Kutukan Bikin Calon Gubernur Tak Bisa Bohong,”Bapak Paling Jujur”Siap Menggebrak Bioskop

JAKARTA, Mediaistana.com – Bagaimana jadinya jika seorang calon gubernur mendadak kehilangan kemampuan untuk berbohong?Pertanyaan itulah yang menjadi mesin utama komedi “Bapak Paling Jujur”, film terbaru yang mempertemukan dunia politik, pencitraan, dan kejujuran brutal dalam satu cerita yang penuh kekacauan.

Diproduksi Cahaya Pictures bersama Studio Antelope, film garapan sutradara Fajar Nugros dengan skenario Rino Sarjono ini menempatkan Jonas Prakoso sebagai pusat masalah, Diperankan Andovi da Lopez, Jonas digambarkan sebagai kandidat muda yang tengah mengejar kemenangan dalam pertarungan politik.

Masalahnya sederhana, tetapi akibatnya bisa berantakan: Jonas tidak bisa lagi menyimpan kebohongan,Setiap kalimat yang ada di kepalanya seolah langsung meluncur keluar, Strategi kampanye yang semula disusun untuk membangun citra sebagai calon pemimpin ideal pun berubah menjadi bom waktu.

Keluarga, tim kampanye, sahabat, lawan politik, hingga masyarakat menjadi saksi ketika sisi Jonas yang selama ini disembunyikan mulai terbongkar satu per satu,Situasi semakin kacau karena Jonas bukan sekadar orang biasa, Ia sedang berada di tengah kompetisi politik yang menuntut kemampuan mengatur kata, menjaga citra, dan meyakinkan publik.

Alih-alih menjadi senjata kemenangan, kejujuran justru berpotensi menghancurkan seluruh strategi politiknya.

Film ini mengolah situasi tersebut menjadi komedi sekaligus sindiran terhadap dunia pencitraan,Pertanyaan besarnya kemudian bukan lagi siapa yang paling pandai membuat janji, melainkan apa yang terjadi ketika seorang kandidat benar-benar dipaksa mengatakan seluruh isi pikirannya?“Bapak Paling Jujur” merupakan adaptasi Indonesia dari “Honest Candidate”, yang sebelumnya berakar dari film Brasil “O Candidato Honesto”. Versi Indonesia membawa premis tersebut ke karakter, humor, dan dinamika politik yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat Tanah Air.

Selain Andovi da Lopez sebagai Jonas Prakoso, film ini turut diperkuat Claresta Taufan, Benedictus Siregar, Soleh Solihun, Nayla D. Purnama, Lolox, Cing Abdel, TJ Ruth, Indy Barends, Akim Bagil, Mr. Keminggris, Rizki M. Firman, Jeremy Teti, Elwina, Mieke Shahir, dan David Nurbianto.

Trailer resminya telah diperkenalkan pada 16 September 2026 melalui akun Instagram resmi film tersebut,Cuplikan itu memperlihatkan bagaimana kehidupan Jonas mulai kehilangan kendali setelah kutukan membuatnya tak mampu menyaring ucapan.

Di kursi sutradara, Fajar Nugros mengarahkan cerita tersebut dengan pendekatan komedi yang bertumpu pada situasi absurd, sementara Rino Sarjono mengembangkan konflik Jonas menjadi pertarungan antara ambisi politik dan kejujuran tanpa rem.

Diproduseri Aoura Lovenson Chandra, “Bapak Paling Jujur” dijadwalkan menyapa penonton di seluruh bioskop Indonesia mulai 15 Oktober 2026.

Jika selama ini kampanye identik dengan janji dan pencitraan, film ini justru menawarkan skenario terbalik: seorang calon gubernur yang tidak bisa berbohong sedikit pun.

Dan ketika semua rahasia keluar tanpa izin, kampanye pun berubah menjadi panggung kekacauan.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!