengurus BUMDes dalam kegiatan peresmian menjadi bagian penting dari upaya pengembangan potensi ekonomi lokal melalui sektor pariwisata.
BUMDes diharapkan dapat berperan dalam mendukung tata kelola usaha wisata sesuai kewenangan dan kebijakan yang berlaku, termasuk dalam pengelolaan layanan pengunjung, pemeliharaan fasilitas, promosi destinasi, serta pembukaan peluang usaha bagi warga.
Sementara itu, keterlibatan unsur kecamatan, kepolisian, TNI, dan perwakilan dinas terkait menunjukkan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam mendukung pengembangan destinasi wisata yang tertib, aman, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Ke depan, keberhasilan Pemandian Talang Paras tidak hanya diukur dari jumlah pengunjung yang datang, tetapi juga dari kemampuan pengelola menjaga kualitas layanan, mempertahankan keasrian lingkungan, dan menciptakan dampak ekonomi yang positif bagi warga sekitar.
Berpeluang Mendorong Ekonomi Masyarakat
Kehadiran destinasi wisata baru berpotensi membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat. Meningkatnya kunjungan wisatawan dapat menciptakan kesempatan bagi pelaku usaha mikro, pedagang makanan dan minuman, penyedia jasa, serta warga yang memiliki produk lokal untuk ikut mengambil bagian dalam kegiatan ekonomi pariwisata.
Apabila dikelola dengan baik, Pemandian Talang Paras dapat berkembang bukan hanya sebagai tempat rekreasi, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan masyarakat desa.
Pengembangan tersebut dapat dilakukan melalui pelibatan warga dalam kegiatan operasional, penyediaan produk lokal, pengembangan kuliner khas, promosi melalui media digital, hingga penyelenggaraan kegiatan komunitas yang tetap memperhatikan daya dukung lingkungan.
Namun, potensi ekonomi tersebut memerlukan perencanaan yang matang. Pengelolaan yang transparan, pembagian peran yang jelas, pemeliharaan fasilitas secara rutin, serta pelayanan yang ramah akan menjadi faktor penting untuk membangun kepercayaan dan mendorong pengunjung datang kembali.
Menjaga Kelestarian Alam Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Di balik potensi wisatanya, kelestarian lingkungan merupakan hal yang tidak boleh diabaikan. Air yang jernih dan suasana alami menjadi aset utama Pemandian Talang Paras yang perlu dijaga secara konsisten.
Pengelola bersama masyarakat dan pengunjung diharapkan dapat membangun kebiasaan menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan, menggunakan fasilitas sesuai peruntukannya, serta menjaga kawasan sekitar sumber air.
Pengelolaan jumlah pengunjung, pemeliharaan sarana sanitasi, dan perhatian terhadap kualitas air juga penting untuk memastikan aktivitas wisata tidak mengurangi kualitas lingkungan.
Dengan mengedepankan prinsip pariwisata berkelanjutan, Pemandian Talang Paras memiliki kesempatan untuk berkembang sebagai destinasi yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga bertanggung jawab terhadap alam dan masyarakat.
Menjadi Pilihan Wisata Alam Baru di Banyuwangi
Peresmian Pemandian Talang Paras menandai langkah penting dalam memperkenalkan potensi wisata air alami Desa Tamansari kepada khalayak yang lebih luas.
Keindahan alam, fasilitas pendukung yang telah diperbarui, suasana pedesaan yang asri, serta akses yang relatif dekat dari pusat Kota Banyuwangi menjadi modal awal bagi destinasi ini untuk berkembang.
Tantangan berikutnya adalah memastikan pengelolaan dilakukan secara profesional, promosi berjalan konsisten, fasilitas tetap terawat, dan manfaat ekonomi dapat dirasakan masyarakat secara nyata.
Dengan dukungan pemerintah desa, BUMDes, masyarakat, serta pemangku kepentingan terkait, Pemandian Talang Paras diharapkan mampu menjadi salah satu pilihan wisata alam yang menarik di Kecamatan Licin sekaligus menambah keragaman destinasi wisata di Kabupaten Banyuwangi.
Pada akhirnya, keberhasilan wisata desa bukan hanya tentang banyaknya pengunjung yang datang, melainkan juga tentang bagaimana keindahan alam dapat dipertahankan, masyarakat memperoleh peluang ekonomi, dan generasi mendatang tetap dapat menikmati sumber daya alam yang sama.
Pemandian Talang Paras, dusun Jambu Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi — menikmati kesegaran alam, merawat lingkungan, dan membuka peluang kemajuan wisata desa.
(Pers jatim)
Mediaistana.com — Mengawal Kebenaran, Membangun Negeri.